Menjadi single parents memang bukan hal yang mudah. Orang tua dituntut untuk menjadi ibu sekaligus ayah bagi anak. Bagaimana tips mengurus anak menjadi sukses?

Memberikan perhatian yang cukup pada anak sambil tetap bekerja juga bukan hal yang mudah. Akan tetapi, bukan berarti tidak mungkin dilakukan.

Lalu, bagaimana cara agar bisa menjadi single parents yang sukses?

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Menjadi Single Parents

Kebanyakan orang tua terdiri dari ayah dan ibu yang saling bekerja sama dan berkolaborasi dalam mengasuh anak. Ayah dan ibu biasanya akan berbagi peran untuk membesarkan anak dan mencari penghasilan untuk kebutuhan keluarga.

Akan tetapi, beban ini menjadi tanggungan satu orang saja jika Anda adalah single parents. Tak jarang hal ini akan cukup memberatkan seorang single parent.

Selain harus mengambil peran sebagai ibu yang dekat dengan anak, single parents juga harus mengambil peran sebagai ayah yang melindungi dan mencari nafkah.

Tentu saja hal ini bukan hal yang mudah dilakukan. Tapi, segala hal yang sulit tetap saja masih mungkin untuk dilakukan.

Jika Anda adalah salah single parents, beberapa hal berikut ini bisa Anda lakukan agar bisa menjadi seorang single parents yang sukses.

 

#1 Membangun Kedekatan Dengan Anak

Menjadi single parents berarti Anda harus pintar membagi waktu antara keluarga dan pekerjaan. Antara kebutuhan anak akan orang tuanya dan kebutuhan finansial yang bisa Anda dapatkan dari bekerja.

Meskipun begitu, jangan lupa untuk senantiasa menjaga kualitas hubungan Anda dengan anak.

Rahasia Mengurus Anak 02 Single Parents 2 - Finansialku

[Baca Juga: Cara Atur Keuangan Khusus Single Parents Tanpa Ribet]

 

Anda mungkin saja akan cukup sibuk dengan pekerjaan, tapi akan selalu ada cara agar anak tidak merasa kehilangan diri Anda sebagai sosok orang tua. Kuncinya adalah bagaimana Anda menghabiskan waktu bersama anak Anda.

Usahakan selalu memberikan 100 persen perhatian jika Anda sedang menghabiskan waktu bersama anak.

Atau Anda juga bisa menanyakan aktivitasnya selama sehari itu dan membiarkan anak bercerita tentang apa saja yang ia ingin ceritakan.

Dengan begitu, anak akan belajar memahami bahwa meskipun orang tuanya cukup sibuk, namun selalu ada waktu yang Anda berikan kepada anak Anda.

Sehingga, anak masih merasa memiliki Anda sebagai orang tua dan cenderung akan lebih mampu belajar menunggu.

 

Bagaimana Caranya Menyekolahkan Anak dari TK sampai Sarjana, Tanpa Utang!

Silakan download ebook-nya, GRATIS!!!

Ebook Dana Pendidikan Anak - Finansialku Mockup

Download Sekarang

 

#2 Sediakan Waktu Khusus Untuk Anak

Akhir pekan atau pada saat liburan sekolah, Anda bisa menyediakan waktu khusus untuk anak. Atau jika terlalu sulit menyediakan satu hari, Anda bisa menggunakan malam hari sepulang kerja sebagai waktu khusus untuk anak.

Saat waktu khusus ini datang, pastikan tidak ada yang dapat mengganggu waktu tersebut.

Jauhkan ponsel dan segala hal terkait pekerjaan jika waktu khusus untuk anak telah datang. Anda juga bisa melakukan berbagai kegiatan bersama anak.

Misalnya saling bercerita, membuat menu bersama, atau pun membacakan dongeng untuk anak.

Membacakan dongeng pada anak dapat membantu menimbulkan perasaan dekat dan saling terhubung antara Anda dengan anak.

Selain itu, kegiatan mendongeng juga dapat membantu meningkatkan daya imajinasi anak dan membuatnya menjadi semakin kreatif. Membacakan dongeng pada anak juga membantu merangsang minat baca anak.

Anak yang sering dibacakan dongeng oleh orang tua biasanya akan lebih cepat mengenal huruf dan cenderung memiliki dorongan yang lebih besar untuk belajar membaca.

Takut Jadi Single parent Ketahui Sekarang 5 Keuntungan Single parent 03 Single Parent 3 - Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Dana Darurat Single Parents? Apakah Perlu?]

