Sudah tahu pengertian dan perbedaan kurva permintaan dan penawaran dalam ilmu ekonomi? Kalau belum, kamu bisa cari tahu jawabannya di sini!

 

Summary:

  • Kurva permintaan dan penawaran menggambarkan perilaku penjual dan pembeli terhadap barang yang beredar di pasar.
  • Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi terjadinya pergeseran pada kurva permintaan dan penawaran.

 

Pengertian Kurva Permintaan dan Penawaran

Dalam ilmu ekonomi, kita tentu pernah belajar tentang kurva permintaan dan penawaran.

Melansir laman kumparan.com, kedua kurva ini menggambarkan perilaku penjual dan pembeli. Perilaku penjual dan pembeli ini yang nantinya dihubungkan dengan harga dan barang yang tersebar di pasar.

Melansir laman yang sama, dari buku Modul Teori Ekonomi Mikro melalui Syafaatul Hidayati mendefinisikan sesuatu tentang ini.

Dia mengatakan bahwa permintaan maupun penawaran menjadi penentu jumlah barang yang nantinya akan diproduksi. Selain kuantitas, ini juga akan menjadi penentu harga barang nantinya. 

Lantas, apa yang dimaksud dengan kurva permintaan dan penawaran? Berikut adalah masing-masing pengertiannya!

 

Pengertian Kurva Permintaan

Pertama, mari kita lebih dulu mencari tahu tentang pengertian kurva permintaan.

Melansir beberapa sumber, kurva permintaan adalah grafik yang menggambarkan hubungan antara harga dan jumlah suatu barang yang diminta oleh para konsumen.

Kurva permintaan ini memiliki kemiringan (gradient) atau slope negatif. Slope negatif ini digambarkan dengan garis kurva yang menurun dari kiri atas ke kanan bawah.

Garis kurva ini berarti hubungan antara harga dengan permintaan nilainya berbanding terbalik.

Meski begitu, ini bukanlah hal yang mutlak. Akan ada perubahan garis, yang faktornya berasal dari pendapatan. Jika pendapatan meningkat, maka kurva menjadi sejajar ke kanan.

Kurva akan sejajar ke kiri jika pendapatan mengalami penurunan.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva permintaan, di antaranya adalah:

 

#1 Selera Konsumen

Faktor penyebab pergeseran kurva permintaan yang pertama adalah selera konsumen yang mudah berubah.

Jika terdapat perubahan selera pada konsumen, maka sedikit banyak ini akan mempengaruhi kurva permintaan nantinya.

[Baca Juga: Definisi Komoditas Adalah]

 

#2 Pendapatan

Berkurangnya jumlah pendapatan akan berpengaruh langsung pada kemampuan produktivitas perusahaan.

Penurunan pendapatan artinya yang tersedia yang harus perusahaan belanjakan lebih sedikit jumlahnya daripada yang perusahaan butuhkan.

Akhirnya, perusahaan harus membeli lebih sedikit banyak.

Adapun, fenomena permintaan terhadap suatu barang yang menurun ketika pendapatan pun menurun disebut dengan barang normal (normal good).

Barang normal, adalah barang yang nantinya akan mengalami kenaikan permintaan ketika pendapatan naik.

Tetapi, hal ini bersamaan dengan asumsi bahwa hal-hal lainnya tetap.

 

#3 Jumlah Pembeli

Faktor selanjutnya adalah jumlah pembeli, yang mana berhubungan dengan jumlah permintaan pasar yang datang nantinya.

Semakin banyak jumlah pembeli, maka semakin besar pula jumlah permintaan yang datang ke perusahaan.

 

#4 Harga Barang Terkait

Faktor terakhir yang mempengaruhi kurva permintaan adalah harga barang-barang terkait.

Barang terkait artinya antara satu barang dengan barang lain memiliki keterkaitan, sehingga jika salah satu di antaranya mengalami kenaikan harga, maka harga barang yang lain akan mengalami penurunan.

Misalnya, kamu menjadi sering mengonsumsi nasi merah untuk alasan kesehatan.

Maka artinya, kesempatan untuk membeli nasi putih akan berkurang, artinya permintaan terhadap nasi putih pun turut berkurang.

Kedua barang ini juga bisa kita sebut dengan istilah barang substitusi, atau barang pengganti.

Sebagaimana istilah yang disematkan, barang komplementer adalah dua barang yang saling berpengaruh.

Jika salah satu barang mengalami peningkatakn permintaan, maka permintaan barang yang lain pun akan mengalami penurunan.

 

#5 Spekulasi Terhadap Masa Depan

Faktor terakhir yang mempengaruhi pergeseran kurva permintaan adalah spekulasi seseorang terhadap masa depan.

Spekulasi berhubungan dengan bagaimana pandangan atau prediksi kita terhadap harga suatu barang di masa depan.

 

Contoh Kurva Permintaan

Berikut ini adalah salah satu contoh kurva permintaan barang.

Pengertian dan Perbedaan Kurva Permintaan dan Penawaran 01 - Finansialku

Contoh Kurva Permintaan. Sumber: Pendidikan Ekonomi

 

Dalam tabel tersebut menggambarkan permintaan konsumen, di mana harga barang tergambarkan melalui sumbu vertikal.

Kemudian, kuantitas barang tergambarkan melalui sumbu horizontal.

Adapun, garis miring ke bawah ini menunjukkan hubungan antara harga dengan jumlah barang yang konsumen minta. 

Kurva ini juga disebut sebagai kurva permintaan atau demand curve.

