Menurut kamu, haruskah milenial beli rumah sendiri atau ngontrak saja sudah cukup? Mana yang kira-kira lebih baik?

Beli rumah atau ngontrak sebenarnya keduanya sama-sama punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Apa saja itu? Simak dalam bahasan Finansialku berikut

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Beli Rumah atau Ngontrak? Ini Fakta Kenaikan Harga Rumah

Tahukah kamu, harga rumah itu cenderung mengalami kenaikan dari waktu ke waktu. Sebagai contoh:

Harga rumah Rp1 milliar hari ini (tahun 2020), jika mengalami kenaikan harga (inflasi) sebesar 8% per tahun, maka di akhir tahun ke-5 harganya menjadi Rp 1.469.328.077.

Harga Rumah Dalam 5 Tahun

Harga Rumah Dalam 5 Tahun

 

Jika sekarang harga rumah sudah MAHAL, maka lima tahun lagi harga rumah akan SEMAKIN MAHAL.

Lalu apakah kita perlu membeli rumah? Atau kontrak rumah?

Masing-masing memiliki keuntungan dan kekurangan dari beli rumah atau ngontrak. Yuk kita diskusikan.

 

Apa Saja Keuntungan Membeli Rumah?

  1. Memberikan perasaan aman dalam jangka panjang karena memiliki aset yang cenderung mengalami kenaikan harga (capital gain)*.
  2. Kamu dapat menyewakan rumah tersebut untuk menambah penghasilan. Seperti yang kamu tahu, sekarang ini ada Airbnb, Travelio dan aplikasi sejenis yang memungkinkan kita menyewakan kamar yang tidak terpakai.
  3. Kamu dapat menjadikan rumah sebagai agunan ke bank, pada saat mengajukan pinjaman.
  4. Kalau kamu memiliki jiwa seni, maka kamu bisa menghias atau mendekorasi rumahmu (termasuk membuat lantai 2, membuat kolam ikan, kebun, gazebo dan lain sebagainya).
  5. Rumah kamu dapat diwariskan ke anak-anak.
  6. Terakhir dan terpenting, kamu punya kebebasan untuk menggunakan rumah, misal dijadikan tempat usaha (rumah makan, salon, dan lain-lain).

*harga rumah CENDERUNG NAIK, tetapi bukan berarti harga rumah tidak bisa turun. Pada periode 2008-2009 harga rumah di Amerika Serikat banyak yang mengalami penurunan harga.

Bagaimana CARA AMPUH Membeli RUMAH PERTAMA?

Download ebook-nya, GRATIS!!!

ebook rumah pertama

Download Ebook Sekarang

Apa Saja Kerugian Membeli Rumah?

  1. Kamu harus menyiapkan uang cukup besar untuk membeli sebuah rumah secara cash (uang kontan).
  2. Bagi sebagian orang (yang tidak tahu strateginya) menyiapkan uang muka rumah bukanlah pekerjaan mudah. Dan ada potensi gagal bayar cicilan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR).
  3. Biaya-biaya tahunan, karena memiliki rumah. Contoh: biaya perawatan, biaya renovasi (per 5 tahun atau per 10 tahun), pajak bumi dan bangunan dan lain sebagainya.

 

Jika kamu mau tahu bagaimana strategi membeli rumah pertama, maka saya sarankan kamu gabung di Grup Komunitas Milenial: Muda, Keren, Punya Properti.

Komunitas ini berisi tips-tips praktis membeli rumah dari para professional dan kamu akan dipandu selama setahun ke depan. Penasaran?

Untuk informasi selengkapnya tentang komunitas ini bisa cek di link berikut.

Grup Komunitas Milenial: Muda, Keren, Punya Properti

 

Apa Saja Keuntungan Kontrak Rumah?

  1. Fleksibel, karena kamu bisa pindah dari satu tempat ke tempat lain. Kontrak rumah ini cocok jika kamu baru penempatan kerja di luar kota, menikah dan pindah kota, ingin tahu lokasi sekitar sebelum membeli rumah.
  2. Uang yang disiapkan tampak lebih sedikit, dibanding beli rumah. Biasanya sewa rumah harganya 1/20 dari harga rumah. Misal sebuah rumah dijual harga Rp1.000.000.000, maka harga sewa yang wajar adalah: Rp50.000.000 setahun.
  3. Tidak perlu biaya renovasi atau perawatan jangka panjang. Cukup merawat selama masa kontrak.

 

Apa Saja Kekurangan Kontrak Rumah?

  1. Kamu harus mematuhi aturan dari pemilik rumah, yang artinya tidak bisa renovasi dan belum tentu boleh dijadikan tempat usaha.
  2. Bisa jadi besarnya biaya sewa sama dengan biaya cicilan bulanan.
  3. Kamu tidak dapat mengendalikan harga sewa rumah, artinya jika tahun depan pemilik rumah menaikkan harga sewa 20%, maka kamu harus bayar atau ganti kontrakan. Dan kenaikan harga sewa, bisa jadi diinformasikan mendadak.
  4. Rumah kontrakan tidak bisa disewakan, tidak bisa dijadikan agunan ke bank.
  5. Tidak ada jaminan kontrakan bisa diperpanjang tahun depan, karena siapa tahu pemilik rumah akan menggunakan rumah tersebut untuk usaha.
  6. Kamu tidak memiliki aset yang mengalami kenaikan harga.

 

Beli Rumah atau Ngontrak, Mana yang Saya Sarankan?

Setiap orang pasti memiliki pertimbangannya masing-masing. Kamu pastinya juga memiliki pilihan masing-masing. Beli rumah atau ngontrak pun mungkin sudah kamu incar ingin yang mana.

Namun, menurut pengalaman pribadi saya, berdiskusi dengan teman-teman yang sudah berkeluarga dan termasuk orang tua saya. Mereka lebih menyarankan memiliki rumah sendiri. Karena rumah adalah bangunan fisik dari sebuah keluarga.

Kalau kamu setuju dengan saya (dan kawan-kawan saya), tetapi kamu belum tahu gimana caranya membeli rumah pertama, maka saran saya adalah gabung dengan Group Komunitas Milenial: Muda, Keren, Punya Properti.

 

Semoga penjelasan ini dapat bermanfaat untuk kamu. Akhir kata Make A Plan and Get Your Financial Dreams Come True!