Film Other People’s Money adalah sebuah film komedi romantis yang tidak hanya fokus pada hubungan dua orang, tetapi juga persaingan bisnis antar keduanya.

Film ini mengajarkan banyak hal mengenai cara pandang seseorang terhadap bagaimana seharusnya perusahaan berjalan.

Simaklah artikel ini untuk mengetahui lebih banyak mengenai pelajaran yang dapat diambil dari film tersebut.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Start It Up

 

Other People’s Money (1991)

Film yang sudah berusia lebih dari 25 tahun ini merupakan salah satu film yang sangat kaya akan pelajaran bisnis.

Film ini diperankan oleh banyak artis ternama, seperti Danny DeVito yang memerankan Larry, Gregory Peck dengan peran Jorgy, Penelope Ann Miller yang memerankan anak dari Jorgy, Kate Sullivan dan banyak lagi.

Jorgy adalah presiden perusahaan New England Wire & Cable yang tidak mampu bertahan pada kondisi ekonomi yang berat tetapi tidak memiliki utang dan memiliki banyak uang tunai. Jorgy adalah seseorang yang memiliki pikiran yang kuno.

Perusahaan tersebut kemudian diambil ahli oleh anak tirinya, Kate Sullivan.

Di sisi lain, Larry adalah seseorang yang ambisius dan ia ingin menyerang perusahaan Jorgy, mengubahnya, menjual aset dan menjual saham perusahaan tersebut. Konflik perasaan dan kompetisi terjadi antara Kate dengan Larry.

Film ini tidak hanya memberikan penonton komedi percintaan tetapi juga persaingan bisnis antara 2 karakter manusia.

Selain itu, film ini juga banyak menceritakan mengenai akuisisi dan hostile take over yang marak terjadi di dalam sebuah bisnis.

 

 

Bicara tentang bisnis, tahukah Anda bahwa pengetahuan mengenai bagaimana mengelola keuangan pribadi dan keuangan bisnis itu penting sebelum memulai bisnis?

Temukan panduan lengkapnya melalui ebook gratis dari Finansialku di bawah ini.

 

Gratis Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

 

Lakukan sekarang juga! Jangan sampai bisnis Anda terhambat hanya karena pengelolaan keuangan yang tidak baik. Selamat mencoba!

 

5+ Pelajaran Berharga dari Film Other People’s Money

Terdapat banyak pelajaran berharga yang dapat diambil dari film Other People’s Money, berikut beberapa di antaranya:

 

#1 “Doing Right” vs “Doing Well

Pada film ini, Anda dapat melihat bagaimana sebuah perusahaan menjadi sasaran akuisisi dan ambil ahli.

Sebuah perusahaan yang telah beroperasi dengan baik di mana seluruh manajemen saling jujur, terbuka, serta tidak memiliki utang, tentu menjadi sasaran empuk bagi perusahaan yang mampu memberikan keuntungan lebih bagi para pemegang saham.

New England Wire & Cable, perusahaan yang menjadi target pada film tersebut berhasil menjalankan berbagai macam taktik untuk mempertahankan manajemennya.

Penonton dapat belajar apa yang dibutuhkan oleh sebuah perusahaan dan cara apa yang sebaiknya dilakukan untuk sebuah kondisi tertentu.

Melakukan sesuatu dengan benar belum tentu dapat meningkatkan performa perusahaan terutama dari sisi keuntungan.

Tetapi, jika sebuah perusahaan yang menunjukkan performa baik, belum tentu dapat menyenangi seluruh pihak dan telah melakukan segalanya dengan benar.

Film Other People's Money (1991) 02 Finansialku

[Baca Juga: Masih Bingung? Mari Belajar Merumuskan Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia]

 

#2 Pertahankan Bisnis Anda Semampunya

Salah satu kejadian terkini yang dapat digambarkan oleh film Other People’s Money adalah mengenai cerita Microsoft-Yahoo.

