Apa yang dimaksud dengan OJK? Sebagai pelaku bisnis, OJK tentu sangat penting perannya bagi Anda.

Jadi, simak dulu yuk artikel Finansialku berikut ini tentang apa pengertian, tugas, fungsi dan wewenang OJK.

 

Pengertian Otoritas Jasa Keuangan

OJK atau Otoritas Jasa Keuangan merupakan lembaga independen yang memiliki tugas, fungsi, pengawasan, pemeriksaan, penyelidikan dan pengaturan.

Kehadiran dari OJK memiliki tujuan untuk menggantikan peran dari Bapepam-LK pada pengawasan dan peraturan yang ada di lembaga keuangan, pasar modal menggantikan peran dari Bank Indonesia.

Selamatkan Konsumen, OJK Menyetop Tiga Perusahaan Asuransi Jiwa Saving Plan 01 - Finansialku

[Baca Juga: Finansialku Tercatat di OJK (Otoritas Jasa Keuangan)]

 

OJK memiliki banyak tugas yang harus dipenuhi dengan kredibel, baik dan benar.

Industri keuangan yang masuk pada pengawasan OJK yaitu pasar modal, perbankan, dana pensiun, asuransi, lembaga pembiayaan maupun lembaga jasa keuangan yang lainnya.

OJK menjadi lembaga negara yang memiliki sifat independen dan terbebas dari adanya campur tangan dari pihak lain pada saat menjalankan tugasnya.

 

Fungsi OJK

Pengertian OJK yaitu sebagai lembaga negara yang mempunyai tugas dan fungsi untuk menyelenggarakan sistem pengawasan dan peraturan pada industri jasa keuangan terintegrasi. Dengan demikian fungsi OJK yaitu sebagai berikut:

 

#1 Sektor Perbankan

Dalam sektor perbankan, OJK memiliki fungsi sebagai berikut ini:

  • Melakukan pengaturan industri perbankan maupun bank.
  • Melakukan penelitian untuk mendukung pengembangan sistem dalam pengawasan bank maupun pengaturan bank.
  • Melakukan pembinaan, pemeriksaan dan pengawasan bank.
  • Menyusun ketentuan dan sistem pengawasan bank.
  • Melakukan penegakan hukum melalui peraturan yang ada dalam bidang perbankan.
  • Melaksanakan resolusi dan remedial bank yang mempunyai keuangan tidak sehat.
  • Melakukan pemeriksaan secara investigasi dan secara khusus pada penyimpangan yang mengandung unsur pidana pada bidang perbankan.
  • Mengembangkan pengawasan perbankan.
  • Melaksanakan tugas dari Dewan Komisioner.
  • Memberikan bimbingan evaluasi dan teknis pada bidang perbankan.

 

#2 Pasar Modal

OJK juga mempunyai fungsi di bidang pasar modal antara lain sebagai berikut:

  • Melaksanakan protokol manajemen pada krisis pasar modal.
  • Menyusun peraturan pelaksanaan bidang pasar modal.
  • Merumuskan norma, standar, prosedur dan pedoman kriteria pada bidang pasar modal.
  • Menetapkan ketentuan akuntansi pada bidang pasar modal.
  • Melaksanakan penegakan hukum pada bidang pasar modal.
  • Menganalisis pengawasan dan pengembangan pasar modal.
  • Merumuskan prinsip-prinsip dalam pengelolaan investasi, lembaga efek, transaksi dan tata kelola emiten maupun perusahaan publik.
  • Menyelesaikan keberatan yang telah diajukan pada pihak yang akan dikenakan sanksi dari Bursa efek, OJK, penjaminan dan kliring, penyelesaian dan lembaga penyimpanan.
  • Melakukan pengawasan atau pembinaan pada pihak yang sudah memperoleh persetujuan, izin usaha, dan pendaftaran OJK.

 

#3 Sektor Keuangan Non-Bank

Yang ketiga yaitu sektor keuangan non-bank. Jika dibuat menjadi poin-poin penting maka fungsinya adalah sebagai berikut:

  • Menyiapkan rumusan kebijakan pada bidang IKNB.
  • Melakukan penegakan pada peraturan dibidang IKNB.
  • Menyusun peraturan pada bidang IKNB.
  • Melaksanakan protokol manajemen pada krisis IKNB.
  • Melaksanakan kebijakan IKNB sesuai ketentuan perundang-undangannya.
  • Melakukan pengawasan dan pembinaan pada pihak yang sudah memperoleh persetujuan, izin usaha, dan pendaftaran dari OJK.
  • Memberikan bimbingan evaluasi dan teknis pada bidang IKNB.
  • Melakukan perumusan norma, standar, prosedur dan kriteria pada bidang IKNB.
  • Melaksanakan tugas lain dari Dewan Komisioner.

 

Tugas OJK

Pembentukan dari OJK adalah untuk menyelenggarakan sistem pengawasan dan pengaturan secara keseluruhan, khususnya dalam kegiatan sektor keuangan, baik itu pada lembaga non-bank maupun perbankan.

OJK Program Simplifikasi Pembukaan Rekening Efek Elektronik, Hanya Butuh Waktu 30 Menit 01 - Finansialku

[Baca Juga: Asosiasi Fintech Indonesia Ingin OJK Rampungkan Aturan Main]

 

OJK memiliki 3 tujuan yaitu mewujudkan sektor jasa keuangan kontributif pada pemerataan kesejahteraan, mewujudkan sektor jasa keuangan stabil, berdaya saing, stabil dan mewujudkan jasa keuangan yang inklusif untuk masyarakat dengan melakukan perlindungan pada konsumen secara kredibel.

