Penggunaan cryptocurrency sebagai alat pembayaran semakin marak, tapi apakah Anda tahu modus penipuan cryptocurrency yang mengintai para pengguna mata uang digital ini?

Mari simak artikel berikut selengkapnya.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Problematika Mata Uang Cryptocurrency

Tak terhitung berapa banyak orang yang telah tertipu saat menggunakan cryptocurrency. Meski stigma penipuan telah melekat di dunia cryptocurrency, tapi tidak semua pengguna cryptocurrency terlibat penipuan.

Maraknya orang yang mengalami kerugian karena cryptocurrency itu semata-mata karena kurangnya ilmu dalam berinvestasi mata uang digital ini.

Kenapa bisa alami kerugian saat berbisnis cryptocurrency?

Yap, semua kembali lagi kepada masalah regulasi, belum ada aturan baku yang mengendalikan mata uang digital ini, banyak juga beredar investasi bodong dengan menggunakan cryptocurrency.

Waspadai Modus Penipuan Cryptocurrency, Cegah Dengan Cara Ini 02 Bitcoin Law - Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Strategi Investasi Cryptocurrency Agar Mendatangkan Keuntungan?]

 

Skema Ponzi dan money game tumbuh subur berkat mata uang digital ini. oleh karenanya Hati-hatilah terhadap tawaran investasi menggunakan cryptocurrency. Tidak ada uang yang mudah didapatkan.

Saat naik daun beberapa waktu kemarin, banyak orang yang menggantungkan nasibnya untuk investasi di Bitcoin, salah satu jenis cryptocurrency, dan memang harganya sempat meroket. Tapi tak lama harganya jatuh juga.

Ditambah banyak orang yang membeli mata uang digital ini tapi tidak menguasai ilmunya, jadi jatuhnya seolah para investor bitcoin ini berjudi, tidak tahu kapan dia akan untung dan tidak tau kapan merugi.

Pada tahun 2016, hampir 120 ribu Bitcoin yang bernilai sekitar US$78 juta dicuri dari Bitfinex yang berbasis di Hong Kong. Bitfinex padahal merupakan salah satu pertukaran cryptocurrency yang paling populer dan dipercaya.

Akibatnya, nilai Bitcoin mengalami penurunan hingga 20% pada saat itu.

Daniel Scott dari Coincorner mengatakan bahwa Bitcoin itu sendiri aman, tetapi masalahnya terdapat pada bisnis di industri dan tempat Bitcoin itu disimpan.

Menurutnya, keamanan adalah masalah serius yang akan dialami oleh semua negara, bukan hanya untuk Bitcoin tetapi semua cryptocurrency.

Perlu kamu ketahui ada tiga hal yang menyebabkan cryptocurrency sangat erat dengan kejahatan scam.

 

Pertama, mata uang ini sangat fluktuatif, orang yang berinvestasi dengan cryptocurrency memang memiliki risiko kegagalan yang sangat tinggi, karena harganya yang sangat fluktuatif.

Menurut Vivek Belgavi, ketua Fintech PwC, kurangnya informasi yang memungkinkan orang untuk menganalisis fundamental untuk mempelajarinya sebagai sebuah produk investasi.

Sehingga, orang–orang yang berinvestasi dengan cryptocurrency tidak memiliki informasi yang sempurna dan bergabung dengan sekumpulan spekulan lainnya.

Lalu, cryptocurrency ini tidak diatur sehingga semakin banyak orang yang memasuki pasar karena tergiur oleh harga yang sangat tinggi, pada masa mendatang harga akan naik lebih tinggi lagi.

Waspadai Modus Penipuan Cryptocurrency, Cegah Dengan Cara Ini 03 Cryprocurrency - Finansialku

[Baca Juga: Kenali Jenis Cryptocurrency Populer yang Harus Anda Ketahui]

 

Kedua, belum bisa menjadi komoditas ataupun Mata Uang. Jadi dimasa lalu, logam dengan harga tinggi seperti emas, perak dan lain-lain berfungsi sebagai mata uang.

Lalu, setelah itu muncul mata uang yang dicetak oleh bank sentral (pemerintah) yang disebut dengan “Fiat Currency”.

Lain halnya dengan cryptocurrency, kejelasan akan asal-usulnya masih kurang jelas. Bitcoin dapat ditambang dengan menggunakan formula matematika yang sangat kompleks, tetapi tidak membuatnya disebut dengan komoditas seperti emas.

Cryptocurrency juga tidak dikendalikan oleh pemerintah ataupun bank sentral manapun, sehingga membuat Bitcoin tidak termasuk dalam kategori mata uang.

Hal tersebut sangat berisiko untuk bisnis, industri, dan setiap pengguna Bitcoin karena itu hanya merupakan formula, tidak didukung oleh aset nyata tetapi hanya dengan tingkat permintaan saja.

Ketiga, Masalah legalitas cryptocurrency yang berbeda di setiap negara. Karena bersifat anonim, seringkali Bitcoin dianggap sebagai alat transaksi untuk barang-barang ilegal seperti perdagangan narkoba dan pencucian uang.

Sebagian besar negara belum secara jelas membuat hukum tentang legalitas dari cryptocurrency dan memilih pendekatan wait and see (tunggu dan lihat).

Hanya segelintir negara yang melegalkan cryptocurrency dan benar-benar mendukung perkembangan cryptocurrency di negaranya. Beberapa negara yang melegalkan cryptocurrency adalah Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, dan Australia.

