Investor Pemula, Ketahui Cara Memulai Investasi Emas Agar Tidak Salah!

Bagi Anda yang ingin memulai investasi emas, jangan sembarangan lho! Agar bisa meraup untung alih-alih merugi, ketahui cara memulai investasi emas yang benar.

Penasaran seperti apa cara memulai investasi emas yang benar? Simak berikut ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Investasi Emas itu Sederhana

Emas atau logam mulia merupakan salah satu bentuk investasi yang likuid dan tidak mudah tergerus inflasi, sehingga menjadi salah satu alternatif investasi yang sangat digemari.

Investasi emas, kedengarannya memang menyeramkan, namun nyatanya cukup sederhana. Beli sesuai anggaran saat harganya rendah, dan jual pada saat harganya naik. Sesederhana itu.

Namun dengan seiring perkembangan investasi dewasa ini, terkadang investasi menjadi lebih rumit.

Tetapi, bukan berarti Anda tidak bisa mempelajarinya lho!

 


 

Jika Anda juga berminat untuk berinvestasi emas, coba deh kenali cara memulai investasi yang baik dan benar seperti berikut ini agar tidak merugi di kemudian hari.

 

#1 Tentukan Tujuan

Sebelum memulai segala sesuatu, Anda perlu memiliki tujuan. Jangankan untuk berinvestasi, segala hal butuh tujuan.

Bayangkan saja jika Anda mengikuti sebuah lomba lari, namun tidak mengetahui titik akhir yang menjadi tujuan Anda.

Akankah Anda bersemangat mengikuti lomba tersebut? Percayakah Anda bahwa Anda bisa mencapainya? Akankah ada motivasi dalam melakukannya?

Betul sekali! Mengerjakan sesuatu tanpa sebuah tujuan memiliki kemungkinan gagal yang besar. Mengapa? Karena Anda seolah-olah mengerjakan sesuatu tanpa ada kepuasan akan pencapaian.

Investor Pemula, Ketahui Cara Memulai Investasi Emas Agar Tidak Salah! 02a - Finansialku

[Baca Juga: Dibalik Alasan Mengapa Hacker Ransomware WannaCry Meminta Bitcoin, Mana yang Lebih Mahal: Bitcoin atau Emas?]

 

Dengan demikian, penting untuk menentukan tujuan terlebih dahulu sebelum Anda mulai berinvestasi emas. Pikirkan matang-matang, apa yang ingin Anda capai dengan berinvestasi emas?

Tetapi jangan lupa untuk selalu menetapkan tujuan yang nyata, alias masuk akal. Tujuan yang mengawang-awang dan mustahil untuk dicapai hanya akan memadamkan semangat Anda dalam meraihnya.

 

#2 Tentukan Berapa Banyak Emas yang Harus Dikumpulkan

Setelah mengetahui tujuan dengan jelas, Anda kini bisa masuk ke tahap berikutnya, yaitu perencanaan.

Perencanaan yang dimaksud adalah untuk menentukan berapa banyak emas yang harus dikumpulkan untuk mencapai tujuan tersebut.

Sebagai contoh, anggaplah Anda ingin berinvestasi emas untuk dana pendidikan buah hati Anda yang akan mengemban pendidikan tinggi 10 tahun lagi.

Cara Menghitung Keuntungan Investasi Emas Dengan Aplikasi Finansialku 02 - Finansialku

[Baca Juga: Hindari 6 Hal Ini Saat Membeli Emas untuk Investasi, Agar Anda Tidak Rugi]

 

Nah, kini Anda perlu menghitung berapa estimasi dana pendidikan yang dibutuhkan berikut faktor inflasinya. Dengan demikian, diperolehlah nilai yang ingin dicapai pada 10 tahun mendatang.

Langkah selanjutnya adalah dengan membagi nilai tersebut dengan estimasi harga emas 10 tahun lagi. Jika tidak memungkinkan, bagilah dengan harga emas saat ini, namun berikan cadangan untuk menutupi jika ada kekurangan.

