Apa saja yang harus dilakukan agar bisa sukses menjadi karyawan magang di perusahaan? Berikut ini hal-hal yang harus kamu, para mahasiwa/I lakukan agar sukses menjadi karyawan magang di perusahaan.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

Kenapa Harus Coba Menjadi Karyawan Magang di Perusahaan?

Beberapa waktu lalu ada sebuah headline berita yang sangat menyedihkan. Judul beritanya, berbunyi Perguruan Tinggi Ikut Bertanggungjawab 360.000 Sarjana Indonesia Menganggur. Berita tersebut dishare di sebuah akun LinkedIn dan mendapat komentar yang sangat banyak.

tips-sukses-untuk-anak-mahasiswa-yang-menjadi-karyawan-magang-di-perusahaan-finansialku

[Baca Juga: 16 Skill yang Harus Dikuasai oleh Anak Muda pada Zaman Modern]

 

Beberapa komentar datang dari bagian HRD perusahaan. Mereka mengatakan sangat miris membaca headline tersebut karena saat ini HRD perusahaan justru mengalami kesulitan dalam merekrut tenaga kerja yang berpotensi. Jadi ini sebenarnya apa yang salah, di satu sisi banyak sarjana menganggur dan disisi lain banyak HRD yang kesulitan mendapatkan tenaga kerja yang sesuai.

Singkat cerita, diskusi berakhir pada kesimpulan ternyata lulusan bangku sarjana, dianggap belum siap untuk bekerja. Kami menulis artikel ini mencoba memberikan sedikit solusi. Menurut kami teman-teman mahasiswa/I bisa mulai dengan internship atau magang di perusahaan. Teman-teman perlu tahu bagaimana rasanya bekerja, bersosialisasi dengan rekan kerja dan lain sebagainya. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar Anda menjadi karyawan magang yang baik.

 

8 Tips Sukses Menjadi Karyawan Magang di Perusahaan

Berikut ini 8 tips yang dapat Anda praktekkan untuk menjadi karyawan magang yang baik di perusahaan:

 

#1 Mulai dengan Tujuan yang Benar: Work to Learn not to Earn

Aturan nomor satu yang paling penting adalah magang dengan tujuan yang benar yaitu bekerja untuk belajar bukan untuk mencari uang (work to learn not to earn). Jika Anda berorientasi langsung kepada gaji dan bayaran, Anda tidak akan mendapatkan banyak pengetahuan. Biasanya orang yang orientasi gaji sebisa mungkin sedikit bekerja, banyak “ngeles” dan berharap gaji besar. Percayalah pada kami, bahwa perusahaan tidak suka dengan orang seperti itu, karena itu sangat merugikan perusahaan.

 

#2 Bekerja Secara Profesional: Penampilan dan Pekerjaan

Ketika Anda magang diperusahaan, Anda dituntut untuk bersikap professional. Mulai dari menaati peraturan perusahaan, mengenakan baju yang sesuai dengan aturan perusahaan, bersikap dan bekerja selayaknya seorang karyawan yang professional. Teliti dalam bekerja dan bekerja sesuai dengan arahan dari atasan atau rekan kerja. Jangan banyak mengeluh apalagi menolak pekerjaan.

Dalam banyak kasus, banyak atasan yang senang jika ada karyawan yang memiliki inisiatif dan berani memberikan pertimbangan (tentunya harus disertai data dan fakta, jangan asal ngomong saja). Intinya buat diri Anda tampak membantu pekerjaan rekan-rekan kerja dan tidak menambah beban mereka. Anda pasti akan disenangi.

 

#3 Mempelajari Budaya Perusahaan

Sebelum hari pertama kerja, sebaiknya Anda cari tahu budaya dan informasi mengenai tempat kerja Anda melalui website atau tanya dengan kenalan-kenalan Anda. Contoh yang sederhana adalah, bagaimana budaya penggunaan handphone, chating, dan penggunaan laptop untuk keperluan pribadi. Jadi jangan sampai Anda tampak tidak professional dan merusak penilaian Anda.

