Keluarga Sinar Mas Group berduka. Inilah para pemegang tongkat estafet selanjutnya dari taipan orang terkaya ke-2 di Indonesia.

Mari simak artikel berikut selengkapnya.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Pendiri Berpulang, Sinar Mas Group Berduka

Kabar duka terdengar dari keluarga taipan, orang terkaya ke-2 di Indonesia  tahun 2018 menurut Majalah Forbes, Sinar Mas Group.

Sang Pendiri, Eka Tjipta Widjaja atau juga dikenal sebagai Oei Ek Tjhong menghembuskan nafas terakhir pada Sabtu malam, 26 Januari 2019, sekitar pukul 19.43 WIB di usia yang cukup senja, 98 tahun.

Beliau disemayamkan di Rumah Duka RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Sang taipan asal negeri tirai bambu ini merupakan Warga Indonesia kelahiran Republik Rakyat Cina, 3 Oktober 1923.

Sinar Mas Group Berduka, Inilah Para Pewaris Kekayaan Senilai Rp205 triliun 02 Eka Tjipta Widjaja 2 - Finansialku

[Baca Juga: Fakta Menarik 25 Keluarga Terkaya di Dunia yang Menjadi Sorotan Publik]

 

Masa kecilnya dihabiskan di Makassar dengan menamatkan bangku sekolah di jenjang sekolah dasar karena kehidupan ekonomi keluarga yang tidak menguntungkan pada saat itu dimana banyaknya utang kepada rentenir yang harus dilunasi.

Sejak kecil sudah tak kenal lelah untuk berbisnis dan membawanya untuk mencapai kesuksesan dan mampu meninggalkan kekayaan senilai Rp205 triliun kepada penerus Sinar Mas Group. 

Ayah dari 7 orang putra dan putri ini menanjaki kesuksesannya dengan berbagai bisnis seperti bisnis bahan kimia (PT Tjiwi Kimia), Kelapa Sawit, hingga merambah lini perbankkan dan juga real estate.

Eka Tjipta Widjaja telah mengelompokkan ratusan dari bisnis yang ia kelola ke dalam 6 pilar utama bisnis, diantaranya adalah pulp and paper, jasa keuangan, pengembang dan real estate, agribisnis dan makanan, telekomunikasi serta energi dan infrastruktur.

 

Tongkat Estafet Keluarga Sinar Mas Group

Dalam mengembangkan ratusan dari bisnis yang telah ia bangun dari nol, Eka Tjipta Widjaja sudah membagikan kepercayaannya kepada anak-anak dan juga cucu-cucunya.

Bisnis pulp and paper dipegang oleh Teguh Ganda Widjaja, anak tertua Eka Tjipta Widjaja. Agribisnis dan makanan dipercayakan kepada Franky O. Widjaja, sedangkan Muktar Widjaja diberi otoritas bisnis pengembang dan real estate.

Untuk bisnis jasa keuangan dikelola oleh Indra Widjaja.

Generasi ke-3, cucu dari almarhum Eka Tjipta Widjaja memegang bisnis energi dan infrastruktur.

Menurut Gandi Sulistiyanto, Managing Director Sinar Mas Group, Fuganto Widjaja, anak Indra Widjaja dianggap memiliki kemampuan untuk memimpin beberapa bisnis dari Sinar Mas Group diantaranya, PT Golden Energy Mines Tbk dan PT Berau Coal Energy Tbk.

Dilansir dari Tribun-Timur.com, Managing Director Sinar Mas Group mengatakan:

“Dipilih di antara generasi III. Pak Fuganto dianggap mampu dan bisa menjalankan.”

 

Bersinergi antara generasi ke-2 dan ke-3 memang tidak mudah. Ada banyak kendala yang harus dihadapi yang dilatarbelakangi oleh faktor pendidikan dan komunikasi. Ini dikarenakan generasi ke-3 berlatar pendidikan luar negeri, berbeda dengan para pendahulu dari generasi ke-2.

