Berapa Iuran BPJS Ketenagakerjaan yang Harus Saya Bayar dan yang Ditanggung Perusahaan?

Berapa iuran BPJS Ketenagakerjaan yang harus saya bayar dan yang ditanggung perusahaan? Mari kita bahas besaran tanggung jawab pribadi Anda dan perusahaan untuk membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

BPJS Ketenagakerjaan untuk Seluruh Pekerja di Indonesia

BPJS Ketenagakerjaan adalah sebuah lembaga yang menyediakan program-program dengan tujuan untuk melindungi seluruh tenaga kerja yang ada di Indonesia. Baik itu pekerja formal maupun pekerja informal.

Kategori yang dimaksud dengan pekerja formal adalah karyawan yang bekerja misalnya di perusahaan baik swasta maupun pemerintahan. Sementara itu yang dimaksud dengan pekerja informal adalah mereka yang bekerja sebagai freelancer atau pekerja lepas. Misalnya saja desainer, konsultan, penerjemah, dan pekerjaan lainnya. Bahkan pengemudi angkot, taksi, ojek dan lain-lain pun dapat mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan.

 

Jangan Gunakan Jasa Calo BPJS Ketenagakerjaan untuk Cairkan Saldo Jamsostek dan JHT Anda! 02 - Finansialku

 

[Baca Juga: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial: BPJS Ketenagakerjaan]

 

Ada beberapa program yang saat ini sudah dijalankan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Diantaranya adalah JHT (Jaminan Hari Tua), JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja), JKM (Jaminan Kematian), serta Jaminan Pensiun.

 

Sebelum membahas lebih dalam 4 program tersebut, menurut Anda:

Bagaimana pendapat Anda mengenai program BPJS Ketenagakerjaan yang sudah ada sekarang ini? Apa saja yang dapat diperbaiki?

Silakan tulis pendapat Anda pada kolom komentar, terima kasih.

 

Terima kasih telah memberikan pendapat Anda. Sebagai bentuk apresiasi kami, silakan download free trial Aplikasi Finansialku. Aplikasi ini dapat membantu Anda mencatat keuangan serta merencanakan keuangan. 

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Menjadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Untuk mengikuti program-program tersebut Anda harus mendaftar dan membayar iuran setiap bulan. Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan dapat dilakukan atas nama perusahaan bagi karyawan yang bekerja di perusahaan, sementara bagi pekerja lepas atau freelance dapat mendaftar secara pribadi atau biasa disebut Bukan Penerima Upah. Jika Anda adalah seorang pemilik perusahaan maka Anda dapat mendaftarkan perusahaan Anda pada BPJS Ketenagakerjaan dan kemudian mendaftarkan seluruh karyawan Anda.

Ada dua cara untuk mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan yaitu dengan langsung datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan setempat atau melalui pendaftaran online di website resmi www.bpjsketenagakerjaan.go.id. Setelah melakukan pendaftaran sesuai prosedur Anda dapat resmi menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dan wajib membayar iuran setiap bulannya.

Program Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Program Jaminan Hari Tua BPJS TK]

 

Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Setiap program yang disediakan oleh BPJS Ketenagakerjaan memiliki aturan iuran masing-masing. Biasanya kontribusi pembayaran iuran turut dilakukan oleh peserta dan perusahaan (bagi yang bekerja di perusahaan). Sementara untuk Bukan Penerima Upah harus membayar sendiri iurannya setiap bulan. Mari kita bahas satu per satu berapa besar iuran yang harus Anda bayarkan untuk masing-masing program dalam BPJS Ketenagakerjaan.

Berikut adalah aturan pembayaran iuran untuk masing-masing program BPJS Ketenagakerjaan:

 

#1 Jaminan Hari Tua (JHT)

Berikut adalah aturan iuran program JHT yang harus dibayarkan bagi Anda yang bekerja sebagai karyawan dan bagi Bukan Penerima Upah:

KeteranganPenerima UpahBukan Penerima Upah
Besar Iuran5,7% dari upah (2% dibayarkan pribadi, 3,7% dibayarkan oleh perusahaan).2% dari penghasilan peserta hingga maksimal Rp414.000.
Upah yang Dijadikan DasarUpah per bulan (gaji pokok dan tunjangan tetap). 
Cara Pembayaran

Dibayarkan oleh perusahaan (termasuk 2% iuran yang dibayarkan pribadi).

Paling lambat tanggal 15 bulan berikutnya.

Dibayarkan sendiri atau melalui wadah.

Paling lama tanggal 15 bulan berikutnya.

Denda2% dari iuran bulanan untuk setiap bulan keterlambatan. 

