Biaya overhead adalah salah satu komponen penting dalam perusahaan. Sudah tahu pengertian, fungsi, dan cara menghitungnya?

Kalau belum, cari tahu selengkapnya di artikel satu ini, ya!

 

Summary:

  • Biaya overhead termasuk ke dalam salah satu biaya operasional perusahaan.
  • Melakukan pencatatan biaya overhead secara rutin membantu perusahaan untuk mengawasi besaran biaya yang mereka keluarkan setiap bulan.

 

Pengertian Biaya Overhead

Dalam sebuah organisasi perusahaan, ada beberapa jenis biaya operasional yang harus mereka keluarkan. Salah satu dari sekian banyak biaya operasional tersebut adalah biaya overhead.

Berbeda dengan biaya lain, biaya ini adalah biaya yang tidak ada hubungan langsung dengan aktivitas produksi.

Meski begitu, biaya ini berhubungan langsung dengan kelangsungan operasional perusahaan.

Menurut Investopedia, biaya overhead adalah biaya pengeluaran bisnis yang sedang berjalan dan tidak berkaitan secara langsung dengan kegiatan produksi suatu produk atau layanan.

Sementara itu, melansir laman ocbcnisp.com, para ekonom mendefinisikan biaya overhead sebagai penjamin lancarnya operasional secara keseluruhan.

The Institute of Cost Accountants India menuliskan bahwa biaya overhead adalah biaya yang terdiri dari suatu pembiayaan untuk bahan baku, karyawan, dan biaya lain yang tidak berhubungan dengan proses produksi.

[Baca Juga: Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Sederhana, Mudah Dipahami!]

 

Dari beberapa pengertian, maka dapat kita simpulkan bahwa biaya overhead adalah biaya untuk operasional. Biaya operasional adalah biaya yang perusahaan keluarkan untuk mendukung bisnis secara tidak langsung.

Dalam biaya ini, terdapat biaya-biaya seperti biaya asuransi, pajak, ATK, biaya sewa kantor, keamanan, dan sebagainya.

Berdasarkan sebuah jurnal, biaya ini memiliki dua ciri khas penting dalam pembebanan hasil produk, adalah:

  • Hubungan khusus antar jumlah volume produksi
  • Hubungan khusus antar overhead pabrik dengan produk itu sendiri.

 

Fungsi Biaya Overhead

Setelah mengetahui pengertiannya, saatnya kita mencari tahu apa fungsi mengatur biaya ini untuk perusahaan.

 

#1 Membantu Perusahaan Mengalokasikan Anggaran

Fungsi pertama adalah untuk membantu perusahaan mengalokasikan anggaran perusahaan.

Selain itu, ini juga membantu perusahaan untuk membandingkan dana yang perusahaan anggarkan, apakah lebih besar dari dana lainnya, atau tidak.

 

#2 Membantu Perusahaan Mengawasi Pengeluaran Perusahaan

Fungsi selanjutnya adalah membantu perusahaan untuk mengawasi perusahaan untuk mengawasi besaran biaya yang mereka keluarkan setiap bulan.

Tidak hanya itu, pebisnis atau perusahaan juga bisa melakukan evaluasi terkait efektivitas perencanaan anggaran yang mereka buat di bulan sebelumnya.

Untuk memperdalam pengetahuan tentang mengelola keuangan perusahaan bisa akses e-book gratis satu ini; 

GRATISSS, Yuk Download SEKARANG!!!

Ebook Pentingnya MENGELOLA KEUANGAN Pribadi dan Bisnis

14 Ebook Mengelola Keuangan Bisnis dan Pribadi

 

#3 Menentukan Harga Jual dengan Tepat

Fungsi terakhir adalah membantu perusahaan untuk menentukan harga jual dengan lebih tepat.

Dengan mengetahui biaya overhead, perusahaan mampu menentukan harga jual dengan tepat, tidak terlalu murah, pun terlalu mahal.

[Baca juga: Pahami Biaya Peluang & Contohnya, Agar Tepat Ambil Keputusan]

 

Jenis Biaya Overhead

Terdapat tiga jenis biaya overhead yang bisa kamu ketahui, di antaranya adalah:

 

#1 Biaya Variabel

Jenis yang pertama adalah biaya overhead variabel. Pada biaya ini,  jumlah biaya yang perusahaan keluarkan berubah setiap waktunya.

Besaran biaya overhead variabel ini bergantung pada beberapa kondisi, seperti:

  • Biaya promosi
  • Biaya ekonomi negara
  • Pergantian musim.

 

Adapun, biaya-biaya yang termasuk ke dalam jenis ini adalah biaya lembur, biaya ATK, atau biaya iklan.

 

#2 Biaya Tetap

Jenis yang kedua adalah biaya overhead tetap, yang mana besaran biaya yang perusahaan keluarkan sama setiap bulannya.

Biaya-biaya yang termasuk ke dalam jenis biaya ini di antaranya adalah, biaya gaji karyawan, biaya jasa hukum, biaya asuransi kesehatan, dan biaya sewa.

 

#3 Biaya Semi Variabel

Jenis yang terakhir adalah biaya overhead semi-variabel. Jenis biaya satu ini sifatnya lebih fleksibel, bisa berubah-ubah, pun bisa jadi sesuatu yang besarannya sama setiap bulannya.

Beberapa contoh dari biaya semi variabel ini adalah biaya tinta printer atau kertas, biaya listrik, dan biaya air.

 

Cara Menghitung Biaya Overhead

Lalu, bagaimana cara menghitung tarif biaya overhead?

Terdapat tiga urutan cara menghitungnya, yang Finansialku lansir dari beberapa sumber, di antaranya:

 

#1 Memisahkan Biaya Tidak Langsung

Langkah pertama yang harus perusahaan lakukan adalah dengan memisahkan biaya tidak langsung.

Bagaimana cara memisahkan biaya tidak langsung? 

Perusahaan bisa membuat daftar apa-apa saja yang menjadi bagian dari biaya langsung. Dari situ, perusahaan secara otomatis mampu menyortir biaya yang tidak termasuk ke dalam biaya tidak langsung.

Pemisahan ini juga bisa kamu lakukan lebih mudah dengan membagi setiap pengeluaran pada kategori-kategori yang sudah kamu buat. Dengan begitu, kamu akan menghemat waktu dalam proses satu ini.

 

#2 Menghitung Persentase

Langkah selanjutnya adalah menghitung persentase dengan menggunakan rumus:

(Biaya tidak langsung : biaya langsung) x 100%

 

#3 Mencari Nilai Efisiensi

Langkah terakhir adalah dengan mencari nilai efisiensi biaya overhead.

Mencari nilai efisiensi dapat kita lakukan dengan membandingkannya dengan sumber daya dan pendapatan yang masuk menggunakan rumus:

(Jumlah biaya overhead keseluruhan : upah tenaga kerja) x 100%

 

 

Membantu Efisiensi Anggaran

Dari penjelasan di atas, maka dapat kita simpulkan bahwa biaya overhead memiliki fungsi untuk membantu perusahaan menganggarkan biaya operasional.

Biaya operasional ini merupakan biaya-biaya yang perusahaan butuhkan di luar biaya produksi. Biaya operasional juga membantu perusahaan untuk mempertimbangkan biaya jasa atau barang yang tepat.

Dengan begitu, perusahaan bisa memastikan kalau keuntungan yang mereka dapatkan sudah memenuhi seluruh aspek yang ada dalam perusahaan.

Untuk mengetahui efisiensi anggaran perusahaan termasuk bagaimana mengatur biaya overhead dengan baik bisa langsung konsultasi dengan para ahli Perencana Keuangan di aplikasi Finansialku!

Sobat Finansialku juga bisa menghubungi lewat WhatsApp di nomor 0851 5698 8473.

Banner Konsultasi WA - TM Big

 

Apakah ada pertanyaan yang belum terjawab terkait biaya overhead? Kalau ada, tuliskan pertanyaanmu melalui kolom komentar, ya!

 

Editor: Ari A. Santosa

Sumber Referensi:

  • Admin. 02 November 2021. Mengenal Pengertian Biaya Over head Bagi Perusahaan dan Contohnya. Kuncie.com – https://bit.ly/3xcsz3G
  • Hanan Kuncoro. 06 April 2021. Biaya Over head: Manfaat, Kategori, dan Cara Menghitung. Jojonomic.com – https://bit.ly/3BytOgc
  • Muhammad Idris. 20 Februari 2021. Mengenal Apa Itu Biaya Over head, Contoh, dan Cara Menghitungnya. Money.kompas.com – https://bit.ly/3QzqR3m
  • Niko Ramadhani. 22 September 2020. Apa Itu Biaya Over head dan Bagaimana Cara Menghitungnya?. https://bit.ly/3xfNwuL
  • Admin. 12 September 2022. Biaya Over head adalah: Pengertian, Contoh dan Cara Menghitungnya. Rangkulteman.id – https://bit.ly/3RXshWw
  • Admin. 20 Agustus 2021. Apa Itu Biaya Over head, Contoh, & Cara Menghitungnya. Ocbcnisp.com – https://bit.ly/3d6be5D