(dengan asumsi pesimis bahwa harga emas turun, namun kecenderungan harga emas adalah stabil naik)

Nah, kini Anda sudah tahu berapa banyak emas yang harus disiapkan selama periode 10 tahun tersebut bukan? Jika sudah, mari lanjut ke tahap selanjutnya.

 

#3 Tentukan Berapa Banyak Emas yang Harus Dibeli per Periodenya

Kini saatnya Anda menentukan berapa banyak emas yang harus dibeli per periode.

Anggaplah satuan waktu yang digunakan adalah bulan, maka Anda perlu membagi jumlah emas yang tadi telah diperoleh dalam 120 bulan (10 tahun = 120 bulan).

Yuk Simak Hal Penting Sebelum Investasi Emas Mahasiswa Ini! 02 - Finansialku

[Baca Juga: Pilih Mana: Investasi Logam Mulia ANTAM atau Perhiasan Emas ya ?]

 

Atau, jika Anda kesulitan dalam perhitungan, Anda bisa menggunakan aplikasi Finansialku. Dengan adanya kalkulator “Dana untuk Membeli Barang”, Anda bisa menghitung kebutuhan dana yang dibutuhkan setiap bulannya dengan mudah.

Bagi Anda pengguna baru, download aplikasi Finansialku sekarang juga di Google Play Store atau Anda bisa langsung meng-klik tautan berikut untuk mengakses widget kalkulator Finansialku:

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

#4 Memikirkan Faktor Penyimpanan

Setelah memiliki rencana dan strategi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan dana pendidikan buah hati Anda dengan berinvestasi emas, maka Anda kini harus mulai melakukannya.

Tetapi muncul kembali sebuah pertanyaan baru, mau disimpan dimana emas-emas tersebut? Masa ditaruh di bawah bantal? Bisa hilang dong!

Nah, Anda juga perlu mempertimbangkan dengan matang faktor penyimpanan ini agar emas aman dan mudah dijangkau.

Adapun beberapa cara menyimpan emas yang aman dan umum dilakukan adalah sebagai berikut:

 

 

#1 Menyimpannya Dengan Aman di Rumah

Anda sebenarnya bisa menyimpan emas di rumah, selama Anda menyimpannya dengan aman.

Misalnya, dengan menyimpan emas di lemari dengan kunci (lokasi kunci tidak diketahui siapapun selain Anda).

Tetapi cara ini merupakan cara lama yang hanya cocok jika jumlah emas tergolong sedikit.

Jika emas banyak, sebaiknya pertimbangkan lokasi penyimpanan yang lebih aman dan kuat agar Anda bisa tenang saat bepergian dan tidak berada di rumah.

 

#2 Menyimpannya di Brankas

Lemari bisa dengan mudah dibuka paksa oleh maling atau perampok, sehingga alternatif berikutnya adalah dengan menggunakan brankas. Tetapi jangan asal pilih brankas ya, pilihlah yang berbahan dasar kuat, misalnya baja.

Dengan demikian, keamanan semakin tinggi karena tingkat kesulitan membobol brankas berbahan baja tentunya lebih tinggi daripada membobol lemari kayu berkunci.

 

#3 Menyimpannya di Safe Deposit Box (SDB)

Safe Deposit Box atau biasa disingkat SDB merupakan sebuah layanan penyimpanan barang berharga yang umumnya disediakan oleh bank-bank ternama.

SDB bisa Anda sewa dengan harga dan luas bervariasi sesuai kebutuhan Anda. Tetapi Anda bisa tenang karena brankas SDB tentunya lebih kuat dan aman daripada brankas di rumah Anda.

Namun jangan lupa memperbaharui sewa SDB Anda setiap tahunnya ya!

 

Hati-Hati Investasi Bodong, Berkedok Investasi Emas 1 - Finansialku

[Baca Juga: Cara Investasi Emas Batangan dengan Berkebun Emas, Apakah Menguntungkan atau Tidak?]