 

Bagi peserta yang bekerja di perusahaan, Anda tidak perlu membayar seluruh iuran secara penuh. Perusahaan wajib membayar iuran JHT untuk anda sebesar 3,7% dari gaji Anda per bulan. Misalnya jika Anda memiliki gaji Rp10 juta maka Anda hanya perlu membayar iuran JHT sebesar Rp200.000 per bulan, kemudian perusahaan akan membayarkan iuran Anda sebesar Rp370.000. Maka total iuran yang dibayarkan adalah sebesar Rp570.000 per bulan.

Sementara itu jika Anda adalah seorang Bukan Penerima Upah maka iuran yang dibayarkan adalah sebesar 2% dan harus dibayarkan sendiri. Misalnya jika memiliki penghasilan Rp10 juta maka Anda harus membayar iuran sebesar Rp200.000.

 

#2 Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)

Berikut adalah aturan iuran yang harus dibayarkan oleh peserta program JKK yang bekerja pada perusahaan:

NoTingkat Risiko Lingkungan KerjaPersentase Iuran
1.Risiko sangat rendah0,24% dari upah per bulan
2.Risiko rendah0,54% dari upah per bulan
3.Risiko sedang0,89% dari upah per bulan
4.Risiko tinggi1,27% dari upah per bulan
5.Risiko sangat tinggi1,74% dari upah per bulan

 

Sementara bagi Bukan Penerima Upah iuran yang harus dibayarkan per bulan adalah sebesar 1% dari nominal tertentu berdasarkan kemampuan penghasilan hingga maksimal Rp207.000.

Untuk lebih lengkapnya mengenai iuran JKK dan JHT Anda dapat melihat tabel berikut ini:

Berapa Iuran BPJS Ketenagakerjaan yang Harus Saya Bayar dan yang Ditanggung Perusahaan 02 - Finansialku

  [Baca Juga: Bedanya Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan]

 

#3 Jaminan Kematian (JKM)

Untuk program Jaminan Kematian (JKM) tetap terdapat perbedaan bagi para peserta yang bekerja pada perusahaan dengan peserta Bukan Penerima Upah. Jika Anda adalah seorang karyawan maka iuran bulanan yang harus dibayarkan adalah sebesar 0,3% dari gaji bulanan Anda. Sementara bagi peserta Bukan Penerima Upah Anda cukup membayar iuran sebesar Rp6.800. Nominal ini tidak berubah berapapun penghasilan Anda.

 

#4 Jaminan Pensiun (JP)

Program ini hanya bisa diikuti oleh peserta yang berprofesi sebagai karyawan atau mendapatkan upah dari perusahaan. Total iuran yang harus dibayarkan setiap bulannya adalah sebesar 3% dari gaji pokok serta tunjangan rutin peserta. Hanya saja penghasilan maksimal yang diperhitungkan adalah Rp7 juta. Jika peserta memiliki penghasilan bulanan lebih besar dari Rp7 juta maka iuran yang harus dibayarkan adalah tetap 3% dari Rp7 juta. Peserta hanya membayar 1% dari iuran tersebut, sementara 2% iuran dibayarkan oleh perusahaan.

Misalnya jika Anda memiliki penghasilan Rp7 juta per bulan, besarnya iuran yang Anda bayarkan setiap bulan adalah sebesar Rp70.000, sementara perusahaan akan membayar sebesar Rp140.000 sehingga total iuran bulanan yang dibayarkan kepada BPJS Ketenagakerjaan adalah sebesar Rp210.000. Walaupun Anda memiliki penghasilan bulanan sebesar Rp10 juta, iuran yang harus dibayarkan tetaplah Rp210.000 dengan kontribusi Rp70.000 dari Anda pribadi dan Rp140.000 dari perusahaan tempat Anda bekerja.

 6 Pertanyaan Seputar BPJS Ketenagakerjaan untuk Pemula 02 - Finansialku

  [Baca Juga: 6 Pertanyaan Seputar BPJS Ketenagakerjaan untuk Pemula]

 

Cermat Membayar Iuran

Program-program dalam BPJS Ketenagakerjaan memiliki aturan iuran yang berbeda-beda. Aturan tersebut juga berbeda bagi para peserta yang bekerja di perusahaan (menerima upah) dengan peserta Bukan Penerima Upah. Pastikan Anda mengetahui besaran iuran yang seharusnya dibayarkan sehingga Anda tidak membayar kurang atau lebih. Sebaiknya Anda juga membayar iuran tepat waktu setiap bulannya agar tidak dikenakan denda keterlambatan.

 

Apakah Anda memiliki komentar dan pendapat terkait dengan artikel ini? Silakan memberikan komentar pada kolom di bawah ini, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan Untuk Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU). RumahBPJS.com – https://goo.gl/2nvDai
  • BPJS Ketenagakerjaan. Program Jaminan Hari Tua (JHT). BPJSKetenagakerjaan.go.id – https://goo.gl/ucfOni
  • BPJS Ketenagakerjaan. Program Jaminan Pensiun. BPJSKetenagakerjaan.go.id – https://goo.gl/rKyg5A
  • BPJS Ketenagakerjaan. Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). BPJSKetenagakerjaan.go.id – https://goo.gl/tdU09Q
  • BPJS Ketenagakerjaan. Program Jaminan Kematian (JKM). BPJSKetenagakerjaan.go.id – https://goo.gl/Rp9Qpj

 

Sumber Gambar:

  • BPJS Ketenagakerjaan – https://goo.gl/DzyxB7

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang

By | 2017-11-08T10:49:05+00:00 April 19th, 2017|Categories: BPJS, BPJS Ketenagakerjaan|Tags: , , , , , , |20 Comments

About the Author:

Stacia E. H. Sitohang CFP®
Stacia Edina Hasiana Sitohang, S.Mn, CFP® adalah perencana keuangan independen yang bersertifikasi (Nomor 1700 0001). Memiliki background pendidikan S1 di jurusan Business Management dengan konsentrasi Finance, School of Business and Management, Institut Teknologi Bandung (SBM ITB). Memiliki ketertarikan dan pengalaman di bidang Personal Finance dan Entrepreneurship.

20 Comments

  1. Sugeng 9 June 2017 at 19:03 - Reply

    Gimana saya percaya BPJS perusahaan saya nunggak iuran selama setahun tidak ada ……

    • Finansialku
      Finansialku 25 July 2017 at 21:42 - Reply

      Hi Pak Sugeng, terim kasih telah mengunjungi Finansialku.com
      Mohon maaf pak, kami kurang memahami pertanyaan Bapak.
      Apakah boleh dijelaskan pertanyaan Bapak?

  2. Aprilia Annisa Wibowo 8 August 2017 at 20:41 - Reply

    Malam, saya mau tanya mengenai iuran/denda bpjs ketenagakerjaan yg harus saya bayar selama saya belum kerja setelah bekerja diperusahaan sebelumnya, terakhir saya kerja diperusahaan pertama (1) itu Bulan september, lalu saya mulai kerja diperusahaan yg selanjutnya (2) itu dibulan desember akhir, berapa kirakira iuran/denda yg harus saya bayar ya pak/bu? Mohon bantuan jawabannya, terimakasih

    • Finansialku
      Finansialku 4 September 2017 at 12:00 - Reply

      Hi Ibu Aprilia, terima kasih telah menghubungi Finansialku.com
      Mohon maaf mengenai denda kami tidak mengetahui, karena data tersebut terdapat di sistem BPJS Ketenagakerjaan.
      Saran kami, coba hubungi call center BPJS ketenagakerjaan di nomor 1500 – 910
      Semoga jawaban kami dapat membantu.

  3. abi 10 August 2017 at 19:09 - Reply

    Saya pekerja kuli bangunan lepas apa bs ikut bpjs ketenaga kerjaan sedang gaji saya cuma 80rb /hari kadang kerjaan rame kadang jg sepi ,klo bs berapa iuran yg harus saya bayar?
    Terima kasih

    • Finansialku
      Finansialku 4 September 2017 at 11:40 - Reply

      Hi Pak Abi, terima kasih telah mengunjungi Finansialku.com
      Menjawab pertanyaan Bapak, kami sarankan Bapak langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan untuk pendaftaran.
      Di kantor BPJS Ketenagakerjaa, Bapak dapat bertanya mengenai iuran yang harus dibayarkan.
      Semoga jawaban kami dapat bermanfaat.

  4. Iisisnaini 19 August 2017 at 15:13 - Reply

    cara menecek saldo jam sostek gimana bantuin dongg caranyaa pak

  5. hidayat 13 September 2017 at 15:50 - Reply

    Saya pekerja harian lepas penghasilan saya cuma 70rb… bagaimna cara membayarnya n pendaftarannya dan brapa yg harus saya byar perbulannya???

    • Finansialku
      Finansialku 7 October 2017 at 01:44 - Reply

      Hi Pak Hidayat
      Terima kasih telah menghubungi Finansialku.com
      Menjawab pertanyaan Anda:
      Bapak dapat mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan untuk mendaftar dan menanyakan biaya yang harus dibayar.
      BPJS Ketenagakerjaan akan menghitung biaya bulanannya.
      Semoga jawaban kami dapat bermanfaat.

  6. IHSAN TRIYONO 29 September 2017 at 12:23 - Reply

    bagaimana cara bayar iuran bpjs,, kami badan usaha yang sudah bayar iuran pertama via bank,, ( pertanyaan nya untuk iuran kedua apakah perlu cetak ulang kode bayar atau kode bayarnya tetap sama ???

    • Finansialku
      Finansialku 7 October 2017 at 01:43 - Reply

      Hi Pak Ihsan
      Terima kasih telah menghubungi Finansialku.com
      Menjawab pertanyaan Anda:
      Bisa melalui bank dengan cetak ulang kode bayar di SIPP BPJS Ketenagakerjaan.
      Bapak konsultasi terlebih dahulu dengan orang BPJS Ketenagakerjaan.
      Tiap bulan beda kode bayarnya.
      Semoga jawaban kami dapat bermanfaat.

  7. sella 5 October 2017 at 15:14 - Reply

    untuk karyawan yang gajinya hanya ump apakah di kenakan 1%JP?, u/ bpjs ketenagakerjaan yang benar2 dibebankan ke karyawan apakah hanya 2% atau 2%(JHT) + 1% (JP)??, karena di perusahaan saya sebelumnya saya hanya di kenakan 2% tetapi yg sekarang 2%(JHT) & 1% (JP)

    Trims

    • Finansialku
      Finansialku 7 October 2017 at 01:42 - Reply

      Hi Bu Sella
      Terima kasih telah menghubungi Finansialku.com
      Menjawab pertanyaan Anda:
      Bu Sella, pengenaan tergantung manfaat yang ibu terima
      Semoga jawaban kami dapat bermanfaat.

  8. budi hermawan 21 October 2017 at 20:23 - Reply

    Misal umur sudah 55 tahun baru daftar BPJS ketenagakerjaan, pada umur 56 thn kemudian meninggal ( iuran baru 1 thn) apakah mendapat jaminan kematian JKM atau ada batas minimum iuran? Dan untuk mengurus orang yang telah meninggal apakah harus ada surat kuasa sebelumnya? Mohon penjelasanya trimakasih.

    • Finansialku
      Finansialku 8 November 2017 at 12:22 - Reply

      Hi Pak Budi
      Terima kasih telah menghubungi Finansialku.com
      Menjawab pertanyaan Anda:
      1. Bisa langsung Pak.
      2. Untuk mengurusnya diperlukan surat ahli waris.
      Semoga jawaban kami dapat bermanfaat.

  9. khusnul khotimah 7 November 2017 at 11:20 - Reply

    sy kemaren krj di pbrik A 2,5 thun(keluar juli 2016) kerj lg di panrik B 2 buln(keluar septmbr 2016). bpjs dilanjutin. Kemren cek saldo hnya 400 rb(Datanya pabrik B).Knpa ya ko kerja dah lama saldonya cuma segitu.. apa waktu di pabrik A bpjsnya gk di byarin. Tolong penjelasannya

    • Finansialku
      Finansialku 7 November 2017 at 22:25 - Reply

      Hi Bu Khusnul Khotimah
      Terima kasih telah menghubungi Finansialku.com
      Menjawab pertanyaan Anda:
      Ibu dapat mengecek data pembayaran melalui call center BPJS Ketenagakerjaan.
      Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi call center BPJS Ketenagakerjaan di 1500-910
      Semoga jawaban kami dapat bermanfaat.

  10. Wiwien 9 November 2017 at 22:04 - Reply

    Selamat Malam Finansialku,

    Saia sudah daftarkan suami ke bpjs ketenagakerjaan bukan penerima upah, mohon info cara pembayaran melalui mbanking bca atau mbanking mandiri, karena saia hanya punya no keps yang merupakan no ktp.

    Dan juga saia lupa berapa nominal yang harus dibayarkan.

    Saia sudah hubungi ke call centre, tapi mereka menyarankan untuk datang ke kantpr bpjs terdekat, sdgkan untuk sekarang ini suami saia belum ada waktu ke sana.

    Mohon pencerahannya

    Terima kasih sebelumnya.

    • Finansialku
      Finansialku 10 November 2017 at 11:14 - Reply

      Hi Pak
      Terima kasih telah menghubungi Finansialku.com
      Menjawab pertanyaan Anda:
      Bu Wiwien, mohon maaf kami juga tidak terkoneksi dengan sistem BPJS Ketenagakerjaan.
      Sehingga kami tidak bisa mengecek saldo atau tagihan yang harus dibayarkan.
      Ibu dapat mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan.
      Semoga jawaban kami dapat bermanfaat.

Leave A Comment

Gratis Download E-book, Hanya untuk Anda!

Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula

Investasi Tepat, Untung Mendekat

Bagaimana cara berinvestasi reksa dana untuk investor pemula? Apa saja tips berinvestasi reksa dana agar untung lebih maksimal?

 

7.392 orang

sudah download