Keberadaan blockhain masih menjadi perbincangan hangat, terlebih teknologi blockchain erat kaitannya dengan Bitcoin, emas digital yang popularitasnya meroket di akhir tahun 2017 hingga awal tahun 2018.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Apa Benar Blockchain Bisa Menjadi Solusi?

Penggunaan teknologi blockhain pada Bitcoin yang sangat booming ini membuat banyak orang mencari tahu apa itu teknologi blockchain.

Meskipun Bitcoin sempat jatuh 50% nilainya di awal tahun, teknologi blockhain-nya justru terus berkembang dan banyak diimplementasikan pada bidang lain.

Tulisan ini akan membahas konsepsi dasar blockchain, apa saja yang harus diketahui sebelum memilih blockchain, seperti apa kelebihan dan kekurangan blockhain, dan apakah benar blockchain ini bisa menjadi solusi?

Kembali ditekankan bahwa blockchain bukan hanya Bitcoin melainkan blockchain hanyalah satu model sistem basis data. Teknologi basis data adalah teknik penyimpanan data baik secara terpusat maupun secara terdesentralisasi.

DLT (Distributed Ledger Technologi) merupakan teknologi basis data terdistribusi yang mempunyai struktur data seperti kertas bernomor halaman yang disusun membentuk buku di mana ketika halaman baru diisi, muatan halaman sebelumnya tidak dapat diubah lagi.

Blockchain sebagai bagian dari DLT mempunyai karakteristik tambahan kunci sandi (kriptografi) yang mengunci blok satu dengan sebelumnya dalam suatu jaringan peer-to-peer serta model konsensus yang menentukan apakah suatu transaksi penulisan blok valid atau tidak sesuai satu aturan validasi.

Amankah Penggunaan Blockchain 3 Finansialku

[Baca Juga: 25 Fakta Menarik Bitcoin yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Berinvestasi]

 

Blockchain terus alami pengembangan dan secara umum terbagi menjadi platform yang membutuhkan izin menulis transaksi (permissioned) atau tidak (permissionless) serta platform yang terbuka siapa pun boleh masuk (public) atau terbatas (private).

Hal-hal inilah yang sangat mempengaruhi bentuk konsensus, kerahasiaan data, dan kecepatan transaksi sehingga pemilihan terhadap platform Blockchain sangat menentukan.

Bagan berikut adalah blockchain dalam ranting teknologi basis data yang disusun kelompok riset Blockchain Nusantara dari beberapa sumber.

Amankah Penggunaan Blockchain 2 Finansialku

Sumber: Blockchain Nusantara

 

Seperti dilansir dari inet.detik.com, Senin (4/6/18), untuk sebagian orang platform blockhain memang dianggap bisa menjadi solusi, tapi tidak baik digunakan memecahkan permasalahan penyimpanan data dalam kondisi berikut.

 

Jangan Gunakan Blockchain Dalam Kondisi Ini!

#1 Jangan pakai blockchain apabila sistem basis data Anda telah bekerja dengan baik dan tidak ada kelemahan

If it ain’t broke, don’t fix it. Sistem yang telah berjalan dengan baik dengan semua SPoF (single point of failure) telah diketahui dan diperbaiki dengan penguatan keamanan dan redundansi, akan sangat mahal jika harus diganti hanya karena mengejar tren blockchain dan fitur-fitur tambahannya.

 

#2 Jangan pakai blockchain jika Anda berpikir sistem ini 100% aman serta menghilangkan peranan pihak ketiga

Selalu saja ada pihak ketiga di sini. Siapa yang melakukan penulisan kode pertama? Siapa yang menjadi operator? Siapa yang menjadi validator? Siapa pihak yang mempunyai kewenangan lebih dalam jaringan? Mereka-mereka lah yang memegang ‘trust’ dan pada dasarnya adalah pihak ketiga.

Blockchain juga tidak dapat menjamin kebenaran informasi yang dituliskan namun hanya mampu memastikan validasi penulis informasi tersebut. Kunci privat yang disimpan tiap server juga dapat diambil alih penyerang serta dalam beberapa kasus dapat mengubah transaksi dan melakukan fraud.

 

#3 Jangan pakai blockchain untuk aplikasi yang membutuhkan kecepatan transaksi

Konsensus dan model izin blockchain menentukan kecepatan transaksi. Dalam publik blockchain, tiap server dianggap tidak dipercaya sehingga melahirkan konsensus yang membutuhkan kekuatan pemrosesan data, dan ini menyebabkan rendahnya kecepatan transaksi.

Dalam privat blockchain, tiap servernya dipercaya sehingga model konsensusnya lebih sederhana, namun tetap saja harus memenuhi algoritma BFT (Byzantine Fault Tolerance).

Algoritma ini memastikan sistem konsensus tetap berjalan meskipun terdapat server yang bermasalah, baik karena masalah validasi ataupun masalah jaringan.

