WOW! Garap Tol Trans Sumatera, PT Hutama Karya Mendapatkan Laba Bersih Rp2,2 Triliun

Garap Tol Trans Sumatera PT Hutama Karya menghasilkan laba bersih hingga Rp2,2 triliun. Seperti apakah proyek yang sedang dikerjakan Hutama Karya?

Agar lebih jelas, mari simak pembahasannya berikut ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Progres Hutama Karya – Tol Trans Sumatera

Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera terus berlangsung. Beberapa ruas tol Trans Sumatera satu per satu telah rampung dan mulai beroperasi.

Berikut data progres pembangunan tol Trans Sumatera yang dikutip dari data monitoring Badan Pengatur Jalan Tol.

WOW! Garap Tol Trans Sumatera, PT Hutama Karya Mendapatkan Laba Bersih Rp2,2 Triliun 02 Tol Sumatera 2 - Finansialku

[Baca Juga: Investor Saham! Ketahuilah Bahwa Laba Bersih Tidak Menjamin Perusahaan Pasti Bagus, Ini Alasannya!]

 

Program Tol ini akan menghubungkan masyarakat dan perniagaan dengan pekerjaan, layanan, dan pasar, serta mengurangi biaya logistik dan merangsang pertumbuhan industri dalam negeri.

Jalan Tol Trans Sumatera ini nantinya akan menghubungkan Lampung dan Aceh melalui 24 ruas jalan berbeda yang memiliki panjang mencapai 2.765 km. total investasi jalan tol Trans Sumatera diperkirakan sebesar Rp476 triliun.

Di tahun ini Hutama Karya merencanakan pembangunan sepanjang 188 km sehingga total yang terbangun sampai 2019 diproyeksikan mencapai 581 km.

 

Laba Bersih Hutama Karya dari Tol Trans Sumatera

PT Hutama Karya yang pada awalnya bergerak di bidang konstruksi. Namun kini telah bertransformasi menjadi pengembang infrastruktur dan operator jalan tol. Transformasi bisnis ini untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaan.

Dilansir dari Liputan6.com, Direktur Keuangan Hutama Karya Anis Anjayani mengatakan bahwa transformasi bisnis HK dimulai sejak 2016.

WOW! Garap Tol Trans Sumatera, PT Hutama Karya Mendapatkan Laba Bersih Rp2,2 Triliun 03 Tol Sumatera 3 - Finansialku

[Baca Juga: Kesuksesan Tidak Diperjuangkan Tapi Diminati]

 

Sebelumnya pada 2014-2015 Hutama Karya mendapat tugas dari pemerintah untuk membangun Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS), penugasan tersebut tertuang dalam peraturan Presiden Nomor 100 Tahun 2014 yang kemudian diubah menjadi nomor 117 tahun 2015.

Jalan Tol Trans Sumatera merupakan jaringan jalan tol sepanjang 2.818 km di Indonesia yang menghubungkan kota-kota di pulau Sumatera, dari Lampung hingga Aceh.

Sebagian besar ruas Tol Trans Sumatera dikelola oleh BUMN dan PT Hutama Karya (Persero). Pada 23 Agustus 2016 menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengeluarkan surat penugasan kepada Hutama Karya.

Penugasan tersebut untuk membangun tiga ruas Trans Sumatera tambahannya yaitu Banda Aceh (455 km), Padang-Pekanbaru serta Tebing Tinggi-Parapat (98,5 km).

Pada tahun 2016, Hutama Karya atau HK memiliki pendapatan sebesar Rp8,82 triliun. Sedangkan 2018 sudah meningkat 200 persen menjadi Rp26,54 triliun.

Tidak hanya itu, Hutama Karya juga berhasil meningkatkan laba bersih yang sangat signifikan. Pada 2016, laba bersih perseroan sebesar Rp300 miliar, sedangkan 2018 mencapai Rp2,2 triliun yang berarti meningkat 633 persen.

Di tahun ini pun laba bersih yang diproyeksi sama dengan tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp2,2 tiriliun.

Selain itu, ada pula laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (Earnings before interest, taxes, depreciation, and amortization atau EBITDA) pada 2018 mencapai Rp3,26 triliun. Jumlah itu meningkat 346,5 persen dari 2016.

 

Pendapatan Hutama Karya Tahun 2019

PT Hutama Karya tahun ini berencana membangun dua ruas jalan tol di Pulau Sumatera. Jalur ini masih menjadi bagian yang masuk ke dalam jaringan Trans Sumatera.

Dua ruas jalan tol yang akan digarap ini adalah rute tol Simpang Indralaya-Muara Enim (110 km) dan Tol Muara Enim-Lubuk Linggau (125 km). sehingga dua ruas tol baru itu akan menambah cabang pada Tol Trans Sumatera yang sudah ada.

Belanja modal yang telah disiapkan untuk pembangunan dua ruas jalan tol itu ada di angka Rp45 triliun. Meski sudah berencana menggarap dua ruas tol baru tersebut. Hutama Karya tidak akan pecah fokus.

Pasalnya, perseroan sudah diberi penugasan untuk mengerjakan proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang diberikan pemerintah hingga 2024 mendatang.