Lalu, terdapat pula beberapa negara yang menolak keberadaan cryptocurrency di negaranya karena dirasa cryptocurrency terutama bitcoin tidaklah aman dan mengganggu kondisi moneter negara.

Negara-negara yang menolak dan melarang Bitcoin di antaranya adalah Islandia, Vietnam, Bolivia, Kirgistan, Ekuador, Rusia, dan Cina.

 

Cegah Modus Penipuan Cryptocurrency dengan Cara Ini!

Merujuk pada penjelasan diatas, ada baiknya Anda waspada karena potensi modus penipuan atau scam cryptocurrency tengah mengintai. Bagaimana cara mencegahnya? Simak tips berikut ini:

 

#1 Perhatikan ICO

Scam cryptocurrency atau modus penipuan yang seringkali dilakukan adalah membuat penawaran koin perdana atau ICO palsu. Biasanya mayoritas scammers menargetkan orang melalui serangan phishing via email.

Kasus ini telah berkembang menjadi salah satu bahaya besar dalam perdagangan cryptocurrency yang terjadi beberapa tahun terakhir.

Waspadai Modus Penipuan Cryptocurrency, Cegah Dengan Cara Ini 04 Penipuan 2 - Finansialku

[Baca Juga: Mengenal dan Memahami Dompet Digital Cryptocurrency]

 

Seperti dilansir dari Coinsutra.com (Selasa, 29/1/2019), Ethereum telah menjadi tempat berkembang biaknya ICO yang curang, tetapi Ethereum tidak secara langsung bertanggung jawab atas hal itu karena merupakan proyek sumber terbuka.

Karena itulah, sebaiknya para investor tidak bermimpi terlalu tinggi misalnya berharap keuntungan 100x dalam beberapa minggu.

Tapi beruntungnya, tren ICO telah berakhir dan saat ini tidak banyak orang yang mau berinvestasi dalam ICO. Meski begitu, tetap saja banyak penipuan yang terjadi dan menimpa para investor.

 

#2 Lakukan Pemeriksaan Dokumen

Hal yang perlu diperhatikan setelah penawaran kode perdana adalah dokumen yang menunjangnya yakni whitepaper cryptocurrency. Whitepaper harus memuat latar belakang, tujuan, strategi, dan implementasi yang berkaitan dengan blockchain.

Cara mudah memeriksanya adalah dengan membacanya secara teliti, pengecekan sumber daya pelengkap, seperti model keuangan, masalah hukum, SWOT, dan roadmaps untuk implementasi.

Perusahaan yang tidak menawarkan whitepaper maka perlu diwaspadai dan dihindari. Meskipun ada saja whitepaper palsu yang dikeluarkan oleh perusahaan.

Kuncinya whitepaper harus menjawab semua pertanyaan investor, gambaran rencananya, untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.

 

#3 Cermati Penjualan Token

Perusahaan yang sah akan mengupayakan membuat sistem token atau mata uang yang transparan. Sehingga progres penjualan token akan lebih mudah dipantau oleh para investor.

ICO ini juga bergantung pada sistem token, karena itulah jika perusahaan menyulitkan calon investor untuk mencatat perkembangan ICO-nya, maka perlu diwaspadai.

Biasanya penipuan cryptocurrency dan ICO akan menyulitkan para calon investornya untuk mengetahui perkembangan penjualan dengan menyembunyikannya melalui alamat kontribusi palsu.

 

Hati-hati dalam Mengambil Langkah

Setelah mengetahui tips mencegah modus penipuan cryptocurrency tersebut sudah saatnya Anda lebih waspada dan berhati-hati dalam mengambil langkah dalam berbagai hal terutama keputusan dalam investasi menggunakan cryptocurrency ini.

Jadilah investor yang cerdas dan merencanakan semuanya dengan matang agar tujuan keuangan Anda dapat tercapai.

Apakah Anda sudah memiliki perencanaan keuangan yang matang? Anda dapat membaca ebook Perencanaan Keuangan untuk usia 30 an di bawah ini secara GRATIS.

Free Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

Selain itu, Anda dapat menggunakan bantuan Aplikasi Finansialku untuk memudahkan Anda dalam merencanakan dan mengelola Keuangan Anda. Aplikasi Finansialku dapat dengan mudah Anda download melalui link di bawah ini atau melalui Google Play Store.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Apakah Anda mempunyai pengalaman tentang kasus penipuan cryptocurrency? Jika ya, jangan ragu untuk share di kolom komentar ya.

Jika artikel ini bermanfaat untuk Anda, jangan lupa bagikan kepada orang terdekat supaya mereka bisa mewaspadai berbagai modus penipuan cryptocurrency. Semoga bermanfaat, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Sudhir Khatwani. 15 Oktober 2018. 7 Most Common Types Of Cryptocurrency Scams & Tips to Avoid Them. Coinsutra.com – https://goo.gl/7pvNKL
  • Redaksi. 10 April 2018. Cara Mengidentifikasi Penipuan Cryptocurrency dan ICO. Portalinvestasi.com – https://goo.gl/56crm7

 

Sumber Gambar:

  • Penipuan – https://goo.gl/K9cN3C
  • Bitcoin Law – https://goo.gl/m1hAPp
  • Cryptocurrency – https://goo.gl/kbWNSR
  • Penipuan 2 – https://goo.gl/VtBpsU