Dalam artikel kali ini, Finansialku akan me-review A Beautiful Mind, sebuah film kisah nyata yang sarat akan pelajaran hidup. Yuk belajar dari film A Beautiful Mind!

Belajar tidak melulu berupa pendidikan formal di mana seseorang datang ke kelas, menyimak pelajaran, menjalankan ujian, lalu lulus dan mendapatkan ijazah atau sertifikat.

Anda bisa belajar dari mana saja, termasuk melalui film ini yang menyimpan berbagai pesan kehidupan.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

Review Film A Beautiful Mind

Ada banyak film yang dapat memberikan Anda pesan-pesan kehidupan. Misalnya saja film yang diangkat dari kisah nyata, seperti film A Beautiful Mind.

Film ini dinobatkan menjadi salah satu film terbaik sepanjang masa. Yuk kita simak ulasannya!

Film ini bercerita tentang seorang ahli matematika genius bernama John Forbes Nash yang memiliki gangguan psikologis yaitu Skizofrenia. Gangguan ini membuatnya sering berhalusinasi dan menciptakan tokoh-tokoh yang ternyata hanya khayalannya saja.

Ada tiga tokoh dalam kehidupan John yang ternyata adalah hasil dari halusinasinya saja. Yaitu Charles Herman yang merupakan teman sekamarnya selama di universitas, William Parcher yang dipercaya John sebagai agen pemerintah, serta Marcee yang merupakan keponakan dari Charles Herman.

Review a Beautiful Mind, Film Kisah Nyata 4 Finansialku

[Baca Juga: 5+ Pelajaran Penting dari Film Cinderella Dalam Menambah Kualitas Hidup]

 

Keadaan ini membuatnya seringkali dibayangi ketakutan dan juga membuatnya kesulitan berpikir secara rasional.

Dalam prosesnya, John diberikan beberapa obat antipsikotik yang dapat membantunya. Sayangnya, John menganggap bahwa obat-obat tersebut mengganggu kemampuan berpikirnya dan akhirnya ia memilih untuk tidak menggunakannya.

Namun, saat ia memilih untuk tidak meminum obat-obat tersebut, halusinasi dan kenyataan menjadi tercampur baur dalam kehidupannya, sehingga perlahan ia belajar untuk menghadapi kondisi tersebut dengan kekuatannya sendiri dan tanpa pengaruh obat.

Didukung oleh istrinya, ia akhirnya mampu membedakan antara manusia nyata dan tokoh-tokoh yang hanya ada dalam halusinasinya saja.

Review a Beautiful Mind, Film Kisah Nyata 3 Finansialku

[Baca Juga: 5+ Pelajaran Berharga dari Film Other People’s Money (1991) Tentang Bisnis]

 

Ia pun akhirnya menyadari bahwa teman-teman dalam khayalannya sama sekali tidak bertambah tua.

Dan seiring berjalannya waktu, ia juga belajar untuk menjalani hidup normal dengan mengabaikan keberadaan tokoh-tokoh yang ada dalam halusinasinya.

Pada akhirnya, dengan kemampuannya, John berhasil meraih penghargaan nobel pada tahun 1994 di usia yang sudah terbilang senja.

Dan hingga saat ini, konsep ekonomi kontemporer yang ia temukan masih terus digunakan dan dipelajari.

Sebelum lanjut ke pembahasan utama, sudahkah Anda memahami kiat mengatur keuangan supaya Anda bisa mencapai segala tujuan keuangan Anda?

Untuk membantu dan mempermudah Anda mencapai tujuan keuangan Anda, download ebook perencanaan keuangan untuk usia 30-an dari Finansialku!

Free Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

Pesan yang Dapat Dipetik dari Film A Beautiful Mind

Film yang sangat menyentuh hati dan memiliki banyak pesan kehidupan ini sangat layak untuk Anda tonton dan nikmati. Sepanjang cerita, Anda akan menemukan berbagai pesan kehidupan yang dapat membuat Anda tergugah.

 

#1 Selalu Berusaha dengan Gigih

Dalam cerita ini, John merasa bahwa dirinya adalah seorang agen mata-mata yang mendapatkan tugas untuk memecahkan kode rahasia yang dikirim tentara Soviet.

Meskipun keseluruhan tugas ini ternyata merupakan bagian dari halusinasi yang ia miliki, namun John selalu berusaha secara maksimal.

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 728 x 90

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 336 x 280

Mendekati bagian akhir film, Anda akan melihat bagaimana ruang kerja John penuh dengan coretan-coretan dan juga petunjuk-petunjuk penyelesaian kode yang sedang ia coba pecahkan dengan sekuat tenaga dan seluruh kemampuannya.

Kegigihan John ini bukan hanya ia lakukan saat memecahkan kode halusinasinya saja, ia juga sangat gigih saat melakukan penelitian hingga menemukan konsep ekonomi kontemporer yang mengantarnya mendapatkan hadiah nobel.

