5 Soft Skill untuk Freelance Ini Amat Diperlukan. No 3 Sangat Penting!

Memangnya perlu soft skill untuk freelance?

Sudah menjadi rahasia umum bahwa kemajuan teknologi mengubah sistem bisnis yang berjalan dewasa ini. Mulai dari bagaimana bisnis menjangkau konsumennya, hingga bagaimana struktur bisnis itu sendiri.

Nah, mari kita lihat bersama apa saja soft skill yang dibutuhkan untuk freelance berikut ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Bisnis atau Pekerjaan Sampingan (Freelance)

Dengan semakin banyaknya bisnis freelance di Indonesia, tentunya Anda bertanya-tanya, “Apa sih freelance itu?”

Mengutip dari Wikipedia, freelance atau tenaga lepas merupakan adalah seseorang yang bekerja sendiri dan tidak berkomitmen kepada majikan jangka panjang tertentu.

Istilah freelance pertama kali diperkenalkan oleh Sir Walter Scott (1771-1832) dari Britania Raya dalam novelnya “Ivanhoe” untuk menggambarkan seorang “tentara bayaran abad pertengahan” atau metafora untuk sebuah “tombak yang bebas” (“free-lance”).

Hal ini menunjukkan bahwa tombak tidak disumpah untuk melayani majikan manapun.

5 Soft Skill untuk Freelance Ini Amat Diperlukan. No 3 Sangat Penting! 02 - Finansialku

[Baca Juga: 15 Bisnis Sampingan untuk Pensiunan yang Boleh Dipertimbangkan]

 

Kini, sangat banyak orang yang memilih untuk bekerja lepas atau membuat bisnis freelance sendiri. Adapaun beberapa alasannya adalah fleksibilitas waktu, kebebasan tanpa adanya atasan, dan sebagainya.

Terlebih kini ada internet yang memungkinkan klien dan freelancer untuk berinteraksi melalui berbagai platform.

Namun, meski kini menjadi freelancer sangatlah mudah, menjalaninya tidaklah semudah itu. Menjadi freelancer membutuhkan kemampuan untuk mengatasi lingkungan yang fleksibel ini.

Jika Anda juga berminat menjadi seorang freelancer, simak 5 soft skill yang Anda butuhkan untuk bertahan di dunia freelance ini.

 

#1 Kemampuan Komunikasi yang Baik

Jika Anda ingin bekerja di luar kantor, maka kemampuan komunikasi yang baik sangatlah penting.

Komunikasi yang baik bukan berarti Anda mampu menjelaskan pekerjaan Anda dan apa yang harus Anda lakukan agar dapat bekerja dengan lebih baik, namun juga berarti berkomunikasi dan berinteraksi dengan klien secara berkala.

Meski Anda tidak dapat bertemu setiap hari, penting untuk tetap berinteraksi

dengan klien, manager, atau tim yang bekerja sama dengan Anda.

Bagaimana Cara Berbicara di Depan Umum Begini Tips untuk Para Karyawan agar Jago Bicara dan Presentasi 01 - Finansialku

[Baca Juga: Temukan Cara Hebat untuk Menjadi Entrepreneur Kreatif dalam Mencapai Kesuksesan]

 

Komunikasi ini akan membantu Anda untuk memperjelas beberapa pertanyaan dan memberikan update mengenai pekerjaan Anda. Selain itu, komunikasi rutin dapat meminimalkan kesalahpahaman dan membantu membangun rasa saling percaya antara Anda dan klien.

Dengan demikian Anda bisa bekerja dengan kerja sama yang baik demi mencapai tujuan yang diinginkan bersama.

 

#2 Disiplin

Jujur saja, salah satu kelebihan dari freelance adalah kebebasan. Mulai dari kebebasan waktu, kebebasan berpakaian, kebebasan membagi pekerjaan, hingga kebebasan dari atasan.

Anda tidak lagi diganggu oleh rekan kerja yang menyebalkan atau atasan yang banyak maunya. Tetapi, keuntungan ini hadir dengan konsekuensi tinggi.

Saat Anda memiliki kebebasan, maka Anda perlu mengatur diri.

Misalnya saja:

  • Memasang alarm untuk bangun tepat waktu.
  • Membuat jadwal untuk menyelesaikan pekerjaan.
  • Mendorong diri untuk mulai bekerja pada waktunya.
  • Membatasi diri untuk menonton YouTube saat bekerja agar pekerjaan bisa selesai tepat waktu.

 

Kedisiplinan Diri Adalah Kunci Segala Keberhasilan! Buktikan! 01 - Finansialku

[Baca Juga: 40 Kata-kata Bijak untuk Startup dan Entrepreneur yang Memotivasi dan Penuh Inspirasi]

 

Apabila Anda gagal untuk menekankan disiplin pada diri sendiri di tengah-tengah kebebasan ini, maka Anda akan gagal menepati tenggat waktu dan Anda akan kehilangan kepercayaan dari klien.

