Dari sekian banyak produk yang ada, bagaimana cara mengetahui produk P2P Lending terbaik dan terpercaya?

Mari sama-sama mencari tahu jawabannya lewat artikel Finansialku satu ini!

 

Summary

  • Dengan modal Rp 100 ribu, kita sudah bisa berinvestasi di P2P Lending, namun bunga atau return yang kita dapatkan berbanding lurus dengan modal yang kita keluarkan.
  • Keuntungan yang didapatkan dari P2P Lending murni berasal dari bunga pinjaman pihak peminjam, sehingga tidak akan dipengaruhi oleh IHSG atau inflasi, juga tidak fluktuatif.

 

Apa Itu P2P Lending?

Dari sekian banyak instrumen investasi yang tersedia secara resmi di Indonesia, ada satu instrumen yang tergolong aman dari risiko yang besar seperti saham.

Adalah P2P Lending, sebuah instrumen investasi yang berperan sebagai wadah atau tempat bertemu antara peminjam dana dan pemberi pinjaman dana.

Apa itu P2P Lending? Secara rinci, P2P Lending bisa dipahami sebagai platform yang menyediakan layanan pinjaman dana untuk masyarakat yang membutuhkan modal untuk mendanai kebutuhan mereka, baik itu kebutuhan konsumtif atau produktif.

Sementara itu, kepada pemberi pinjaman dana platform ini akan memberikan sejumlah bunga imbalan dari jumlah pinjaman pokok yang diberikan.

Maka dari itu, sistem ini yang kemudian membuat instrumen P2P Lending menjadi salah satu instrumen yang risikonya tidak terlalu besar.

Karena banyak diminati oleh seluruh kalangan dan generasi, tak ayal instrumen satu ini terus berkembang dari waktu ke waktu menjadi satu ekosistem yang cukup masif di Indonesia.

 

Keuntungan P2P Lending?

Keuntungan P2P Lending sendiri di antaranya adalah:

 

#1 Modal Kecil

Mirip dengan reksa dana, P2P Lending juga memungkinkan para investor untuk mulai investasi dengan nominal yang kecil, mulai dari Rp 100 ribu.

Tapi, berbanding lurus dengan modal yang dikeluarkan, bunga atau return yang akan didapatkan pun jumlahnya tidak akan begitu besar.

Berapa pun modal yang dikeluarkan, satu hal yang penting adalah, kita harus tetap melakukan analisis risk reward agar bisa memaksimalkan keuntungan dan menghindarkan kita dari risiko yang mungkin saja muncul.

 

#2 Terproteksi

Beberapa perusahaan P2P Lending menyediakan dana proteksi, yang disiapkan oleh perusahaan sebagai cadangan jika sewaktu-waktu peminjam gagal bayar.

Dana proteksi ini kemudian akan digunakan untuk mengganti uang investor atau pihak pemberi dana pinjaman.

 

#3 Diversifikasi

Diversifikasi adalah hal yang penting untuk dilakukan saat investasi. Tapi, ada kalanya itu sangat menyulitkan karena mengharuskan kita untuk investasi di banyak instrumen dalam satu waktu.

Sedikit berbeda dengan P2P Lending, kita bisa melakukan diversifikasi di platform yang sama, dibantu dengan perusahaan terkait.

Perusahaan nantinya bakal mengevaluasi risiko peminjam dan mencocokannya dengan profil risikomu sebagai pihak yang memberikan pinjaman dana.

P2P Lending juga memungkinkan investor untuk memberikan pinjaman pada banyak peminjam sekaligus, sehingga kita bisa membagi risiko investasi sesuai dengan keinginan kita di satu platform saja.

[Baca Juga: Pasti Untung Kalau Tahu Cara Kerja P2P Lending!]

 

#4 Memberikan Cashflow

Keuntungan P2P Lending yang terakhir adalah memberikan keuntungan kepada investor dalam bentuk cashflow.

Pembagian keuntungan ini tentu sedikit lebih berbeda dibandingkan investasi saham atau obligasi yang memberikan keuntungan dalam bentuk capital gain.

Keuntungan yang didapatkan dari P2P Lending sendiri murni berasal dari bunga pinjaman pihak peminjam.

Artinya, besaran bunga tidak akan dipengaruhi oleh IHSG atau inflasi, juga tidak fluktuatif.

 

Cara Mengetahui Perusahaan P2P Lending Terbaik

Berbagai perusahaan berbasis P2P Lending satu per satu bermunculan, memberikan penawaran yang lebih baik dari perusahaan yang sudah pernah ada sebelumnya.

Setelah mengetahui pengertian tentang apa itu P2P Lending dan keuntungan P2P Lending, ada baiknya bagi kita untuk mulai mencari tahu cara mengetahui perusahaan P2P Lending terbaik di Indonesia dengan merujuk pada ciri-ciri berikut:

 

#1 Track Record Baik

Ciri-ciri perusahaan P2P Lending terbaik yang pertama adalah memiliki track record yang baik.

