Selain Mall, Berikut ini 50+ Tempat Wisata di Bandung yang Harus Dikunjungi Saat Berlibur ke Kota Kembang (Part 2)

Selain mall dan taman kota, terdapat beberapa tempat wisata lain seperti museum dan objek wisata di kota yang dapat Anda kunjungi ketika berwisata ke Bandung.

Selain berwisata semata, Anda dan keluarga pun dapat menambah ilmu pengetahuan.

Simaklah artikel ini untuk mengetahui museum dan objek wisata mana saja yang sayang untuk Anda lewatkan.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

Tempat Wisata Bandung – Museum

Museum merupakan sebuah lembaga yang mana warisan budaya masyarakat dapat dikumpulkan, dirawat, dilestarikan serta disajikan untuk masyarakat sendiri entah itu untuk tujuan hiburan, penelitian atau studi.

Tentunya museum merupakan salah satu objek wisata yang dapat Anda kunjungi untuk mengenal lebih dalam kota kunjungan Anda.

Berikut adalah 15 museum di Bandung yang dapat Anda kunjungi bersama keluarga Anda.

 

 

#1 Museum Geologi

Museum ini didirikan pada tanggal 16 Mei 1982 dan pada tanggal 23 Agustus 2000 diresmikan dan dibuka kembali oleh Ibu Megawati Soekarnoputri setelah direnovasi.

Museum ini menyimpan materi-materi geologi seperti fosil, bebatuan dan mineral. Para pengunjung museum ini akan mendapatkan pengetahuan mengenai penelitian geologi Indonesia.

 

Selain itu, Anda juga akan mengetahui perkembangan makhluk hidup mulai dari makhluk primitif hingga modern.

Bagi Anda yang tertarik untuk mengenal lebih dalam ilmu mengenai bumi beserta materialnya silahkan mengunjungi museum ini yang terletak di Jalan Diponegoro No 57, Cihargeulis, Cibeunyi Kaler, Bandung.

 

#2 Museum Sri Baduga

Jika Anda ingin melakukan wisata sejarah, maka museum ini tidak boleh Anda lewatkan.

Museum Sri Baduga adalah sebuah museum yang terletak di Jalan BKR No 185 (Lingkar Selatan) yang mana mulai didirikan pada tahun 1974.

Nama dari museum ini diambil dari nama yang tertuang pada prasasti Batutulis di kota Bogor yang merupakan nama dari seorang raja Sunda sekitar abad ke-16 Masehi.

 

Museum ini memuat berbagai jenis barang yang berhubungan dengan provinsi Jawa Barat seperti perjalanan sejarah alam dan budaya masyarakat suku Sunda di Jawa Barat, koleksi etnografi dari masyarakat Jawa Barat hingga peninggalan jejak-jejak kerajaan Padjajaran.

Museum ini pun memuat fase perkembangan serta perubahan dari corak dan ragam budaya dari masyarakat Jawa Barat.

 

#3 Museum Konferensi Asia Afrika

Museum Konferensi Asia Afrika diresmikan tepat pada saat peringatan 25 tahun Konferensi Asia Afrika yaitu pada tanggal 24 April 1980 dan merupakan gagasan dari Menteri Luar Negeri RI yang menjabat pada saat itu, Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja.

Museum ini dahulunya digunakan sebagai tempat berlangsungnya KAA, yang pertama kali diselenggarakan pada tanggal 18-24 April 1955. 

 

Di dalam museum ini, Anda akan menemukan koleksi dokumentasi pelaksanaan KAA, informasi dari tokoh-tokoh penggagas KAA, barang peninggalan KAA serta kipling dari surat kabar yang meliput proses KAA dan ‘Dasa Sila Bandung’ yang diterjemahkan dalam berbagai bahasa.

Museum ini tidak hanya menarik perhatian turis lokal tetapi juga mancanegara karena museum ini juga memberikan fasilitas dalam bahasa asing.

 

#4 Museum Barli

Sesuai dengan namanya, museum ini didirikan sebagai dedikasi atas Barli Sasmitawinata, seorang pelukis dan pendidik yang melahirkan pelukis muda asal Bandung melalui Studio Ranggagempol.

Museum ini diresmikan oleh Menparpostel (Menteri Pariwisata Pos dan Telekomunikasi) pada tanggal 26 Oktober 1992.

 

Di dalam museum ini, Anda akan menemukan berbagai lukisan hasil karya Barli Sasmitawinata mulai dari gaya realism, impresionisme hingga ekspresionisme. Selain itu, Anda juga dapat melihat hasil karya lukisan dari anak dari istri pertamanya, yaitu Agung Wiwekaputra.

Museum ini terletak di Jalan Prof. Ir. Sutami dan hingga saat ini, Museum Barli telah menjadi pusat perkembangan seni rupa modern dan terus berupaya untuk memberikan edukasi pada masyarakat mengenai hal seni rupa.

 

Download Ebook Panduan Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula -Finansialku.com

Download Ebook Sekarang

 

#5 Museum Pos Indonesia

Museum ini merupakan museum yang cukup tua karena telah berdiri sejak tahun 1933 sejak zaman Hindia Belanda.

Museum ini terletak bersampingan dengan Gedung Sate tepatnya berada di Jalan Cilaki No 73, Bandung.

Awalnya bangunan ini dinamakan PTT (Pos Telegraf dan Telepon) dan didesain oleh duo arsitek Leutdsgebouwdienst dan J. Berger. 

Hingga tahun 1980, akhirnya museum ini diperbaiki dan pada Hari Bhakti Postel ke-38, Museum PTT ini berubah nama menjadi Museum Pos dan Giro.

 

Di dalam museum ini, Anda akan menemukan berbagai peninggalan unik mengenai surat berharga hingga koleksi perangko dari penjuru dunia.

Salah satu yang cukup unik yang ada di dalam museum ini adalah surat emas dari raja-raja Indonesia kepada para Komandan dan Jenderal Belanda.

Surat emas ini diperkirakan berkisar ratusan tahun yang lalu. Tentunya bagi Anda yang sempat mengunjungi museum ini, Anda dapat menambah pengetahuan mengenai sejarah perkembangan pos Indonesia dan kunjungan Anda tidak dipungut biaya.

 

#6 Museum Pendidikan Nasional

Museum Pendidikan Nasional atau yang juga dikenal dengan nama Museum Pendidikan Nasional UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) merupakan suatu bentuk tanggung jawab dari UPI sebagai sebuah universitas yang peduli terhadap kelestarian budaya bangsa di bidang pendidikan.

Anda dapat menemukan museum ini di lokasi kawasan UPI (yang dulu bernama IKIP Bandung).

 

Di sini Anda akan belajar mengenai perkembangan sistem edukasi, mulai dari zaman prasejarah hingga modern serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan sosial budaya.

Di dalam museum ini juga terdapat fasilitas display elektronik untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Hanya dengan tiket masuk seharga Rp5.000, Anda dapat menikmati sembari menambah ilmu pengetahuan. Tunggu apa lagi?

 

#7 Museum Kereta Api (Graha Parahyangan)

Museum Kereta Api (Graha Parahyangan) adalah sebuah museum yang memuat beragam jenis peninggalan sejarah yang berkaitan dengan perkeretaapian di Indonesia.

Di dalam museum ini, Anda dapat melihat barang-barang bersejarah seperti mesin pencetak tanggal karcis, telegraf, telefon yang berbahan kayu hingga alat kalkulasi odhever.

Selain itu, juga terdapat mesin pembuat karcis yang telah dipakai oleh PT Kereta Api selama lebih dari 100 tahun.

 

Selain perangkat kuno, Anda pun melihat ilustrasi dari stasiun-stasiun yang ada di Pulau Jawa. Bahkan Anda pun dapat menemukan benda seperti rel kereta api, bel, atau genta perlintasan kereta api. Bagi yang yang ingin mengunjungi museum ini, silahkan menuju alamat Jalan Dayang Sumbi No 10, Bandung.

 

#8 Museum Wolff Schoemaker

Charles Wolff Schoemaker adalah seorang arsitektur Belanda yang lahir pada tanggal 25 Juli 1882.

Beliau telah berhasil merancang bangunan ternama di Bandung seperti Gedung Merdeka, Cathedral Bandung, Bethel Church, Teropong Bintang Bosscha dan masih banyak lagi.

 

Sesuai namanya, museum ini didedikasikan untuk dirinya dan museum ini berlokasi di dalam sebuah ruangan di lantai dasar Grand Hotel Preanger.

Selain foto-foto dan keterangan mengenai karya Wolff Schoemaker, terdapat pula kursi yang pernah diduduki oleh Charlie Chaplin, seorang sutradara dan komedian asal Amerika yang pernah menginap di hotel ini.

Selain itu, juga terdapat telefon kabel dan barang-barang kuno lainnya. Dengan biaya masuk gratis, Anda dapat mengunjungi museum ini.

 

Download Ebook Panduan Investasi Emas untuk Pemula

Download Ebook Panduan Berinvestasi Emas untuk Pemula - Harga Emas Hari Ini - Finansialku

Download Ebook Sekarang

 

#9 Museum Mandala Wangsit Siliwangi

Museum Mandala Wangsit Siliwangi adalah museum senjata yang namanya diambil dari seorang pendiri Kerajaan Padjajaran yaitu Siliwangi, sedangkan Mandala Wangsit berarti sebuah tempat untuk menyimpan nasihat atau amanat dari pejuang masa lalu melalui benda peninggalan kepada generasi berikutnya.

