Ada tiga alasan mengapa seseorang bisa sampai terjerat utang kartu kredit. Jangan sampai Anda terjebak di salah satunya!

Disadari bahayanya, tetapi faktanya masih banyak orang yang akhirnya terjerat dalam utang kartu kredit, bagaikan sebuah wabah. Inilah tiga alasannya. Cek diri Anda dan jauhkan dari penyebab utang kartu kredit berikut.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Kartu Kredit dan Budaya Konsumtif Masyarakat

Seiring dengan berkembangnya zaman, manusia kini tengah dihadapkan pada satu era yang amat tidak bersahabat dengan keuangan serta finansialnya.

Banyak sekali fenomena dimana, seseorang berperilaku konsumtif dan cenderung memenuhi hasrat keinginannya.

Ditambah, banyaknya fasilitas yang semakin memanjakan masyarakat untuk berperilaku konsumtif. Salah satu dari sekian banyak fasilitas tersebut dapat kita temukan dalam kartu kredit.

Ketahui 3 Alasan Orang Terjerat Utang Kartu Kredit 02

[Baca Juga: Kamu Harus Punya Mindset Entrepreneur Ini Supaya Jadi Orang Sukses]

 

Dengan menggunakan alat transaksi yang satu ini, masyarakat dapat membeli apapun yang mereka inginkan walaupun tidak memiliki uang terlebih dahulu. Secara sederhana kartu kredit bisa dikatakan sebagai fasilitas berutang yang sangat memanjakan.

Tidak jarang, operator penyedia kartu kredit memberikan berbagai promo serta keuntungan menarik yang mampu memikat banyak orang untuk menggunakannya.

Dan celakanya mayoritas masyarakat yang menggunakan kartu kredit gagal dalam mengelola keuangannya. Hingga akhirnya mereka terjebak dalam pusaran lubang utang kredit yang sangat dalam dan tak tahu cara untuk keluar.

 

3 Alasan Orang Terjerat Utang Kartu Kredit

Meski paham akan bahaya serta risiko yang akan dihadapi, tapi masih saja banyak orang yang akhirnya tetap terjerumus dalam utang kartu kredit. Kali ini kami akan membahas 3 alasan utama orang terjerat utang kartu kredit.

Semoga Anda dapat mengambil hikmah serta menjadikannya sebagai sebuah referensi pembelajaran supaya tidak terjebak dalam jeratan utang ini. Tanpa berlama-lama langsung saja kita bahas ketiga alasan tersebut.

 

#1 Sering Menggunakan Kartu Kredit Sebagai Dana Hiburan

Salah satu alasan mengapa masih banyak orang menggunakan kartu kredit yang pertama adalah untuk dana hiburan. Tentunya kita akan kesulitan untuk mengontrol hingga menolak ajakan teman bahkan sanak keluarga untuk pergi melepas penat.

Apalagi jika selama sepekan kita terus dijejali dengan setumpuk pekerjaan yang tak ada habisnya. Nah, di sinilah terkadang Anda harus menggunakan kartu kredit untuk memenuhi segala kebutuhan hiburan.

Dimulai dari berbelanja, makan, atau bahkan menginap di hotel. Jika kondisinya seperti ini, tentunya cukup sulit untuk dikontrol

Ditambah banyak sekali merchant-merchant atau pun restoran ternama yang terus memberikan promosi bagi para pengguna kartu kredit.

Apabila Anda gagal mengontrol penggunaan kartu kredit saat memenuhi keinginan untuk hiburan, maka siap-siap saja bahwa kebiasaan buruk ini akan menjadi sebuah bom waktu.

 

#2 Berbelanja Online Menggunakan Kartu Kredit

Alasan yang kedua adalah berbelanja online. Kemudahan dari fasilitas berbelanja berbasis internet serta teknologi ini sering menjadi penyebab utama seseorang “khilaf” dalam mengontrol keuangannya.

Dan lagi, belanja online juga memberikan fasilitas pembayaran menggunakan kartu kredit, yang membuatnya menjadi semakin mudah dan praktis. Tinggal klik, barang yang diinginkan pun resmi berpindah tangan.

Ketahui 3 Alasan Orang Terjerat Utang Kartu Kredit 03

[Baca Juga: Moms, Berhemat Yuk! Ada 6 Barang Rumah Tangga yang Biasa Dibuang Tanpa Sadar]

 

Tak jarang para penyedia operator kartu kredit tanpa lelah memberikan berbagai promosi menarik yang dapat menggugah selera dompet Anda. Diantara promosi tersebut antara lain bunga 0%.

Walaupun bunga yang dibebankan adalah 0%, jika Anda tetap “kalap” dalam membelinya tetap saja utang akan menumpuk. Sehingga hal tersebut sering menjadi sebuah jebakan tersendiri dan membuat seseorang semakin terjerat utang kartu kredit.

 

#3 Terpaksa Menggunakannya Untuk Dana Darurat

Keadaan darurat memang suatu kondisi yang unpredictable dan kompleks. Kita tidak tahu segala peristiwa atau kejadian yang merugikan akan terjadi. Sehingga terkadang kita harus mengeluarkan beberapa rupiah dari harta kita untuk menyelesaikannya.

Nah, alasan satu inilah menjadi salah satu faktor yang paling memengaruhi seseorang terjerat utang kartu kredit. Misalnya dana merenovasi rumah yang rusak, memperbaiki kendaraan, atau bahkan berobat ke Rumah Sakit.

Dan perlu diingat, yang namanya kondisi darurat pastinya tidak akan melihat berapa jumlah nominalnya. Sehingga desakan tersebut yang membuat seseorang akhirnya dengan amat sangat terpaksa menggesekkan kartu kredit untuk bisa menyelesaikan permasalahan daruratnya.

 

Rencanakan Finansialmu Agar Terbebas Dari Jeratan Utang Kartu Kredit

Penggunaan kartu kredit diperbolehkan dengan satu syarat, Anda sudah bisa memanage keuangan serta finansial dengan baik. Gunakanlah kartu kredit sesuai dengan kemampuan finansial Anda untuk melunasi utangnya.

Jangan membiasakan diri menggunakan kartu kredit untuk memenuhi hasrat serta keinginan akan satu hal, karena hal tersebut akan sangat berpengaruh buruk bagi kesehatan keuangan Anda.

Belum lagi persoalan dana darurat yang sering kali luput dari perencanaan keuangan. Oleh karena itu mulailah ubah gaya hidup yang tidak bersahabat mengenai finansial.

Caranya mudah, Anda bisa menggunakan aplikasi Finansialku untuk membantu merealisasikan gaya hidup baru ini. Dengan fitur-fitur yang lengkap didalamnya, dapat memaksimalkan Anda melakukan perencanaan keuangan yang baik.

 

Nah…itulah tiga alasan utama seseorang terjerat utang kartu kredit. Dapat menjadi referensi pelajaran bagi Anda, supaya terhindar dari masalah tersebut.

Jangan lupa share artikel ini ya…

 

Sumber Referensi:

  • Finley Susanto. 28 Februari 2017. 3 Alasan Mengapa Terjerat Utang Kartu Kredit. Amalan.com – http://bit.ly/2FWzdjr

 

Sumber Gambar:

  • Kredit 1 – http://bit.ly/2uNKsbG
  • Kredit 2 – http://bit.ly/2QXM6QB
  • Kredit 3 – http://bit.ly/2u6jxru