Tapi, sebuah keputusan sudah diambil oleh para pemegang kendali Sinar Mas Group dimana anggota keluarga taipan ini berketetapan untuk sepakat mengikuti keputusan yang diambil oleh anak tertua, walaupun di dalam pengambilan keputusan sempat ada perbedaan pendapat.

 

Kinerja Emiten Grup Sinarmas Di Bursa Efek

Nama Perusahaan (Kode Saham)

Harga Saham

(Rp)

Return Saham Yoy

(%)

PER (x)

Kapitalisasi Pasar

(Rp triliun)

Bumi Serpong Damai (BSDE)

1.450

-18,08

8,62

27,91

Bank Sinarmas (BSIM)

545

-31,88

21,88

8,36

Puradelta Lestari (DMAS)

210

16,02

17,54

10,12

Dian Swastatika Sentosa (DSSA)

15.000

7,91

7,20

11,56

Duta Pertiwi (DUTI)

4.370

-19,07

9,11

8,08

Smartfren Telecom (FREN)

116

132,91

19,85

Indah Kiat Pulp and Paper (INKP)

13.100

52,33

7,94

71,67

Sinar Mas Agro Resources and Technology (SMAR)

4.130

11,62

20,69

11,86

Sinarmas Multiartha (SMMA)

8.400

-15,15

35,26

53,49

Tjiwi Kimia (TKIM)

13.150

182,80

11,52

40,94

 

 

Eka Tjipta Widjaja Berjualan Permen hingga Pemilik Ratusan Perusahaan

Dengan kekayaan total senilai Rp205 triliun, Eka Tjipta Widjaja kini dikenal sebagai seorang pebisnis hebat melalui Sinar Mas Group.

Melihat masa kecilnya, keluarga Eka Tjipta Widjaja sebenarnya adalah keluarga tak mampu secara ekonomi. Banyak hutang yang harus dibayar dan secara finansial tidak mumpuni.

Saat kecil, ayah Eka Tjipta Widjaja terlilit hutang yang semakin berbunga karena tidak bisa melunasi pembayaran kepada pihak rentenir.

Keadaan sulit ini juga berimbas kepada Eka Tjipta Widjaja kecil dimana ia tidak dapat melanjutkan studi ke jenjang sekolah menengah pertama. Sehingga Eka Tjipta Widjaja secara pendidikan hanya mengantongi ijazah sekolah dasar.

Sinar Mas Group Berduka, Inilah Para Pewaris Kekayaan Senilai Rp205 triliun 03 Eka Tjipta Widjaja 3 - Finansialku

[Baca Juga: Wow! Intip Penghasilan 10 Youtuber Terkaya di Indonesia]

 

Meski tak bisa melanjutkan studinya, Eka Tjipta Widjaja bertekad keras untuk mau membantu orangtuanya yang saat itu sedang kesulitan secara finansial.

Dengan apa yang ia bisa lakukan, ia berusaha untuk menolong kedua orangtuanya dengan berbagai usaha kecil-kecilan, diantaranya berjualan permen dan biskuit yang ia jajakan berkeliling kota Makassar.

Kala itu, Eka Tjipta Widjaja menawarkan barang dagangannya dari pintu ke pintu dengan sepeda mungil yang menemaninya, ia tanpa kenal lelah mengayuh sepedanya dan berhenti dari rumah ke rumah untuk mendatangi calon konsumen yang akan ia tawari barang jualannya.

Hasil kerja keras melalui tekad kerasnya untuk menolong orangtua membuahkan hasil. Eka Tjipta Widjaja setidaknya bisa meringkankan utang keluarga dari hasil berjualan permen dan biskuit yang ia lakukan dengan berkeliling menggunakan sepedanya.

Selain membantu orangtua untuk sedikit demi sedikit terbebas dari hutang, ia juga memikirkan masa depan finansialnya dengan menabung sebagian dari keuntungan yang ia dapatkan dari hasil jualannya sebagai tambahan modal.

Modal yang dikumpulkan ia belikan alat untuk membuat kembang gula di rumah sehingga ia bisa memproduksi kembang gula secara swadaya di rumah.

 

Usahanya semakin berkembang dan pada masa penjajahan Nippon di Tanah air, Eka Tjipta Widjaja melakukan kerja sama bisnis dengan CIAD (Corp Intendands Angkatan Darat) dengan menjual kopra kepada mereka.

Namun, usahanya ini tidak berlangsung mulus dan kontinyu karena saat itu dikeluarkan kebijakan dari pemerintah Jepang dimana sang penjajah ingin memonopoli kopra.

Kebijakan ini tidak menguntungkan bisnisnya sehingga ia harus gulung tikar. Namun, semangatnya tak pudar, Eka Tjipta Widjaja tak kehilangan akal dan mencari peluang bisnis lainnya.

Kali ini Eka Tjipta Widjaja melirik bisnis penjualan bahan keperluan makanan, bangunan dan kebutuhan sehari-hari.  Di usianya yang menginjak 37 tahun, Eka Tjipta Widjaja pindah ke kota Pahlawan, Surabaya dan menjajal bisnis kebun kopi dan kebun karet di daerah Jember.

Di sana ia mendirikan CV Sinar Mas dan membangun bisnis bubur kertas dari sisa pengolahan karet. Usahanya semakin tak terbendung dan berkembang sehingga ia mampu mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang bahan kimia dan diberi nama PT Tjiwi Kimia pada 1976.

Dari setiap hasil bisnis yang ia kembangkan, Eka Tjipta Widjaja mampu mengakuisisi 10 ribu hektar kebun kelapa sawit di Riau.

 

Masuk Daftar Orang Terkaya Versi Majalah Forbes

Tak cukup dengan keberhasilannya, Eka Tjipta Widjaja merambah bisnis perbankkan dengan membeli Bank International Indonesia (BII) dan memulai bisnis properti dengan nama Sinar Mas Group.

Tak terhitung kegagalan yang pernah ia alami, tapi prinsip hidup inilah yang ia yakini dalam bekerja, diantaranya hidup  jujur, bertanggung jawab, tak suka berfoya-foya dan selalu berusaha hidup hemat serta baik pada keluarga, pekerjaan dan lingkungan.

Inilah yang membuat Eka Tjipta Widjaja kini menuai hasil kerja kerasnya hingga dikenal sebagai orang terkaya kedua di Tanah Air, Indonesia.

Bisnis yang semakin memuncak membuat namanya masuk dalam dalam daftar orang terkaya di Indonesia. Menurut Majalah Forbes, Eka Tjipta Widjaja masuk sebagai orang terkaya di Indonesia.

Apa yang akan Anda lakukan jika memiliki kekayaan yang berlimpah? Tentunya keuangan Anda perlu direncanakan dan dikelola dengan matang dan terarah agar tepat sasaran dan terhindar dari kerugian.

Anda dapat dengan mudah merencanakan dan mengelola keuangan Anda dengan menggunakan Aplikasi Finansialku. Aplikasi Finansialku bisa Anda download melalui link di bawah ini atau melalui Google Play Store, selamat mencoba.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Selain itu, tentunya Anda membutuhkan pengetahuan agar kemampuan Anda dalam mengatur keuangan menjadi semakin baik dan semakin baik lagi. Anda dapat membaca ebook Perencanaan Keuangan untuk usia 30 an di bawah ini secara GRATIS!

Free Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

Sumber Referensi:

  • Sakinah Sudin. 28 Januari 2019. Bos Sinar Mas Group Eka Tjipta Widjaja Meninggal, Inilah Pewaris Kekayaan Senilai Rp 205 Triliun. Tribunnews.com – https://goo.gl/5UhK4V
  • Dedy Priatmojo. 26 Januari 2019. Pendiri Sinar Mas, Eka Tjipta Widjaja Meninggal Dunia. Viva.co.id – https://goo.gl/Km7XgX
  • Agung Hidayat. Januari 2019. Tongkat Estafet Mulus di Tangan Para Pewaris Sinar Mas. Kontan.

 

Sumber Gambar:

  • Eka Tjipta Widjaja – https://goo.gl/AFRrdv
  • Eka Tjipta Widjaja 2 – https://goo.gl/G8FT9c
  • Eka Tjipta Widjaja 3 – https://goo.gl/VqVY9i