BPJS Ketenagakerjaan Incar Tambahan Iuran dari Tenaga Kerja Asing di Indonesia

Badan Penyelanggara Jaminan Sosial atau BPJS Ketenagakerjaan mengincar iuran dari tenaga kerja asing (TKA) yang ada di Indonesia. Hingga akhir 2017, pemerintah mencatat terdapat sebanyak 126 ribu TKA di Indonesia.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

BPJS Tenaker Lirik Tambahan Iuran dari TKA

Langkah penyederhanaan perizinan bagi Tenaga Kerja Asing (TKA) dinilai BPJS Ketenagakerjaan berpotensi meningkatkan dana kelolaan pelaksana program jaminan kesejahteraan pekerja tersebut. Karenanya, TKA yang bekerja dengan waktu paling sebentar 6 bulan, wajib ikut serta terdaftar dan membayar iuran sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebelumnya, penyederhanaan perizinan TKA telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan TKA yang diteken Presiden Joko Widodo pada 26 Maret 2018 lalu.

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan, jumlah TKA yang bekerja di Indonesia mencapai 126 ribu orang pada tahun lalu. Jumlah TKA di Indonesia itu masih jauh di bawah Malaysia 1,8 juta orang pada 2017, Singapura 1,4 juta orang pada 2017, dan Thailand 1,7 juta orang pada 2016.
Dengan keluarnya perpres tersebut, jumlah TKA yang terdaftar berpotensi meningkat dan membantu BPJS Ketenagakerjaan untuk mencapai target jumlah peserta tahun ini yang mencapai 29 juta.

BPJS-Ketenagakerjaan-Incar-Tambahan-Iuran-dari-Tenaga-Kerja-Asing-2-Finansialku

[Baca Juga: Mengajukan Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan dengan Aplikasi e-Klaim TK]

 

Seperti yang dilansir dari CNNIndonesia.com, Rabu (25/4/2018), Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto melihat Perpres tentang Penggunaan TKA ini akan mendorong tambahan iuran BPJS Ketenagakerjaan untuk tahun 2018.

“Kami melihat ada potensi itu (tambahan dana iuran dari TKA). Dengan penambahan jumlah peserta, akan meningkatkan total iuran.”

 

Namun demikian, Agus tak menyebutkan berapa potensi tambahan iuran dari tambahan peserta TKA. Saat ini, jumlah TKA yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan sekitar 33 ribu pekerja dari 27,3 juta peserta aktif.
Yang pasti, ia melanjutkan, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan mencakup tenaga kerja lokal maupun TKA yang tercatat telah bekerja selama lebih dari enam bulan.

 

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Per akhir Maret 2018, total dana kelolaan badan milik negara ini mencapai Rp321,2 triliun atau 87,3 persen dari target tahun ini, yaitu Rp367,8 triliun.
Penempatan dana kelolaan mayoritas berada di surat utang yaitu berkisar 61 persen dari total dana kelolaan. Kemudian, deposito sembilan persen, saham 19 persen, reksa dana 10 persen, dan investasi langsung 1 persen.
Penempatan dana kelolaan tersebut telah menyetorkan pendapatan hasil investasi sebesar Rp8,6 triliun dari target Rp32 triliun. Adapun tingkat imbal hasil (yield) mencapai 10,2 persen, naik dari posisi akhir tahun lalu 9,4 persen, mengikuti perkembangan pasar.

 

Apa pendapat Anda setelah membaca artikel tentang penarikan iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi TKA? Silakan bagikan pendapat Anda di kolom komentar di bawah ini.

 

Sumber Referensi:

  • Safyra Primadhyta. 25 April 2018. BPJS Tenaker Lirik Tambahan Iuran dari Tenaga Kerja Asing. CNNIndonesia.com – https://goo.gl/xWphvi

 

Sumber Gambar:

  • BPJS Ketenagakerjaan – https://goo.gl/RtvHvT
  • BPJS Ketenagakerjaan 2 – https://goo.gl/NfAwsP

 

Free Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku 

Download Sekarang

 

 

Summary
BPJS Ketenagakerjaan Incar Tambahan Iuran dari Tenaga Kerja Asing di Indonesia
Article Name
BPJS Ketenagakerjaan Incar Tambahan Iuran dari Tenaga Kerja Asing di Indonesia
Description
Badan Penyelanggara Jaminan Sosial atau BPJS Ketenagakerjaan mengincar iuran dari tenaga kerja asing (TKA) yang ada di Indonesia.
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo
By |2018-04-27T22:39:09+07:00April 28th, 2018|Categories: Berita, BPJS, BPJS Ketenagakerjaan|Tags: , , , , |0 Comments

About the Author:

Arief Rahman Hakim
Arief Rahman Hakim, Seorang mahasiswa Ilmu Komunikasi, jurusan Jurnalistik, UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Pernah aktif di organisasi pers mahasiswa antarkampus di Bandung dan magang di berbagai media cetak. Berminat mengembangkan lebih jauh potensi di bidang penulisan dan jurnalisme.

Leave A Comment