Tidak perlu lagi bekerja, kamu hanya tinggal menunggu uang itu datang padamu. Gimana caranya? Jawabannya, beli aset yang menghasilkan pendapatan pasif darinya.

Simak penjelasannya dan ketahui 10 ide penghasilan pasif dengan pembelian aset berikut ini. Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Temukan Aset yang Menghasilkan Pendapatan Pasif

Siapa yang tidak mau mendapatkan pendapatan tanpa harus bekerja. Itu adalah mimpi semua orang untuk mendapatkan pendapatan pasif dan mengalami kebebasan keuangan.

Sudah banyak orang yang melakukannya dan inilah saatnya bagi kamu.

Punya aset juga bisa menghasilkan pendapatan pasif juga lho.

Memang kamu perlu modal untuk mengusahakannya, dan setelah memilikinya, kamu bisa membangun penghasilan pasif kemudian.

Ini dia 10 ide penghasilan pasif dengan membeli aset berikut ini berdasarkan kriteria Imbal Hasil, Risiko, Kemudahan Investasi, Likuiditas dan Aktivitas.

NB:

  • Setiap kriteria mendapatkan skor antara 1-10.
  • Semakin tinggi total skornya akan semakin baik.

 

Keterangan:

  • Skor Imbal Hasil 1 berarti tingkat pengembaliannya hampir sama dengan BI Repo-Rate sekitar 4,75%.
  • Skor Risiko 1 berarti sangat berisiko.
  • Skor Kemudahan Investasi 10 berarti semua orang bisa investasi.
  • Skor Likuiditas 1 berarti sangat sulit untuk menarik uang kamu tanpa pinalti atau butuh waktu.
  • Skor Aktivitas 10 berarti kamu bisa liburan berbulan-bulan dan tidak melihat investasi kamu dan tetap mendapatkan penghasilan.

 

Pendapatan Pasif Online 01 Finansialku

[Baca Juga: 10 Kisah Inspirasi Usaha Para Pengusaha Sukses di Indonesia. 5 Di Antaranya Usia 20 an – 30 an]

 

Aset biasanya digunakan sebagai investasi. Lalu, apakah kamu sudah memahami setiap instrumen investasi yang tersebar di masyarakat?

Jika belum, alangkah lebih jika kamu mempelajarinya terlebih dahulu. Hal yang perlu kamu ingat ialah setiap instrumen investasi, tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Semuanya harus disesuaikan dengan kebutuhanmu. Selain itu, lihat pula jangka waktu dari setiap instrumen investasi.

Nah, yuk miliki panduan yang jelas dalam melakukan investasi dengan men-download Ebook GRATIS Panduan Berinvestasi bagi Pemula dari Finansialku berikut ini:

 

Gratis Download Ebook Panduan Investasi Emas untuk Pemula

Download Ebook Panduan Berinvestasi Emas untuk Pemula - Harga Emas Hari Ini - Finansialku

Download Ebook Sekarang

 

Namun, sebelum membahasnya satu-satu, apakah kamu sudah mengetahui bagaimana cara mudah untuk menghitung hasil investasi yang sudah atau kamu miliki saat ini?

Jika belum, maka kamu sangatlah tertinggal. Kini, sudah banyak tools yang bisa digunakan olehmu untuk menghitungnya, salah satunya aplikasi Finansialku.

Aplikasi Finansialku merupakan aplikasi berbasis website yang dapat membantu penggunanya untuk melakukan pengelolaan dan perencanaan keuangan.

Kamu juga bisa membuat simulasi perhitungan keuntungan yang akan diperoleh jika berinvestasi salah satu instrumen investasi.

Jika belum memiliki aplikasinya, download terlebih dahulu melalui Google Play Store atau lakukan registrasi melalui PC.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Kini, mari kita bahas sejumlah aset yang bisa menghasilkan pendapatan pasif, yaitu:        

 

#1 Reksa Dana Pasar Uang & Indeks

Karena kemudahannya dalam Investasi di Reksa Dana Pasar Uang dan Indeks, kamu akan dapat menghasilkan keuntungan yang melebihi bunga deposito.

Kamu tidak perlu membayar biaya untuk membeli atau menjual dalam Investasi di Reksa Dana Pasar Uang dan Indeks.

Selain itu, kamu tidak perlu memiliki keahlian khusus dalam Reksa Dana Indeks karena jenis ini akan mengikuti IHSG dan memungkinkanmu melakukan aktivitas lainnya tanpa harus memantau atau memonitor secara regular.

Imbal hasil: 4, Risiko: 7, Kemudahan Investasi: 9, Likuiditas: 10. Aktivitas: 6.

