Apakah teori pertumbuhan ekonomi itu?

Ternyata, ada setidaknya 5 teori mengenai pertumbuhan ekonomi di dunia lho! Simak ulasan lengkapnya untuk menambah wawasan Anda dalam artikel Finansialku kali ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Pentingnya Mengetahui Teori Pertumbuhan Ekonomi

Ada beberapa teori pertumbuhan ekonomi yang ada dan telah diakui. Teori-teori ini menjelaskan bagaimana sebuah perekonomian tumbuh.

Mengapa teori-teori tersebut perlu diketahui? Karena tentu manusia sebagai pelaku ekonomi harus mengetahui arah perputaran roda ekonomi secara optimal bukan?

 

Teori Pertumbuhan Ekonomi

Agar bisa menambah referensi Anda terkait pertumbuhan ekonomi yang ada di dunia, berikut beberapa teori yang bisa Anda pelajari. Ada yang satu sama lain berbeda jauh namun ada juga yang cukup mirip.

GRATISSS Download!!! Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

#1 Teori Karl Bucher

Menurut Karl Bucher, sebuah ekonomi berjalan melalui tahapan-tahapan yang sudah pasti polanya. Maksudnya adalah, bertumbuhnya ekonomi tak bisa dilepaskan dari sebuah urutan.

Kenali 5 Teori Pertumbuhan Ekonomi dan Pengertiannya 01 - Finansialku

[Baca Juga: 15 Bisnis Sampingan untuk Pensiunan yang Boleh Dipertimbangkan]

 

Urutan yang dimaksud Karl Bucher untuk pertumbuhan ekonomi diawali dengan adanya sebuah produksi untuk memenuhi kebutuhan sendiri (bisa kebutuhan individu hingga kebutuhan rumah tangga), ekonomi sebagai pertukaran produk di pasar yang semakin luas, peran dagang semakin penting dan merambah ke skala nasional, kemudian diakhiri dengan tahap perdagangan yang terus meluas hingga skala internasional.

 

#2 Teori W.W. Rostow

Di teori yang dibuatnya, pertumbuhan ekonomi dibarengi dengan teori pembangunan. Sama seperti apa yang dipikirkan oleh Karl Bucher, menurut W.W. Rostow pertumbuhan ekonomi tak serta merta terjadi dalam satu tahap saja melainkan beberapa tahap.

Tahap-tahap pertumbuhan ekonomi menurutnya adalah masyarakat tradisional, persiapan tinggal landas, tinggal landas, kedewasaan, dan konsumsi tinggi.

 

Teori ini sebenarnya ada dalam bahasa Inggris, yaitu traditional society, preconditions for take off, take off, maturity, dan high mass consumption.

W.W Rostow mengemukakan teorinya ini ke dalam sebuah buku. Buku tersebut berjudul The Stages of Economics, A Non Communist Manifesto. Merupakan sebuah buku yang membahas tentang pertumbuhan ekonomi dan pembangunan.

 

#3 Teori Neokeynes

Teori Neokeynes dibawakan oleh Evsey D. Domar dan Roy F. Harrod. Kapasitas dan pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh investasi, itulah inti dari teori yang mereka bawakan. Menurut mereka, sebuah investasi bisa membuat ekonomi tumbuh.

Mereka juga menilai bahwa penanaman modal adalah komponen terpenting dalam suksesnya perekonomian. Teori ini cukup banyak diyakini. Karena memang secara logika.

Kenali 5 Teori Pertumbuhan Ekonomi dan Pengertiannya 02 - Finansialku

[Baca Juga: Temukan Cara Hebat untuk Menjadi Entrepreneur Kreatif dalam Mencapai Kesuksesan]

 

Semakin banyak orang yang menginvestasikan asetnya maka semakin baik pula sebuah perekonomian, baik skala kecil maupun luas. Pertumbuhan ekonomi semakin benar saja teorinya jika teori ini dibarengi dengan teori-teori sebelumnya.

 

#4 Teori Neoklasik

Ada dua orang yang memberikan teori tentang pertumbuhan ekonomi di era neo klasik, yaitu Robert Solow dan Joseph A. Schumpeter. Menurut Robert Solow, ekonomi tumbuh sebagai hasil dari empat hal, yaitu hasil, teknologi modern, akumulasi modal, dan manusia.

Kenali 5 Teori Pertumbuhan Ekonomi dan Pengertiannya 03 - Finansialku

[Baca Juga: Pebisnis Baru? 8+ Tips dan Strategi Mengembangkan Startup Di Tahun Pertama]

 

Sedangkan Joseph A. Schumpeter berpendapat bahwa wirausahawan dan inovator yang melakukan proses inovasi bisa membuat ekonomi terus bertumbuh.

Ia juga menulis buku yang berfokus pada pembangunan dan usaha saja, yaitu buku dengan judul The Theory of Economic Development.

 

#5 Teori Pertumbuhan Klasik

Terakhir ada teori di era klasik yang juga dikemukakan oleh dua orang saat itu. David Ricardo menilai bahwa jumlah tanah yang terbatas dan terus bertambahnya jumlah penduduk bisa menurunkan produk marginal.

Teori ini sangat basic dan jasa dipakai dalam dunia perekonomian.

Kenali 5 Teori Pertumbuhan Ekonomi dan Pengertiannya 05 - Finansialku

[Baca Juga: 10+ Tips Mengelola Bisnis Waralaba Agar Semakin Berhasil Di Tahun 2019]

 

Filsuf lain yang memberikan teori klasik untuk pertumbuhan ekonomi adalah Adam Smith. Sama seperti beberapa filsuf sebelumnya, Smith juga sempat menulis buku untuk menuangkan gagasannya.

Buku tersebut ia beri judul An Inquiry Into The Nature and Causes Wealth of Nation. Baginya pertumbuhan ekonomi adalah tentang pertumbuhan penduduk dan faktor output total.

 

Belajar Teori dari Penerapannya

Lebih jelasnya, Anda akan mudah mempelajari teori-teori tersebut setelah melihat tentang penerapannya. Itulah lima teori yang menjelaskan pertumbuhan ekonomi.

Bagi setiap orang atau ekonom, mungkin berbeda-beda pendapatnya terkait mana yang paling dipercaya.

Tidak perlu jauh-jauh mengurusi masalah perekonomian negara. Masalah perekonomian kita sendiri harus juga diatur dengan baik. Dengan aplikasi Finansialku, mengatur keuangan jadi lebih mudah.

Segera download aplikasi Finansialku di Google Play Store atau Apple App Store.

 

Jadi, apakah Anda sudah merasakan bentuk dari penerapan teori ini? Share artikel bermanfaat ini pada orang terdekat Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Sunna Laila. 10 Desember 2019. 5 Teori PertumbuhanEkonomi dan Pengertiannya. https://bit.ly/2yqOLeU

 

Sumber Gambar:

  • Gambar 1 – https://bit.ly/3eGA0p9
  • Gambar 2 – https://bit.ly/2VMs38W
  • Gambar 3 – https://bit.ly/2z87f46
  • Gambar 4 – https://bit.ly/2VnHeX6
  • Gambar 5 – https://bit.ly/2Vn6RHV