 

Tidak hanya nama museum, bahkan nama jalan tempat museum ini berada pun diambil dari nama salah satu prajurit Siliwangi yaitu Letkol Lembong.

Museum ini memuat beberapa barang peninggalan kuno seperti senjata yang digunakan oleh pasukan Kodam Siliwangi, alat yang digunakan pada saat perang antar Indonesia dan Jepang dan segala senjata dari zaman primitif sampai dengan senjata modern buatan Indonesia dan negeri asing.

Selain itu, juga terdapat penjelasan dan kisah dari Peristiwa Bandung Lautan Api.

 

#10 Museum Puspa IPTEK Kota Baru Parahyangan

Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional pada tahun 2002, museum yang terletak di Kota Baru Parahyangan ini diresmikan.

Museum ini didirikan sebagai wujud dari Kota Baru Parahyangan sebagai Kota Mandiri yang berwawasan pendidikan.

Sangat mudah mengakses museum ini karena berada di jalur lintasan kendaraan umum, untuk alamatnya sendiri, museum ini berada di Jalan Raya Padalarang No 427.

 

Museum Puspa IPTEK (Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) merupakan sebuah wadah dimana para pengunjung dapat belajar dan bermain dan menambah pengetahuan mereka seputar sains dan teknologi.

Salah satu objek yang paling terkenal di dalam museum ini adalah jam matahari sundial dengan jenis horizontal dan vertikal yang terbesar di dunia.

Berkat keberadaan jam ini, museum ini pernah mendapat penghargaan dan pernah memecahkan rekor MURI sebagai sundial pertama dan terbesar di Indonesia pada tanggal 11 Mei 2002.

Terdapat pula replika bumi yang terbuat dari batu alam dengan berat 12 ton yang diambil dari daerah pertambangan di Padalarang.

 

#11 Galeri Soemardja ITB

Nama Galeri Soemardja ITB ini diambil dari nama tokoh penggagasnya, yaitu Soemardja Syafe’i, salah satu tokoh pendiri sistem pendidikan seni di Indonesia dan juga Ketua Pelaksana Pendirian ITB (Institut Teknologi Bandung).

Galeri ini merupakan bagian dari Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) dari ITB dan memiliki sebuah ruangan pameran yang berukuran sekitar 150 meter persegi yang dilengkapi dengan pencahayaan dan panel yang dapat dilepas.

 

Galeri Soemardja ITB merupakan sebuah tempat pameran seni kontemporer selain itu, galeri ini juga sering digunakan sebagai tempat diskusi, seminar bagi seniman atau ahli seni regional, nasional maupun internasional.

Praktik seni rupa seperti arsitektur dan senin industri, kerajinan, fotografi dan budaya visual juga diakomodasi di tempat ini.

 

#12 Selasar Soenaryo

Selasar Seni Soenaryo yang beralamat di Jalan Bukit Pakar Timur No 100 merupakan sebuah ruang atau organisasi yang dibentuk yang bertujuan untuk mendukung praktik seni dan budaya visual di Indonesia.

 

Galeri seni ini dibangun oleh Soenaryo, seorang seniman kontemporer sekaligus mantan dosen ITB.

Galeri ini diresmikan pada tanggal 5 September 1998. Bagi Anda yang ingin mengunjungi galeri ini, Anda dapat menggunakan transportasi umum.

 

#13 Museum Mainan

Museum ini merupakan gagasan dari Zero Toys, sebuah perkumpulan penggemar dan kolektor mainan, yang kemudian berkembang menjadi toko mainan sekaligus museum mainan.

Kebanyakan koleksi mainan di dalam museum ini adalah berbentuk robot dan mainan yang dikumpulkan di tahun 1980 an.

 

Bagi Anda para wisatawan yang rindu dan ingin bernostalgia di masa kecil Anda, museum ini merupakan tempat yang tepat untuk Anda karena Anda akan menemukan mainan zaman dahulu hingga mainan modern.

 

Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

#14 Museum Patung NuArt

Museum Patung NuArt atau NuArt Sculpture Park merupakan sebuah galeri yang memuat hasil karya seniman legendaris Nyoman Nuarta dan seniman lokal serta internasional.

Untuk memasuki museum ini, Anda akan dikenakan biaya Rp50.000 per orang.

Terdapat beberapa fasilitas yang dapat Anda peroleh di dalam museum ini. Pertama, Anda dapat melihat karya seni patung hasil dari maestro dunia Nyoman Nuarta yang dipajang di halaman luar.

 

Setelah itu, Anda pun dapat mengunjungi galeri seni yang terdiri dari 2 tingkat. Tingkat pertama digunakan sebagai tempat pameran dari sang pemilik. Kemudian, tingkat kedua dipakai oleh seniman lainnya.

Di dalam museum NuArt ini, terdapat sebuah tempat, dimana Anda dapat melihat cara kerja maestro beserta asistennya dalam membuat karyanya. Bahkan di tempat ini, Anda juga dapat mengikuti kursus singkat yang diajarkan oleh ahli yang berpengalaman.

Selain itu, Anda pun dapat mencicipi kuliner khas Bali di dalam N Café. Bagi Anda yang tertarik dengan hasil seni Nyoman Nuarta, Anda dapat membeli miniaturnya yang dijual di butik.

Sedikit mengenai Nyoman Nuarta, ia adalah seorang seniman berkelas dunia lulusan ITB yang lahir di Tabanan, Bali.

Ia telah menghasilkan beragam karya seni yang banyak ditemukan di Indonesia maupun luar negeri. Penasaran? Silahkan kunjungi galerinya yang berada di Jalan Sutra Dua Kencana II/11.

 

#15 Amazing Art World

Ini merupakan museum 3D atau tiga dimensi yang masih tergolong baru karena baru buka pada awal tahun 2017, tetapi tidak kalah pengunjung dengan museum lainnya. Bayangkan saja, di awal pembukaannya, museum ini sudah kedatangan lebih dari 5.000 pengunjung.

Di dalam museum ini, Anda dapat mengambil foto yang mana ketika Anda berdiri di suatu posisi yang telah ditentukan di atas lukisan dua dimensi, Anda akan terlihat layaknya berdiri di atas sebuah bentuk tiga dimensi.

 

Museum ini merupakan museum tiga dimensi terbesar di Indonesia dan museum ini dibagi menjadi beberapa zona, ada zona di mana layaknya Anda sedang berpetualang di lautan luas, zona dinosaurus, zona binatang, zona Roma-Italia, zona lukisan dan lain sebagainya.

Uniknya, seluruh lukisan di dalam museum ini kebanyakan adalah hasil karya seniman asal Indonesia (15 orang) dan 5 orang berasal dari Korea. Penasaran?

Silahkan kunjungi museum tiga dimensi ini yang letaknya ada di Jalan Setiabudi No 293.

 

Tempat Wisata Bandung – Kota

Selain museum, Kota Bandung sendiri juga memiliki banyak objek wisata yang menjadi daya tarik bagi para wisatawan. Mulai dari objek wisata sejarah hingga jalanan yang ramai diisi oleh pengunjung semua ada di kota Bandung.

Berikut adalah 13 objek wisata di kota Bandung yang dapat Anda kunjungi untuk mengisi liburan Anda.

 

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

#1 Alun-Alun Bandung

Alun-alun Bandung adalah sebidang tanah yang luas yang menjadi pusat kota Bandung dan Masjid Raya Bandung sebagai ikon utamanya.

Dahulunya, alun-alun Bandung merupakan pos penggantian kuda pengantar surat atau tempat persinggahan dan kini telah beralih fungsi menjadi tempat wisata di kota Bandung.

Letaknya sangat strategis karena dikelilingi oleh pusat perbelanjaan, pusat perbankan serta pusat wisata kuliner di Bandung.

 

Banyak kegiatan yang dapat Anda lakukan di alun-alun kota Bandung ini, misalnya duduk-duduk santai di atas rumput sintetis yang telah disediakan atau menikmati pemandangan sinar lampu berwarna warni di malam hari.

Selain itu, mengunjungi tempat ini juga mudah karena hampir setiap kendaraan umum pasti melintas di tempat ini.

Walaupun tidak dipungut biaya, pengunjung diharapkan untuk dapat menjaga kebersihan di sekitar tempat wisata tersebut.

 

#2 Saung Angklung Udjo

Saung Angklung Udjo merupakan sebuah tempat yang dibangun oleh Udjo Ngalagena atau sering disebut dengan panggilan Mang Udjo bersama dengan istrinya, Uum Sumiati.

Tujuan dari pendirian saung ini adalah untuk melestarikan seni budaya tradisional Sunda.

 

Tidak heran, para pendidik sering membawa anak muridnya untuk belajar mengenai budaya ini. Tidak hanya penduduk lokal, bahkan wisatawan asing pun turut datang mengunjungi tempat ini.

Di sini, Anda dapat menikmati pertunjukan alat musik angklung yang ditampilkan setiap harinya mulai dari pukul 15.30 sampai dengan pukul 17.30.