 

#4 Memanfaatkan Gadai Emas

Cara lainnya dalam mengamankan emas simpanan Anda adalah dengan gadai emas. Maksudnya, Anda hanya sekedar menitipkan emas di pegadaian untuk kemudian ditebus.

Cara ini sesuai jika Anda akan bepergian dalam waktu singkat, misalnya saja jika Anda sedang berlibur. Dengan demikian, Anda bisa bepergian dengan hati tenang.

 

#5 Lakukan Tanpa Bantuan dan Campur Tangan Orang Lain

Tips terakhir adalah selalu lakukan semuanya sendiri. Mengingat ini adalah kepentingan pribadi Anda, melibatkan orang lain hanya akan menimbulkan rasa iri dan bisa berujung negatif bagi Anda.

Meski orang lain menawarkan bantuan, selalu pantau dan jangan sembarangan mempercayakan investasi emas Anda kepada tangan lain. Hanya dengan cara ini Anda bisa berinvestasi dengan baik dan benar.

Yuk Simak Hal Penting Sebelum Investasi Emas Mahasiswa Ini! 01 - Finansialku

[Baca Juga: 7 Alasan Anda Perlu Menabung Emas dan Berinvestasi Emas]

 

Sebagai contoh, kini banyak MLM yang menawarkan emas dengan harga murah atau cashback luar biasa besar.

Memang terdengar menarik, namun Anda tidak akan pernah tahu apakah investasi sejenis itu bodong atau tidak. Jika Anda tertipu, apa yang sudah Anda tabung bisa hilang begitu saja lho!

Oleh karena itu, jangan mudah terbuai kata-kata dan bantuan manis pihak lain. Berinvestasi emas itu mudah kok, Anda pasti bisa melakukannya sendiri.

 

BONUS: TIPS MERAIH KEUNTUNGAN DALAM INVESTASI EMAS

Jika Anda sudah siap berinvestasi emas, Finansialku memberikan 3 tips mudah agar Anda bisa berinvestasi dengan keuntungan.

Adapun beberapa tips mudah tersebut adalah sebagai berikut ini:

 

Download Ebook Investasi Emas untuk Pemula

Download Ebook Panduan Berinvestasi Emas untuk Pemula - Harga Emas Hari Ini - Finansialku

Download Ebook Sekarang

 

#1 Beli Saat Murah, Jual Saat Mahal

Logika paling sederhana untuk meraup keuntungan dalam berinvestasi emas yaitu membelinya saat harganya rendah untuk kemudian dijual saat harganya naik.

Dengan demikian, Anda otomatis memperoleh keuntungan senilai selisih harga emas tersebut. Mudah bukan?

Tetapi kenyataannya dibutuhkan analisis dan pemantauan mendalam agar Anda tahu kapan harga emas akan naik dan kapan akan turun. Dengan demikian Anda berinvestasi dengan strategi, bukan sekedar nekat alias berjudi.

 

#2 Emas untuk Kebutuhan

Tips kedua ini adalah langkah yang sudah diungkapkan sebelumnya. Jadi Anda akan memanfaatkan investasi emas untuk kebutuhan di kemudian hari.

Sebagai contoh, Anda bisa berinvestasi emas untuk kebutuhan dana pendidikan buah hati, dana pensiun, dana umroh, dan sebagainya. Namun pastikan perhitungan Anda sudah mempertimbangkan hal-hal yang mempengaruhi harga seperti trend harga emas, faktor inflasi, dan sebagainya.

Wow! Investasi Emas Pakai Kartu Kredit Ini Baru Keren 02 - Finansialku

[Baca Juga: Beli Emas Kena Pajak, Apakah Investasi Emas Masih Menguntungkan?]

 

Lagi-lagi Anda tidak perlu repot dalam menghitung kebutuhan emas setiap bulannya, hanya dengan menggunakan widget kalkulator “Dana untuk Membeli Barang” dari Finansialku, seluruh perhitungan akan muncul dengan cepat dan mudah.

