Cara cek faskes BPJS Kesehatan harus diketahui oleh semua peserta agar bisa mendapat penanganan yang cepat dan tepat.

Pelajari cara lengkapnya dalam ulasan Finansialku berikut ini!

 

Summary:

  • BPJS menggunakan istilah faskes (fasilitas kesehatan) untuk menyebut setiap mitra penyelenggara pengobatan medis.
  • Peserta BPJS harus mendatangi puskesmas (faskes tingkat I) terlebih dahulu untuk bisa berobat di rumah sakit (faskes tingkat II dan III).

 

Pentingnya Mengetahui Faskes BPJS

BPJS Kesehatan menjadi salah satu solusi utama masyarakat Indonesia untuk mengakses fasilitas kesehatan (faskes) dengan biaya terjangkau.

Karena fungsi ini, setiap peserta sebaiknya paham hal-hal terkait akses pada fasilitas yang tersedia., termasuk cek faskes BPJS.

Ada tiga alasan utama mengapa Anda harus tahu faskes BPJS Kesehatan, antara lain:

  • Mendapat pelayanan kesehatan yang cepat dan tepat sesuai kondisi dan kebutuhan
  • Memudahkan akses ke fasilitas layanan terdekat
  • Membantu menyiapkan biaya tambahan jika ada tindakan yang tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

 

Apa Itu Faskes BPJS Kesehatan

BPJS menggunakan istilah faskes (fasilitas kesehatan) untuk menyebut setiap mitra penyelenggara pengobatan medis.

Penyelenggara pengobatan medis bisa berupa puskesmas, klinik, hingga rumah sakit.

BPJS Kesehatan menerapkan akses faskes berjenjang. Artinya, Anda harus mendatangi puskesmas (faskes tingkat I) terlebih dahulu untuk bisa berobat di rumah sakit (faskes tingkat II dan III).

Jangan khawatir, fasilitas kesehatan bisa diakses di mana pun. Artinya, Anda tidak terikat dengan lokasi sesuai KTP.

[Baca Juga: Biaya Pengobatan Gagal Ginjal Selangit, Ditanggung BPJS Gak, Sih?]

 

Cara Cek Faskes BPJS kesehatan

Ada beberapa cara cek faskes BPJS Kesehatan. Silakan pilih salah satu kiat yang Anda anggap paling mudah berikut ini:

 

#1 Melalui Aplikasi BPJS Kesehatan

Jika belum memiliki aplikasi JKN-KIS BPJS Kesehatan, silakan unduh terlebih dahulu di Google Play atau App Store.

Jika sudah, ikuti langkah berikut dengan saksama:

  • Silakan masuk ke aplikasi dengan akun Anda dengan memilih Login.
  • Di beranda, pilih menu Peserta.
  • Sistem akan menampilkan informasi keanggotaan BPJS, termasuk keluarga—jika ada. Anda juga bisa melihat jumlah tagihan bulanan di sini.

 

Untuk Anda yang belum punya akun JKN-KIS BPJS Kesehatan, silahkan lakukan pendaftaran sesuai langkah berikut:

  • Di laman awal aplikasi, pilih Register. Selanjutnya, sistem akan menampilkan laman baru untuk memproses pendaftaran. Masukkan informasi yang diminta, seperti kartu BPJS, nomor KTP, tanggal lahir, nama depan ibu kandung, email, nomor telepon seluler, dan kata sandi.
  • Pastikan semua informasi sudah benar. Pilih Register untuk melanjutkan.
  • Sistem akan mengirimkan email berisi kode verifikasi pendaftaran. Sementara itu, Anda akan dibawa ke laman baru untuk membubuhkan kode yang dikirim.
  • Masukkan kode dengan benar di bidang yang tersedia. Kemudian, pilih Verify.
  • Anda bisa mengakses menu cek faskes BPJS Kesehatan.

 

#2 BPJS Checking

Simak cara cek faskes BPJS Kesehatan melalui BPJS Checking berikut ini:

  • Masukkan informasi yang diminta, seperti nama, tanggal lahir, dan angka validasi (tertera di layar).
  • Pastikan semua informasi benar. Jika sudah, pilih Cek.
  • Web akan menampilkan informasi kepesertaan Anda, termasuk identitas diri, status peserta, jenis keanggotaan, dan jumlah anggota keluarga.

 

#3 SMS Gateway

Silakan gunakan format SMS berikut untuk mengetahui faskes BPJS Kesehatan Anda:

  • NIK (spasi) Nomor Induk Kependudukan.
  • NOKA (spasi) nomor kartu peserta BPJS Kesehatan.
  • NIP (spasi) Nomor Induk Pegawai.

