BI Checking adalah sesuatu yang banyak ditakuti dan dihindari oleh para debitur. Gimana caranya agar ya tidak masuk blacklist BI Checking?

Yuk, cari tahu selengkapnya di artikel satu ini!

 

Pengertian BI Checking

Sebelum mendapatkan persetujuan atau izin untuk bisa mendapatkan pinjaman, biasanya calon debitur harus melewati beberapa proses, di antaranya adalah BI Checking.

Secara sederhana, BI Checking dilakukan untuk memastikan kalau calon debitur tidak punya riwayat yang buruk di masa lalu, terkait kemampuannya untuk membayar utang.

Lalu, sebenarnya apa, sih, yang dimaksud dengan BI Checking?

 BI Checking sebenarnya berisi sebagai Informasi Debitur Individual (IDI) yang di dalamnya terdapat catatan historis tentang lancar atau tidaknya pembayaran kredit si debitur (kolektibilitas).

Dulunya, BI Checking adalah sebuah layanan informasi kredit yang berada dalam Sistem Informasi Debitur berisi informasi kredit nasabah tersebut diisi dan dipertukarkan oleh antar bank dan lembaga keuangan.

Identitas yang ada dalam sistem tersebut di antaranya adalah:

  • Identitas debitur agunan
  • Pemilik dan pengurus badan usaha yang jadi debitur
  • Jumlah pembiayaan yang diterima
  • Riwayat pembayaran cicilan kredit
  • Riwayat kredit macet

 

Cek Credit Score

Dalam SID, semua bank dan lembaga keuangan yang terdaftar dalam Biro Informasi Kredit (BIK) diperbolehkan untuk mengakses seluruh informasi di SID, termasuk BI Checking.

Meski begitu, sekarang SID berubah nama menjadi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), karena fungsi pengawasan perbankan sudah tidak lagi berada di bawah BI, tapi dipindahtangankan ke OJK.

Dalam data setiap nasabah yang pernah mengajukan kredit, terdapat skor yang berbeda-beda sesuai dengan riwayat kredit mereka. OJK membagi skor tersebut ke dalam beberapa kategori, yaitu:

  • Pertama, Skor 1 (Kredit Lancar): Debitur tidak pernah menunggak dan selalu membayarkan kewajiban tepat waktu hingga lunas.
  • Kedua, Skor 2 (Kredit DPK atau Kredit dalam Penantian Khusus): Debitur tercatat menunggak cicilan kredit dalam kurun waktu 1-90 hari.
  • Ketiga, Skor 3 (Kredit Tidak Lancar): Debitur tercatat menunggak cicilan kredit dalam kurun waktu 91-120 hari.
  • Keempat, Skor 4 (Kredit Diragukan): Debitur tercatat menunggak cicilan kredit dalam kurun waktu 121-180 hari
  • Dan terakhir, Skor 5 (Kredit Macet): Debitur tercatat menunggak cicilan kredit dalam kurun waktu lebih dari 180 hari.

 

Debitur yang BI Checking-nya ada di antara skor 3 sampai 5 biasanya masuk ke blacklist BI Checking dan bank tidak akan menyetujui pengajuan kredit, karena bank tidak ingin mengambil risiko kalau-kalau terjadi Non Performing Loan (NPL) di kemudian hari.

[Baca Juga: Masih Galau, Masuk Blacklist BI atau Tidak?]

 

Cara Cek BI Checking

Untuk diketahui, informasi terkait SLIK ini terbuka untuk umum, artinya Sobat Finansialku juga bisa mendapatkan informasi tersebut dengan mudah.