Oh iya, disini emas bersifat mengamankan, dimana hasil atau keuntungan tidak langsung diperoleh saat itu juga, namun bisa dinikmati manfaatnya di masa depan.

Dengan demikian, cara ini cocok bagi Anda yang lebih sabar dan tidak terburu-buru dalam berinvestasi.

 

#3 Emas untuk Pengelolaan Aset

Cara untuk meraih keuntungan dari investasi emas yang ketiga adalah dengan memanfaatkannya untuk pengelolaan aset.

Contoh kasusnya adalah sebagai berikut:

Hindari 6 Hal Ini Saat Beli dan Berinvestasi Emas, Agar Anda Tidak Rugi 1 - Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Perencanaan Biaya Umroh Masa Kini? Benarkah Bisa Umroh dengan Emas?]

 

Bapak A memiliki uang sebanyak Rp300.000.000 dan berencana membeli sebuah mobil. Namun, daripada menggunakan uangnya untuk langsung membeli mobil, bapak A memilih untuk membeli emas.

Emas tersebut kemudian digadaikan dan uang hasil penggadaiannya digunakan untuk membeli mobil. Dengan perhitungan yang tepat, maka Anda bisa mengambil keuntungan hingga puluhan juta rupiah.

Nah, dengan kata lain, Anda bisa memanfaatkan emas untuk mengelola aset saat ini. Dengan demikian, Anda memperoleh aset dan juga memperoleh keuntungan dari kenaikan harga emas? Menguntungkan sekali bukan?

 


 

Bertransaksi Emas: Mudah dan Menguntungkan

Apakah Anda sudah siap memulai investasi Anda?

Tenang saja, investasi emas tidaklah rumit dan yang dimaksud bukan investasi miliaran rupiah.

Anda dapat mulai berinvestasi mulai dari jumlah yang kecil. Namun pastikan Anda memaksimalkan keuntungan dengan memulai investasi dengan baik dan benar ya!

Buktikan sendiri bahwa Anda juga bisa memperoleh keuntungan dari investasi emas ini dan berikan komentar pada kolom komentar di bawah terkait pengalaman investasi emas Anda. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda!

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai cara memulai investasi emas agar tidak salah lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Adhika Dirgantara. 2 Oktober 2011. Bagaimana Memulai Investasi Emas?. Odnv.co.id – https://goo.gl/guXGui
  • Adhika Dirgantara. 21 Mei 2011. Berbagai Cara Aman Menyimpan Emas. Odnv.co.id – https://goo.gl/ozvMJw
  • Adhika Dirgantara. 29 Juni 2011. Bagaimana Menyiasati Selisih Harga Jual-Beli Ketika Menjual Kembali Emas?. Odnv.co.id – https://goo.gl/pK1GS8
  • Adhika Dirgantara. 19 September 2011. 3 Cara Mereguk Keuntungan Dari Investasi Emas Batangan. Odnv.co.id – https://goo.gl/aCBa8h

 

Sumber Gambar:

  • Cara Memulai Investasi Emas – https://goo.gl/f3A2rW
  • Memulai Investasi Emas – https://goo.gl/YjbhLd

 

Download Ebook Panduan Berinvestasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

About the Author:

Fransiska Ardela, S.T
Fransiska Ardela, S.T. memiliki background pendidikan S1 di Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Katolik Parahyangan. Memiliki ketertarikan dan pengalaman di bidang pendidikan, product management, dan entrepreneurship.

6 Comments

  1. Sammy 6 June 2018 at 12:33 - Reply

    saya samue usia 23 tahun. saya sudah memulai investasi emas dengan cara ikut tabungan emas di Pegadaian. apakah itu menguntungkan atau tidak?

  2. Sabrang Dedy 7 June 2018 at 23:11 - Reply

    menabung dan berkebun emas memang sempat menjadi fenomenal, adapun cara terbaru menggunakan layanan broker forex untuk mendapatkan keuntungan berlipat dari pergerakan harga emas.

