Saat ini Bandung dinobatkan sebagai kota yang menjadi sasaran para wisatawan untuk menghabiskan akhir pekannya.

Selain cuacanya yang sejuk dan pemandangan alamnya yang indah, banyak wisatawan yang bertandang ke Bandung untuk berbelanja dan berwisata kuliner.

Menjamurnya kafe dan resto di Kota Kembang ini menjadikannya sebagai surga kuliner bagi para pecinta santapan lezat.

Di Bandung, Anda bisa menemukan banyak tempat makan yang menawarkan citarasa dari seluruh dunia, ada Indonesian food, Western food, Asian food, bahkan fussion food atau mengombinasikan ketiganya menjadi satu kesatuan.

 

728x90 - Entrepreneur
300x250 Kotak - entrepreneur

 

Selain rasanya, resto dan kafe tersebut juga mengusung konsep unik dan menarik. Mulai dari dekorasi tempat hingga seragam pelayannya yang tematik, menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

Bila dilihat dari sudut pandang pemilik bisnis kafe dan resto, ini artinya mereka harus berlomba-lomba menawarkan pengalaman menarik bagi para pengunjungnya. 

Untuk dapat memenangkan atensi dari pengunjung, para pemilik bisnis kuliner ini pun dituntut untuk menerapkan strategi bisnis yang ampuh sebagai senjata agar bisnisnya bisa bertanding di laga bisnis kuliner Bandung.

Melihat potensi perkembangan sektor kuliner di Bandung, Finansialku.com sebagai satu-satunya perusahaan perencana keuangan yang memiliki portal edukasi dan aplikasi keuangan untuk individu dan keluarga di Indonesia, tergerak untuk menggagas pelatihan yang bertajuk “Resto Run Well: 4 Keys You Need to Know About Café & Resto Management”.

Workshop ini dilatarbelakangi oleh fenomena digitalisasi di Indonesia saat ini. Pasalnya, sekarang pesatnya kemajuan teknologi telah menyeret kebiasaan masyarakat Indonesia ke arah digitalisasi.

Dari kondisi tersebut Finansialku.com, sebagai pemain teknologi di bidang finansial, meyakini bahwa sentuhan teknologi dapat berkontribusi besar terhadap berbagai sektor di Indonesia, tak terkecuali sektor kuliner.

Untuk itulah, lewat acara ini, Finansialku.com ingin mengedukasi para pemilik kafe dan resto terkait manfaat digitalisasi untuk perkembangan bisnis mereka.

Alasan ini dipaparkan secara langsung oleh Melvin Mumpuni selaku CEO Finansialku.com:

Workshop ini diselenggarakan dengan tujuan mengedukasi dan saling bertukar pikiran antara pembicara dan owner kafe dan resto dalam menghadapi perubahan zaman yang serba digital. Tentu saja perubahan zaman ini berpengaruh terhadap bisnis food & beverage di Indonesia, khususnya Bandung.”

 

Gelaran yang berlangsung di Ballroom Harris Hotel & Convention Bandung, Kamis (23/8) lalu ini merupakan kolaborasi antara Finansialku.com dengan sejumlah startup, komunitas, dan instansi lain yakni Inagri, BIM, Hubton, serta Dale Carnegie Training.

Workshop ini membahas empat pilar dalam strategi manajemen bisnis yaitu finance, people development, operational, sales & marketing, dan diisi oleh pembicara yang ahli dan berpengalaman di bidangnya.

Resto Run Well 10 Finansialku

Workshop yang dimulai pada pukul 08.30 WIB hingga 17.00 WIB ini dihadiri oleh 55 pemilik bisnis cafe dan resto di berbagai kota di Indonesia.

 

Saat dimulai pukul 08.30 WIB, workshop ini diawali oleh pembicara pertama, Melvin Mumpuni selaku CEO & Founder Finansialku.com. Sesi ini membahas tentang pilar pertama yakni finansial, dengan materi yang bertajuk Leveraging Financial Data to Grow Your Business.

Materi ini memberikan insight bagaimana para business owner mengelola data finansialnya. Data finansial ini penting untuk disusun dengan rinci, karena nantinya data ini bisa digunakan sebagai bahan pengambilan keputusan strategi.

 

 

Sebagai penutup presentasi, peserta yang memiliki permasalahan finansial dalam bisnisnya diberikan sesi konsultasi secara gratis.

Untuk membantu para pebisnis dalam menjalankan usahanya, Finansialku juga memiliki ebook keuangan yang dapat dijadikan pegangan bagi para pebisnis untuk memisahkan antara arus keuangan pribadi dan bisnis.

Memisahkan kedua arus keuangan tersebut sangatlah penting supaya usaha yang dijalankan dapat berkembang dengan lancar.

Free Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

DOWNLOAD EBOOK SEKARANG

 

Sesi pertama ditutup dengan coffee break. Pada sesi pertama ini, peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dengan peserta lain dan pembicara. Di sesi ini, ruangan ballroom dipenuhi oleh antusiasme peserta yang saling bertukar pengalaman bisnisnya.

Setelah coffee break, sesi kedua disampaikan oleh perwakilan dari Dale Carnegie Training.

Sesi ini diawali dengan praktik langsung bagaimana menjalin relasi dengan orang baru dan dilanjutkan dengan cara mengatasi turnover karyawan yang tinggi di kafe dan resto.

 

 

Sama halnya dengan sesi pertama, peserta cukup antusias dengan materi yang disampaikan dan melontarkan sejumlah pertanyaan seputar People Development.

Melanjutkan ke sesi berikutnya, CEO Inagri M. Siddieq Aziz mempresentasikan pilar ketiga dalam strategi bisnis yakni operasional, yang berfokus di supply chain management.

Materi yang dipaparkan berkaitan dengan manajemen operasi dalam usaha resto, risiko manajemen operasi, serta pengenalan tipe-tipe management inventory.

Di sini, peserta diberikan wawasan lebih dalam mengenai manajemen kafe dan resto yang lebih baik.

Pasalnya, banyak hal terkait manajemen operasional yang luput dari para pebisnis kuliner. Bahayanya, hal kecil tersebut justru memiliki dampak yang luas dalam berjalannya bisnis kafe dan resto.

 

 

Memasuki sesi panel discussion, perhatian diambil alih oleh para pakar branding dan digital yang membahas mengenai sales & marketing di era digital.

Pembicara di sesi ini adalah Andini Endah Pratiwi (CEO & Designer Hubton Indonesia), Tama Randy (Marketing Communication @InfoBDG) dan Cical Fajar Perdana (Food Blogger @MakanPakeReceh).

Sesi ini mengupas tuntas tentang digital branding melalui logo dan tagline dengan memaksimalkan sosial media yang dimiliki, serta bagaimana strategi yang bisa digunakan untuk meningkatkan engagement masyarakat terhadap brand.

 

 

Selain menerima wawasan baru dari para pembicara, peserta pun berkesempatan untuk bertukar pengalamannya melalui sesi sharing. Ada pula sesi yang tak kalah penting, yakni sesi networking. Di sesi ini bukan peserta saja yang dapat menjalin relasi, namun juga pengisi acara dan sponsor.

 

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pemilik kafe dan resto bisa mendapatkan insight baru dalam meletakkan pondasi manajemen bisnis yang kuat dan mengatur strategi bisnis yang mengarah pada kesuksesan baik jangka pendek maupun jangka panjang.