Masukkan NIK, NOKA, atau NIP dengan benar. Jika sudah, kirimkan pesan ke 08777-5500-400. Perlu dicatat, operator seluler mungkin memungut biaya pengiriman pesan.

 

#4 Call Center BPJS

Cek faskes BPJS Kesehatan bisa dilakukan melalui call center yang beroperasi 24 jam.  Silakan buat panggilan ke 1500-400 dari telepon dan sampaikan tujuan Anda.

[Baca juga: 6 Cara Mudah Pindah Faskes BPJS Kesehatan Online dan Offline]

 

Info Penting Seputar Cek Faskes BPJS Kesehatan

Setelah tahu cara cek faskes BPJS Kesehatan, Anda juga perlu paham aspek lain untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan.

Berikut adalah beberapa informasi penting terkait faskes BPJS Kesehatan yang harus Anda tahu:

 

#1 Pembagian Faskes Tingkat I

Peserta BPJS Kesehatan bisa mengakses faskes secara berjenjang dari fasilitas kesehatan tingkat I.

Anda akan dirujuk ke faskes tingkat lanjutan jika faskes ini tidak dapat menangani keluhan.

Menurut Peraturan Menteri Kesehatan No. 71 tahun 2013, fasilitas kesehatan tingkat I terdiri dari:

  • Klinik Pratama atau yang setara.
  • Praktik dokter.
  • Praktik dokter gigi.
  • Puskesmas atau yang setara.
  • Rumah sakit kelas D atau yang setara.

 

#2 Prosedur dalam Pengobatan BPJS Kesehatan

Agar tidak salah paham, Anda harus tahu bahwa BPJS Kesehatan menggunakan sistem berjenjang dalam pengobatan. Berikut adalah prosedur pengobatan dengan BPJS Kesehatan:

 

#1 Pertama

Pasien (peserta BPJS Kesehatan) mendatangi faskes tingkat I untuk mendapat penanganan mengenai masalah kesehatan yang dialami dengan membawa KTP, Kartu Peserta BPJS Kesehatan, dan Kartu Keluarga.

Jika masalah dapat ditangani, pasien cukup menjalani pengobatan di sini. Sementara jika butuh penanganan lebih intens, pasien bisa mendapat surat rujukan faskes tingkat II.

 

#2 Kedua

Setelah mendapat rujukan, pasien bisa datang ke faskes tingkat II untuk mendapat penanganan lanjutan.

Selanjutnya, pasien harus menunjukkan kartu peserta BPJS Kesehatan dan dokumen lain untuk mengklaim jaminan.

Faskes ini memiliki fasilitas rawat jalan atau rawat inap—sesuai kondisi dan kebutuhan. Berikut adalah dokumen yang wajib dibawa:

  • Asli dan salinan KTP.
  • Asli dan salinan Kartu BPJS Kesehatan.
  • Asli dan salinan Kartu Keluarga.
  • Surat rujukan dari faskes tingkat I.

 

#3 Ketiga

Jika kondisi pasien membaik, rumah sakit akan menganjurkan kontrol di faskes tingkat I.

Jika sebaliknya, pasien bisa melanjutkan pengobatan di faskes tingkat II atau mendapat rujukan ke faskes tingkat III jika kondisi makin parah.

Untuk mengakses faskes tingkat III, pasien harus membawa dokumen berikut:

  • Asli dan salinan KTP.
  • Asli dan salinan Kartu BPJS Kesehatan.
  • Asli dan salinan Kartu Keluarga.
  • Surat rujukan dari faskes tingkat I dicap resmi.
  • Surat rujukan dari faskes tingkat II dengan legalitas BPJS.

 

Saat sampai di faskes tingkat III, langsung datangi loket BPJS dan serahkan dokumen yang dibutuhkan. Selanjutnya, pasien akan mendapat Surat Eligibilitas Peserta (SEP).

Rumah sakit akan meminta keluarga pasien memfotokopi surat tersebut sebanyak 3 rangkap untuk legalisasi resep.

Pasien bisa berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan tindakan yang harus dilakukan.

Jika hanya butuh obat, dokter akan memberi resep dan meminta pasien menebusnya di apotek rumah sakit.

 

#3 Kondisi Darurat

Dalam kondisi tertentu, misal pasien butuh tindakan operasi segera, mereka bisa langsung mengakses faskes tingkat II.