Namun demikian, beberapa riset telah menargetkan peningkatan penulisan transaksi di blockchain menjadi 1 juta tps di tahun 2020 yang artinya jauh melampaui Visa yang saat ini mencapai 24000 tps.

 

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

#4 Jangan pakai blockchain untuk solusi internal organisasi

Kekuatan utama blockchain adalah menghubungkan berbagai macam data dari banyak pemangku kepentingan yang berada di banyak lokasi berbeda menjadi satu data yang dapat diakses bersama.

Cukup gunakan DBMS dengan akses VPN untuk kebutuhan internal organisasi Anda atau untuk berhubungan dengan pihak lain sepanjang proses bisnisnya sederhana.

 

#5 Jangan pakai blockchain sebelum jelas tata kelola antar pemangku kepentingan

Penentuan use-case yang tepat adalah krusial untuk memulai proyek blockchain. Dari sinilah identifikasi pemangku kepentingan dan risiko lainnya seperti adanya perubahan proses bisnis, perlunya regulasi atau perjanjian baru, serta perencanaan ke depan, ditemukenali terlebih dahulu.

Seringkali, proses pembuatan tata kelola sistem dengan banyak pemangku kepentingan menjadi bagian yang paling menyita waktu. Kesepakatan data apa saja yang akan dialirkan, siapa saja yang dapat membaca, dan kepastian keamanan data tersebut menjadi perhatian khusus semua pihak.

 

#6 Jangan pakai blockchain jika Anda tidak memahami peta DLT dan blockchain

Begitu banyak pihak yang mengembangkan blockchain dengan berbagai konsep dan solusi membuat kita harus waspada karena platform yang kita pilih sekarang bisa jadi nanti tidak akan cocok menyelesaikan permasalahan baru lainnya di masa depan, sehingga merugikan investasi kita.

Saat ini dirasakan teknologi ini masih berkembang belum matang.

Hal ini terlihat dari belum jelas adanya komunikasi antar platform (kecuali melalui pihak ketiga atau API khusus), serta belum ada satu standar infrastruktur blockchain di mana cukup 1 core jaringan bisa untuk bermacam aplikasi dengan partisipan atau pemangku kepentingan yang berbeda.

Detail lebih lanjut mengenai peta DLT dan blockchain akan disampaikan pada artikel berikutnya.

Artikel kedua akan lebih banyak membahas permissionless blockchain yang mendasari industri token atau aset digital (ICO dan cryptocurrency).

Artikel ketiga akan membahas permissioned blockchain khususnya hyperledger serta teknologi DLT lainnya seperti Corda dan IOTA.

Dibutuhkan perencanaan dan perhitungan yang matang dalam implementasi blockchain. Seperti ujaran Sir Winston Churchill:

He who fails to plan is planning to fail.

 

Kesimpulannya, secara umum teknologi basis data terpusat masih memliki kelebihan di sisi kerahasiaan dan kecepatan transaksi. Dalam hal ini, blockchain mengurangi porsi intermediari, memiliki kehandalan menghadapi serangan, setiap transaksi adalah final, serta dapat dilacak sampai titik awal (genesis).

Di sisi lain Pandu Sastrowardoyo, CEO Blockchain Zoo menerangkan teknologi blockchain adalah solusi  masa depan karena teknologi tersebut dapat digunakan untuk berbagai industri di bermacam bidang dan sangat bermanfaat.

Blockchain itu bisa dipakai untuk electronic medical records, bahkan bisa dipakai untuk men-trace DNA kita sampai kapan pun bahwa itu adalah milik kita dan tidak dipergunakan untuk hal-hal yang kita tidak setujui, blockchain bisa lakukan hal itu.”

 

Terima kasih sudah membaca tulisan ini hingga selesai. Apakah informasi dalam tulisan ini menambah wawasan dan berguna untuk Anda? Apakah ada teman-teman atau rekan Anda yang membutuhkan informasi ini juga?

Bagikan artikel ini untuk membantu mereka mendapatkan informasi ini dan menambah wawasan Anda.

 

Sumber Referensi:

  • Satriyo Wibowo. 4 Juni 2016. Jangan Pakai Blockchain! Inet.detik.com – https://goo.gl/n263sR

 

Sumber Gambar:

  • Blockchain –  https://goo.gl/N3M5xA
  • Blockchain 2 – https://goo.gl/myxJk9
  • Blockchain 3 – https://goo.gl/6WXRVM

 

Free Download Ebook Panduan Investasi Emas untuk Pemula

Download Ebook Panduan Berinvestasi Emas untuk Pemula - Harga Emas Hari Ini - Finansialku

Summary
Amankah Penggunaan Blockchain?
Article Name
Amankah Penggunaan Blockchain?
Description
Keberadaan blockhain masih menjadi perbincangan hangat, terlebih teknologi blockchain erat kaitannya dengan Bitcoin, emas digital yang popularitasnya meroket di akhir tahun 2017 hingga awal tahun 2018.
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo