Polling untuk kamu pria atau wanita single. Tentukan pilihanmu, kamu akan pacaran dulu atau langsung menikah?

Mungkin kamu pernah berpikir, apakah pacaran sebelum menikah itu penting? Tapi kamu juga sering mendengar orang berkata, “Langsung nikah saja mumpung ada yang mau!”.

Kali ini Finansialku melakukan polling, baca dan ikuti pollingnya yuk.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Watch

 

Polling: Menurutmu, Pilih Pacaran Dulu Atau Langsung Nikah?

Sebelum menilik lebih dalam tentang pro kontra dari kedua opsi ini, isi polling di  bawah ini dulu yuk.

Pilih Pacaran dulu atau Langsung nikah?

 

Pada dasarnya polling ini hanya untuk memantik kamu agar lebih yakin dalam mengambil keputusan.

But anyway, jika kamu sebenarnya masih ragu. Jangan khawatir, karena kami akan memberikan penjelasan yang bisa membantu kamu menimbang, pilihan mana yang paling tepat untuk kamu ambil. Check it out!

 

Mengapa Pacaran Dulu Penting?

Data statistik angka perceraian menunjukkan nilai yang terus bertambah setiap tahunnya. Berdasarkan laporan CNN 2017, dalam satu jam terdapat 30 kasus perceraian di Indonesia. Sungguh angka yang cukup besar bukan?

Namun kita tak boleh menilai perceraian adalah solusi terakhir yang baik atau tidak, tanpa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dalam hubungan seseorang. Hanya ada satu hal untuk mencegah perceraian ini, yaitu berpikir matang sebelum memutuskan untuk menikah.

Beberapa pakar menyarankan kita untuk menunggu waktu, berpacaran dan mengenal kepribadian calon pasangan sebelum memutuskan untuk menikah. Namun, setiap pasangan memiliki timeline-nya masing-masing.

Ada beberapa pasangan beruntung, dengan cepat mengetahui bahwa orang yang saat ini bersamanya adalah jodoh.

Akan tetapi, ada juga yang butuh waktu lama untuk memastikannya. Setiap tahapan pernikahan tentunya akan menghadapi tantangan baru.

pacaran atau nikah

[Baca Juga: Terbaru! 10 Tips Sukses Berbisnis di Usia Muda yang Mudah Dilakukan]

 

Jika komitmen dan ikatan emosional yang dimiliki tidak cukup kuat, banyak pernikahan yang akhirnya kandas tergerus oleh tantangan dalam pernikahan tersebut. Apakah orang yang akan menjadi pasangan kamu itu sesuai dengan sosok yang kamu butuhkan?

Atau bahkan sebenarnya hanya sesuai kriteria keinginanmu saja? Dan kalau kamu cuma bermodal kemauan dan ayat suci agama, semua orang bisa saja menikah.

Namun konsekuensinya, perceraian akan lebih cepat menghampiri.

Jadi kalimat: “Langsung nikah saja selagi ada yang mau!” itu sebuah kekeliruan. Yang lebih tepat itu: “Kalau cinta dan sudah mengenal pribadi masing-masing, maka silakan menikah.” Itu yang membuat pacaran sebelum menikah menjadi sangat penting!

 

Tapi, Mending Langsung Nikah, Ah!

Pacaran sebelum nikah sering dikaitkan dengan berlaku maksiat dan menjerumuskan pada dosa. Sementara nikah akan menentramkan dan memberikan pahala untuk kita.

Mengapa demikian?

Pacaran sebelum menikah diartikan suatu jalinan cinta antara dua orang yang berbeda jenis dan bukan mahrom.

Pacaran memang fase perkenalan atau penjajakkan untuk mencari kecocokan. Tapi, kamu justru mengalami lebih banyak kerugian daripada mendapatkan keuntungan seperti ekspektasimu saat pacaran.

Pasangan kamu atau bahkan kamu sendiri, bisa datang dan pergi sesuka hati tergantung keuntungan pribadi yang didapatkan.

pacaran atau nikah 2

[Baca Juga: Terungkap! 7 Rahasia Mencapai Sukses di Usia Muda]

 

Belum ada landasan rasa tanggung jawab yang dalam. Sedangkan pernikahan, tidak demikian.

Ada tanggung jawab penuh di dalam hubungan yang kalian bangun. Ada komitmen sejati yang sedang kalian jalani.

Itu sebabnya, segera menikah jauh lebih baik ketimbang berlama-lama di fase pacaran.

