Anak belajar di rumah, orangtua mendadak jadi guru? Bagaimana cara membuat anak tidak bosan belajar meski tidak bertemu teman-teman?

Finansialku akan bahas semua di sini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

Anak Belajar Di Rumah, Orangtua Dampingi Dengan Cara Ini

Pasca virus corona merebak dan meluas di Indonesia, Presiden Joko Widodo memerintahkan sekolah-sekolah ditutup sementara waktu dan para siswa suka atau tidak tetap belajar dari rumah.

Alokasi pembelajaran dari sekolah ke rumah menjadi tugas tambahan para orang tua tentang bagaimana cara mendampingi anak agar tetap ingin belajar dan melakukan kewajibannya sebagai pelajar.

Jika pada biasanya siswa duduk di bangku, menyimak guru, mencatat, menghafal nama-nama planet beserta urutannya atau tak jarang tertidur di ruang kelas. Sederet rutinitas itu kini telah berbeda.

Gaya Parenting 02 - Finansialku

[Baca Juga: Cara Jadi Orangtua yang Sukses Mendidik Anak Dengan Growth Mindset]

 

Hari ini mereka (para siswa) berhadapan dengan ponsel pintar dan internet untuk mengerjakan tugas sekolah.

Saat para siswa belajar di rumah, orangtua mendadak jadi kameramen: merekam dan mengirimkan kegiatan belajar anak ke gurunya masing-masing.

Sobat Finansialku, khususnya kalian para orangtua, kami punya cara yang bisa kalian lakukan selagi menjadi guru dadakan saat ini, berikut penjelasannya. Apa saja itu?

 

#1 Ciptakan Suasana Riang

Rasa bosan bisa dengan tak sopan merasuki anak ketika mereka sedang belajar, itu hal wajar. Tetapi, jangan biarkan rasa bosan pada anak menjadi aral bagi orangtua.

Ciptakan suasana riang di rumah, agar anak masih bisa haha-hihi meski tak bertemu teman mereka seperti di lingkungan sekolah.

Caranya? Posisikan diri kalian sebagai kawan mereka. Bicarakan kesukaan anak atau bermain tebak-tebakan tentang mengapa bumi bulat bukan lonjong tidak juga kotak.

Ini bisa ampuh untuk melatih daya pikir anak dan para orangtua akan tahu sejauh mana pengetahuan anaknya.

 

#2 Bikin Ruang Belajar di Rumah

Di rumah kalian mungkin sudah terdapat meja belajar tilap untuk anak menulis atau menggambar. Ini kurang greget. Selama masa belajar di rumah masih panjang, para orang tua bisa mengajak anak bikin ruang belajar baru.

Misalnya mengecat ulang kamar mereka sesuai dengan warna keinginan anak dan menempelkan satu dua poster tokoh kegemarannya di dinding.

 

#3 Pengetahuan yang Lain

Para orangtua hari ini punya waktu ekstra untuk lebih dekat dengan anak yang sedang belajar di rumah.

Kalian bisa ceritakan bagaimana silsilah keluarga dari pihak ayah atau ibu, dari mulai nenek moyang sampe kampung halaman dan warisan menu makanan apa yang dipunyai oleh keluarga besar.

Hal tersebut bisa jadi berharga bagi anak dan mereka (mungkin) akan bangga.

 

#4 Beri Tahu Keuangan Keluarga

Ini mungkin terdengar belum waktunya untuk anak. Namun, jika para orang tua bisa memberitahu tentang keuangan yang sedang lesu akibat virus corona, anak akan timbul rasa empati dan esoknya rengekan minta uang beli permen atau layang-layang bisa sedikit mereda.

Selain itu, mengajarkan keuangan pada anak sejak dini dapat membuat mereka lebih sadar untuk mengatur keuangan dengan baik.

Beri tahu juga bahwa keluar rumah hari-hari ini mesti waspada. Tapi ingat jangan menakut-nakuti mereka tentang virus corona, semakin penasaran anak akan semakin ngeyel, biasanya.

 

#5 Main Game

Bagi para orangtua yang punya anak dari Generasi Alpha (lahir setelah 2010) tentu tahu kehidupan mereka erat dengan yang namanya teknologi.

Para anak dari Generasi Alpha terbiasa mencari hiburan lewat game yang tersedia di ponsel pintar.

Berilah mereka kebebasan untuk memainkan game di ponsel pintarnya, dengan mengingatkan waktu dan arahkan mereka memilih game yang bisa mengasah daya kognitifnya.

GRATISSS Download!!! Ebook Panduan Cara Mengatur Keuangan yang Benar Untuk Ibu Rumah Tangga

Ebook Mommy and Money

Download E-book Sekarang

 

#6 Latih Imajinasi Anak

Dongeng, fiksi, cerita fabel tak lagi lekat dengan dunia anak. Generasi Alpha yang kini sedang belajar di rumah mungkin tak tahu siapa itu Pinokio atau tentang kisah Kelinci dan Kura-kura.

Tradisi mendongeng bisa dibilang kuno. Namun, cerita-cerita seperti itu dapat mengaktifkan imajinasi anak lebih luas. Para orangtua bisa mencoba membacakan dongeng sebelum tidur menjemput mereka.

 

Carpe Diem

Manfaatkan hari-hari penuh kecemasan ini dengan mendekatkan diri pada anak. Ada banyak cara untuk mengeratkan kembali ikatan orang tua dan anak. Lakukanlah hal-hal yang menyenangkan, virus corona ini mengingatkan kembali pada kita bahwa waktu dan pertemuan sungguh berarti.

Seperti sebuah frasa Latin “carpe diem, quam minimum credula postero” (petiklah hari dan sedikit percaya pada kemungkinan yang akan terjadi esok hari).

 

Sobat Finansialku, saat ini alam sedang menguji solidaritas manusia di muka bumi. Sebagian dari kita, harus diuji kesabarannya dengan tempaan dari kiri dan kanan.

Inilah saatnya! Kita perlu membuktikan pada alam akan keseriusan kita dalam membantu sesama.

Sobat Finansialku bisa membuktikannya melalui donasi bersama Finansialku, yaitu dengan menekan tombol di bawah ini sekarang. Terima kasih :)

Finansialku Bangun Empati Di Tengah Pandemi

KLIK DI SINI UNTUK DONASI

 

Bagaimana Sobat Finansialku tentang artikel di atas? Kamu bisa lho berbagi pengalaman tentang belajar di rumah atau bekerja di rumah lewat kolom komentar di bawah ini.

Oh iya, sebarluaskan informasi ini kepada kawan dan sanak-saudara lewat platform yang tersedia di bawah ini.

Semoga bermanfaat, ya, dan ingat jika terpaksa keluar rumah terapkan jaga jarak dan seringlah mencuci tangan.

 

Sumber Referensi:

  • Vicky McKeveer. 30 Maret 2020. Expert advice on five life lessons to teach kids while self-isolating from the coronavirus. CNBC – https://cnb.cx/2vZOfUg
  • Bernandine Natasha. 16 Febuari 2020. Mengenal Generasi Alpha dan Cara Mendidiknya. Pop Mama – https://bit.ly/3bGXisG
  • Criticize Me. 30 Maret 2010. Carpe Diem! Kompasiana – https://bit.ly/2JnT78Z

 

Sumber Gambar:

  • Parenting – https://bit.ly/2WU8P3o