Theodore Permadi Rachmat alias TP Rachmat, sebelum sukses jadi pemilik PT Adaro Energy, meniti karir pertama kali jadi sales, lho!

Mau tahu kisah suksesnya? Sobat Finansialku bisa membacanya di artikel video Finansialku di bawah ini.

 

Apa kabar? Masih di rumah aja, ‘kan? Masih patuh protokol kesehatan saat berada di luar rumah, ‘kan?

Sekedar mengingatkan, pandemi belum selesai, corona masih ada di sekitar kita. Lebih baik diam di rumah kalau tidak ada keperluan mendesak, ditemani dengan ratusan video dari kanal youtube Finansialku yang dijamin nggak bakal bikin bosen.

 

 

Jangan lupa juga untuk tekan tombol subscribe di bawah ini dan nyalakan lonceng agar Sobat Finansialku tidak ketinggalan video-video terbaru dari Finansialku, ya!

 

 

 

Kisah Sukses TP Rachmat

Sobat Finansialku, siapa yang pernah dengar PT Adaro Energy, salah satu perusahaan tambang besar yang ada di Indonesia?

Kalau Sobat Finansialku tahu perusahaan itu, kalian juga pasti tahu, dong, kalau siapa pemiliknya? Ya, Theodore Permadi Rachmat alias TP Rachmat. Ternyata, sebelum sukses dengan perusahaannya, dia adalah seorang sales, lho! Mau tahu kisah lengkapnya? Ini dia!

 

Kisah Sukses TP Rachmat #1 Pertama Kali Kerja di Astra

Karir Theodore Rachmat pertama kali dimulai saat dia kerja di PT Astra yang merupakan perusahaan milik pamannya sendiri, William Soeryadjaya. Saat itu, posisinya adalah seorang sales.

Saat kerja di Astra, Theodore fokus pada penjualan alat-alat berat. Karena kinerja bagus, dia kemudian dipercaya untuk merintis United Tractor bersama Benny Subianto.

 

#2 Jadi Pegawai Nomor 1

Usaha yang dilakukan bersama Benny Subianto, juniornya di Astra dalam mengembangkan United Tractor nyatanya nggak sia-sia. Mereka berhasil memperoleh hasil yang memuaskan.

Sejak saat itu, karirnya makin mulus, bahkan dia diberi predikat pegawai nomor satu di Astra, lho!

 

#3 Jadi Presdir

Perjalanan karirnya tentu nggak berhenti sampai di sana. Karena pada 1984, dia kemudian diangkat jadi Presiden Direktur Utama di Astra Internasional.

Di tangannya, perusahaan Astra jadi makin berkembang pesat. Tercatat pada 1989, anak perusahaan Astra bertambah jadi 235 perusahaan yang bergerak di berbagai bidang usaha. Pada tahun 2002, dia kemudian naik jabatan lagi jadi komisaris dan bertahan sampai tahun 2005.

 

#4 Mulai Bangun Kerajaan Bisnis

Dia akhirnya mulai membangun kerajaan bisnis sendiri. Awalnya, dia mendirikan Triputra Group, sebuah perusahaan yang menggarap berbagai macam sektor bisnis, mulai dari agribisnis sampai dana pensiun.

 

#5 Jadi Orang Terkaya di Indonesia

Perlahan tapi pasti, perusahaannya itu mulai berkembang dan punya anak bisnis yang makin lama makin banyak jumlahnya.

Berkat usahanya ini, dia sekarang masuk ke dalam daftar orang terkaya di Indonesia dan tercatat memiliki kekayaan sebesar US$1,8 miliar atau sekitar Rp25,2 triliun.

 

Nah, itu dia kisah sukses TP Rachmat sampai jadi orang terkaya di Indonesia. Kira-kira, menurut Sobat Finansialku, pelajaran apa yang bisa diambil dari kisahnya? Yuk, tuliskan di kolom komentar!

Kalau cerita ini bermanfaat, Sobat Finansialku juga bisa membagikan informasi ini lewat pilihan platform yang tersedia di bawah. Terima kasih.