5-usaha-sampingan-anak-muda-yang-perlu-anda-praktekkan-dan-tekuni-finansialku

[Baca Juga: 5 Usaha Sampingan Anak Muda yang Perlu Anda Praktekkan dan Tekuni]

 

#4 Tidak Malu untuk Bertanya

Salah satu budaya di Finansialku.com adalah bodoh tidak apa-apa, asalkan Anda jangan sok pintar atau pura-pura pintar. Jangan pernah merasa pintar dan berhenti belajar. Jika Anda berhenti belajar maka Anda akan ketinggalan. Steve Job mengatakan stay foolish stay hungry.

Kami kira seharusnya dikantor lain pun berlaku prinsip demikian. Tidak ada orang yang langsung tahu di minggu-minggu pertama. Sebaiknya Anda tanyakan hal-hal yang tidak Anda mengerti dan secepatnya beradaptasi dengan lingkungan baru.

 

#5 Mampu Mengelola Pekerjaan dengan Prioritas yang Tepat

Salah satu kemampuan yang dibutuhkan orang-orang di zaman modern adalah kemampuan untuk menentukan prioritas pekerjaan. Dalam dunia manajemen dikenal sebuah peta yang menggambarkan peta prioritas pekerjaan. Biasakan Anda untuk membuat prioritas pekerjaan yang benar dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan tingkat prioritasnya. Anda dapat mempelajari lebih lanjut mengenai cara mengelola waktu dan prioritas (time management)

steven-covey-time-management-matrix-finansialku

Steven Covey Time Management Matrix

 

#6 Jangan Lupa Berkomunikasi dan Membangun Relasi

Seperti yang Anda dan kita ketahui bersama, bahwa manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial dan perlu bersosialiasi. Anda perlu belajar ilmu komunikasi dan membangun hubungan baik dengan rekan-rekan kerja, atasan dan termasuk seluruh karyawan perusahaan. Bangun hubungan dengan cara yang sederhana, misal melempar senyum yang tulus, mengingat nama (ini skill yang susah), menyapa orang, belajar untuk menjadi pendengar yang baik.

 

#7 Loyal pada Perusahaan, Jaga Pembicaraan

Loyalitas adalah hal yang perlu Anda perhatikan dan jaga saat menjadi karyawan magang di perusahaan. Jangan sampai Anda menjadi kutu loncat dan pindah-pindah pekerjaan magang hanya karena alasan gaji. Anda tidak akan belajar banyak, jika Anda menjadi kutu loncat. Ingat poin #1 tujuan kerja adalah belajar bukan untuk mencari uang. Jika Anda banyak belajar (termasuk belajar dari kesalahan yang pernah dibuat), menjadi seorang generalis (mengetahui sedikit mengenai banyak hal), kemungkinan besar uang akan datang pada Anda.

 

Menjadi Karyawan Magang di Perusahaan Juga Memerlukan Komitmen

Magang atau internship adalah salah satu cara yang dapat Anda, teman-teman mahasiswa/I lakukan. Dengan mulai bekerja magang atau menjadi internship Anda sudah belajar lebih cepat dan dapat segera mempraktekkan ilmu yang didapat. Dalam banyak hal teori di buku, memerlukan penyesuaian dengan kondisi lapangan. Banyak hal yang harus disesuaikan dan dipertimbangkan sehingga butuh penyesuaian teori-teori yang ada di buku.

 

Sumber Referensi dan gambar:

  • Steffi Teowira. September 2016. Delapan Kesalahan Pegawai Magang. com – https://goo.gl/T7U3JL
  • Steffi Teowira. Desember 2015. Dari Intern Jadi Pegawai Tetap: 7 Tips Sukses Untuk Pegawai Magang. com – https://goo.gl/dzQt6I
  • Internship – https://goo.gl/xuq8ih

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

Download Sekarang