Apa yang ingin kamu lakukan setelah pensiun? Pastinya hal yang membahagiakan. Tapi sudahkah kamu lakukan perencanaan masa pensiun dengan baik?

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

90% Pekerja Indonesia Tidak Memiliki Perencanaan Masa Pensiun

Pada umumnya manusia menginginkan masa pensiun yang sejahtera dan hal ini dikaitkan dengan kebebasan keuangan atau financial freedom.

Namun pada kenyataannya, hal ini tidaklah mudah diraih. Masa pensiun adalah masa yang cukup sulit di mana seseorang mengalami perhentian pendapatan namun tetap memerlukan biaya hidup.

Oleh karena itu, perencanaan masa pensiun harus dimulai sejak dini agar apa yang diharapkan dapat terwujud.

Melansir kompasiana.com hasil riset menunjukan 90% pekerja Indonesia tidak siap menghadapi masa pensiun. Artinya, pekerja Indonesia akan mengalami penurunan gaya hidup saat pensiun secara finansial.

Hal ini terjadi karena pekerja Indonesia tidak menyiapkan rencana pensiun mereka sejak dini, sehingga banyak dari pekerja Indonesia mengalami kebangkrutan saat pensiun.

Masa pensiun adalah masa yang secara alamiah menghampiri setiap orang pada usia tertentu dan untuk mencapai kesejahteraan di masa tersebut, kita harus mempersiapkannya sedini mungkin.

Berapa Dana Pensiun PLN Cari Tahu Jumlahnya di Sini! 00 - Finansialku

[Baca Juga: Persiapkan Tabungan Dana Pensiun Anda Untuk Tetap Sejahtera Di Hari Tua]

 

Dengan perencanaan keuangan yang tepat, kita tidak perlu khawatir untuk menghadapi masa tersebut. Maka dari itu, penting untuk megalokasikan dana pensiun sejak dini.

Tapi hari ini kebanyakan dari kita merasa kebingungan bagaimana cara mengalokasikan dana pensiun dan berapa besaran dana pensiun yang dibutuhkan untuk menyokong hidup di masa lanjut tersebut.

GRATISSS Download!!! Ebook Panduan Sukses Atur Gaji Ala Karyawan

Mockup Ebook Karyawan

Download Ebook Sekarang

3  Hal yang Harus Diperhatikan Agar Perencanaan Masa Pensiun Tidak Gagal

Kegagalan mempersiapkan dana pensiun tidak hanya datang dari waktu persiapan yang mendadak, namun banyak orang pun masih gagal walaupun telah mempersiapkannya sejak dini.

Lantas, apa yang harus dilakukan dan diperhatikan ketika mempersiapkan dana pensiun?

 

#1 Memiliki Tujuan Masa Pensiun Yang Jelas

Kita harus memiliki tujuan di masa pensiun. Hal ini sangat penting, karena berdasarkan tujuan dan harapan kitalah persiapan itu dilakukan.

Tujuan masa pensiun ini membantu kita dalam perhitungan besaran dana pensiun yang dibutuhkan, dari target usia pensiun, hingga gaya hidup di masa pensiun seperti apa yang diharapkan.

Hal ini bisa dijabarkan dan dihitung untuk mempersiapkan dana pensiun kita.

 

#2 Memperhatikan Inflasi

Perhitungan tidak akan benar kalau kita melupakan hitungan inflasi, seberapa rajin pun kita menyiapkan dana pensiun tersebut.

Inflasi adalah kenaikan harga suatu produk atau jasa, yang artinya Rp 100 juta hari ini akan berbeda nilainya dengan Rp 100 juta 20 tahun yang akan datang.

Artinya, ada time value of money yang harus kita perhatikan agar bisa melawan inflasi di masa pensiun. Cara untuk melawan inflasi ini adalah memilih instrumen investasi yang tepat.

Jika masih bingung dalam menghitung dana yang harus kamu persiapkan untuk masa pensiun, kamu bisa gunakan aplikasi Finansialku.

Aplikasi Finansialku adalah aplikasi perencana keuangan yang bisa kamu gunakan untuk merencanakan segala keuanganmu.

Di dalamnya ada kalkulator hitung dana pensiun lengkap dengan inflasinya. Kita bisa menghitung besaran uang yang harus dikumpulkan per bulannya untuk bisa mencapai besaran dana pensiun yang diinginkan.

Hanya dengan download aplikasinya secara gratis di Google Play Store maupun Apple Apps Store, dan dapatkan free trial akun premium selama 30 hari.

Yuk, coba sekarang!

 

#3 Alokasi Tabungan Hari Tua Ke Instrumen Investasi

Salah satu cara untuk melawan inflasi agar jumlah dana pensiun yang kita siapkan sesuai dengan masa pensiun adalah dengan memasukkan dana pensiun ke berbagai instrumen investasi yang sesuai dengan risk profile kita.

Ada beberapa instrumen investasi yang bisa digunakan untuk mengalokasikan tabungan hari tua, diantaranya; saham, reksa dana, obligasi, emas, dan banyak lainnya.

Banyak orang tidak mengalokasikan dana pensiun mereka di pasar modal karena takut dan tidak mengerti transaksi pasar modal.

Padahal, investasi di instrumen ini adalah yang paling tepat untuk menyiapkan dana pensiun agar bisa menghasilkan return yang cukup untuk melawan inflasi.

Sementara reksa dana adalah instrumen yang tepat untuk pemula karena investasi di sini akan diatur oleh Manajer Investasi yang akan mengatur portofolio kita.

 

Instrumen Investasi yang Cocok Bagi Pemula Untuk Perencanaan Masa Pensiun

Reksa dana dinilai sebagai instrumen yang tidak terlalu berisiko karena ada manajer investasi yang mendiversifikasikan investasi kita ke dalam berbagai instrumen investasi.

Jadi, kita tidak perlu khawatir gagal investasi karena sudah ada orang yang ahli dalam mengatur investasi reksa dana kita.

Secara umum, reksa dana terbagi dalam beberapa jenis, sesuai dengan karakteristik dan tujuan investasi serta risikonya.

Berikut adalah jenis-jenis reksa dana:

  • Reksa Dana Pasar Uang mengalokasi dananya 100% pada instrumen jangka pendek seperti obligasi dan deposito bank. Reksa dana ini cocok untuk investasi jangka pendek dengan jangka waktu 1 tahun.
  • Reksa Dana Pendapatan Tetap/Obligasi investasinya dialokasikan 80% pada efek utang atau instrumen obligasi dengan jatuh tempo di atas 1 tahun.
  • Reksa Dana Campuran adalah instrumen investasi yang mengalokasi dananya pada instrumen saham, obligasi, dan pasar uang. Jenis reksa dana campuran ini cocok untuk investasi menengah 3-5 tahun.
  • Reksa Dana Saham adalah jenis investasi yang mengalokasikan 80% dananya pada saham-saham yang tercatat di bursa. Hasil keuntungan dari investasi saham ini didapat dari kenaikan harga saham dan dividen saham.

 

Kelebihan Reksa Dana

Kita juga perlu tahu apa kelebihan reksa dana dibandingkan dengan instrument lainnya:

 

#1 Terdapat Manajer Investasi

Reksa dana adalah instrumen pasar modal yang memiliki manajer investasi yang bertugas mendiversifikasikan investasi kita.

Diversifikasi ini bertujuan untuk menekan risiko yang mungkin didapat ketika kita hanya mengalokasikan dana pada satu instrumen investasi saja.

Sehingga pemula yang ingin mencoba berinvestasi di pasar modal tidak akan mengalami kerugian yang besar jika investasinya gagal karena ada orang profesional yang mengatur portofolio kita.

 

#2 Imbal Hasil yang Menarik

Imbal hasil yang didapat dari reksa dana cukup menarik dibandingkan dengan instrumen lain seperti deposito, karena kita bisa mendiversifikasikan instrumen yang memiliki risiko tinggi dan rendah, serta yang memiliki return yang besar maupun kecil.

Hal ini dilakukan untuk menurunkan risiko jika investasi dilakukan hanya pada satu instrumen saja.

Sehingga imbal hasil yang didapat pun lebih tinggi dibandingkan dengan deposito, namun risikonya lebih rendah dibandingkan saham.

 

#3 Modal Mulai 100 Ribu

Bagi kita yang ingin mengalokasikan dana pensiun pada reksa dana, tidak usah takut dengan modal yang tinggi karena kini banyak reksa dana yang bisa dimulai hanya dengan Rp 100 ribu saja.

Hal ini tentunya memudahkan kita sebagai pemula untuk berinvestasi. Nantinya kita bisa menabung secara berkala agar perencanaan masa pensiun bisa diwujudkan.

 

#4 Reksa Dana Cukup Likuid

Dibandingkan dengan tabungan berjangka yang memiliki waktu tertentu untuk penarikan dana sesuai kesepakatan, pencairan reksa dana lebih mudah karena bisa dilakukan kapan saja.

Perlu diingat! Likuiditas menjadi hal yang penting dalam memutuskan jenis investasi sesuai tujuan keuangan kita.

 

Kekurangan Reksa Dana

Seperti yang kita tahu setiap instrumen investasi selalu memiliki risiko, termasuk juga reksa dana. Tidak hanya kelebihan reksa dana pun memiliki kekurangan. Diantaranya:

 

#1 Risiko NAB yang Bisa Mengalami Penurunan

Seperti halnya saham, reksa dana pun bisa memiliki risiko penurunan NAB (Nilai Aktiva Bersih). Penurunan ini terjadi karena turunnya harga saham instrumen investasi dari portofolio reksa dana tersebut.

 

#2 Adanya Wanprestasi Manajer Investasi

Adanya kemungkinan Manajer Investasi tidak melakukan kewajiban sebagaimana mestinya, sehingga penting bagi kita untuk memilih Manajer Investasi yang terbaik untuk mengurangi risiko kerugian dalam investasi.

Jika masih bingung dalam mengalokasikan dana pensiun yang tepat, kamu bisa mengonsultasikannya dengan Finansial Planner dari Finansialku.com.

Silakan download Aplikasi Finansialku di Google Play Store atau Apple Apps Store, bergabung bersama kami, lalu pilih fitur Konsultasi Keuangan untuk terhubung dengan CFP (Certified Financial Planner) kami.

Cara Konsultasi Keuangan dengan aplikasi Finansialku

Cara Konsultasi Keuangan dengan aplikasi Finansialku 

 

Ingin berlangganan premium? Mudah dan terjangkau lho! Hanya dengan Rp 350 ribu, kamu bisa menggunakan seluruh fitur aplikasi Finansialku sepuasnya selama satu tahun!

Mau lebih murah lagi? Kabar bahagia untuk kita! Dapatkan potongan Rp 50 ribu dengan memasukkan kode CUAN50 untuk berlangganan aplikasi Finansialku premium lebih ekonomis!

Ini berarti kita hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp 25 ribu selama sebulan atau kurang dari seribu rupiah dalam sehari untuk dapatkan perencanaan keuangan profesional.

Wow! Ini bahkan lebih murah dari biaya parkir!

Yuk download aplikasinya, rencanakan masa depan dan #HargaiKerjaKerasmu!

 

Kesimpulan

Untuk meraih masa pensiun yang sejahtera artinya kita harus lakukan perencanaan masa pensiun kita secepatnya, maka dari itu lakukan investasi sejak dini agar masa pensiun yang di harapkan tercapai.

Reksa dana adalah instrumen yang paling tepat bagi kita yang ingin mempersiapkan masa pensiun dengan investasi di pasar modal namun masih memiliki pengetahuan minim.

 

Apa kamu telah melakukan perencanaan masa pensiun dari sekarang? Bagikan pengalaman maupun komentarmu melalui kolom di bawah ini.

Jangan lupa bagikan artikel bermanfaat dari Finansialku karena kamu adalah bagian dari agen pembawa berita positif yang bisa mengubah dunia!

 

Sumber Referensi:

  • Syarifudin Yunus. 30 Oktober 2019. 90% Pekerja Indonesia di Ambang Bangkrut di Masa Pensiun. Businesstoday.id – https://bit.ly/3clbPud
  • Nani. 6 April 2018. 10 Keuntungan dan Kerugian Reksadana bagi Investor. Duwitmu.com – https://bit.ly/2WAkx37