 

#3 Jangan Membawa Masalah Kerjaan ke Rumah

Seberat apapun masalah yang Anda hadapi di kantor, pastikan Anda tidak membawa masalah tersebut di rumah.

Bos Anda bisa saja menyebalkan, teman kantor Anda bisa saja membuat Anda kesal, atau klien Anda bisa saja membuat Anda ingin marah-marah.

Akan tetapi, jangan membawa emosi negatif itu pulang.

Jika Anda merasa perasaan Anda terlalu negatif, ambil jeda sejenak sebelum pulang untuk mengeluarkan emosi negatif itu.

 

Anda bisa mengambil waktu sebentar dengan menikmati makanan kesukaan Anda, atau mendengarkan musik yang menenangkan.

Yang terpenting, begitu Anda sampai rumah, anak Anda akan bertemu dengan Anda yang siap bermain dengannya lagi.

Ingatlah bahwa sekesal apapun perasaan Anda, hal itu tidak ada kaitannya dengan anak Anda. Dan tidak adil rasanya jika Anda melampiaskan kekesalan Anda di kantor kepada anak Anda yang tidak tahu apa-apa.

 

#4 Jadi Teman Cerita yang Selalu Siap Untuk Anak

Anda bisa saja sangat sibuk dengan pekerjaan Anda. Tapi bagi anak Anda, Anda tetaplah orang tua yang dia butuhkan saat ia memiliki masalah.

Jika anak Anda terlihat memiliki masalah atau sesuatu yang ingin diceritakan, sediakan waktu Anda untuk mereka.

Masalah yang diceritakan oleh anak Anda bisa saja tidak penting dan sangat sederhana. Apalagi jika anak Anda masih usia prasekolah atau sekolah dasar. Tapi jangan pernah menganggap remeh apapun yang anak Anda ceritakan.

Jika mereka terbiasa bercerita tentang hal remeh pada Anda, ketika mereka dewasa pun mereka akan melihat Anda sebagai tempat cerita yang bisa mereka percaya.

Dan jika suatu hari mereka bertemu lawan jenis dan jatuh cinta, akan lebih mudah bagi mereka bercerita kepada Anda jika sejak kecil mereka sudah memandang Anda sebagai tempat cerita yang aman.

Dana Darurat Single Parents 05 Single Parents 5 - Finansialku

[Baca Juga: Anti Galau! Pahami Cara Cerdas Menyiapkan Dana Pendidikan Anak]

 

#5 Ada di Setiap Fase Penting Dalam Hidup Anak

Setiap manusia memiliki fase pentingnya masing-masing.

Misalnya hari pertama mereka bersekolah, saat mereka tampil di panggung, saat mereka mendapatkan penghargaan, saat mereka lulus sekolah, saat ulang tahun, pada saat mereka haid atau mimpi basah pertama kali, hari pertama kuliah, wisuda, dan sebagainya.

Apapun momen berharga dan penting yang dilalui anak, pastikan Anda ada di sana untuk anak Anda.

Dengan begitu, setiap kali mereka mengingat hal-hal penting itu di kemudian hari, mereka akan menyadari bahwa Anda selalu ada untuk mereka.

Anda bisa saja melewatkan waktu makan malam bersama anak, tapi jangan pernah melewatkan momen-momen berharga yang ada dalam hidup mereka.

Karena dengan begitulah mereka akan menyadari bahwa Anda adalah orang tua terbaik yang diberikan untuk Tuhan baginya.

 

Sukses Menjadi Single Parents

Nah, itulah beberapa rahasia mengurus anak menjadi sukses ala single parents yang bisa Anda lakukan.

Dengan melakukan hal tersebut, tidak mustahil Anda akan tetap menjadi orang tua terbaik bagi anak meskipun Anda adalah single parents.

Menjadi orang tua memang sebuah pekerjaan yang mulia dan butuh perjuangan serta proses belajar yang tak kenal henti.

 

Jika Anda memiliki saran lain tentang bagaimana menjadi seorang single parents yang sukses, Anda bisa membagikan tips versi Anda kepada pembaca lainnya, dengan menuliskannya pada kolom komentar.

Anda juga dapat membagikan artikel ini kepada teman atau kerabat Anda lainnya yang juga single parents.

 

Sumber Referensi:

  • Adisty Titania. Mendongeng Atau Membacakan Buku Cerita Untuk Anak, Mana Lebih Bermanfaat? Id.theasianparent.com – https://goo.gl/5BjQPw

 

Sumber Gambar:

  • Single Parents 1 – https://goo.gl/Dcmv9T
  • Single Parents 2 – https://goo.gl/ji3pjP