 

Pengertian Kurva Penawaran

Melansir laman kumparan.com, kurva penawaran adalah kurva yang menunjukkan hubungan tingkat harga dan jumlah barang yang penjual tawarkan.

Kurva penawaran bekerja secara berbanding terbalik dengan kurva permintaan. Dalam kurva penawaran, barang yang perusahaan tawarkan akan naik jika harganya juga mengalami kenaikan.

Sama seperti kurva permintaan, kurva penawaran juga bisa bergeser, yang dipengaruhi oleh satu faktor utama, yaitu jumlah penjual.

Ini meliputi harga bahan baku produksi barang, ketersediaan teknologi, dan faktor-faktor lain.

[Baca Juga: Pengertian Pasar Duopoli: Jenis, Kelebihan, dan Kekurangannya]

 

Selain itu, tingkat penawaran juga bergantung pada banyaknya penjual yang menawarkan barang yang sama di pasar.

Berikut ini beberapa faktor yang masuk ke dalam harga jual, yang mempengaruhi tingkat penawaran:

  • Harga bahan baku. Pada faktor pertama, hukum yang berlaku adalah, semakin tinggi harga bahan bakunya, maka semakin tinggi pula harga yang nantinya penjual tawarkan.
  • Perkiraan, meliputi forecast tentang masa depan produk yang penjual tawarkan nantinya, termasuk perkiraan kenaikan harga bahan baku, dan lain-lain.
  • Teknologi, meliputi teknologi atau mesin yang perusahaan gunakan saat memproduksi bahan baku.

Semakin banyak teknologi yang digunakan, maka semakin tinggi pula biaya produksi, yang kemudian akan mempengaruhi harga penawaran nantinya.

 

Contoh Kurva Penawaran

Berikut ini adalah contoh kurva penawaran yang menunjukkan hubungan antara jumlah barang yang penjual tawarkan dengan faktor-faktor yang memengaruhi.

Pengertian dan Perbedaan Kurva Permintaan dan Penawaran 02 - Finansialku

Contoh Kurva Penawaran. Sumber: Pendidikan Ekonomi

 

Perbedaan Kurva Permintaan dan Penawaran

Lantas, apa perbedaan antara kurva permintaan dan kurva penawaran?

Secara umum, yang membedakan dari kedua kurva ini adalah tugasnya dalam menggambarkan data di pasaran.

Kurva permintaan menggambarkan hubungan antara harga dengan jumlah barang yang konsumen butuhkan.

Sementara kurva penawaran menggambarkan hubungan antara harga dengan jumlah penawaran dalam sebuah tabel.

Lebih rinci, berikut adalah beberapa poin yang menjadi pembeda antara kurva penawaran dan kurva permintaan:

  • Kurva penawaran bergerak dari kiri bawah ke atas, sementara kurva permintaan akan bergeser ke kanan jika pendapatan masyarakat meningkat, dan bergeser ke kiri jika pendapatan masyarakat menurun.
  • Pada kurva penawaran, hubungan harga dan jumlah permintaan barang berbanding lurus, sementara kurva permintaan, hubungan harga dan jumlah permintaan berbanding terbalik.

 

Poin Penting

Poin penting yang harus kamu ingat adalah, pada kurva permintaan, menyajikan hubungan antara harga dengan jumlah barang yang konsumen butuhkan.

Sementara itu, kurva penawaran menyajikan data terkait hubungan antara harga dengan jumlah penawaran dari penjual ke pembeli nantinya.

Faktanya, pada kedua kurva, harga menjadi faktor utama terjadinya permintaan dan penawaran. Hal ini sama seperti kita mengatur keuangan, terdapat nominal harga yang kita butuhkan untuk memenuhi kebutuhan.

Oleh karena itu, kita harus bijak dalam mengatur keuangan, termasuk ketika membuat anggaran keuangan. Kita perlu membuat anggaran keuangan supaya kebutuhan bisa terpenuhi dan rencana keuanganmu pun bisa terwujud.

Terkesan hal yang mudah, memang. Tapi, jika kamu tidak melakukannya secara rutin, maka keuanganmu pun tidak akan teratur dengan baik.

Yuk, kita buat keuangan kita teratur lagi dengan membuat anggaran rutin setiap bulannya dengan menggunakan aplikasi Finansialku.

Supaya tidak keliru, kamu bisa praktikkan bagaimana cara membuat anggaran yang benar dalam ebook Finansialku gratis berikut ini. Download sekarang dengan klik banner-nya!

Banner Iklan Ebook Cara Membuat Anggaran dengan Tepat - PC
Banner Iklan Ebook Cara Membuat Anggaran dengan Tepat - HP

 

Apakah ada pertanyaan yang belum terjawab dalam artikel ini terkait kurva permintaan dan kurva penawaran? Jika ada, segera tuliskan pertanyaanmu di kolom komentar, ya!

 

Editor: Ratna Sri H.

Sumber Referensi:

  • Fandy. 24 Agustus 2022. Perbedaan Kurva Permintaan dan Penawaran Beserta Contohnya. Gramedia.com – https://bit.ly/3CsuSTz
  • Seno Aji. 04 September 2020. Mengupas Kurva Permintaan dan Kurva Penawaran | Ekonomi Kelas 10. Ruangguru.com – https://bit.ly/3PLF10R
  • Admin. 02 Desember 2021. Perbedaan Kurva Penawaran dan Permintaan Beserta Contohnya. Kumparan.com – https://bit.ly/3PNd3Sr
  • Niko Ramadhani. 30 Maret 2022. Perbedaan Kurva Penawaran dan Permintaan. Akseleran.co.id – https://bit.ly/3PTMBXq