Meski tidak 100% menjamin, setidaknya risiko untuk gagal bayar sangat kecil, dan kepastian hasil investasi dan reputasi perusahaan di masa mendatang lebih baik dari perusahaan yang track record-nya tidak terlalu baik.

Ada tiga cara yang bisa dilakukan untuk menilai apakah perusahaan ini memiliki reputasi yang baik atau buruk, yaitu:

  • Mengetahui manajemen dan advisor perusahaan, termasuk pengalaman dan bagaimana reputasi mereka selama beberapa tahun ke belakang.
  • Mengetahui feedback dari investor atau peminjam lain, tidak ada yang lebih kredibel dibandingkan ulasan pengguna lain. Kamu bisa mencari tahu ulasan dari investor yang sudah terlebih dulu memanfaatkan jasa perusahaan tersebut baik lewat artikel, kerabat, atau ahli.
  • Mengetahui jumlah investor, terakhir adalah mengetahui jumlah investor yang telah tergabung dalam perusahaan tersebut, termasuk mencari tahu pinjaman yang sudah tersalurkan, jumlah pinjaman lunas, rasio gagal bayar dari pinjaman selama ini (NPL – Non Performing Loan Ratio), juga rasio pembayaran tepat waktu.

[Baca Juga: Investasi P2P Lending untuk Ibu Rumah Tangga]

 

#2 Resmi

Selanjutnya, perusahaan P2P Lending terbaik dibuktikan dengan sudah terdaftarnya perusahaan tersebut dan mengantongi izin dari OJK.

Perusahaan yang sudah memiliki izin artinya sudah lolos dan memenuhi kriteria dari aturan-aturan yang dibuat oleh OJK.

 

#3 Kemudahan Pengoperasian dan Kelengkapan Fitur

Perusahaan P2P Lending terbaik biasanya memberikan kemudahan buat para penggunanya untuk melakukan transaksi.

Kebanyakan dari perusahaan tersebut biasanya menyediakan fitur FAQ (Frequently Asked Question) yang juga bisa menjadi alat bantu navigasi buat pengguna pertama.

Selain kemudahan penggunaan, perusahaan P2P Lending yang baik juga menyediakan fitur untuk autoinvest, yang memungkinkan investor untuk secara rutin melakukan investasi dengan jumlah yang sama.

Selain fitur autoinvest, terdapat pula fitur lain yang harus dipertimbangkan, yaitu fitur untuk diversifikasi.

Sebagaimana yang sudah dijelaskan sebelumnya, diversifikasi lewat P2P Lending menjadi lebih mudah karena memungkinkan kita untuk memanfaatkan satu platform saja.

Perusahaan P2P Lending terbaik tentu akan memberikan fitur diversifikasi untuk memudahkan kita dalam bertransaksi.

[Baca Juga: Perbedaan P2P Lending dan Kredit Investasi untuk Modal Usaha]

 

#4 Pilihan Jenis Produk dan Jangka Waktu

Perusahaan P2P Lending terbaik dan resmi umumnya menawarkan empat jenis pinjaman, yaitu:

  • Small Business Loan: Pinjaman yang bertujuan untuk mendanai kebutuhan usaha seperti utang dagang, ekspansi bisnis, pembelian mesin baru, dan hal-hal penunjang bisnis lainnya. 
  • Consumer Loan: Pinjaman yang bertujuan untuk keperluan pribadi, seperti perawatan kesehatan atau keperluan darurat
  • Student Loan: Pinjaman yang bertujuan untuk mendanai kebutuhan pendidikan seseorang.
  • Real Estate Loan: Pinjaman yang bertujuan untuk mendanai kebutuhan properti seseorang.

 

Informasi ini, bisa diketahui lebih lengkap melalui keterangan produk pinjaman pada deskripsi produk atau loan factsheet yang disediakan.

Informasi yang diberikan biasanya meliputi profil peminjam, jangka waktu pinjaman, tujuan dana, credit scoring, dan analisa kredit sederhana.

 

Daftar Perusahaan P2P Lending Terbaik

Berikut ini adalah sepuluh daftar perusahaan P2P Lending terbaik di Indonesia, yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK:

 

#1 Amartha

Perusahaan yang satu ini sudah berdiri sejak 2010 sebagai microfinance, yang kemudian berubah format menjadi P2P Lending di tahun 2016.

Perusahaan ini memilih untuk fokus ke pendanaan UMKM di pedesaan dan pelosok yang belum punya akses kredit perbankan dengan nilai pinjaman Rp 3 juta hingga Rp 15 juta dengan tenor investasi 6-12 bulan.

 

#2 TaniFund

TaniFund merupakan platform P2P Lending yang juga fokus pada satu industri di Indonesia, yaitu agrikultur.

TaniFund memungkinkan investor untuk melakukan investasi dengan modal kecil mulai dari Rp 100.000 dengan bunga sebesar 18% p.a.