Total Skor: 36


Daftar Reksadana Juara 2017 - Finansialku

[Baca Juga: Lakukan dari Sekarang! 10 Tips Agar Anda Menjadi Kandidat Promosi Jabatan]

 

#2 Obligasi Ritel Indonesia/Sukuk Ritel

Investasi ini termasuk investasi jangka menengah dimana waktu yang diperlukan sekitar 3-5 tahun dengan memberi pinjaman dana kepada pemerintah Indonesia.

Imbal hasil: 3, Risiko: 9, Kemudahan Investasi: 8, Likuiditas: 8. Aktivitas: 7.

Total Skor: 35.

 

#3 Deposito Berjangka

Investasi jenis ini termasuk yang paling mudah dilakukan hanya dengan modal mulai dari Rp8 juta.

Kamu bisa mencairkan keuntungannya setiap bulan dengan Bunga Deposito antara 4 – 6,5%, belum dipotong pajak.

Investasi ini memiliki risiko rendah namun juga memberikan imbal hasil yang rendah.

Imbal hasil: 1, Risiko: 10, Kemudahan Investasi: 10, Likuiditas: 3. Aktivitas: 9.

Total Skor: 33.

 Deposito Berjangka 02 - Finansialku

[Baca Juga: Mau Jadi Orang Sukses? 13 Cara Ini Membuat Anda Mengalami Peningkatan Hidup]

 

#4 Saham dengan Pembagian Deviden

Ada banyak saham yang membagikan atau memberikan dividen yang cukup besar di IHSG.

Kisaran dividen yang dibagikan antara lain berkisar 2 hingga 8 persen per tahunnya.

Untuk mengetahuinya, kamu perlu melakukan riset dan menilai saham mana yang memberikan dividen secara konsisten setiap tahunnya.

Dalam jangka waktu yang cukup lama, saham adalah salah satu kendaraan investasi yang dapat memberikan keuntungan lebih besar dengan kenaikan harganya.

Imbal hasil: 7, Risiko: 4, Kemudahan Investasi: 7, Likuiditas: 9. Aktivitas: 4.

Total Skor: 31.

 

#5 Investasi Website & Apps

Generasi milenial tentu sudah tahu bagaimana mengoperasikan website.

Tapi sudah tahukah kamu bahwa internet dapat menghasilkan keuntungan buatmu setiap bulannya?

Jika kamu bisa membuat aplikasi atau web atau blog dan membangun traffic yang ramai melalui iklan yang ada di dalamnya, kamu bisa mendapatkan keuntungan secara konsisten setiap bulannya.

Imbal hasil: 9, Risiko: 6, Kemudahan Investasi: 5, Likuiditas: 6. Aktivitas: 5.

Total Skor: 31.

 

Ada-8-Manfaat-Membuat-Website-1-Finansialku

[Baca Juga: Orang Kaya Tidak Melakukan Pemborosan Uang Pada 10 Hal Berikut Ini]

 

#6 Peer to Peer (P2P) Lending dan Crowdfunding

Biasanya orang akan meminjam uang kepada pihak bank untuk membayar kebutuhan mereka seperti KPR dan lain sebagainya.

Tapi, apa jadinya jika permintaan mereka ditolak oleh pihak bank?

Inilah awal mula adanya P2P Lending di mana para debitur akan meminjam sejumlah uang karena tidak memenuhi syarat peminjaman uang kepada pihak bank atau leasing.

Dengan P2P Lending, kamu dapat memilih memberikan pinjaman sejumlah dana kepada calon debitur disamping menyebarkan jumlah investasimu untuk mengurangi risiko.

Sudah banyak Startup Fintech di Indonesia yang mengeluarkan produk P2P Lending ini, seperti Amartha, Investree, dan juga Modalku.

Bagaimana dengan crowdfunding?

Melalui Crowdfunding, kamu dapat membeli sejumlah investasi atau memberikan pinjaman uang kepada Manajer Investasi (MI) demi imbal hasil atau keuntungan tertentu.

Beberapa Startups di Indonesia dengan investasi berupa crowdfunding salah satunya adalah Akeseleran.

Imbal hasil: 6, Risiko: 3, Kemudahan Investasi: 6, Likuiditas: 7, Aktivitas: 3.

Total Skor: 25.

 

#7 Investasi Royalti

Royalti bisa didapatkan melalui sebuah bisnis musik atau buku, dapat berupa fisik atau online.

Inilah yang dihasilkan oleh para penulis buku dan juga pembuat lagu yang banyak digemari oleh mereka menyukainya.

Itulah sebabnya banyak penulis buku laris yang mendapatkan keuntungan dari penjualan setiap buku karyanya.

Imbal hasil: 5, Risiko: 2, Kemudahan Investasi: 4, Likuiditas: 4, Aktivitas: 8.

