Sudah tahu sistem KPR, sekarang bagaimana ya cara membeli rumah dengan KPR tersebut? Apa yang harus dilakukan terlebih dulu?

Kali ini Finansialku akan membahas lebih lengkap mengenai cara membeli rumah dengan KPR. Yuk simak!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Cara Membeli Rumah dengan KPR

Kali ini rubrik Finansialku juga akan berbagi cara membeli rumah dengan KPR. Berikut langkah-langkah membeli rumah dengan KPR.

 

#1 Menentukan Rumah yang Akan Dibeli dengan Cara Kredit

Terdapat 2 cara yang dapat Anda lakukan untuk menentukan rumah yang Anda beli.

Cara yang pertama adalah dengan mengunjungi bank dan meminta informasi seputar lokasi-lokasi rumah yang tersedia untuk kredit KPR.

Cara yang kedua adalah mencari sendiri melalui koran, internet, ataupun survei langsung ke beberapa lokasi.

Bagaimana Cara Membeli Rumah dengan KPR_ Ini 5 Tahapannya 02 (1)

[Baca Juga: Kriteria dan Cara Memilih Perumahan Murah di Kota Besar]

 

Anda disarankan untuk mencari beberapa pilihan rumah terlebih dahulu kemudian Anda bandingkan rumah-rumah tersebut dari sisi harga, lokasi, kemudahan proses kredit KPR rumah, dan sebagainya.

 

#2 Menanyakan Segala Hal Seputar Rumah Tersebut

Setelah menentukan rumah yang Anda pilih, maka selanjutnya Anda perlu menanyakan berbagai hal yang berkaitan dengan rumah tersebut.

Beberapa hal yang perlu Anda tanyakan adalah harganya, uang mukanya (down payment), cicilannya, biaya tanda jadinya, serta apakah rumah tersebut sudah dibangun atau baru akan dibangun setelah bayar DP (down payment).

Jangan lupa untuk memastikan lokasinya dengan benar serta memeriksa fasilitas rumah dan perumahan.

Apabila rumah KPR tersebut baru akan dibangun, maka Anda perlu memastikan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membangun rumah tersebut. Ketahui juga bagaimana proses kredit KPR rumah nantinya.

 

#3 Membayar Tanda Jadi

Jika semua informasi sudah Anda dapatkan dengan jelas, maka Anda dapat melakukan pembayaran tanda jadi.

Tanda jadi tersebut seperti tanda booking yang merupakan bukti dari pemesanan rumah atau kavling agar rumah yang Anda mau beli tidak dibeli oleh orang lain. Selain itu, membayar tanda jadi diperlukan agar harganya tidak naik.

Pada umumnya, setiap developer memiliki aturan yang berbeda-beda tentang tanda jadi ini. Ada beberapa developer yang membebaskan tanpa batas waktu, ada yang harus membayar uang muka setelah beberapa waktu, ada juga developer yang hangus jika tidak jadi.

 

#4 Membayar Uang Muka KPR

Setelah Anda membayar tanda jadi, maka selanjutnya Anda perlu membayar uang muka KPR.

Namun, beberapa developer menyatakan bahwa tanda jadi sudah merupakan bagian dari uang muka. Jika demikian, maka Anda hanya perlu membayar sisanya saja.

Oh ya, perlu Anda ketahui bahwa uang muka yang sudah Anda bayarkan tersebut akan dikembalikan apabila pengajuan KPR rumah Anda ternyata mengalami penolakan dari pihak bank.

Daftar Suku Bunga KPR, Mana yang Paling Menguntungkan 01

[Baca Juga: Daftar Suku Bunga KPR, Mana yang Paling Menguntungkan?]

 

Menyiapkan uang muka biasanya menjadi salah satu hal yang paling berat dalam pembelian rumah, tapi kalau dialokasikan terlebih dahulu, semuanya akan semakin ringan.

Anda bisa gunakan aplikasi Finansialku untuk mengkalkulasi dana yang diperlukan dalam pengumpulan uang muka ini dan biaya cicilan yang harus Anda lakukan di masa depan.

 

#5 Mengajukan KPR ke Pihak Bank

Setelah melunasi uang muka, Anda perlu mengajukan kredit KPR ke bank yang sesuai dengan pilihan Anda. Biasanya, developer akan membantu Anda untuk mengurus pengajuan KPR ini ke bank yang sudah menjadi partner-nya.

Namun, apabila bank yang Anda pilih bukan merupakan partner developer Anda maka Anda akan diminta untuk memproses pengajuan kredit KPR rumah tersebut sendiri.

Terdapat beberapa persyaratan KPR yang harus Anda penuhi untuk pengajuan ini. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Fotokopi rekening koran semua tabungan
  • Surat keterangan bekerja
  • Slip gaji 3 bulan terakhir
  • Menjadi pegawai tetap minimal 2 tahun
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Fotokopi Surat Nikah
  • Dan lain-lain (tergantung bank).

Mengajukan KPR Murah Bagi Para PNS yang Belum Memiliki Rumah 02 KPR 2 - Finansialku

[Baca Juga: Ayah, Ini Cara Beli Mobil Baru dengan Harga Murah]

 

Biasanya, pengajuan KPR rumah memakan waktu yang cukup lama yakni selama 1 bulan. Dalam waktu 1 bulan tersebut, biasanya bank akan melakukan proses survei.

Survei tersebut meliputi pemantauan ke tempat kerja Anda, pengecekan ke Bank Indonesia (BI) untuk memastikan Anda dan istri Anda (jika sudah menikah) tidak termasuk dalam blacklist yang berkaitan dengan catatan kredit yang mungkin pernah dilakukan sebelumnya serta proses wawancara seputar kondisi keuangan Anda.

Salah satu hal yang paling diperhatikan oleh bank dalam proses pengajuan KPR tersebut adalah kemampuan finansial Anda.

Pada umumnya, bank akan mensyaratkan cicilan maksimal sebesar 30% dari gaji, ada juga yang membolehkan 40% dari gaji, ada juga yang dapat menggabungkan penghasilan Anda dengan istri, atau ada yang hanya mensyaratkan gaji suami saja.

Harga rumah, uang muka, besaran cicilan, durasi angsuran, serta gaji akan saling memengaruhi dalam proses pengajuan KPR ini. Jadi, apabila salah satu komponen tersebut ada yang kurang maka komponen lainnya harus lebih tinggi.

Misalnya, jika cicilan KPR per bulan Anda ingin diturunkan, maka uang muka Anda harus ditambah atau durasi cicilan Anda diperpanjang. Oleh karena itu, Anda perlu menentukan pembelian rumah secara kredit ini dengan tepat.

 

Itulah cara membeli rumah dengan KPR yang bisa Anda ikuti. Apa tanggapan Anda? Anda bisa kemukakan tanggapan Anda pada kolom di bawah ini.

Jangan lupa untuk share artikel ini pada rekan-rekan Anda terutama karena di antara mereka mungkin ada yang sedang menantikan artikel ini.

Terima kasih!

 

Sumber Gambar:

  • Cara Membeli Rumah Dengan KPR 01 – http://bit.ly/34gwdca
  • Cara Membeli Rumah Dengan KPR 02 – http://bit.ly/2OD3Uyj