Sebelum mendapat penanganan, silakan tunjukkan kartu peserta BPJS untuk mengklaim jaminan.

 

#4 Jumlah Iuran (Terupdate 2023)

Jumlah iuran BPJS Kesehatan dibedakan berdasarkan jenis kepesertaan dan kelas yang diambil. Berikut adalah rinciannya:

cek faskes BPJS_Jumlah Iuran BPJS

 

Setelah mengetahui beberapa hal penting seputar BPJS Kesehatan, tidak ada salahnya jika Anda pertimbangkan perlindungan tambahan melalui asuransi swasta.

Hal ini untuk memberikan proteksi lebih dalam hal kesehatan, karena manfaat dari BPJS maupun asuransi swasta akan melengkapi satu sama lain.

Asalkan, pilih produk asuransi yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan kondisi keuangan. Agar manfaat yang diperoleh bisa maksimal.

Jangan sampai Anda mengalami kejadian seperti salah satu klien Finansialku, Miranda (31 tahun).

Awalnya, dia membeli beberapa asuransi kesehatan tanpa dasar tujuan yang jelas. Sampai akhirnya, pengeluaran untuk bayar premi asuransi melebihi budget idealnya.

Sehingga manfaatnya tidak terasa maksimal, tapi cash flow keuangan jadi berantakan. Berikut ini cerita lengkapnya:

 

Setelah membaca story di atas, semoga Anda bisa lebih bijak ketika akan membeli asuransi.

Agar lebih yakin dalam mengambil keputusan, yuk, download ebook gratis dari Finansialku Perlindungan yang Sebenarnya Kamu Butuhkan atau diskusi langsung bersama ahlinya, Perencana Keuangan Finansialku.

Buat janji dengan menghubungi Customer Advisory via WhatsApp di nomor 0851 5866 2940. 

 

Cara Membayar Iuran BPJS Kesehatan

Berikut adalah beberapa cara bayar iuran BPJS Kesehatan terbaru:

 

#1 Mobile JKN

Cara bayar iuran BPJS Kesehatan melalui Mobile JKN bisa dilakukan dengan langkah berikut:

  • Buka aplikasi Mobile JKN dan login dengan akun Anda.
  • Di laman beranda, pilih Pendaftaran Autodebet.
  • Pilih pembayaran autodebet yang tersedia, baik dari bank atau dompet digital.
  • Isi data yang diminta, seperti nomor rekening, nama pemilik rekening, dan nomor telepon dengan benar. Pilih Daftar Autodebet untuk melanjutkan.
  • Pembayaran iuran akan dilakukan otomatis tiap bulan.

 

#2 Situs BPJS Kesehatan

Pelajari cara bayar iuran BPJS Kesehatan melalui situs BPJS berikut:

  • Pilih Layanan di laman yang muncul.
  • Pilih Autodebet.
  • Mulai proses pendaftaran dengan metode yang tersedia, yakni dengan bank (Mandiri dan BCA) atau nonbank (Doku, Visa, Mastercard).
  • Baca seluruh syarat dan ketentuan dengan saksama. Jika sudah, berikan centang pada Saya telah membaca dan menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku. Selanjutnya, pilih Lanjutkan.
  • Masukkan data yang diminta dengan benar. Jika sudah, pilih Proses.
  • Anda tidak akan menunggak iuran berkat fitur autodebet.

 

#3 ATM Bank

Setelah memasukkan kartu dan memasukkan PIN, silahkan ikuti langkah berikut sesuai dengan bank Anda:

  • ATM BRI: Transaksi Tunai > Transaksi Lainnya > Pembayaran > BOJS Kesehatan > (ketik) 88888 diikuti BRIVA BPJS Kesehatan Anda > ketik nominal > Lanjutkan.
  • ATM Mandiri: Bayar/Beli > Lainnya > BPJS > BPJS Kesehatan > Individu > (ketik) 8988 diikuti virtual account BPJS Kesehatan Anda > ketik nominal > Lanjutkan.
  • ATM BNI: Lainnya > Pembayaran > JKN/BPJS Kesehatan > (ketik) 88888 diikuti virtual account BPJS Kesehatan Anda > ketik nominal > pilih sumber pembayaran antara Giro/Tabungan > Lanjutkan.
  • ATM BCA: Transaksi Lain > Pembayaran > BPJS > Kesehatan > (ketik) nomor Kartu BPJS Kesehatan > cek nama peserta dan jumlah tagihan > Selesai.