Ada dua cara yang bisa kamu lakukan, yaitu cek BI Checking online atau secara offline. Berikut adalah cara cek BI Checking online yang Finansialku lansir dari laman Cimbniaga.co.id:

  • Buka situs https://konsumen.ojk.go.id/minisitedplk/registrasi
  • Isi formulir dan ambil nomor antrian
  • Unggah foto scan dokumen yang kamu butuhkan (KTP untuk WNI, paspor untuk WNA. Sementara untuk Badan Usaha, wajib melampirkan identitas pengurus, NPWP, dan akta pendirian perusahaan)
  • Tekan tombol kirim
  • Cek e-mail yang sudah kamu daftarkan dan tunggu konfirmasi OJK berisi bukti registrasi antrean SLIK online.
  • Apabila data yang kamu kirimkan sudah valid, maka nasabah bisa mencetak formulir yang mereka kirimkan lewat email dan foto swafoto bersama KTP.
  • Selanjutnya, OJK akan melakukan verifikasi lanjutan melalui WhatsApp dan melakukan video call (jika diperlukan).
  • Kalau lolos, OJK akan mengirimkan hasilnya melalui

 

Sementara itu, berikut proses yang harus Sobat Finansialku perhatikan untuk melakukan cek BI Checking secara offline:

  • Membawa dokumen yang menjadi syarat, yaitu KTP untuk WNI, paspor untuk WNA. Sementara untuk Badan Usaha, wajib membawa fotokopi identetasi badan usaha, identitas pengurus, NPWP, dan akta pendirian perusahaan.
  • Mengisi formulir permohonan SID
  • Jika validasi dokumen berhasil, maka OJK akan memberikan cetakan hasil BI Checking.
BI Checking - Cara untuk Cek dan Tidak Masuk Blacklist 1

Sebelum Miminta Bantuan Pinjaman, Cek Dulu Credit Score Kamu Ya!. Sumber : kpracedemy.com – https://bit.ly/3qq5VAM

 

Cara Pemutihan BI Checking dan Tips Agar Tidak Masuk Blacklist

Memiliki skor BI Checking yang aman tentu keinginan semua orang, tapi sayangnya, ada kalanya dunia tidak berada di pihak kita seberapa pun kerasnya kita berusaha.

Ada kalanya kita harus terseok-seok untuk melinasi segala tunggakan, atau bahkan tidak mampu sama sekali melunasi sisa tunggakan.

Jika sudah begini, apakah kita bisa membersihkan nama baik serta riwayat kredit kita? Jawabannya bisa.

Ada beberapa cara yang bisa kamulakukan untuk melakukan ‘pemutihan’ BI Checking, di antaranya adalah:

  • Sebisa mungkin melunasi cicilan yang tertunggak, karena tidak ada satu pun bank yang akan memberikan persetujuan kepada Sobat Finansialku kalau masih ada riwayat tunggakan.
  • Setelah itu, pantau terus skor kredit Sobat Finansialku, karena tunggakan lunas tidak serta merta membuat skor Sobat Finansialku menjadi lebih baik. OJK memerlukan waktu untuk mengubahnya.
  • Sambil menunggu proses ini, Sobat Finansialku bisa terus memantau skor kredit dan pastikan nilainya membaik. Jika tidak ada perubahan, Sobat Finansialku bisa mengajukan komplain kepada bank atau lembaga tempat Sobat Finansialku meminjam uang.
  • Laporkan ke OJK dengan menyertakan bukti pelunasan agar proses pemutihan berjalan lebih cepat.
  • Selanjutnya, Sobat Finansialku bisa menunggu agar OJEK memperbaharui skor tersebut. Biasanya, proses ini membutuhkan waktu lama, sekira 24 hingga 60 bulan sejak status OJK menerima status blacklist .

 [Baca Juga: OJK Rilis SLIK, Sistem Terbaru untuk Melihat BI Checking]

 

Jangan Sampai Masuk Blacklist

Lalu, bagaimana caranya agar skor kita tetap baik dan tidak masuk blacklist? Hal-hal berikut ini bisa Sobat Finansiaku lakukan :

  • Pastikan untuk terus membayar cicilan dan melunasi cicilan tepat waktu setiap bulannya.
  • Usahakan untuk menggunakan kartu kredit sesuai dengan kebutuhan. Jangan jadikan kartu kredit sebagai metode pembayaran, tapi anggaplah itu sebagai utang. Jangan gunakan kalau tidak mendesak.
  • Pastikan untuk segera melunasi kartu kredit, dan tidak dengan minimum payment, karena meski bukan sesuatu yang salah, tapi bisa mempengaruhi BI Checking Sobat Finansialku di masa depan.
  • Berutanglah sesuai kemampuan. Maksimal jumlah utang yang ideal adalah 30% dari pendapatan. Usahakan untuk tidak melebihi nilai ideal tersebut agar Sobat Finansialku tidak kesulitan nantinya, ya!

[Baca Juga: Uang Habis! Ini Dia Risiko Tidak Bayar KTA dan Solusinya]

 

Atur Kemampuanmu!

Sobat Finansialku, ternyata kondisi keuangan cukup krusial dan sangat berpengaruh ke apapun yang akan kita kerjakan.

Coba bayangkan kamu punya mimpi ingin membuat bisnis baru dan butuh pinjaman bank, tapi mimpi kamu terhambat karena sebelumnya ada kewajiban kamu yang belum selesai.

Dan kendalamu ini jadinya membuat mimpimu terhambat untuk kamu wujudkan. Kalau kamu tidak mau itu sampai terjadi, ayo cek literasi dan kondisi keuanganmu.

Pastikan keuangan kamu ada dalam kondisi yang sehat. Kondisi keuangan yang sehat pastinya datang dari pengaturan uang yang sehat juga.

Kalau kamu rasa mengatur sendiri terlalu sulit atau dana yang mau kamu atur terlalu besar untuk kamu atur sendiri, jangan segan untuk segera meminta bantuan ahli.

[Baca juga: Sulit Lolos BI Checking atau Ragu Kena Blacklist BI?]

 

Kamu juga tidak perlu bingung lagi ke sana sini mencari bantuan ahli. Finansialku adalah jawabannya.

Finansialku punya banyak financial advisory yang siap membantu kamu mengatur keuangan kamu. Kalau mau lebih gampang lagi, ada caranya juga. Tinggal download aplikasi Finansialku.

Kamu bisa pilih fitur konsultasi yang kamu butuhkan, apakah itu perencanaan keuangan pemula, perencanaan keuangan karyawan, perencanaan keuangan bisnis, cara menambah pemasukan, investasi saham untuk pemula, dan masih banyak lagi.

Lengkap banget kan? Tinggal sesuaikan dengan kebutuhanmu. So, instal aplikasinya sekarang!

Download Aplikasi Finansialku Sekarang!!

Download Aplikasi Finansialku

 

 

Apakah di antara Sobat Finansialku punya pengalaman menarik terkait ini? Kalau ada, yuk, ceritakan pengalamannya di kolom komentar!

Jangan lupa untuk membagikan informasi ini kepada orang-orang terdekat agar mereka bisa terhindar dari blacklist BI Checking, ya! Sampai jumpa di artikel lainnya!

 

Editor : Ivana Christy Tampubolon

Sumber Referensi:

  • 20 September 2021. Cara Pemutihan BI Checking dan Tips Menghindari Blacklist. Ocbcnisp.com – https://bit.ly/3GGDN2F
  • 14 Desember 2021. Pengertian BI Checking, Skor, dan Cara Melihatnya. Cimbniaga.co.id – https://bit.ly/3203HiM
  • 14 Desember 2021. Pemutihan BI Checking: Cara dan Tips Tak Masuk Daftar Hitam. Cimbniaga.co.id – https://bit.ly/3GGALf0
  • Riza Dian Kurnia. 05 Desember 2020. Cara Cek BI Checking Online, Tatap Muka, dan Membersihkan Blacklist. Qoala.app – https://bit.ly/3rYCk3M

Sumber Gambar :

  • https://bit.ly/3prjvEM