Penghasilan investasi? Apa keuntungannya untuk kita? Bagaimana cara kerjanya?

Mau tahu? Cari tahu semua jawabannya di artikel Finansialku di bawah ini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Tentang Penghasilan Investasi

Sobat Finansialku, sebagaimana kita tahu, penghasilan investasi yang kita dapatkan bisa membantu kita untuk mewujudkan tujuan keuangan.

Dalam piramida keuangan, investasi ini sendiri sebenarnya bukan cuma untuk membantu mewujudkan tujuan keuangan, tapi juga sebagai kenyamanan keuangan.

Maksudnya adalah, penghasilan atau pendapatan investasi ini bukan lagi sekedar membantu Sobat Finansialku mencapai tujuan keuangan, tapi sebagai penghasilan yang menghidupi Sobat Finansialku ketika saat pensiun tiba nanti.

TTS 10++ Ide Passive Income Dalam Menggapai Kemerdekaan Keuangan 01 - Finansialku

[Baca Juga: Bahan Bakar Mobil Adalah BBM, Kalau Investasi Apa Bahan Bakarnya?]

 

Penghasilan investasi atau investment income ini punya beberapa ‘kelemahan’, di antaranya adalah:

  • Membutuhkan modal. Semakin besar modal yang dimiliki, maka semakin besar pula potensi keuntungan yang didapatkan.
  • Membutuhkan kemampuan, data, dan pengalaman dalam melakukan investasi agar bisa meminimalkan risiko.
  • Ada beberapa faktor yang sulit atau tidak bisa dikendalikan, seperti misalnya kondisi keuangan negara, atau bencana alam, atau hal-hal lain yang mempengaruhi pertumbuhan instrumen investasi itu sendiri.
  • Ada kemungkinan untuk bisa kehilangan modal, karena bisa terjadi penurunan nilai investasi

 

Sementara ‘kelebihan’nya adalah:

  • Relatif tidak melelahkan, karena yang bekerja adalah uang dan waktu
  • Perpajakannya tidak terlalu besar, jika dibandingkan dengan penghasilan aktif.

 

Bagaimana caranya meningkatkan penghasilan investasi?

Instrumen investasi apa pun, pasti memerlukan modal, waktu, pengetahuan, dan pengalaman.

Maka, semakin besar modalnya, semakin panjang waktunya, dan semakin mahirnya kita dalam melakukan investasi, maka semakin besar juga kesempatan untuk kita mendapatkan keuntungan.

Oleh karena itu, sebelum melakukan investasi di instrumen apa pun, Finansialku selalu menyarankan untuk:

  • Kondisi pemasukan lebih besar dari pada pengeluaran
  • Miliki dana darurat dalam jumlah yang cukup
  • Lunasi pinjaman konsumtif dan jangan gunakan keuntungan investasi untuk membayar cicilan, karena keuntungan investasi tidak dijamin, sementara cicilan harus dibayar setiap bulannya.
  • Punya proteksi yang cukup
  • Terus pelajari produk investasinya, dan mulai dengan uang yang relatif kecil untuk mendapatkan pengalaman.
  • Kalau sudah tahu caranya untuk mendapatkan keuntungan, maka Sobat Finansialku bisa menambahkan dana investasi dengan modal yang lebih besar.

 

Sobat Finansialku, sebenarnya ada dua jenis investasi yang harus diketahui yaitu, cash flow dan capital gain.

Apa bedanya dari dua jenis investasi itu? Melvin Mumpuni, perencana keuangan sekaligus founder dan CEO dari Finansialku sudah menjelaskannya untuk Sobat Finansialku dengan menggunakan perumpamaan angsa dan telur emas.

Penasaran? Tenang, Sobat Finansialku bisa menonton penjelasan tersebut dengan GRATIS lewat Online Course dari Finansialku Income Breakthrough yang bisa diakses dengan menggunakan akun Finansialku di course.finansialku.com.

 

Apakah Sobat Finansialku sudah mendapatkan jawabannya? Kalau sudah, yuk, kita diskusikan di kolom komentar!

Sobat Finansialku juga bisa mendiskusikannya bersama keluarga dan teman-teman dengan menyebarkannya melalui pilihan platform yang tersedia di bawah ini. Terima kasih!

 

Download Sekarang! Ebook PERENCANAAN KEUANGAN Untuk USIA 20-an, GRATIS!

15 Ebook Perencanaan Keuangan 20an