Kecemasan finansial ternyata bisa mengganggu hubungan sosial seseorang. Sudah tau cari mengatasinya?

Informasi selengkapnya, dapat dibaca dalam artikel Finansialku di bawah ini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

4 Cara Mencegah Diri Dari Kecemasan Finansial

Pernah dengar bahwa gangguan mental juga bisa diakibatkan oleh kecemasan finansial?

Stres dan kecemasan bisa muncul ketika mengecek saldo di rekening, terlepas apakah kondisi finansial sedang buncit atau menipis dan tak enak dipandang. Namun, alasannya bukan karena angka yang tertera di layar semata.

“Uang memengaruhi berbagai aspek kehidupan, karena kita memproyeksikan sejumlah besar makna pribadi ke dalamnya,” terang terapis keuangan Amanda Clayman, LCSW, mengutip dari laman Vice.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Northwestern Mutual, melansir dari CNN Indonesia, menemukan uang sebagai sumber utama stres bagi 44 persen orang dewasa Amerika, di luar urusan hubungan asmara dan kerja.

Dengan kata lain, kecemasan finansial itu benar adanya, yang muncul akibat masalah keuangan tak bisa disebut normal. Kondisi itu bisa berkembang menjadi gangguan mental.

Jika kita mengalami kecemasan finansial, lalu diabaikan atau dianggap remeh, mungkinkah kemudian bisa mengakibatkan kesehatan mental kita terganggu? Jawabannya, mungkin banget!

Karena Kurs, Tagihan Kartu Kredit Membengkak - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Kekerasan Finansial: Korban Tidak Sadar, Pelaku Makin Barbar!]

 

Seorang Psikolog yang fokus meneliti dan mendefinisikan gangguan mental keuangan, Brad Klontz mengatakan, secara umum, gangguan mental akibat uang adalah pola kronis dari perilaku finansial yang merusak diri sendiri.

Klontz mengatakan, seseorang dapat dikatakan mengalami gangguan mental tersebut saat perilaku destruktifnya membawa konsekuensi signifikan dalam hidup.

Konsekuensi itu bisa mengganggu kesehatan, hubungan sosial, dan pekerjaan. Gangguan dapat ditangani oleh seorang profesional medis.

Meski begitu, yang perlu diingat semua orang dewasa harus siap mengelola keuangan, agar mencegah kecemasan finansial itu terjadi. Bagaimana caranya?

 

#1 Punya Rencana Keuangan

Adalah penting bagi setiap orang untuk punya rencana keuangan. Kapan sebaiknya orang mulai punya rencana keuangan? Secepatnya, sejak ia bisa menghasilkan uang sendiri.

Rencana keuangan ini juga akan membentuk pola pikir untuk menghargai bagaimana uang itu didapat serta bagaimana mestinya digunakan untuk anggaran tertentu.

Oleh sebab itu, pengaturan keuangan saat ini adalah hal yang wajib dimiliki setiap orang berpenghasilan.

Jika ada aplikasi yang mendukung hal ini, tentunya menjadi aplikasi wajib yang harus ada dalam smartphone karena fungsinya yang sangat bermanfaat.

 

INI YANG KAMU BUTUHKAN!

DOWNLOAD GRATIS!!!! E-book Perencanaan Keuangan Untuk Usia 20-an dan 30-an!

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

 

Download Sekarang

 

#2 Literasi Keuangan

Rencana keuangan sudah semestinya sejalan dengan pengetahuan keuangan yang cukup.

Berbekal pengetahuan, kita jadi mengenali berbagai produk keuangan yang bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya sesuai dengan kebutuhan dan tujuan keuangan.

Untuk tetap terliterasi secara keuangan, mungkin kamu bisa mencarinya di internet, tapi bagaimana jika kamu bisa terliterasi keuangan tanpa harus ribet cari info ini itu di internet dan tidak terjamin kualitas informasinya?

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, jika ada sebuah aplikasi yang bisa membantu untuk terliterasi keuangan bahkan mengatur keuangan, harusnya aplikasi ini adalah aplikasi yang wajib terpasang pada setiap orang berpenghasilan yang memiliki smartphone.

Seperti aplikasi Finansialku. Ya, aplikasi Finansialku adalah aplikasi perencanaan keuangan lengkap yang sangat bisa membantu kamu mengatur keuangan sehingga terlepas dari kendala keuangan yang menjadi akar berbagai masalah.

 

Di aplikasi Finansialku, terdapat berbagai macam bentuk edukasi keuangan dari artikel, video, podcast, hingga kelas online.

Tak hanya berhenti di informasi, kamu bisa langsung praktikkan apa yang sudah didapat dari informasi tersebut dengan fitur-fitur lainnya di aplikasi Finansialku.

Kamu bisa catat keuangan, membuat anggaran, membuat rencana keuangan, berinvestasi, cek kesehatan keuangan, hingga berkonsultasi langsung dengan perencana keuangan.

Kamu bisa coba aplikasinya dengan download di Google Playstore maupun Apple Apps Store.

 

#3 Siapkan Dana Darurat

Dana darurat merupakan pos yang tak boleh terlupakan. Bisa dibilang dana darurat ini bisa mengurangi kecemasan finansial dalam jangka panjang.

Penyiapan dana darurat ini sangat penting dilakukan terutama untuk orang yang punya banyak tanggungan dan berstatus non karyawan. Simpan dana darurat pada tabungan terpisah.

 

#4 Punya Waktu untuk Tenang

Jangan lupa untuk menyempatkan diri melakukan berbagai kegiatan penghilang stres dengan cara yang paling hemat.

Menghabiskan waktu dengan orang terkasih seperti keluarga dan pasangan, hingga melakukan berbagai kegiatan baru seperti memasak, meditasi, serta merawat diri bisa membantu mengurangi kecemasan.

 

Bagikan setiap artikel Finansialku kepada rekan atau kenalan yang membutuhkan! Jika membutuhkan bantuan berupa solusi jitu tentang mengatur keuangan pribadi bisnis atau keluarga, kamu dapat menghubungi Konsultan Perencana Keuangan Finansialku.

 

Sumber Referensi:

  • Redaksi. 29 Maret 2020. Stres Karena Uang Bisa Jadi Gangguan Mental. Cnnindonesia.com – https://bit.ly/2CKw5t1
  • Joker & Mental Health: Apakah Kecemasan Finansial Juga Berpengaruh pada Kesehatan Mental? Qmfinancial.com – https://bit.ly/2CMBS1p
  • Caitlin Flynn. 17 November 2019. Kecemasan Finansial Itu Nyata, Begini Cara Mengatasinya. Vice.com – https://bit.ly/3hixvtM
  • Tomyzul Habib. 08 Mei 2020. Tetap Tenang dan Bercuan, Ini 7 Langkah Ampuh Atasi Kecemasan Finansial di Tengah Pandemi. Akurat.co – https://bit.ly/34lz0nA