Sekarang sudah hampir Lebaran, kira-kira tipe puasa Anda, tipe puasa yang irit atau tipe puasa yang boros?

Kali ini Finansialku akan membahas tentang puasa irit vs puasa boros. Yuk kita simak bersama!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Watch

 

Fenomena Puasa Irit VS Puasa Boros di Indonesia

Berpuasa adalah sebuah ibadah yang dilakukan khusus pada bulan Ramadan.

Selama sebulan penuh, puasa mengubah gaya hidup seseorang. Itulah sebabnya banyak fenomena berpuasa yang irit dengan puasa boros.

Di Indonesia sendiri, ada berbagai hal yang mempengaruhi mengapa seseorang bisa berpuasa secara irit dan boros.

 

Puasa Irit Jika…

Lalu, mengapa puasa bisa membuat hidup orang semakin irit? Berdasarkan survei lapangan, ada berbagai fakta yang mungkin belum Anda ketahui tentang puasa. Termasuk kebiasaan orang Indonesia yang menyebabkan pengeluaran di bulan Ramadan menjadi semakin hemat.

Berikut adalah alasan berpuasa bisa lebih irit:

 

#1 Sahur dan Berbuka Puasa di Rumah

Ketika sebuah keluarga atau seseorang menghabiskan waktu untuk sahur dan berbuka puasa di rumah, maka tentunya biaya bisa diminimalisasi.

Apalagi jika makanan yang dimasak hanya sekali sehari. Karena waktu makan dipangkas hanya pagi dan malam, maka jatah makan siang yang dilewatkan bisa mengurangi anggaran.

 

#2 Fokus Pada Ibadah

Jangan fokus ke makanan saja, tetapi utamakan ibadah. Ketika seseorang meniatkan puasa untuk ibadah, maka bukan hanya menjadi semakin religius, tetapi anggarannya pun semakin hemat.

Alhasil tabungan pun semakin banyak untuk persiapan lebaran maupun mudik.

Puasa Irit VS Puasa Boros 2 Finansialku

[Baca Juga: Pekerja Sosialita, Ini Cara Mengatur Keuangan di Tengah Paksaan Gaya Hidup Glamor]

 

Ketika seseorang fokus terhadap ibadah, maka menu buka dan sahur tidak menjadi terlalu penting. Dengan demikian, kebutuhan makan pun tercukupi meski makanannya sederhana.

 

#3 Menyibukkan Diri untuk Tetap Produktif

Kemalasan ketika puasa akan bisa membuat seseoraang menjadi tidak produktif.

Meskipun sedang berpuasa, tentu dibutuhkan motivasi untuk bekerja dan beraktivitas.

Ketika seseorang terlalu malas, maka ada kecenderungan untuk menyuruh orang lain melakukan pekerjaannya.

5 Hal yang Tidak Bakal Dilakukan oleh Para Pemalas, Apakah Anda Termasuk Golongan Pemalas 01 - Finansialku

[Baca Juga: Diet Badan dan Diet Keuangan]

 

Sebagai contoh, ketika malas memasak seseorang akan memesan makanan di restoran atau warung. Hal ini tentu bisa menggelembungkan budget terutama jika dilakukan secara rutin.

Begitu pula dengan cucian baju. Ketika seseorang malas mencuci baju sendiri, maka akan ada keinginan untuk me-laundry pakaian. Tentunya kebiasaan ini bisa meningkatkan pengeluaran sampai 15% karena pakaian memang harus setiap hari dicuci. Belum lagi dengan selimut, bedcover, dan lainnya.

 

Free Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

Puasa Boros Jika…

Lalu, bagaimana seseorang bisa menjalani puasa yang boros?

Berikut adalah beberapa masalah yang kerap menyebabkan seseorang menjadi boros ketika berpuasa.

 

#1 Lapar Mata

Meskipun banyak orang yang berkata bahwa lapar mata adalah hal biasa, tetapi jangan sampai dompet menjadi kosong hanya karena hal ini.

Apalagi jika punya kebiasaan konsumtif, cara paling akurat untuk menghilangkan kemungkinan ini adalah dengan tidak sering bepergian ke pusat perbelanjaan.

Tidak hanya soal belanja secara konvensional ke supermarket atau pusat perbelanjaan, tetapi saat ini belanja online pun bisa membuat seseorang menjadi konsumtif.