Selain permainan angklung, Anda pun dapat menonton tarian tradisional adat khas Sunda, seperti tari topeng dan pertunjukan wayang golek.

Selain melihat pertunjukan, Anda pun dapat memainkan angklung Anda sendiri atau membeli alat musik tradisional yang terbuat dari bambu ini.

 

#3 Monumen Perjuangan

Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat atau yang disingkat dengan nama Monumen Perjuangan (Monju) ini merupakan monumen yang dibangun sebagai bentuk pengingat jasa pahlawan yang telah rela mengorbankan jiwa dan raga untuk tanah tumpah darah.

 

Monumen yang modelnya berbentuk bambu runcing yang dipadukan dengan gaya arsitektur modern dengan luas kurang lebih 2.000 m² ini berdiri di atas tanah seluas kurang lebih 72.000 m².

Monumen sangat sesuai bagi Anda yang ingin berwisata sembari memperdalam pengetahuan akan perjuangan masyarakat Jawa Barat. Di sisi monumen terdapat dinding yang menceritakan sejarah perjuangan mulai dari masa kerajaan, masa pergerakan hingga masa kemerdekaan.

Di bagian sisi dinding yang satunya terdapat prasasti yang bertuliskan naskah karya seniman Jawa Barat Saini KM dalam bahasa Sunda.

 

#4 Gedung Sate

Alasan gedung ini dinamakan Gedung Sate adalah karena terdapat ornamen layaknya tusuk sate pada menara intinya. Gedung Sate ini merupakan ikon khas kota Bandung yang dikenal oleh masyarakat sekitar bahkan masyarakat Indonesia.

 

Jika Anda teliti maka di bagian atap Gedung Sate ini terdapat ornamen 6 buah jambu air, yang mana 6 mengartikan 6 juta golden, total biaya yang dihabiskan untuk mendirikan Gedung Sate, sedangkan jambu air menandakan kesuburan di wilayah kota Bandung.

Jika Anda berkunjung ke Gedung Sate, maka Anda akan menemukan sebuah tugu yang bertuliskan “Dalam mempertahankan Gedung Sate terhadap serangan pasukan Gurhaka tanggal 3 Desember 1945, tujuh pemuda gugur dan dikubur pihak musuh di halaman”.

Terdapat 4 pahlawan yang belum ditemukan jasadnya dan dipercaya dimakamkan di tugu tersebut. Salah satu fakta unik lainnya mengenai Gedung Sate ini adalah terdapat lorong rahasia di dalam gedung ini yang dapat langsung menuju kantor dinas Gubernur Jawa Barat.

 

Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang

 

#5 Lereng Anteng

Ingin menikmati pemandangan Bandung dari ketinggian? Lereng Anteng adalah tempat yang tepat untuk Anda. Di sini, Anda dapat menikmati wisata kuliner khas Jawa Barat sembari mengagumi pemandangan Bandung dari ketinggian.

Dari sini, Anda dapat melihat beberapa gunung di Bandung seperti Gunung Malabar, Waringin dan Patuha. Selain itu, Anda pun dapat melihat Masjid Raya Jawa Barat dan jembatan Pasupati, ikon wisata Bandung.

 

Di tempat ini, disediakan saung-saung yang telah disediakan bantal dan alas yang cocok dipakai untuk berkumpul bersama teman dan keluarga. Anda pun tidak perlu takut hujan karena telah disiapkan tempat khusus yang bertenda bening.

Jika Anda ingin mengunjungi tempat ini dengan menggunakan kendaraan umum, maka Anda dapat menggunakan ojek ke arah Punclut atau angkutan kota jurusan Ciumbuleuit dan turun di RS Salumun.

 

#6 Jalan Braga

Jalan Braga adalah sebuah jalan yang cukup terkenal sejak masa pemerintahan Hindia Belanda hingga sekarang.

Keindahan Jalan Braga dapat dilihat dari pertokoan yang berada di sisi kiri dan kanan jalan yang masih mempertahankan arsitektur masa Hindia Belanda.

 

Tata letak pertokoannya pun mengikuti model yang ada di Eropa. Karena keindahan bangunan kuno yang terdapat di sepanjang jalan Braga ini, banyak pengunjung yang sengaja berhenti untuk sekadar mengambil foto dan mengabadikan momen tersebut.

Pada malam hari, jalanan Bandung tempo dulu atau jalan Braga ini menjadi ramai pengunjung karena terdapat jajanan kuliner malam dan hiburan lainnya. Di sekitar jalan Braga ini juga terdapat mall seperti Braga City Walk, atau Gedung Merdeka Bandung dan Masjid Agung Bandung yang akan dibahas selanjutnya.

 

#7 Masjid Agung Bandung

Salah satu masjid terbesar di Bandung ini mampu menampung hingga 13.000 jemaah di dalamnya. Masjid ini pertama kali dibangun pada tahun 1810 dan setelah mengalami belasan perombakan, akhirnya pada tahun 2003 masjid ini diresmikan kembali oleh Gubernur Jawa Barat yang menjabat pada saat itu, H.R. Nuriana.

 

Masjid ini terletak di dekat ruas Jalan Asia Afrika di dalam area Alun-alun Bandung.

Masjid ini berdindingkan batu alam dengan kualitas tinggi dan terdiri dari 2 menara atau yang disebut sebagai menara kembar. Melalui sayap kanan dan kiri masjid, pengunjung dapat menaiki menara kembar dan dapat merasakan sensasi pemandangan kota Bandung dengan sudut pandang 360 derajat.

Untuk naik ke puncak menara, pengunjung harus menggunakan lift untuk menuju ke lantai ke-19 atau di ketinggian 84 meter.

Dengan harga tiket di bawah Rp10.000, Anda dapat berada di puncak dengan bebas tanpa ada batas waktu. Tentunya karena setiap harinya, masjid ini dikunjungi oleh lebih dari 1.000 orang, maka Anda harus bersabar dan mengantre untuk naik ke atas menara.

 

#8 Upside Down World Bandung

Sesuai dengan namanya, di museum ini, Anda dapat berfoto dan mengabadikan momen seolah-olah Anda berada di ruangan terbalik. Konsep yang unik ini terinspirasi dari film Hollywood berjudul “Upside Down”.

Walaupun bukan yang pertama di Indonesia, nyatanya, museum ini berhasil menarik perhatian pengunjung.

 

Anda tidak perlu takut kejatuhan barang-barang yang sengaja disusun terbalik tersebut karena penataan serta posisinya telah diatur sedemikian rupa untuk memastikan keamanan Anda.

Bagi Anda yang kurang mengerti cara mengambil foto yang tepat, Anda dapat bertanya pada petugas yang khusus disiapkan untuk membantu Anda mencari posisi terbaik.

Karena kesuksesan museum ini, konsep upside down ini sering digunakan sebagai penarik perhatian pengunjung di tempat lain. Oleh karena itu, jangan sampai Anda melewatkannya, terutama jika Anda sedang mengunjungi Bandung.

 

#9 Wot Batu Selasar Sunaryo

Wot Batu ini juga dikenal dengan nama Wot Batu Selasar Sunaryo karena letaknya berdekatan dengan Selasar Sunaryo, yang mana keduanya berada di Jalan Bukit Pakar Timur, di mana Wot Batu berada di nomor 98 dan Selasar Sunaryo berada di nomor 100.

Wot Batu ini sendiri merupakan objek wisata seni yang diresmikan pada tahun 2015 oleh Anies Baswedan.

 

Wot Batu atau yang juga dikenal dengan nama Stone Garden Padalarang ini merupakan sebuah ekspresi seni dari seniman Soenaryo.

Wot Batu ini memiliki makna mendalam mengenai arti kehidupan dan filosofi tentang bagaimana kehidupan manusia selanjutnya di alam akhirat. Tentu tidak ada salahnya Anda berwisata sembari mengagumi hasil seni dari seniman asal Bandung ini.

 

#10 Taman Hutan Raya: Gua Belanda dan Gua Jepang

Gua Belanda yang berada di kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda ini adalah bentangan pegunungan dari Barat sampai Timur dan merupakan cadangan air di musim kemarau (“tangki air raksasa ilmiah”).

Terowongan sepanjang 144 meter dengan lebar 1,8 meter untuk PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) juga dibangun di sini pada tahun 1918.

Sejarahnya, militer Belanda membangun jaringan gua sebanyak 15 lorong di dalam terowongan yang digunakan untuk PLTA tersebut.

Gua ini kemudian dipakai untuk kegiatan militer dan digunakan untuk stasiun radio telekomunikasi Belanda. Setelah masa penjajahan Belanda, gua ini kemudian dipakai sebagai gudang mesiu pada masa kemerdekaan.

Walaupun terdapat mitos-mitos dan kejadian mistis mengenai Gua Belanda, tetapi banyak sekali pengunjung yang ingin mendatangi gua ini untuk sekadar tahu dan mengerti nilai sejarah dari gua tersebut.

 

Selain Gua Belanda, terdapat pula Gua Jepang yang juga berada di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. Anda dapat berjalan kaki sekitar 300 meter dari pintu gerbang utama untuk menuju ke Gua Jepang.

Gua ini dibangun dengan bantuan para pekerja paksa Jepang, romusha, pada tahun 1942. Gua ini dipakai sebagai tempat perlindungan, persembunyian, tempat penyimpanan logistik senjata dan amunisi serta makanan.
Gua Jepang memiliki 3 buah lubang masuk, biasanya pengunjung akan masuk melalui lubang yang pertama dan keluar di lubang yang terakhir. Untuk berjalan di dalam gua pun cukup mudah karena lorongnya cukup besar dan pengunjung tidak akan kesulitan bernafas.

Tetapi pengunjung harus menyewa senter seharga Rp3.000 karena tidak ada sedikit pun penerangan di dalam gua. Penasaran?

Silahkan kunjungi Taman Hutan Raya yang berada di daerah Dago Pakar.

 

 

#11 Bukit Bintang Bukit Moko

Bukit Bintang Bukit Moko atau yang lebih dikenal dengan nama Bukit Bintang Bandung atau Puncak Bintang Bukit Moko Bandung ini adalah sebuah tempat wisata yang relatif baru.

Tempat yang berada di ketinggian 1.442 meter di atas laut dan sering tertutup kabut ini diresmikan pada tanggal 23 September 2014.

Terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan di kompleks wisata Puncak Bintang, seperti berjalan-jalan di hutan pinus.

 

Anda pun dapat menikmati pemandangan matahari terbit atau terbenam sembari menikmati pemandangan Bandung pada subuh atau malam hari. Selain itu, Bukit Bintang Bukit Moko difasilitasi oleh sarana yang bernama Dermaga Bintang.

Di sini, pengunjung dapat dengan nyaman menikmati pemandangan melalui dek yang dibangun sejajar dengan pucuk pohon pinus.

Anda pun dapat berkemah di Puncak Bintang dengan harga sebesar Rp20.000 per orang.


#12 Sabuga

Sabuga, nama yang terdengar aneh ini merupakan singkatan dari Sasana Budaya Ganesha, sebuah tempat wisata edukasi yang berbasis IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi).

Di dalam Sabuga, pengunjung akan menemukan ruangan dengan fungsi yang berbeda.

Ruangan yang paling terkenal adalah Science Gallery, yang mana di dalam ruangan ini, berisi alat peraga IPTEK yang jumlahnya cukup banyak, misalnya angular momentum, bottle lightning, momentum chair dan lain sebagainya.

 

Selain itu, terdapat ruangan Dome Theatre yang merupakan teater 3 dimensi yang berbentuk seperti kubah, satu-satunya teater di Indonesia yang memiliki konsep fungsi dan fasilitas seperti tersebut.

Dengan menonton di dalam teater ini, Anda akan merasa seperti dibawa ke dalam film tersebut. Tidak ketinggalan, bagi anak-anak Balita atau yang di bawah 7 tahun, mereka dapat mengunjungi ruangan Kids Smart, yang diciptakan khusus untuk mempermudah anak-anak untuk mengenal IPTEK melalui media komputer.

 

#13 Gasibu

Lapangan Gasibu atau Gasibu merupakan sebuah lapangan yang terletak tepat di seberang Gedung Sate. Namanya sendiri merupakan singkatan Gabungan Sepak Bola Indonesia Bandung Utara.

Dahulunya, Lapangan Gasibu ini adalah semak belukar, tetapi berkat para pencinta sepak bola, pemerintah Belanda mengizinkan mereka untuk menjadikan lapangan tersebut sebagai lapangan sepak bola.

Wisata di Bandung

 

Lapangan ini dulunya bernama Lapangan Wilhelmina Plein (Lapangan Wilhelmina), nama yang diambil dari nama Ratu Belanda pada masa tersebut. Sekarang, Lapangan Gasibu telah dipakai menjadi ruang publik dan menjadi titik kumpul masyarakat Bandung.

Terkadang tempat ini dijadikan sebagai lapangan sepak bola atau olahraga lainnya, ada juga yang menjadikan tempat ini sebagai tempat berjualan, konser musik atau upacara.

 

Berwisata sembari Menambah Ilmu

Tentunya berwisata tidak hanya terbatas pada mengisi waktu luang dengan bermain-main atau rekreasi.

Dengan mengunjungi tempat-tempat wisata seperti museum atau objek wisata sejarah, Anda akan menambah pengetahuan Anda mengenai sejarah dan perkembangan kebudayaan suatu kota.

 

Di antara seluruh daftar tempat di atas, tempat manakah yang menarik perhatian Anda? Apakah Anda akan mengunjungi tempat-tempat yang disebutkan di atas?

Silakan bagikan komentar Anda di kolom di bawah ini dan bagi Anda yang pernah mengunjungi salah satu tempat di atas, silahkan bagikan pengalaman Anda pada pembaca lainnya.