Jika melihat laba bersih yang di dapatkan Hutama Karya dalam proyek Tol Trans Sumatera, tentu pendapatannya pun tidak sedikit yang mereka raup. PT Hutama Karya sedang mengincar pertumbuhan kinerja keuangan pada tahun ini.

Menurut Anis, saat ini Kementrian Keuangan, Perseroan, dan Lembaga Keuangan juga tengah mengembangkan berbagai skema pembiayaan yang inovatif untuk menyukseskan pembangunan JTTS.

Demi mendukung pembangunan itu, pemerintah mengalokasikan Penyertaan Modal Negara (PMN) yang jumlahnya hingga 2019 menjadi Rp16,1 triliun. Setelah itu pemerintah memberikan penjaminan HK senilai Rp54,9 triliun.

Dengan demikian, Hutama Karya mendapatkan pembiayaan yang kompetitif dengan tenor yang lebih panjang sesuai nature project. Pada tahun 2015, Hutama Karya menerima PMN Rp3,6 triliun. Tahun ini mencapai Rp10,5 triliun.

Dan penjaminan pemerintah untuk plafon Medan-Binjai senilai Rp481 miliar, Plafon Palembang-Sp Indralaya Rp1,24 triliun, Plafon Bakauheni-Terbanggi Besar Rp15,59 triliun.

Sekuritisasi aset JORR S Rp6,5 triliun, Plafon Pekanbaru-Dumai Rp12,26 triliun, monetisasi aset Akses Tj Priok Rp4,5 triliun, dan Plafon Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung Rp14,36 triliun.

Selain memberikan PMN dan penjaminan, pemerintah pun memberikan dukungan konstruksi.

Dukungan konstruksi tersebut untuk ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (80 km) senilai Rp8,37 triliun dan Kuala Tanjung-Tb Tinggi-Parapat (50 km) senilai Rp7,74 triliun.

Menurut Direktur Keuangan Hutama Karya, Anis mengatakan:

“Tahun ini, EBITDA diproyeksi mencapai Rp5,27 triliun atau naik 61,6 persen dibandingkan 2018. Laba bersih tahun ini diproyeksi Rp2,2 triliun atau sama dengan 2018.”

 

Semua pencapaian yang telah di miliki setara dengan pertambahan total nilai aset Hutama Karya per akhir 2018 yang mencapai Rp68,95 triliun atau meningkat 190,5 persen dibanding 2016 senilai Rp23,73 triliun.

Tahun ini nilai aset dari Hutama Karya diproyeksi akan tembus Rp101,1 triliun atau meningkat 46,6 persen dibandingkan 2018.

Pihak Hutama Karya mengatakan bahwa kesuksesan yang telah di dapat tidak lepas dari Hutama Karya bertransformasi dari perusahaan konstruksi menjadi pengembang infrastruktur dan operator jalan tol.

Penugasan Jalan Tol Trans Sumatera yang di tugaskan dari pemerintah ini ternyata berdampak positif pada kinerja Hutama Karya.

Selama lima tahun terakhir rata-rata pertumbuhan pendapatan Hutama Karya mencapai 43 persen, pertumbuhan laba bersih 73 persen, dan pertumbuhan aset 76 persen.

Untuk mendapatkan laba yang sesuai tentunya harus merencanakan dan mengatur keuangan dengan tepat.

Apakah kamu sudah memiliki perencanaan keuangan yang tepat? kamu dapat membaca ebook Perencanaan Keuangan untuk usia 30 an di bawah ini secara GRATIS, agar rencana keuangan kamu dapat tepat sasaran.

Free Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

kamu juga bisa menggunakan bantuan Aplikasi Finansialku untuk merencanakan dan mengelola keuanganmu. Aplikasi Finansialku dapat dengan mudah kamu download melalui link di bawah ini atau melalui Google play Store.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Bagaimana pendapat Anda setelah membaca artikel tentang Laba Bersih Hutama Karya dari Tol Trans Sumatera? Berikan tanggapan Anda pada kolom komentar di bawah ini.

Ayo bagikan artikel ini kepada teman dan kerabat Anda. Semoga bermanfaat, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Septian Deny. 8 Maret 2019.Garap Tol Trans Sumatera, Laba Bersih Hutama Karya Naik 73 Persen. Liputan6.com – https://goo.gl/ttP4nB
  • Muhammad Choirul. 8 Maret 2019. Garap Tol Trans Sumatera HK Cetak Laba Rp 2,2 T di 2018. Cnbcindonesia.com – https://goo.gl/VCpzRA
  • Sukirno. 8 Maret 2019. Garap Tol Trans Sumatra Laba Hutama Karya Melambung 633 %. Alinea.id – https://goo.gl/dBLtno

 

Sumber Gambar:

  • Tol Trans Sumatera – https://goo.gl/kmoJfN
  • Tol Trans Sumatera 2 – https://goo.gl/dbkMvc
  • Tol Trans Sumatera 3 – https://goo.gl/mABamq

About the Author:

Nisrina Mustika, S.I.Kom
Nisrina Mustika, S.I.Kom. Sempat mengenyam pendidikan S1 Program Studi Ilmu Komunikasi Konsentrasi Humas di Universitas Komputer Indonesia. Seseorang yang memiliki ketertarikan di dunia seni dan kejurnalistikan. Pernah menjabat sebagai Ketua Pers Mahasiswa Birama UNIKOM.

Leave A Comment