Penyebab dan Cara Mengurangi Polusi Udara Jakarta: Metropolutan Jakarta menjadi kota dengan polusi udara terburuk di dunia.

Berdasarkan AirVisual, kondisi udara Jakarta menduduki peringkat buruk dan masuk kategori tidak sehat. Apa penyebabnya?

Agar lebih jelas, mari simak penjelasannya berikut ini. Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

Penyebab Polusi Udara di Jakarta

Beberapa pekan terakhir DKI Jakarta menjadi sorotan karena masalah polusi udara. Ibu Kota Jakarta memang terkenal sebagai pusatnya Indonesia, segala aktivitas ada disana.

Penduduknya pun bahkan lebih padat dari daerah-daerah di sekitarnya. Dengan banyaknya penduduk yang tinggal di Jakarta membuat Jakarta dipenuhi oleh jutaan kendaraan setiap harinya.

Dikenal sebagai daerah metropolitan, rasanya predikat itu akan berubah menjadi metropolutan seiring dengan masalah polusi udara di Jakarta yang hingga sampai ini semakin memburuk.

Sebesar 70% polusi udara di Jakarta didapatkan dari kendaraan motor dan mobil di Jakarta semakin meningkat setiap tahunnya.

Faktor lainnya, adanya 33-36% dari pembangkit listrik tenaga uap batu bara dalam radius 100 meter di sekitar Jakarta.

Di tahun 2018, Jakarta menjadi kota paling berpolusi di Asia Tenggara menurut hasil studi oleh Greenpeace dan IQ AirVisual.

Rata-rata harian kualitas udara di Jakarta dengan indikator PM2.5 pada tahun 2018 adalah 45,3 mikrogram per meter kubik udara.

 

Dampak Polusi Udara di Jakarta

Menurut Air Visual, Jakarta kembali menjadi salah satu kota paling berpolusi. Bahkan, kualitas udara di Jakarta masuk ke dalam kategori ‘tidak sehat’.

Beberapa penelitian melihat, dampak dari polusi udara terhadap masalah kesehatan otak, penyakit kardiovaskular, kanker, obesitas, penurunan kecerdasan, hingga tentunya penyakit pernapasan.

Tak hanya itu, dampak lainnya dari polusi udara ini bisa merugikan masyarakat secara ekonomi.

Penyebab dan Cara Mengurangi Polusi Udara Jakarta 02 - Finansialku

[Baca Juga: URGENT! Polusi Udara Jakarta: Tambah Dana Darurat Atau Premi Asuransi?]

 

Menurut Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB), Ahmad Saifudin, warga Jakarta rugi puluhan triliunan rupiah akibat polusi udara.

Pada 2016, kerugiannya menyentuh angka Rp51,2 triliun.

Kerugian ini menurut Ahmad dapat terjadi karena biaya yang dikeluarkan untuk menanggulangi dampak kesehatan yang dialami warga Jakarta, berupa pengobatan atas penyakit yang disebabkan polusi udara.

Berdasarkan pemantauan AirVisual, Air Quality Index (AQI) Jakarta berada di angka 195. Semakin tinggi AQI, maka semakin buruk polusi udara di tempat tersebut.

Hal ini karena skor diberikan berdasarkan penghitungan jumlah enam polutan utama di udara, yaitu particulate matter (PM) 2,5 , PM 10, karbon monoksida, asam belerang, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.

Dikutip dari Badan Perlindungan Lingkungan Hidup Amerika Serikat (EPA) berikut arti skor AQI:

SkorKeterangan
0-50Kualitas udara di suatu tempat baik tak berisiko kesehatan
51-100Kualitas udara menengah masih bisa diterima meski mungkin ada sedikit risiko kesehatan
101-150Kualitas udara buruk terutama bagi anak dan orang tua berisiko menimbulkan penyakit
151-200Kualitas udara sangat buruk berbahaya bagi semua populasi
201-500Kondisi darurat kesehatan, semua populasi mungkin mengalami masalah kesehatan

 

Menurut beberapa ahli polutan, PM 2,5 dianggap paling berbahaya karena ukurannya yang kecil sehingga dapat dengan mudah dihirup tubuh dan langsung menembus paru-paru masuk ke aliran darah.

Ketika sudah di darah, partikel dapat menyebar ke seluruh tubuh dan menyebabkan kerusakan.