Namun, dilansir dari kelascinta.com, ada beberapa hal yang harus kalian perhatikan ketika memutuskan untuk segera menikah, diantaranya:

 

#1 Renungkan Keputusan Menikah dengan Matang

Sebelum memutuskan untuk menikah, renungkan terlebih dahulu keputusanmu ini dengan baik-baik. Yakinkan dirimu bahwa kekasihmu adalah orang yang tepat untuk menjadi pasanganmu.

Jangan sampai terdapat paksaan atau salah penilaian sehingga kamu terjebak dengan pria atau wanita yang kurang tepat.

Pernikahan pun dapat berakhir pada perceraian atau terjebak dalam rumah tangga yang tidak bahagia selama sisa hidupmu.

 

#2 Kebebasanmu

Merasa kebebasannya terkekang setelah menikah, ini menjadi masalah umum yang sering terjadi pada pasangan muda.

Waktu pribadi yang berkurang dan hilangnya kebebasan adalah hal yang kerap kali dikeluhkan pasangan muda.

Meskipun sudah menikah, tetap harus memberikan waktu pribadi untuk pasangannya.

pacaran atau nikah 3

[Baca Juga: Miliki Banyak Bisnis, Kekayaan Cristiano Ronaldo Mencapai Rp6,3 Triliun]

 

Diskusikan mengenai masalah ini di awal sebelum menikah. Kalau perlu, buat aturan yang dapat disepakati bersama mengenai waktu untuk diri sendiri (me time) dan sebagainya.

Hal ini diperlukan untuk menyeimbangkan waktu dalam kehidupan pribadi dan kehidupan pernikahan, untuk mendapatkan kehidupan rumah tangga yang sehat.

 

#3 Masalah Keuangan

Keuangan adalah hal yang dapat menjadi ancaman dalam hubungan pernikahan. Ketidakstabilan finansial rumah tangga kerap menjadi masalah yang dapat membuat pernikahan kandas. Belum lagi tentang pembagian tanggung jawab pembayaran kebutuhan rumah tangga.

Oleh karena itu, pastikan kamu dan pasangan sudah cukup mapan untuk bisa menikah muda.

Jika kamu dan pasangan belum mapan atau bahkan belum memiliki karir yang cukup, sebaiknya pertimbangkan kembali niatan untuk menikah.

Jangan sampai kamu dan pasangan menikah tanpa persiapan finansial yang baik.

 

#4 Stres Tanpa Akhir

Pernikahan adalah babak baru dalam kehidupan, sehingga ada beberapa perubahan yang mau tidak mau harus dijalani.

Beberapa pasangan merasa nggak siap saat menjalani kehidupan barunya sebagai pasangan suami-istri. Seperti melakukan pembagian tugas domestik dalam rumah tangga atau menangani masalah keuangan.

Akibatnya, pernikahan diwarnai dengan pertengkaran dan memunculkan rasa stres. Ini dapat membahayakan kesehatan fisik dan mental.

Jadi, kalau ingin menikah muda, pertimbangkan kembali kesiapan mental dan fisik kamu dan pasangan. Sebab kalian akan menempuh hidup yang benar-benar baru.

 

Jadi Pacaran Dulu atau Langsung Menikah?

Pilihan ada pada pribadi masing-masing. Kamu dapat mengukur kesiapan mental serta finansial pribadimu. Pertimbangan untuk memilih pacaran dulu atau langsung menikah, telah kami sajikan di atas.

Kini kita kembali pada polling, apakah jawaban kamu tetap sama, memilih pacaran dulu atau langsung menikah?

 

Silakan menentukan kemantapan hati, pacaran dulu atau langsung menikah? Jangan lupa berbagi informasi dalam artikel ini kepada rekan, sahabat dan keluarga kamu ya, mungkin mereka juga butuh informasi ini seperti kamu. Terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Kei Savourei. November. Pacaran Sebelum menikah Itu Penting Banget!. Kelascinta.com – http://bit.ly/38lUU9a
  • Admin. Menikah Muda? Pertimbangkan 4 Hal Ini Dahulu. Kelascinta.com – http://bit.ly/38j2TE8

 

Sumber Gambar:

  • Pacaran Dulu atau Langsung Menikah 1 – http://bit.ly/37hi4fJ
  • Pacaran Dulu atau Langsung Menikah 2 – http://bit.ly/2tM3Ci0
  • Pacaran Dulu atau Langsung Menikah 3 – http://bit.ly/39uybrT