Pajak Final UMKM Turun, Pemerintah Akan Terbitkan Mini Tax Holiday

Pemerintah tengah menggodok aturan penurunan pajak PPh final 0,5 persen atas omzet dan penerapan PPh final berbatas waktu. Pun setelah itu, pemerintah akan terbitkan Mini Tax Holiday bagi pengusaha dengan nilai investasi hingga Rp500 miliar.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

PPh UMKM 0,5 Persen

Kegiatan usaha tengah berkembang dan mulai dilirik oleh berbagai investor. Melihat kemajuan ini, pemerintah berencana mempermudah usaha-usaha baru.

Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sedang menggodok revisi Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 tentang penerapan pajak penghasilan (PPh) final untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Salah satunya, dalam aturan ini akan ada penurunan tarif PPh final dari 1 persen menjadi 0,5 persen atas omzet juga penerapan PPh final berbatas waktu.

Seperti yang dilansir oleh Merdeka.com, Rabu (16/5/2018), Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan saat ini peraturan tersebut sedang dalam tahap finalisasi. Ia berharap pembahasan ini bisa rampung minggu ini.

“Sebenarnya ‘kan yang akan pertama kita umumkan adalah pajak untuk UMKM PPh. Itu sekarang sedang dalam tahap di proses terakhir itu diteken PP (Peraturan Presiden)-nya.”

 

Selanjutnya, ia menambahkan:

“Nah kita berharap minggu ini selesai sehingga minggu depan bisa diumumkan.”

 

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Persiapkan Tax Holiday

Selain aturan PPh final UMKM, Menko Darmin pun mengatakan pemerintah tengah membahas aturan terkait tax holiday dan tax allowance yang juga diharapkan selesai dalam waktu dekat.

Salah satu poin dalam aturan ini adalah rincian yang lebih detail terkait bidang industri mana saja yang bakal menerima fasilitas tax holiday maupun tax allowance.

Pajak-Final-UMKM-Turun,-Pemerintah-Akan-Terbitkan-Mini-Tax-Holiday-1-Menko-Perekonomian-Darmin-Nasution-Finansialku

Menteri Perekonomian Republik Indonesia Darmin Nasution

 

Secara terpisah, Deputi Bidang Pengendalian Penanaman Modal, Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM), Azhar Lubis menerangkan, mini tax holiday ini diperuntukkan bagi pengusaha dengan investasi kurang dari Rp500 miliar, di mana batasan nilai investasi minimal sebesar Rp100 miliar.

Mengutip dari Kontan.co.id, Azhar menyatakan:

“Jadi mini tax holiday untuk industri pioner tapi yang tidak memenuhi minimal investasi Rp 500 miliar.”

 

Terlepas dari penurunan PPh final UMKM dan mini tax holiday, pemerintah juga sedang menyiapkan super deduction tax dan tax allowance. Rencananya, super deduction tax akan diberikan untuk perusahaan yang menyelenggarakan pendidikan vokasi dan pelatihan.

Sementara tax allowance, pemerintah merencanakan pembebasan pajak 60 persen untuk industri padat karya berorientasi ekspor.

 

Apa tanggapan Anda setelah membaca artikel mengenai penurunan PPh Final bagi UMKM dan rencana penerapan Tax Holiday? Berikan pendapat Anda di kolom komentar di bawah ini.

 

Sumber Referensi:

  • Ghina Ghaliya Quddus. 16 Mei 2018. Usai Turunkan PPh Final UKM, Pemerintah Bakal Terbitkan Aturan Mini Tax Holiday. Kontan.co.id – https://goo.gl/4BEinf
  • Wilfridus Setu Embu. 16 Mei 2018. Minggu depan, aturan pajak UMKM 0,5 persen diumumkan. Merdeka.com – https://goo.gl/5Z9oUe

 

Sumber Gambar:

  • https://goo.gl/zU6JH4
  • https://goo.gl/zR37ud

 

Free Download Ebook Panduan Investasi Emas untuk Pemula

Download Ebook Panduan Berinvestasi Emas untuk Pemula - Harga Emas Hari Ini - Finansialku

Download Ebook Sekarang

 

Summary
Pajak Final UMKM Turun, Pemerintah Akan Terbitkan Mini Tax Holiday
Article Name
Pajak Final UMKM Turun, Pemerintah Akan Terbitkan Mini Tax Holiday
Description
Pemerintah tengah menggodok aturan penurunan pajak PPh final 0,5 persen atas omzet dan penerapan PPh final berbatas waktu.
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo
By |2018-05-22T08:58:49+07:00May 21st, 2018|Categories: Berita, Pajak|Tags: , , |0 Comments

About the Author:

Arief Rahman Hakim
Arief Rahman Hakim, Seorang mahasiswa Ilmu Komunikasi, jurusan Jurnalistik, UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Pernah aktif di organisasi pers mahasiswa antarkampus di Bandung dan magang di berbagai media cetak. Berminat mengembangkan lebih jauh potensi di bidang penulisan dan jurnalisme.

Leave A Comment