Penyebab dan Cara Mengurangi Polusi Udara Jakarta 03 Kendaraan Bermotor - Finansialku

[Baca Juga: 10 Manfaat Bersepeda Bagi Tubuh, Baik Kesehatan Fisik Maupun Psikis]

 

Cara Mengurangi Polusi Udara di Jakarta

Untuk mengurangi polusi udara di Jakarta harus dimulai dari diri sendiri. Jika bukan kamu, siapa lagi. Jadi bagaimana cara untuk mengurangi polusi udara di Jakarta?

 

#1 Naik Transportasi Umum

Berdasarkan pemantauan Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB) merilis analisis source apportionment yang menunjukan bahwa particulate matter (PM) 10 di DKI Jakarta paling banyak dari kendaraan motor.

Dengan banyaknya kendaraan di Jakarta, dapat menyumbang polusi udara di Jakarta. Namun hal ini bisa berkurang jika masyarakatnya menggunakan transportasi umum.

Selain mengurangi kemacetan, menggunakan transportasi umum pun dapat mengurangi polusi udara di Jakarta.

Gratis! MRT Tahap I Menjadi Pemikat Warga Jakarta 02 - MRT-2

[Baca Juga: Yey MRT Jakarta Sudah Beroperasi! Ketahui Tarif dan Cara Beli Tiketnya]

 

#2 Menanam Lidah Mertua

Lidah mertua merupakan tanaman yang dapat menyerap karbondioksida (CO2). Pemprov DKI Jakarta belakangan ini mengatakan akan membagikan tanaman lidah mertua dan tanaman lainnya yang dapat mengurangi polusi udara.

 

#3 Tidak Membakar Sampah Sembarangan

Menurut BPPD Jakarta, gas klorin yang dihasilkan dari pembakaran sampah dapat merusak atmosfer bumi.

Pembakaran sampah ini akan membuat asap hitam dan melepaskan karbondioksida ke udara.

 

#4 Berkebun di Halaman Rumah

Istilah urban farming saat ini banyak diminati oleh masyarakat perkotaan. Dalam rangka penghijauan dan penataan kota, masyarakat bisa membuat kebun kecil di halaman rumah untuk menanam sayuran atau buah-buahan.

 

#5 Uji Emisi Kendaraan

Seperti yang kita, ketahui kendaraan menyumbang polusi khususnya di Jakarta, maka dari itu para pemilik kendaraan bisa mengurangi polusi udara dengan cara melakukan uji emisi kendaraan di bengkel yang memiliki alat uji.

 

Akibat Lain Polusi Udara

Polusi Udara, selain menimbulkan gangguan kepada kesehatan, ternyata menimbulkan gangguan kepada keuangan. Ya, Anda perlu menyiapkan dana kesehatan jika terjadi sesuai kepada tubuh Anda.

Uang, dalam bentuk dana darurat perlu Anda siapkan untuk mengantisipasi keadaan dan kejadian darurat.

Supaya Anda tahu berapa dana darurat Anda, Anda bisa menghitung dan merencanakan dengan Aplikasi Finansialku.

 

Jika Anda belum memiliki aplikasi tersebut, maka silakan download Aplikasi Finansialku pada link berikut ini.

Jika Anda ingin menjadi akun premium Aplikasi Finansialku, Anda bisa menggunakan kode voucher POTONG50RIBU untuk mendapatkan potongan Rp50.000 sehingga Anda hanya perlu membayar Rp300.000 untuk 1 tahun.

Dengan aplikasi Finansialku yang premium, Anda akan mendapatkan online course GRATIS tentang perencana keuangan serta Anda bisa menggunakan menu Tanya Jawab langsung ke perencana keuangan profesional.

 

Apakah artikel ini bermanfaat?

Ayo bagikan artikel ini kepada teman dan kerabat Anda supaya kita bisa bersama-sama mengurangi polusi udara, khususnya di Jakarta. Terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Anastasia Aulia. 31 Juli 2019. 6 Hal Yang Bisa Dilakukan Warga Untuk Mengurangi Polusi Udara di Jakarta. Kompas.com – https://bit.ly/2Kp8ttL
  • Herdi Alif Al Hakim. 29 Juli 2019. Kualitas Udara Buruk, Jakarta Bisa Rugi Rp 51,2 T. Detik.com – https://bit.ly/2MDdDVW
  • Firdaus Anwar. 26 Juli 2019. Kualitas Polusi Udara Jakarta Sentuh Angka 184, Apa Artinya? Detik.com – https://bit.ly/2OOUlQe

 

Sumber Gambar:

  • Polusi Udara Jakarta 01 – https://bit.ly/2OGDnmZ
  • Polusi Udara Jakarta 02 – https://bit.ly/2Zz00um
  • Kendaraan Bermotor di Jakarta – https://bit.ly/2LZWu9m