Sobat Finansialku, ketahui pengertian, jenis, sifat, contoh aset, hingga cara mengelolanya dengan benar!

Informasi selengkapnya bisa kamu dapatkan di bawah ini.

 

Summary:

  • Aset adalah segala sesuatu yang dimiliki perusahaan atau pribadi dan bernilai ekonomi serta memberikan keuntungan bagi pemiliknya.
  • Ada beberapa sifat dan karakteristik khusus yang menjadikan barang tersebut bisa dikategorikan sebagai aset.
  • Aset terdiri dari beberapa jenis yang bisa dijadikan sebagai investasi jangka pendek ataupun jangka panjang.

 

Pengertian Aset

Sobat Finansialku, kita tentu sering mendengar kata ‘aset’ disebutkan di beberapa kesempatan, salah satunya ketika membicarakan soal warisan.

Tapi, apa sebenarnya pengertian aset secara literal?

Dalam dunia investasi, aset merujuk pada segala harta benda baik yang berwujud maupun abstrak, yang berkaitan dengan modal dan utang.

Sementara itu, KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) menuliskan bahwa aset adalah kekayaan berupa uang maupun wujud benda lain yang bersifat nyata.

Kemudian, Wikipedia mendefinisikan aset sebagai salah satu saldo normal debit atau sumber ekonomi yang dapat memberikan manfaat usaha di masa depan.

Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 16 Revisi Tahun 2011, mengartikan aset sebagai semua kekayaan yang dipunyai oleh individu atau kelompok yang berwujud maupun tidak berwujud, yang memiliki nilai akan memiliki manfaat bagi setiap orang atau perusahaan.

Terakhir, menurut Investopedia, aset merupakan sumber daya dengan nilai ekonomi yang dimiliki atau dikendalikan oleh individu, perusahaan, atau negara, dengan harapan akan memberikan manfaat di masa depan.

Nah, dari pengertian yang didapatkan dari beberapa sumber di atas, maka aset bisa kita pahami sebagai segala sesuatu yang dimiliki oleh perusahaan atau pribadi, yang memiliki nilai ekonomi.

Kabar baiknya, kamu bisa melakukan pencatatan aset di Aplikasi Finansialku, lho. Caranya bisa kamu tonton video berikut ini:

 

Sifat Aset

Setelah mengetahui apa yang dimaksud dengan aset, kali ini kita akan bahas beberapa sifat dan karakteristik khususnya, dilansir dari beberapa sumber, antara lain:

 

#1 Bertuan

Pertama, aset adalah hal yang mutlak dimiliki oleh satu pihak, baik itu individu atau pun perusahaan.

Jadi, jika terdapat tanah, rumah, atau harta benda bernilai ekonomi lainnya yang tidak bertuan, maka itu tidak bisa dikatakan sebagai aset.

 

#2 Menghasilkan Keuntungan

Sifat atau karakteristik aset selanjutnya adalah mampu menghasilkan keuntungan bagi pemiliknya.

Sehingga untuk bisa dikatakan aset, maka barang harus bisa dijual dan mampu memberikan keuntungan.

 

#3 Memiliki Nilai Ekonomi

Poin ketiga ini berkaitan dengan poin sebelumnya, dimana jika menghasilkan keuntungan, sudah tentu aset harus memiliki nilai ekonomi.

Adapun, nilai ekonomi yang dimaksud adalah memiliki manfaat dan masih dibutuhkan oleh banyak orang.

 

#4 Transaksi Terjadi di Masa Lalu

Sifat terakhir adalah, benda bisa dikatakan sebagai aset jika transaksinya terjadi di masa lalu.

Artinya tidak menjadi sah sebuah barang disebut aset kalau transaksinya baru terjadi besok, lusa, atau minggu depan.

Mengenai sifat dan karakteristik aset, kamu juga bisa dapatkan informasinya melalui artikel berikut ini:

Aset – Definisi, Karakteristik, dan Jenis

 

Jenis dan Contoh Aset

Jenis aset sendiri terbagi atas beberapa kategori, berdasarkan bentuk, berdasarkan fungsi, dan berdasarkan konversi. Berikut penjelasannya:

 

#1 Jenis Aset Berdasarkan Bentuk

Jenis aset yang pertama terbagi berdasarkan jenis wujud atau bentuk, yaitu:

  • Tangible Asset (Aset Berwujud): Merupakan jenis aset yang wujudnya nyata, dapat disentuh dan dilihat langsung.

Aset yang termasuk ke dalam jenis ini biasanya rentan mengalami depresiasi atau penyusutan nilai.

Contoh aset berwujud adalah properti, mesin, uang tunai, dan lain-lain.

  • Intangible Asset (Aset Tidak Berwujud): Merupakan jenis aset yang wujudnya tidak nyata, tidak dapat disentuh dan dilihat langsung.

Contoh aset jenis ini adalah hak cipta, hak paten, merek dagang, dan lain-lain.

 

#2 Jenis Aset Berdasarkan Fungsi

Jenis aset yang kedua dibagi berdasarkan fungsi, terdiri dari:

  • Aset Operasional: Merupakan harta benda yang diperlukan dalam kegiatan operasional dengan tujuan menghasilkan pendapatan atau keuntungan dari kegiatan bisnis. Contoh aset operasional adalah uang tunai, persediaan, gedung bangunan, mesin, paten, dan lain-lain.
  • Aset Non Operasional: Merupakan kekayaan yang tidak digunakan dalam kegiatan bisnis sehari-hari, tapi sifatnya tetap sebagai penghasil keuntungan.

Contoh aset non operasional adalah investasi jangka pendek, valuasi perusahaan, surat berharga, asuransi, dan lain-lain. 

Sobat Finansialku bisa menggali informasi seputar alternatif investasi lainnya melalui ebook Cara Mendapatkan Uang dari Pemasukan Investasi.

 

#3 Jenis Aset Berdasarkan Konversi

Terakhir, yang termasuk ke dalam jenis aset berdasarkan konversi diantaranya:

  • Aset Lancar: Merupakan jenis aset yang memiliki likuiditas tinggi.

Dengan kata lain, aset tersebut adalah aset yang paling mudah dan cepat untuk dikonversikan menjadi uang tunai.

Contoh aset lancar diantaranya deposito, saham, surat berharga, dan lain-lain.

Kamu bisa memaksimalkan keuntungan dari aset lancar ini, misalnya pada saham, dengan mempelajari ebook gratis dari Finansialku, Petunjuk Praktis Dapat Keuntungan di Saham.

Banner Iklan Ebook Petunjuk Praktis Dapat Keuntungan di Saham - HP
Banner Iklan Ebook Petunjuk Praktis Dapat Keuntungan di Saham - PC

 

  • Aset Tidak Lancar: Sebaliknya, aset tidak lancar adalah aset yang memiliki tingkat likuiditas yang lebih rendah dibandingkan aset lancar.

Aset Tidak lancar terdiri atas tiga jenis, yaitu:

    • Aset Tetap: Adalah aset yang mempunyai bentuk fisik yang biasanya digunakan untuk kegiatan produksi.

Sehingga tujuannya bukan untuk dijual kembali, tapi untuk menunjang produktivitas.

    • Aset Tidak Berwujud: Adalah aset yang tidak terlihat secara fisik tapi memiliki nilai dan manfaat untuk pemiliknya.

Contoh aset tidak berwujud diantaranya adalah hak guna bangunan, hak paten, dan lain-lain.

    • Investasi Jangka Panjang: Sebagai aset, investasi jangka panjang berguna untuk memperoleh pertumbuhan kekayaan.

 

So, kamu sudah mulai paham kan apa saja jenis dan contoh aset yang ada. Sekarang, tinggal kamu membuat daftar aset yang dimiliki. Untuk apa?

Selain untuk tracking perpajakan aset, kamu juga akan lebih mudah ketika membagi harta gono gini atau pembuatan surat wasiat.

Lho, saya kan masih hidup, kenapa harus membuat surat wasiat?

Justru, surat wasiat sebaiknya dibuat ketika kondisi kita masih sehat dan mampu berpikir logis.

Sehingga, jika tiba saatnya meninggalkan dunia ini yang waktunya tak terprediksi, kamu sudah memberikan “bekal” untuk keluarga yang ditinggalkan, sesuai porsi masing-masing.

Harapannya, tidak akan ada drama rebutan warisan, seperti yang dialami salah satu klien Finansialku, Mas Aryo, dimana orang tuanya rebutan warisan bersama om dan tantenya.

Salah satu penyebabnya, karena perbedaan pendapat soal hukum waris yang akan digunakan dalam pembagian warisan tersebut.

Sampai akhirnya memicu konflik keluarga yang berkepanjangan. Lalu, bagaimana kelanjutannya?

Simak kisah lengakpnya berikut ini:

 

Ternyata, Aset itu Beragam!

Nah, itu dia penjelasan lengkap terkait pengertian, sifat, jenis, hingga contoh aset yang bisa kamu ketahui.

Jika dalam proses pencatatan aset kamu menemukan kendala, jangan ragu untuk konsultasi dengan perencana keuangan Finansialku melalui Aplikasi Finansialku atau hubungi WhatsApp 0851 5866 2940. Terima kasih.

 

Apakah kamu punya pertanyaan lain terkait ini? Kalau ada, sampaikan pada kami lewat kolom komentar, ya!

Kamu bisa bagikan informasi ini kepada teman-temanmu yang membutuhkan lewat pilihan media sosial yang ada di samping ini. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!

 

Editor: Ismyuli Tri Retno

Sumber Referensi:

  • Admin. 24 Desember 2021. Aset: Pengertian, Sifat, Jenis, dan Contohnya. Wakalahmu.com – https://bit.ly/3LnTvSK
  • Admin. 15 Juni 2021. Apa itu Aset? Ini Pengertian, Jenis, Sifat, & Contohnya. Ocbcnisp.com – https://bit.ly/3LtlT5N
  • Muhammad Idris. 22 Oktober 2021. Aset: Pengertian, Jenis, Sifat, dan Contohnya. Money.kompas.com – https://bit.ly/3qLGdaP
  • Laeli Nur Azizah. 30 Maret 2022. Pengertian Aset: Jenis, Klasifikasi, Contoh, dan Peranannya. Gramedia.com – https://bit.ly/3DpdtcR
  • Admin. 15 November 2021. Aset Adalah: Pahami Pengertian, Sifat, dan Jenis-Jenisnya. Prospeku.com – https://bit.ly/3JQVNt7