Selain-Kartu-Kredit,-Ini-Alat-Bayar-Belanja-Online-yang-Aman-Digunakan-5-Finansialku

[Baca Juga: Zakat Penghasilan, Zakat Fitrah dan Zakat Mal Apa Bedanya dan Berapa Jumlahnya]

 

Karena itu, kurangi waktu untuk membuka website jual beli online. Karena hal ini bisa semakin memicu lapar mata meskipun tidak membutuhkan apapun barang baru untuk dibeli.

 

#2 Tidak Membuat List Menu dan Belanjaan

Ketika tidak membuat daftar menu dan belanjaan, selalu ada barang tidak penting yang tidak terduga pada akhirnya dibeli. Hal ini tentu akan meningkatkan jumlah pengeluaran. Padahal sebenarnya ada benda lain yang lebih penting dan belum sempat terbeli.

Untuk menghindari itu, buatlah daftar belanjaan dan menu makanan untuk bisa menekan anggaran.

Saat ini, sudah ada beberapa daftar belanjaan yang relevan untuk diterapkan dan bisa dipeoleh secara mudah melalui grup di sosial media. Jadi, tidak ada alasan membeli barang-barang yang tidak berguna lagi.

 

#3 Kebiasaan Ngabuburit dan Buka Bersama di Luar Rumah

Meskipun punya banyak kenalan, teman, atau kolega lainnya, jangan sampai ajang silaturahmi ini membuat seseorang jadi konsumtif.

Apalagi di luar rumah banyak godaan makanan dengan berbagai bentuk dan rasa menarik, bahkan harganya pun bersaing.

Namun, jika dilakukan setiap hari tentunya kebiasaan ini dapat membuat seseorang menjadi boros. Bahkan THR pun bisa habis sia-sia di meja makan.

Puasa Irit VS Puasa Boros 3 Finansialku

[Baca Juga: Cara Mengatasi Lapar Mata Kalau Lihat Tempat Makan Baru, Agar Sehat Keuangan dan Sehat Badan]

 

Sebenarnya, ngabuburit atau buka bersama boleh saja dilakukan. Namun, harus diprioritaskan mana yang harus didatangi dan tidak.

Jika tidak dibatasi, maka setiap hari seseorang bisa buka puasa bersama dan itu akan melambungkan anggaran.

Olah sebab itu, atur rencana berbuka dengan bijak agar tidak menjadi konsumtif karena undangan berbuka di luar.

 

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

#4 Terlalu Sering Memanfaatkan Promo, Voucher, atau Diskon

Promo, voucher, dan diskon sering ditawarkan pada para pelanggan untuk meningkatkan jumlah konsumsi.

Meskipun ada pengurangan harga, tetapi tetap ada uang yang harus dikeluarkan untuk membeli barang tersebut. Maka dari itu, jika tida benar-benar membutuhkannya maka jangan terpengaruh dengan promo.

Dengan demikian, meskipun ada voucher atau lainnya, berikan orang lain yang lebih membutuhkan.

Atau jika mungkin jual saja voucher itu dengan harga murah. Jadi, tidak perlu boros, voucher yang diperoleh juga bisa menghasilkan uang tambahan.

 

Apapun Model Puasanya, yang Terpenting Adalah Berkah Ramadan

Jadikan Ramadan sebagai ajang untuk mencari berkah dan ampunan Allah SWT. Kurangi fokus Anda pada hal-hal duniawi yang identik dengan bersenang-senang atau membuang uang.

Dengan begitu, Anda bisa lebih berhemat sekaligus menjadi Muslim yang lebih tinggi derajatnya di mata Allah SWT.

 

Termasuk yang manakah puasa Anda? Apakah boros atau irit? Jawablah pertanyaan di atas sebagai refleksi diri sehingga bisa semakin maksimal dalam mengupayakan hidup hemat selama Ramadan dan seterusnya, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Nurseffi Dwi Wahyuni. 04 Juni 2017. 6 Kebiasaan Ini Tanpa Disadari Bikin Boros di Bulan Puasa. Liputan6.com – https://goo.gl/A2uXn5

 

Sumber Gambar:

  • Puasa Irit VS Boros – https://goo.gl/3C5PZc
  • Puasa Irit VS Boros 2 – https://goo.gl/MkRrtW
  • Puasa Irit VS Boros 3 – https://goo.gl/YQLni4