Beberapa dari kita pasti pernah mendengar nama-nama orang top di Indonesia yang telah berhasil menjadi milyuner di usia muda. Salah satunya adalah Bong Chandra. Ya pemuda kelahiran tahun 1987 ini berhasil menjadi salah satu orang kaya di Indonesia. Berikut ini Finansialku akan membahas mengenai cara kaya ala Bong Chandra.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Success Story 

Sekilas tentang Bong Chandra

Siapakah Bong Chandra? Bong Chandra adalah seorang pemuda kelahiran Oktober 1987. Beliau saat ini dikenal sebagai seorang pebisnis, pembicara, dan juga motivator muda. Berawal dari kisahnya ketika Beliau (baca: Bong Chandra) harus menghadapi kesulitan keuagan. Pada tahun 1998 Indonesia terkena krisis ekonomi yang dahsyat. Bisnis pabrik kue Ayahnya terancam bangkrut alias gulung tikar, asset pribadinya nyaris kejual. Akhirnya Bong Chandra mencoba untuk membantu memenuhi kebutuhan. Dimulai dari alat-alat sekolah, menjual sisa potongan kue, dan lain-lain.

cara kaya ala bong chandra

[Baca juga : Cara Kaya ala Warren Buffet]

 

Pada waktu Bong berumur 16an, tepatnya saat masuk SMA, ia bersama temannya mencoba untuk berbisnis pakaian. Berdasarkan modal kepercayaan, Bong Chandra dan temannya berutang pakaian di Bandung kemudian dijual di Jakarta.

Bong memiliki kegemaran untuk membaca dan mendengarkan cd-cd motivasi. Bersama rekannya Bong Chandra mencoba untuk membuat sebuah event organizer untuk pelatihan dan seminar motivasi. Siapa target pasarnya? Target pasarnya tentu saja berawal dari orang-orang terdekat. Dengan kerja keras dan semangat yang kuat dalam waktu tidak cukup lama Bong Chandra berhasil mendapatkan banyak teman atau koneksi. Kurang lebih jumlahnya mencapai 90 ribu orang yang mayoritas adalah wirausaha.

 

Terus gimana cara kaya ala Bong Chandra? Apakah hanya dari event organizer atau ada yang lain?

 

Cara Kaya ala Bong Chandra

Kisah suksesnya ketika Bong Chandra mencoba berbisnis di bidang properti. Bermodal 500 juta bersama beberapa kawan Bong Chandra membuat perusahaan pengembang (atau developer). Nama perusahaannya adalah PT. Perintis Triniti Properti. Bong dan kawan-kawan membeli sebuah tanah seluas 5,1 hektar di Ciledug Jakarta Selatan. Selain itu Bong Chandra juga membeli sebuah tanah di kawasan Ubud Village.

Developer besutan Bong Chandra dan teman-temannya berhasil menjual 300 rumah dan 65 ruko di kawasan Ubud Village. Dari sumber berita, saat ini Ubud Village memiliki nilai investasi sebesar Rp 180 milliar.

Berikut ini ada tips-tips cara kaya ala Bong Chandra melalui bisnis properti:

  1. Waktu: Waktu yang dimaksud adalah kesiapan market / pasar terhadap properti yang akan kita hadirkan. Misal di kota kecil apakah saat ini sudah siap untuk kehadiran sebuah apartemen?
  2. Kepercayaan: Dalam berbisnis pengembang atau develop, kepercayaan dari pembeli, supplier dan perbankan adalah modal utama. Sebagai pebisnis kita harus menjadi pebisnis yang dapat dipercaya oleh stakeholder (pembeli, supplier, perbankan dan pihak-pihak lain yang terkait).
  3. Konsep: Konsep harus dibuat dengan matang dan usahakan buat sesuatu yang berbeda. Kenapa berbeda? Agar masyarakat atau target pembeli dapat melihat keberadaan properti kita.
  4. Strategi Harga: Strategi harga harus dipersiapkan dengan baik. Bukan masalah mahal atau murah yang penting ada efek psikologis dari sebuah harga properti. Misal saat pembangunan selesai 60-70% harga properti naik menjadi 10-15%.
  5. Unit Terbatas: Biasa keseimbangan permintaan dan penawaran. Agar tidak oversuplly buat rumah dalam jumlah unit yang terbatas.
  6. Area Komersial: Ada baiknya dalam kompleks properti kita memiliki tenant besar, contoh mall, toko buku besar, bioskop dan lain-lain. Rugi sedikit di area komersil tidak masalah bagi Bong Chandra, karena ini dapat digunakan sebagai pembeda dan penarik calon pembeli.
  7. Lokasi: Lokasi tidak harus di tengah kota, tetapi akses menuju lokasi harus dibuat mudah. Misal dekat tol .

 

Sumber Gambar

  • Bong Chandra – http://goo.gl/15NYoC