Secara detail tugas OJK adalah sebagai berikut ini:

  • Menetapkan peraturan dan pelaksanaan Undang-Undang.
  • Menetapkan keputusan dan peraturan OJK.
  • Menetapkan Undang-Undang pada sektor jasa Keuangan.
  • Menetapkan kebijakan pelaksanaan tugas OJK.
  • Menetapkan penetapan pengelolaan statuter di lembaga jasa keuangan.
  • Menetapkan perintah yang tertulis pada lembaga jasa keuangan maupun pihak tertentu.
  • Menetapkan peraturan seputar pengenaan saksi yang disesuaikan pada ketentuan peraturan Undang-Undang yang ada di sektor jasa keuangan.
  • Menetapkan organisasi, infrastruktur, mengelola, menatausahakan kekayaan dan memelihara.
  • Menetapkan kebijakan pengawasan kegiatan jasa keuangan.

 

Wewenang OJK

Berikut ini tugas dan wewenang Otoritas Jasa Keuangan, yaitu sebagai berikut.

 

#1 Tugas OJK

Tugas OJK secara umum dibagi menjadi 3, yaitu mengawasi dan mengatur kegiatan jasa keuangan pada sektor pasar modal.

Lalu OJK juga harus mengawasi dan mengatur aktivitas jasa keuangan pada sektor dana pensiun, asuransi, lembaga keuangan dan lembaga pembiayaan.

Kemudian, tugas yang berikutnya adalah untuk mengawasi dan mengatur kegiatan dari jasa keuangan, baik itu pada non perbankan maupun di sektor perbankan.

 

#2 Wewenang OJK

Selain tugas, OJK juga memiliki wewenang yang meliputi membuat sekaligus menetapkan kebijakan pelaksanaan tugas OJK.

Selain itu, OJK juga harus membuat sekaligus menetapkan peraturan tentang pengawasan dalam industri jasa keuangan.

Selanjutnya wewenang OJK adalah mengatur struktur infrastruktur dan struktur organisasi, pengelolaan kekayaan maupun kewajiban.

Dalam pelaksanaannya, OJK berhak mengatur tata cara penetapan pengelolaan statuter pada lembaga jasa keuangan.

Selain itu, ada juga kewajiban untuk membuat sekaligus menetapkan peraturan mengenai tata cara pemberian sanksi berdasarkan pada peraturan undang-undang yang ada di sektor jasa keuangan.

 

Free Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

Sebagai informasi tambahan, OJK memegang kendali atas pemeriksaan, pengawasan, penyelidikan, tindakan lain pada lembaga jasa keuangan dan perlindungan konsumen.

Dengan demikian, lembaga ini juga punya otoritas atas pemberian sanksi administratif bagi pihak yang telah melanggar undang-undang pada sektor jasa keuangan.

Terakhir, OJK juga memiliki wewenang untuk memberikan atau mencabut pengesahan izin usaha, penetapan lain pada peraturan undang-undang dalam sektor jasa keuangan.

 

Pentingnya OJK Bagi Perekonomian Bangsa

OJK tentu berperan sangat signifikan, hal ini berkaitan dengan tujuan Pembentukan OJK yang meliputi 3 pokok yaitu:

Pertama, tercapainya perlindungan kepentingan masyarakat maupun konsumen pengguna jasa keuangan.

Kedua, tercapainya semua pelaksanaan pada jasa keuangan dengan adil, teratur akuntabel dan transparan.

Ketiga, tercapainya pelaksanaan jasa keuangan melalui sistem keuangan yang telah tumbuh secara berkelanjutan.

Seperti yang sudah kita ketahui di atas, bahwa OJK memiliki peran yang sangatlah penting dalam menjalankan tugas dan wewenang untuk menyelenggarakan sistem pengaturan maupun pengawasan secara terintegrasi pada segala sesuatu yang menjadi kegiatan dalam sektor jasa keuangan.

Oleh karena itu OJK dianggap sebagai lembaga independen yang terbebas dari campur tangan dari pihak yang lainnya.

Oh iya, berbicara mengenai OJK, Finansialku sudah tercatat dan berada di bawah pengawasan OJK loh! Jadi, buat yang belum download Aplikasi Finansialku, Anda bisa download Aplikasi ini pada link di bawah ini atau melalui Google Play Store.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Anda juga bisa menggunakan kode referral POTONG50RIBU untuk upgrade Aplikasi Finansialku ke versi premium, sehingga Anda hanya perlu membayar Rp300.000 untuk satu tahun penuh, cukup terjangkau bukan?

 

Setelah membaca informasi di atas, Anda tentu lebih mengetahui tentang pengertian, tujuan, fungsi dan wewenang OJK. Tertarik untuk bekerja di OJK?

Bagikan artikel ini para orang terdekat agar dapat meningkatkan pemahaman tentang lembaga keuangan secara umum, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Admin. Otoritas Jasa Keuangan. Id.wikipedia.org – http://bit.ly/2Xf0gx2
  • Agung Jatmiko. Otoritas Jasa Keuangan: Sejarah, Fungsi, Struktur Lembaga dan Kebijakan. Online-pajak.com – http://bit.ly/2Z6uvIi
  • Admin. Pengertian OJK (Otoritas Jasa Keuangan), Fungsi, Tujuan, Tugas dan Wewenangnya. Maxmanroe.com – http://bit.ly/2GicuhK
  • Admin. Fungsi, Tujuan, Tugas Otoritas Jasa Keuangan, OJK. Ardra.biz – http://bit.ly/2UlQmrN
  • Reny Widya Astari. 11 Maret 2016. Tugas dan Wewenang OJK dalam Industri Keuangan. Kreditgogo.com – http://bit.ly/2UkVwEg

 

Sumber Gambar:

  • OJK – http://bit.ly/2Imw7IN