Perusahaan Microsoft telah memberikan penawaran untuk mengambil alih Yahoo, akan tetapi Jerry Yang, CEO dari Yahoo menolak untuk menjual perusahaannya kepada Microsoft.

Dengan taktiknya, ia berhasil menghentikan penawaran tersebut, memaksa Microsoft untuk memberikan penawaran yang lebih tinggi dan akhirnya meyakinkan atasan perusahaan untuk menolak penawaran tersebut.

Akan tetapi, tentu Anda tahu bahwa Yahoo masih jauh dari kata aman.

Seperti bagaimana Kate Sullivan melaksanakan berbagai strategi untuk menghadang perlawanan dari Larry, Yahoo pun harus melakukan pembaruan pada manajemennya.

Dari sini, Anda harus belajar bagaimana cara mempertahankan sebuah bisnis dan tindakan preventif apa yang sebaiknya Anda lakukan.

 

#3 Sebuah Perusahaan Bukan Hanya Mengenai Uang

Sebuah perusahaan yang baik bukanlah hanya perusahaan yang dapat memberikan keuntungan bagi para pemegang saham.

Sebuah perusahaan terdiri dari berbagai lapisan pekerja dan mereka juga merupakan bagian dari perusahaan tersebut.

Anda dapat belajar dari bagaimana Jorgy peduli dengan para pekerjanya dan Anda pun tidak perlu meragukan loyalitas Jorgy terhadap perusahaannya.

Walaupun di akhir cerita, Jorgy kalah, tetapi, hal positif tersebut tetap dapat dipetik dan diaplikasikan dengan pandangan yang terbuka.

Film Other People's Money (1991) 03 Finansialku

[Baca Juga: Belajar Keuangan Bisa dari Film The Money Pit (1986). Dapatkan Rahasianya!]

 

#4 Perubahan Tidak Selamanya Buruk

Sebuah bisnis akan berkembang jika bisnis tersebut mampu berubah dan mengikuti keinginan masyarakat.

Permasalahan yang dihadapi oleh New England tidak hanya datang dari internal, tetapi juga masalah eksternal yaitu hadirnya kabel fiber optik.

Dapat dilihat walaupun perusahaannya memiliki neraca keuangan yang baik, ia tetap tidak mampu beradaptasi dan fokus pada perubahan teknologi.

Sebenarnya Jorgy dapat mengembangkan bisnisnya untuk menyesuaikan permintaan pasar.

Film ini mengingatkan akan pentingnya sebuah tim Research and Development untuk memastikan bahwa produk bisnis Anda selalu up-to-date.

Selain itu, ide untuk akuisisi tidak selamanya berdampak buruk bagi semua orang. Oleh karena itu, sebagai pemilik perusahaan atau pekerja, Anda harus terbuka dengan berbagai pilihan.

 

#5 Sadari Kapan Anda Membutuhkan Bantuan

Di awal cerita, mungkin Anda berpendapat bahwa Larry adalah seseorang yang hanya mementingkan materi tanpa memikirkan dampaknya bagi orang lain.

Tetapi sebenarnya, perusahaan New England secara tidak langsung sedang dibantu oleh Larry.

Tanpa bantuan Larry, perusahaan tersebut tidak akan bertahan di jangka panjang dan uang yang mereka miliki lama kelamaan akan habis hanya untuk bertahan dan tidak berkembang.

Film Other People's Money (1991) 04 Finansialku

[Baca Juga: 5+ Skill yang WAJIB Dimiliki Saat Ini Dalam Menghadapi Tantangan Zaman]

 

#6 Tawarkan Kualitas Terbaik Anda

Menjelang akhir film, Jorgy dan Larry, keduanya diberikan kesempatan untuk berpidato untuk meyakinkan para pemegang saham.

Pada pidatonya, Jorgy menyadari bahwa perusahaannya sedang menghadapi kerugian finansial yang dikarenakan adanya produk baru yang lebih canggih.

Tetapi Jorgy mengatakan bahwa loyalitas terhadap para pekerjanya dan mempertahankan tradisi adalah hal yang harus diutamakan dan dengan bersama-sama dan sabar, mereka akan mampu melalui masa sulit tersebut.

Di sisi lain, Larry pun memberikan pidato.

Film Other People's Money (1991) 05 Finansialku

[Baca Juga: Etos Kerja yang Dicari Oleh Para Bos. Apakah Anda Memilikinya?]

 

Ia meyakinkan para pemegang saham bahwa perusahaan tersebut sudah ‘mati’ sebelum Larry ada dan tanpa Larry, para pemegang saham tidak akan mendapatkan apa-apa.

Bahkan para pekerja yang mereka pedulikan pun memiliki gaji yang tinggi dibandingkan dari pembagian saham mereka.

Masing-masing orang pasti memiliki karakter dan pandangan mereka.

Hal yang harus dilakukan adalah menyuarakan opini tersebut sesuai dengan apa yang Anda miliki. Tunjukkan apa yang dapat Anda berikan untuk bisnis Anda dan apa yang telah Anda lakukan.

Dapat dilihat dari pidato keduanya, mereka tetap berdiri pada keteguhan masing-masing dan menunjukkan apa yang dapat ditawarkan oleh mereka sebagai bentuk keuntungan untuk para pemegang saham.

Terlepas dari apa hasilnya, Anda harus selalu berusaha memberikan kualitas terbaik Anda.

 

Uang Bukan Segalanya

Salah satu kesimpulan yang cukup menarik yang dapat Anda petik juga adalah bagaimana keduanya, Kate dan Larry bersatu di akhir cerita.

Walaupun Larry memenangkan persaingan bisnis, tetapi Larry sadar bahwa hidupnya membutuhkan seseorang seperti Kate.

Dengan pandangan bisnis Kate yang baik, di akhir cerita Kate dan Larry memutuskan untuk menjual perusahaan tersebut dan membuat bisnis bersama.

Mereka membuat airbags yang akan mendatangkan keuntungan bagi perusahaan di dalam industri yang sedang berkembang.

Tentu keputusan ini menguntungkan segala pihak, kota yang dibantu oleh New England, serta Kate dan Larry yang sebenarnya membutuhkan satu sama lainnya.

 

Apakah Anda pernah menonton film Other People’s Money? Jika ya, silakan berikan komentar Anda mengenai film tersebut di kolom bawah ini. Jika belum, maka sudah saatnya Anda menonton film ini untuk menambah wawasan dan membuka pandangan bisnis Anda!

 

Sumber Referensi:

  • Roger Ebert. 18 Oktober 1911. Other People’s Money: ReviewRogerebert.com – https://goo.gl/a6j928
  • Admin. Other People’s Money (1991). Businessmovies.wordpress.com – https://goo.gl/tQCidF
  • Lawrence Cunningham. 25 Maret 2013. Why Other People’s Money is The Best Hollywood Film About BusinessConcurringopinions.com – https://goo.gl/DKD5t6

 

Sumber Gambar:

  • Film Other People’s Money (1991) 1 – https://goo.gl/dJd1gQ
  • Film Other People’s Money (1991) 2 – https://goo.gl/Y8xu1W
  • Film Other People’s Money (1991) 3 – https://goo.gl/g99AHh
  • Film Other People’s Money (1991) 4 – https://goo.gl/nCKUWA
  • Film Other People’s Money (1991) 5 -https://goo.gl/zL13Ne
Summary
5+ Pelajaran Berharga dari Film Other People's Money (1991) Tentang Bisnis
Article Name
5+ Pelajaran Berharga dari Film Other People's Money (1991) Tentang Bisnis
Description
Film Other People’s Money adalah sebuah film komedi romantis yang tidak hanya fokus pada hubungan dua orang, tetapi juga persaingan bisnis antar keduanya.
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo