Sri Mulyani: di Negara Maju Kaya Sebelum Tua, Negara Berkembang Sebaliknya

Prinsip yang dipegang negara maju adalah kaya sebelum tua, sedangkan yang terjadi di negara berkembang adalah sebaliknya.

Apa maksud dari kalimat tersebut? Simak penjelasan selengkapnya pada rubrik berikut ini

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Aging Population Menyerang Negara Maju: Kaya Sebelum Tua

Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak menginginkan masyarakat Indonesia tua sebelum kaya.

Maksudnya adalah dengan banyaknya penduduk usia tua di Indonesia tidak sejalan dengan Produk Domestik Bruto (PDB) yang belum meningkat secara signifikan.

Salah satu faktornya adalah Aging Population yang mempengaruhi tren dunia, khususnya negara-negara maju.

Aging Population adalah permasalahan ledakan penduduk, angka kelahiran yang sangat tinggi, angka kematian yang tinggi, malnutrisi, dan rendahnya angka harapan hidup.

Masalah ini terjadi dikarenakan adanya perubahan struktur kependudukan (piramida penduduk), penduduk usia non produktif (khususnya usia diatas 65 tahun) semakin bertambah.

Pertambahan ini mengakibatkan jarak kuantitas (jumlah) usia produktif dan non produktif yang semakin mendekat bahkan cenderung mendekati proporsi yang sama bahkan memiliki kecenderungan untuk lebih besar.

Sri Mulyani di Negara Maju Kaya Sebelum Tua, Negara Berkembang Sebaliknya 02 - Finansialku

[Baca Juga: Tahukah Anda 25 Negara Terkaya di Dunia Tahun 2017?]

 

Sri Mulyani mengungkapkan bahwa saat ini populasi negara-negara maju semakin banyak dikuasai oleh orang berusia lanjut. Beliau menyebutkan akan terjadi peningkatan dari 7 menjadi 9 miliar dalam 3 dekade mendatang.

Hal ini membuat Aging Population disebut sebagai salah satu masalah, biasanya pada tahun tersebut akan lebih banyak membutuhkan layanan kesehatan.

Negara yang akan mengalami Aging Population lebih cepat diantaranya China, Jepang dan negara-negara Eropa dibandingkan negara-negara di Amerika. Disisi lain, negara berkembang yang akan mengalami hal serupa adalah Vietnam.

Sri Mulyani di Negara Maju Kaya Sebelum Tua, Negara Berkembang Sebaliknya 03 - Finansialku

[Baca Juga: 20 Negara Dengan Suku Bunga Terendah untuk Pinjaman dan Hipotek]

 

Sri Mulyani juga menyinggung perolehan PDB Indonesia yang terus meningkat meskipun tidak signifikan. Tahun 2016 PDB Indonesia mengalami peningkatan ke posisi Rp47,96 juta per kapita per tahun dibandingkan tahun 2015 sebesar Rp45,14 juta dan 2014 Rp41,92 juta.

Indonesia memiliki US$3.605,06 juta per kapita per tahun jika dikonversi ke nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS).

Indonesia saat ini masih didominasi penduduk usia muda, seharusnya hal ini dapat dijadikan langkah untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi Indonesia sehingga Indonesia bisa menjadi kaya sebelum penduduknya didominasi usia tua.

 

Beban Suatu Negara Aging Population

Beban demografi sudah dialami beberapa negara diantaranya China, Jepang dan negara di Eropa.

Akibatnya, beban fiskal untuk membiayai penduduk usia tua lebih besar dibandingkan penerimaan pajak dari penduduk usia muda yang jumlahnya lebih sedikit.

Beban yang harus ditanggung suatu negara yang mengalami Aging Population adalah harus menambah anggaran biaya untuk layanan kesehatan hingga pendidikan dikarenakan penerimaan pajak yang tidak signifikan.

 

Apa tanggapan Anda terhadap fenomena Aging Population dan pernyataan “kaya sebelum tua” yang dialami oleh negara-negara maju?

Silakan beri tanggapan Anda pada kolom di bawah ini, terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 2017. Sri Mulyani: Orang di Negara Maju Kaya Sebelum Tua, Negara Berkembang SebaliknyaBisnis.com – https://goo.gl/fvVRWU
  • Admin. 2017. Sri Mulyani Tak Ingin Orang RI Tua Sebelum KayaDetik.com – https://goo.gl/7HNQPR

 

Sumber Gambar:

  • Sri Mulyani: Kaya Sebelum Tua – https://goo.gl/MdVfyF
  • Aging Population – https://goo.gl/uFhCuX dan https://goo.gl/e3HtcL

 

Free Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

By | 2017-12-10T16:51:05+00:00 December 6th, 2017|Categories: Berita|Tags: , , , , , , |0 Comments

About the Author:

Dendy Agustiyan
Dendy Agustiyan, S.I.Kom. Seorang digital marketer yang terus belajar untuk mengembangkan kemampuannya. Memiliki latar belakang pendidikan S1 Ilmu Komunikasi di Fakultas Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Komputer Indonesia. Dengan pengalaman sebagai online marketing dan tele marketing.

Leave A Comment

Gratis Download E-book, Hanya untuk Anda!

Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula

Investasi Tepat, Untung Mendekat

Bagaimana cara berinvestasi reksa dana untuk investor pemula? Apa saja tips berinvestasi reksa dana agar untung lebih maksimal?

 

7.392 orang

sudah download