 

Sumber Referensi:

  • Ade Muhlis. 21 November 2014. Kenali dan Kunjungi Museum Sains di Indonesia “Museum Puspa Iptek Bandung”. Budayaindonesia.net
  • Adhie Sathya. 28 April 2017. 5 Fakta Seru Gedung Sate di Bandung. Pegipegi.com
  • Admin. 24 Januari 2015. Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat. Serbabandung.com
  • Admin. 6 April 2012. Museum Mainan (Bandung). Jalanjajanhemat.com
  • Dian Mardiana. 23 Oktober 2015. Museum Sri Baduga – The Museum of Historical Bandung. Tempatwisatadibandung.info
  • Dwi Jayanti. 3 November 2016. Museum Wolff Schoemaker: Museum Hotel Preanger, Jauh dari Peraduan. Dwijayantiw.wordpress.com
  • Fachri Reza. 7 Januari 2017. Lanjalan ke Museum Barli (Bandung). Myeatdantravelstory.wordpress.com
  • Hayyuretno. 28 Januari 2014. Sejarah dan Mitos Goa Belanda Bandung. Hayyuretno.wordpress.com
  • Nathanel Chris. Januari 2017. Info Harga Tiket Masuk dan Alamat Museum 3D Amazing Art World Bandung. Tempatwisatabandung.com
  • Okta Tri Utami. 12 Museum di Bandung yang Penuh Sejarah dan Edukasi. Bacaterus.com
  • Randi. 31 Maret 2017. Mengintip Sejarah Lapangan Gasibu di Bandung. Otonomi.co.id
  • Ririn Nur Febriani. 27 Juni 2017. Libur Lebaran, Nikmatilah Kota Bandung dari Menara Kembar Masjid Raya Bandung. Pikiran-rakyat.com

 

Sumber Gambar:

  • Museum Geologi – https://goo.gl/DP3d8P
  • Museum Sri Baduga – https://goo.gl/Fxk6zm
  • Museum Konferensi Asia Afrika – https://goo.gl/1KGKe8
  • Museum Barli – https://goo.gl/guZHaq
  • Museum Pos Indonesia – https://goo.gl/8ps6RW
  • Museum Pendidikan Nasional – https://goo.gl/NpZqaW
  • Museum Kereta Api Graha Parahyangan – https://goo.gl/mHQXLj
  • Museum Wolff Schoemaker – https://goo.gl/E152aU
  • Museum Mandala Wangsit Siliwangi – https://goo.gl/dSXwUX
  • Museum Puspa Iptek – https://goo.gl/DcwvnF
  • Galeri Soemardja – https://goo.gl/qijMvX
  • Selasar Sunaryo – https://goo.gl/6mpYCe
  • Museum Mainan – https://goo.gl/KvjhPc
  • Museum Patung NuArt – https://goo.gl/HmyBQh
  • Amazing Art World – https://goo.gl/7UKXVW
  • Alun-Alun Bandung – https://goo.gl/3KHUnw
  • Saung Angklung Udjo – https://goo.gl/Yi1iue
  • Monumen Perjuangan – https://goo.gl/F7rvrw
  • Gedung Sate – https://goo.gl/xBai4M
  • Lereng Anteng – https://goo.gl/RHyCdd
  • Jalan Braga – https://goo.gl/7pBymd
  • Masjid Agung Bandung – https://goo.gl/JJFgvX
  • Upside Down – https://goo.gl/7y4aDF
  • Wot Batu Selasar Sunaryo – https://goo.gl/adzUo7
  • Taman Hutan Raya, Gua Belanda, Gua Jepang – https://goo.gl/bTTFQc
  • Bukit Bintang Moko – https://goo.gl/Vx46Ze
  • Sabuga – https://goo.gl/By97ZH
  • Lapangan Gasibu – https://goo.gl/XPbq1a

 

Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

By | 2017-11-28T15:23:45+00:00 October 29th, 2017|Categories: Dana Liburan, Lifestyle, Travelling|Tags: , , , |0 Comments

About the Author:

Finansialku
Finansialku adalah perusahaan perencana keuangan independen yang berkompeten, berpengalaman dan tersertifikasi professional. Finansialku menyediakan layanan konsultasi perencanaan keuangan (financial planning) individu dan keluarga, seminar dan pelatihan terkait perencanaan keuangan.

Leave A Comment

Gratis Download E-book, Hanya untuk Anda!

Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula

Investasi Tepat, Untung Mendekat

Bagaimana cara berinvestasi reksa dana untuk investor pemula? Apa saja tips berinvestasi reksa dana agar untung lebih maksimal?

 

7.392 orang

sudah download