 

#4 M-Banking

Setelah login ke akun m-Banking, ikuti langkah berikut untuk membayar iuran BPJS Kesehatan:

  • BRIMO: pilih BPJS > masukkan virtual account : masukkan PIN m-Banking > konfirmasi.
  • Livin’ by Mandiri: Bayar > Asuransi > BPJS Kesehatan > (ketik) nomor virtual account > periksa nominal > masukkan PIN m-Banking.
  • BNI Mobile Banking: Pembayaran > BPJS Kesehatan : (ketik) nomor virtual accoount > masukkan PIN m-Banking > konfirmasi.
  • M-BCA: M-Payment > BPJS > BPJS Kesehatan > (ketik) nomor virtual account > cek jumlah tagihan > konfirmasi.

 

#5 e-Commerce

Simak cara bayar iuran BPJS Kesehatan melalui e-commerce berikut ini:

  • Buka aplikasi e-commerce dari smartphone
  • Di laman awal, pilih pembayaran BPJS Kesehatan.
  • Silakan ikuti petunjuk aplikasi untuk melanjutkan.

 

#6 Kantor Pos

Anda bisa membayar iuran BPJS Kesehatan di Kantor Pos. Caranya, silakan datangi Kantor Pos terdekat.

Sampaikan maksud kedatangan Anda ke petugas. Selanjutnya, ikuti instruksi yang mereka berikan.

 

#7 Minimarket (Alfamart dan Indomaret)

Untuk membayar tagihan BPJS Kesehatan di minimarket, Anda hanya perlu mendatangi gerai terdekat.

Selanjutnya, sampaikan tujuan kedatangan Anda ke petugas kasir dan ikuti petunjuk yang mereka berikan.

[Baca Juga: Cara Daftar dan Login eDABU BPJS Kesehatan, Banyak Fitur Baru!]

 

Jangan Lupa Bayar Iuran Tepat Waktu!

Itulah penjelasan seputar cara cek faskes BPJS Kesehatan dan beberapa informasi penting lainnya. 

Untuk dapat menggunakan fasilitas kesehatan ini, pastikan Anda membayar iuran BPJS tepat waktu. 

Sebaiknya, pengeluaran untuk membayar iuran ini sudah dialokasikan dalam anggaran bulanan, termasuk jika Anda berencana membeli polis asuransi di mana akan ada premi yang juga perlu dibayarkan.

Untuk menyusun anggaran secara lebih mudah dan terarah, ikuti panduan ebook Finansialku Cara Membuat Anggaran Dengan Tepat atau klik banner di bawah ini agar mendapatkan advice dari ahlinya, Perencana Keuangan Finansialku.

konsul - PERENCANAAN KEUANGAN Q3 23

 

Disclaimer: Finansialku adalah perusahaan perencana keuangan di Indonesia yang melayani konsultasi keuangan bersama Certified Financial Planner (CFP) seputar perencanaan keuangan, rencana pensiun, dana pendidikan, review asuransi dan investasi.

Finansialku bukan platform pinjaman online dan tidak menerima layanan konsultasi di luar hal-hal yang disebutkan sebelumnya. Artikel ini dibuat hanya sebagai sarana edukasi dan informasi.

 

Sekian ulasan tentang cara cek faskes BPJS Kesehatan. Bagaimana tanggapan Anda tentang topik ini? Silakan sampaikan di kolom komentar di bawah.

Anda boleh membagikan informasi penting ini di media sosial agar lebih banyak orang yang paham cek faskes BPJS Kesehatan. Terima kasih!

 

Editor: Omri Cristian

Sumber Referensi:

  • Admin. 14 September 2022. 7 Cara Praktis Bayar BPJS Kesehatan dan Jumlah Iuran Per Kelas. Linkaja.com – https://bit.ly/46IjrDb
  • Andika Dwi. 21 Juli 2023. Ini Rincian Biaya Iuran BPJS Kesehatan Tahun 2023. Tempo.co – https://bit.ly/3Q9omaL
  • Chanerunnisa. 09 Februari 2023. Cek Faskes BPJS Saya – Cara Cek Online dan Cara Pindahnya. Lifepal.co.id – https://bit.ly/3Qb9jh1
  • Ike Nofalia. 27 Februari 2023. Ternyata Mudah! Ini Cara Cek Faskes BPJS Kesehatan. finansiallku.com – https://bit.ly/46uf6Ec
  • Nuraini. 17 Juli 2023. 8 Cara Bayar BPJS Kesehatan dengan Mudah, Bisa Lewat Online. Bisnis.com – https://bit.ly/3FaZB7S