 

#2 Berpikir Secara Berbeda

John muda menyelesaikan pembelajarannya di Princeton University. Sebelum konsep ekonomi baru ia temukan, teori ekonomi yang saat itu telah ada adalah teori ekonomi modern yang ditemukan Adam Smith.

Namun, obsesinya terhadap matematika mengantarnya menemukan konsep ekonomi baru dan berani mengemukakannya sehingga ia bisa meraih hadiah nobel.

Ceritanya tentu saja akan berbeda jika John tidak berani mengungkapkan teori yang ia miliki karena berbeda dengan yang selama ini digunakan oleh banyak orang.

Selain itu, John juga menolak untuk mengikuti perkuliahan dan lebih banyak menghabiskan waktunya di luar kelas.

Meskipun jarang mengikuti perkuliahan, John lebih banyak menggunakan waktunya untuk belajar dan mencari literatur atas apa yang ia pelajari di perpustakaan.

Dengan begitulah, ia berhasil meraih gelar doktor dan bekerja di pusat penelitian bergengsi, yaitu Wheeler Defense Lab di MIT.

 

#3 Support Orang Terdekat adalah Hal yang Penting

Skizofrenia yang John miliki seringkali mengganggunya dalam beraktivitas dan membuatnya merasa takut akan hal-hal yang tidak nyata.

Kondisi ini tentu saja berat baik bagi John maupun istrinya. Meskipun begitu, istri John terus berusaha mendukungnya sepenuh hati. Bahkan pada saat-saat tersulit ketika John menolak melakukan pengobatan.

Dengan dukungan dari istrinya, pelan-pelan John berjuang untuk bangkit dan melawan skizofrenia yang ia miliki. Hingga akhirnya ia bisa membedakan mana yang kenyataan dan mana yang hanya menjadi halusinasinya.

 

#4 Percaya Bisa Menaklukan Hambatan Apapun

Dalam kehidupan seringkali kita menemukan hambatan-hambatan yang membuat kita kesulitan untuk maju. Bagi John, hambatan tersebut adalah skizofrenia yang ia miliki.

John menolak menjalani pengobatan dan mengkonsumsi obat karena merasa hal tersebut mengganggu sistem kerja otak dan kemampuan berpikir yang ia miliki.

Review a Beautiful Mind, Film Kisah Nyata 1 Finansialku

[Baca Juga: Para Entrepreneur, Ambil Hikmah dan Pelajaran dari Film The Social Network (2010)]

 

Di sisi lain, saat ia menolak meminum obat untuk skizofrenianya, ia akan melihat halusinasi dan tokoh-tokoh yang hanya ada dalam pikirannya saja di dunia nyata.

Pada akhirnya, John pun bisa menaklukan hambatan yang ada dan membuktikan bahwa ia bisa sukses dengan kondisinya yang seperti itu.

 

#5 Kekurangan Bukanlah Alasan

Setiap orang pasti memiliki kekurangan. Pada kasus John, penyakit mentalnya bisa dianggap sebagai kekurangan yang ia miliki. Namun John tidak menjadikan kekurangan tersebut sebagai batasan bagi dirinya.

Pada akhirnya, John memilih untuk tidak meminum obatnya. Tokoh-tokoh tidak nyata itu tetap ada dan tetap bisa terlihat oleh John. Skizofrenia yang ia miliki tetap ada dan ia tidak pernah sembuh hingga akhir.

Namun, John memilih untuk tidak menyerah dan mengabaikan halusinasinya. Meskipun berat, pada akhirnya ia bisa melaluinya.

 

Kunci Kesuksesan Adalah Diri Sendiri

Itulah beberapa pesan yang bisa Anda temukan pada film A Beautiful Mind.

Film ini mengajak Anda untuk melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda. Dan juga menunjukkan bahwa meskipun memiliki keterbatasan, siapapun bisa sukses jika ia yakin bisa melewati hambatan-hambatan yang ia temui dalam kehidupan.

Pada akhirnya, keterbatasan yang dimiliki seseorang bukanlah alasan untuk berhenti dan menjadi tidak sukses.

Apakah artikel ini bermanfaat? Jika ya, Anda bisa membagikan artikel ini pada kerabat dan kenalan Anda sambil merekomendasikan film A Beautiful Mind untuk mereka tonton di akhir pekan nanti.

 

Jika Anda pernah menonton film A Beautiful Mind sebelumnya, dan menurut Anda ada pesan lain yang bisa Anda temukan pada film ini selain yang telah diulas pada artikel, Anda bisa menuliskannya di kolom komentar.

Dengan begitu, Anda bisa bertukar pendapat dengan pembaca lainnya mengenai film ini. Terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 25 April 2005. Analisis Film: A Beautiful Mind. Blog.kenz.or.id – https://goo.gl/F48xhF

 

Sumber Gambar:

  • A Beautiful Mind – https://goo.gl/SGybR8
  • A Beautiful Mind 2 – https://goo.gl/Mf4RbF
  • A Beautiful Mind 3 – https://goo.gl/9YtPYS
  • A Beautiful Mind 4 – https://goo.gl/xDMcfv