 

#3 Kredit Pintar

Kredit Pintar bisa dimanfaatkan oleh siapa pun yang membutuhkan bantuan pinjaman dana segar tanpa agunan dengan tenor mulai dari 91 – 360 hari.

Suku bunga yang ditawarkan cukup rendah, yaitu 5,17% untuk tenor 3 bulan, yang tentunya tidak memberatkan pihak peminjam, tapi juga memberikan keuntungan yang lumayan besar untuk pihak yang meminjamkan.

[Baca Juga: Cari Tahu Semua Hal Tentang Kredit Pintar Di Sini]

 

#4 Asetku

Asetku memberikan layanan micro lending dan consumer lending yang menawarkan bunga 12-24% per tahunnya, dengan tenor 1-12 bulan.

Dengan besaran bunga yang ditawarkan Asetku bisa dijadikan pertimbangkan untuk kamu yang ingin investasi di P2P Lending.

 

#5 Investree

Perusahaan pionir di bidang P2P Lending satu ini memberikan cukup banyak pilihan jenis pinjaman yang bisa diajukan oleh peminjam, dan bisa dipertimbangkan oleh para investor.

Secara garis besar, ada dua jenis pinjaman yang ditawarkan, yaitu pinjaman bisnis dan pinjaman lainnya.

Pinjaman bisnis sendiri meliputi:

  • Invoice financing
  • Buyer financing
  • Working capital term loan
  • Pinjaman toko online

 

Sementara untuk pinjaman lainnya, meliputi:

  • SBN (Surat Berharga Nasional)
  • Reksa Dana for Lender

 

Nilai pinjamannya mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 50 juta per bulan dengan bunga 12-18% setahun dan tenor investasi 1-12 bulan.

 

#6 Akseleran

Akseleran hadir untuk memenuhi kebutuhan dana buat para UMKM dengan konsep crowdfunding.

Buat para investor, akseleran juga memberikan bunga imbal balik yang menarik untuk para investornya, dengan menyesuaikan profil tingkat risiko pinjaman masing-masing.

 

#7 Modalku

Perusahaan P2P Lending terbaik selanjutnya adalah Modalku, yang juga menjadi salah satu pionir, karena sudah beroperasi sejak 2016.

Modalku menawarkan dua produk pinjaman, yaitu pinjaman UKM dan invoice financing.

Pinjaman UKM sendiri merupakan pinjaman tanpa pinjaman untuk kebutuhan modal usaha dan perkembangan bisnis.

Jumlah pinjaman yang bisa diajukan hingga Rp 2 miliar dengan tenor maksimal 24 bulan.

Sementara untuk pinjaman invoice financing, Modalku menyediakan pinjaman maksimal 80% dari nilai invoice dengan tenor 15-90 hari.

 

#8 KoinWorks

Sama dengan Modalku, KoinWorks juga salah satu perusahaan senior di bidang ini.

Investor bisa menanam modal mulai dari Rp 100 ribu di bidang yang diinginkan, seperti pendidikan, bisnis, atau pun kesehatan.

Bunga yang ditawarkan cukup menarik, antara 14 hingga 23% dengan tenor 1-12 bulan.

 

#9 GandengTangan

Sama seperti Akseleran, GandengTangan juga menyediakan pinjaman dengan konsep crowdlending, yang mana dana yang disumbangkan akan dikembalikan secara berkala dengan return hingga 12% per tahun.

Konsep ini tidak membebankan bunga pada peminjam, tapi peminjam tetap dikenai potongan 5% dari total pinjaman.

Investor atau donatur, yang ingin membantu memberikan donasi bisa melakukan deposit awal sebesar Rp 100 ribu.

 

#10 Danamas

Perusahaan P2P Lending terbaik yang terakhir adalah Danamas, yang merupakan bagian dari Sinar Mas Group.

Danamas mengklaim kalau investor dijamin akan mendapatkan pengembalian pokok dan bunga secara bulanan.

Bukan cuma itu, dana yang dipinjamkan juga sudah otomatis ditanggung oleh asuransi hingga 99%.

Dari kesepuluh daftar P2P Lending terbaik di atas, adakah yang menjadi pilihanmu?

Jika kamu masih bingung menentukan produk mana yang cocok dan sesuai dengan kondisi keuanganmu, kamu bisa bertanya dan berdiskusi langsung dengan perencana keuangan Finansialku.

Hubungi Perencana Keuangan Finansialku sekarang dan tentukan produk pilihanmu!

Banner-Konsultasi-Aplikasi

 

Itu dia beberapa informasi tentang perusahaan P2P Lending terbaik di Indonesia. Dari 10 perusahaan tersebut, mana menarik perhatianmu? Beritahu Finansialku lewat kolom komentar, ya!

 

Editor: Ratna sh

Sumber Referensi:

  • Fitrianingsih. 02 Februari 2022. 13 P2P Lending Terbaik di Indonesia, Terdaftar dan Berizin OJK. Qoala.app – https://bit.ly/3HY88u4