    • Tommy Hilman
      Tommy Hilman 29 June 2018 at 14:35 - Reply

      Hi Pak Dedy
      Terima kasih atas sharingnya, sangat bermanfaat.
      Semoga sharing Anda, dapat menginspirasi pembaca lainnya.

  3. Angga 18 September 2018 at 00:46 - Reply

    Saya seorang mahasiswa yang sedang belajar untuk tidak sekedar mengelurkan uang untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan, tetapi uang tadi dapat saya simpan dan dapat bermanfaat untuk kedepannya. Lalu akhir2 ini saya sering membaca artikel2 seperti ini yang memanfaatkan investasi emas dan sebagainya yang lebih menguntungkan daripada hanya sekedar di tabung. Pertanyaanya apakah sebagai mahasiswa tanpa penghasilan dan hanya bergantung pada uang sisihan yang tidak menentu dapat berinvestasi emas? Apakah pembelian emas pada saat investasi harus rutin dilakukan mengingat simpanan dari uang sisihan tidak menentu? Lalu apakah bisa jika berinvestasi melalui sertifikat emas saja mengingat lagi mahasiswa belum mempunyai tempat yang layak untuk menyimpan emas atau bhkan mampu menyewa penyimpanan emas?

    • Miriam Fajria Juliman
      Miriam Fajria Juliman 18 September 2018 at 14:24 - Reply

      Halo, Angga.
      Wah, saya salut dengan keinginanmu untuk berinvestasi walau masih duduk di bangku perkuliahan. Keren!
      Sudahkah kamu baca artikel Finansialku tentang perencanaan keuangan untuk mahasiswa? Supaya kamu tahu berapa uang yang bisa kamu alokasikan untuk ditabung/diinvestasikan, pastikan dulu kamu sudah membuat anggaran bulanan.
      Ini beberapa artikel yang saya rekomendasikan untuk kamu:
      3 Cara Mengatur Pengeluaran Bulanan untuk Mahasiswa Agar Tidak Bokek di Akhir Bulan
      Tips Kelola Uang Jajan Ala Mahasiswa
      Mahasiswa, Ini Tips dan Trik Menyisihkan Uang Jajan untuk Berinvestasi
      Komik: Pentingnya Membuat Anggaran Keuangan Untuk Mahasiswa

      Kalau kamu tertarik untuk berinvestasi emas, di era modern seperti sekarang ini kamu bisa berinvestasi emas via online.
      Sudah banyak platform atau aplikasi pembelian emas secara online, di antaranya platform e-commerce seperti BukaEmas di Bukalapak dan Tokopedia. Ada pula aplikasi khusus beli emas online, misalnya e-Mas, Gold Gram, Tamasia, dan lain sebagainya.
      Selain lebih praktis dan bisa diakses kapan saja, banyak platform online yang menawarkan sistem cicil emas. Kamu bisa menyicil rutin tiap bulan dengan nominal kecil, bahkan dimulai dari Rp10.000 saja!
      Emas yang sudah kamu cicil baru bisa dicetak setelah mencapai berat minimum. Namun, jika kamu tidak ingin mencetak emas karena tidak punya tempat penyimpanan yang layak, kamu bisa titip emasmu di platform tempat membeli emas tersebut.
      Selain platform online, kamu bisa juga cicil emas di Pegadaian. Mereka punya program Tabungan Emas, minimal pembeliannya 0,1 gram, sekitar Rp6.500-an.

      Apakah masih ada yang ingin kamu tanyakan? Jika masih ada, jangan sungkan untuk ajukan pertanyaan lagi ya! Jangan lupa, ajak teman-teman kamu untuk melek investasi juga.
      Untuk lebih lengkapnya, kamu bisa baca ebook Panduan Berinvestasi Emas untuk Pemula dari Finansialku, jangan lupa download ebook-nya ya. 🙂

      Terima kasih dan selamat beraktivitas, Angga!

Leave A Comment