Total Skor: 23.

 

2019 Gaji Perangkat Desa Setara Dengan Gaji PNS Golongan IIA 01 - Finansialku

[Baca juga: Kepemimpinan Bisnis yang Efektif Terlihat dalam Film Moneyball (2011)! Ingin Tahu?]

 

#8 Properti Sewa

Investasi ini memang sudah marak dilakukan, termasuk di Indonesia.

Investasi dengan menyewakan properti akan memberikan keuntungan yang sangat besar.

Beberapa contoh diantaranya adalah menyewakan kamar kost, menyewakan rumah kontrakan, apartment, ruko atau gudang dan juga gedung untuk perkantoran atau usaha. Investasi ini akan memberikan keuntungan tidak hanya per bulan, tapi juga per tahun.

Selain itu, properti akan mengalami kenaikan harga untuk setiap tahunnya sehingga keuntungan kamu pasti bertambah.

Besar kecilnya imbal hasil yang kamu dapatkan tergantung dari kondisi rumah, fasilitas kos yang kamu berikan dan juga strategisnya lokasi propertimu berdiri.

Imbal hasil: 8, Risiko: 5, Kemudahan Investasi: 3, Likuiditas: 5, Aktivitas: 1.

Total Skor: 22.

 

#9 Asuransi Anuitas

Penghasilan pasif bisa kamu dapatkan seumur hidupmu dalam bentuk pembayaran bulanan, tetapi kamu diharuskan membayar sejumlah besar uang di depan sebelumnya.

Kelemahan dari investasi ini, kamu harus menyiapkan dana yang cukup besar di awal, sama seperti investasi pada properti.

Imbal hasil: 2, Risiko: 8, Kemudahan Investasi: 1, Likuiditas: 1, Aktivitas: 10.

Total Skor: 22.

 

Surat Tagihan Pajak 02 - Finansialku

[Baca Juga: Peluang Bisnis Menggiurkan Ternak Ayam Kampung, Begini Cara Memulainya!]

 

#10 Investasi Startup/Bisnis

Banyak orang kaya di luar sana yang mendapat keuntungan berlipat dari investasi Startup atau bisnis.

Banyak startup atau bisnis yang membutuhkan suntikan dana dan jika kamu bisa mengambil posisi sebagai pemegang modal yang menyuntikkan dana ke dalam startup itu.

Kamu akan mendapatkan nilai saham sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat seperti pembagian keuntungan, hak dan kewajiban.

Pemilik bisnis akan mengelola startup atau bisnis dan kamu sebagai partner yang juga memiliki andil dalam menangani startup tersebut.

Apabila startup tersebut dijual dengan harga yang baik, maka kamu bisa dapat keuntungan yang berlipat.

Imbal hasil: 10, Risiko: 1, Kemudahan Investasi: 2, Likuiditas: 2, Aktivitas: 2.

Total Skor: 17.

 

One Step Closer

Untuk menghasilkan penghasilan pasif, ada banyak hal yang harus diperhatikan dan dilakukan saat menjalankan aset produktif.

Mulailah untuk memilih jenis aset produktif yang akan dijalankan, apakah di bidang properti, surat berharga seperti saham dan obligasi atau Reksa Dana dan lain sebagainya.

Setelah memilih, kembangkan wawasan kewirausahaanmu dan lihat peluang kesempatan untuk mengembangkan aset produktif dan ketahui seberapa besar potensimu untuk pengembangannya.

 

Kamu dapat membagikan setiap artikel dari Finansialku kepada rekan-rekan atau kenalan yang membutuhkan.

Apabila kamu memiliki kesulitan dalam perencanaan keuangan, kamu dapat menghubungi Konsultan Perencana Keuangan Finansialku yang siap membantumu.

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 10 November 2015. Bangun Aset Produktif & Pendapatan Pasif dari Gaji. Bagaimana Caranya? Tribunnews.com – https://goo.gl/3K542G
  • Admin. 3 Agustus 2017. 10 Ide Penghasilan Pasif (Passive Income) dengan Investasi Uang. Pensiunmuda.net – https://goo.gl/fMCRzC
  • Chandra Putera Negara. 31 Mei 2017. 5 Jenis Sumber Aset yang Bisa Menjadi Passive Income Bagi Anda. Successbefore30.co.id – https://goo.gl/KsGWiQ
  • Ramadhani Prihatini & CNBC Indonesia TV, CNBC Indonesia. 24 Januari 2019. Sumber Uang Pasif Apa Saja? Ini Penjelasannya. CNBCIndonesia.com – https://goo.gl/UTc9fv

 

Sumber Gambar:

  • Aset yang Menghasilkan Pendapatan Pasif 1 – https://goo.gl/7SVnHK