Pada akhirnya, disiplin sangatlah berpengaruh kepada kesuksesan Anda dalam menjalani bisnis atau pekerjaan freelance ini.

 

#3 Kemampuan Organisasi

Saat bekerja lepas, Anda kehilangan banyak benefit dari pekerjaan tetap. Sebagai contoh adalah pemberian jadwal meeting dan training, tunjangan kesehatan, dan gaji rutin.

Namun sebaliknya, Anda harus mengatur semuanya sendiri di samping pekerjaan yang memang menjadi tanggung jawab Anda.

Tanpa kemampuan organisasi, mengatur jadwal meeting dengan klien atau mengatur beberapa proyek agar menghasilkan gaji akan menjadi sulit.

Dengan adanya kemampuan organisasi, Anda akan mampu mengorganisasikan seluruh aspek pekerjaan Anda dengan baik sehingga bisa memperoleh penghasilan sesuai yang diharapkan.

 

Free Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

#4 Kepercayaan Diri

Berhubungan dengan kemampuan berkomunikasi, seorang freelancer juga dituntut untuk memiliki kepercayaan diri tinggi. Mengapa demikian?

Karena dibutuhkan kepercayaan diri untuk bisa meyakinkan mereka bahwa merekrut Anda adalah keputusan yang tepat. Anda juga memerlukan soft skill yang satu ini dalam merepresentasikan proyek usulan dan berargumen saat klien tidak setuju dengan ide Anda.

Terlebih lagi, pekerjaan freelance tidak bertahan selamanya, sehingga Anda harus bisa menjual nilai-nilai positif dari diri Anda untuk tetap dipercaya agar terus memperoleh proyek ke depannya.

Anda juga perlu menonjolkan kelebihan Anda sebagai freelancer dibandingkan pekerja tetap. Inilah pentingnya kepercayaan diri dalam kompetisi memperoleh pekerjaan.

Pekerja Freelance, Ini Cara Menentukan Harga Jual Layanan Anda 02a - Finansialku

[Baca Juga: Perencanaan Keuangan untuk Startup Founder Agar Tetap Fokus Membesarkan Baby Startup]

 

#5 Manajemen Stres

Di samping berbagai kelebihannya, pekerjaan sampingan atau freelance memiliki tingkat stres tinggi.

Sebagai contoh saat Anda menghadapi klien yang menyulitkan, atau klien yang berharap terlalu banyak.

Anda juga mungkin kesulitan mendapatkan pekerjaan atau proyek baru, namun tagihan tidak memikirkan bagaimana kondisi pekerjaan Anda. Tagihan akan selalu datang dan harus dibayar tepat waktu.

Dari sini tampak bahwa ada unsur ketidakpastian dalam freelance, berbeda dengan pekerjaan tetap yang akan selalu memberikan penghasilan tetap setiap bulannya tidak peduli bagaimana kondisi perusahaan dan ekonomi saat itu.

Dengan demikian, dibutuhkan kemampuan manajemen stres yang baik jika Anda memilih untuk menjadi freelancer.

 

Anda bisa Menjadi Freelancer Sukses

Melihat pembahasan di atas, terbukti bahwa menjadi freelancer bukanlah sebuah alasan untuk bermalas-malasan dan bekerja di siang hari mengenakan baju tidur Anda.

Freelance tetap membutuhkan sebuah komitmen dan tanggung jawab yang besar, seperti pekerjaan pada umumnya.

Aplikasikan beberapa tips di atas dan kami yakin Anda juga bisa menjadi freelancer sukses yang bertahan lama. Selamat Mencoba!

 

Apabila Anda berhasil, bagikan artikel ini bagi teman-teman sesama freelancer Anda. Dengan demikian Anda turut membantu mereka demi menjadi freelancer sukses.

Share artikel ini melalui media sosial yang Anda miliki kepada teman-teman Anda.

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan 5 soft skill yang amat diperlukan dalam freelance lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Ellie Martin. 23 Januari 2017. 5 Soft Skills You Need to Freelance From Home (Important Traits to Be a Successful Freelancer). Thebalance.com – https://goo.gl/yGYteu

 

Sumber Gambar:

  • Soft Skill Untuk Freelance 1 – https://goo.gl/FX4NYA
  • Soft Skill Untuk Freelance 2 – https://goo.gl/GVcxBg

 

Free Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

By | 2017-12-06T08:16:40+00:00 December 6th, 2017|Categories: Karir, Lifestyle|Tags: , , |0 Comments

About the Author:

Fransiska Ardela, S.T
Fransiska Ardela, S.T. memiliki background pendidikan S1 di Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Katolik Parahyangan. Memiliki ketertarikan dan pengalaman di bidang pendidikan, product management, dan entrepreneurship.

Leave A Comment

Gratis Download E-book, Hanya untuk Anda!

Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula

Investasi Tepat, Untung Mendekat

Bagaimana cara berinvestasi reksa dana untuk investor pemula? Apa saja tips berinvestasi reksa dana agar untung lebih maksimal?

 

7.392 orang

sudah download