Bukan hanya investasi yang rawan penipuan, asuransi kesehatan juga lho. Yuk ketahui cara pilih asuransi kesehatan supaya Anda mendapatkan produk terbaik yang bisa melindungi Anda dari berbagai risiko!

 

Rubrik FinansialkuRubrik Finansialku Learn and Secure

 

Pentingnya Asuransi Kesehatan

Asuransi kesehatan merupakan salah satu jenis proteksi yang dibutuhkan oleh semua orang.

Asuransi kesehatan dapat memberikan perlindungan finansial berupa pertanggungan biaya rumah sakit atau dokter pada saat tertanggung mengalami jatuh sakit.

Mengapa asuransi kesehatan ini penting? Asuransi kesehatan dapat membantu meringankan risiko saat terjadi musibah atau hal-hal yang tidak diinginkan.

Walaupun asuransi ini sangat penting untuk dimiliki, ternyata masih banyak orang Indonesia yang ogah membayar sesuatu yang belum pasti layaknya asuransi.

Cara Pilih Asuransi Kesehatan 2 Finansialku

[Baca Juga: Ketahui Sekarang Manfaat Asuransi Kesehatan Syariah Bagi Anda!]

 

Tercatat kurang dari 60% penduduk Indonesia tidak terproteksi oleh asuransi kesehatan. Angka ini jauh berbeda dengan kesadaran berasuransi di negara-negara maju seperti Amerika. 

Padahal ada banyak manfaat yang Anda dapatkan bila memiliki asuransi kesehatan, misalnya penggantian biaya rumah sakit, baik pada saat tertanggung harus dirawat inap maupun rawat jalan tanpa menginap.

Dengan demikian, Anda pun tak harus khawatir memikirkan soal biaya saat jatuh sakit.

Jika Anda ingin tahu lebih lengkap tentang pentingnya asuransi kesehatan, Anda bisa baca artikel terdahulu dari Finansialku berikut: Kenapa Perlu Memiliki Asuransi Kesehatan Sejak Usia Muda?

 

Waspadai Maraknya Penipuan Asuransi Kesehatan di Indonesia

Selayaknya produk-produk keuangan lain, asuransi kesehatan juga rawan penipuan. Jika Anda lengah, bisa saja Anda menjadi salah satu korban penipuan ini.

Bukannya meminimalisasi risiko yang mungkin menimpa Anda, Anda malah bisa terkena musibah dari membeli asuransi kesehatan ini. Ya, istilahnya sih “sudah jatuh tertimpa tangga pula”.

Terdapat berbagai contoh penipuan yang menimpa tertanggung asuransi kesehatan. Salah satu kasus paling populer adalah kasus yang terjadi pada tahun 2017 silam.

Seperti dilansir oleh Tirto.id, dua nasabah Allianz Life melapor ke Polda Metro Jaya pada Maret dan April 2017 dengan dugaan penipuan oleh Allianz Life dalam proses penolakan klaim biaya rumah sakit.

Asuransi Kesehatan Terbaik Finansialku 1

[Baca Juga: Apakah Status Single Perlu Memiliki Asuransi Jiwa dan Asuransi Kesehatan?]

 

Kedua nasabah itu adalah Ifranius Algadri dan Indah Goena. Klaim keduanya ditolak Allianz Life meski mereka mengaku telah memenuhi persyaratan sesuai buku polis.

Allianz Life menolak membayar klaim dengan memberikan surat klarifikasi bahwa para nasabah perlu menyerahkan catatan medis lengkap dari rumah sakit dengan batas waktu dua pekan. Padahal, syarat itu tidak tercantum di ketentuan buku polis.

Alvin Lim, kuasa hukum kedua nasabah tersebut menjelaskan duduk perkara atas kasus penipuan asuransi ini:

“Kasus ini intinya perusahaan Allianz menggunakan modus tipu daya untuk menolak klaim nasabah secara halus, tapi melanggar hukum. Dalam waktu dua minggu tanpa adanya surat lengkap rekam medis, klaim ditolak.”

 

Free Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

 

Cara Pilih Asuransi Kesehatan Supaya Terhindar dari Penipuan

#1 Pahami Kebutuhan Anda

Sebelum Anda memilih produk asuransi kesehatan, disarankan untuk melakukan medical check up (MCU) terlebih dahulu supaya Anda mengetahui kondisi tubuh Anda dan dapat memutuskan apa yang Anda butuhkan. Terlebih lagi bila ada riwayat penyakit kritis di keluarga Anda.

Dengan mengetahui kondisi tubuh dan penyakit yang mungkin ada di tubuh Anda, Anda bisa memilih perlindungan dan layanan yang mungkin Anda butuhkan di kemudian hari.

Cara Pilih Asuransi Kesehatan 3 Finansialku

[Baca Juga: Pedoman Jitu Memiliki Asuransi Kesehatan yang Sesuai Kebutuhan]

 

Perlu Anda ketahui, ada beberapa perusahaan asuransi yang mewajibkan calon nasabahnya untuk melakukan MCU sebelum membeli asuransi, namun ada juga yang tidak. Tujuannya adalah untuk mengukur risiko kesehatan calon nasabah. Jika nasabah terdiagnosis penyakit tertentu bisa saja polis asuransinya ditolak.

Selain itu, teliti dan bandingkan juga manfaat dari premi yang harus dibayarkan. Pilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial Anda.

Jangan sampai Anda mengambil asuransi dengan premi mahal tapi nyatanya tidak sesuai kebutuhan.

 

#2 Cari Tahu Track Record Perusahaan Asuransi

Pilihlah perusahaan asuransi dengan track record yang bagus. Anda bisa menilai perusahaan asuransi dari dua hal; produknya dan pelayanannya.

Cari perusahaan yang menawarkan produk dengan layanan perlindungan yang lengkap, serta pelayanan yang praktis dan cepat.

Periksa juga secara teliti profil perusahaan: usia perusahaan, pelayanan yang diberikan (informasi terkait tenaga ahli), laporan keuangan (apakah kondisi keuangannya sehat).

Selain itu, Anda bisa menilai apakah perusahaan asuransi yang Anda pilih kredibel atau tidak dari jumlah cabangnya. Semakin banyak maka semakin baik, Anda bisa mendapatkan informasi ini melalui media internet.

Agar lebih yakin, tanyakan juga rekomendasi pada rekan atau kerabat Anda yang sudah memiliki asuransi kesehatan.

Terakhir, yang tidak kalah pentingnya adalah mengecek retensi atau penyimpanan dana di perusahaan asuransi. Bila perusahaan sudah melakukan reasuransi, artinya perusahaan tersebut sudah tidak kuat berjalan lagi.

Seperti dilansir oleh Wikipedia, reasuransi adalah istilah yang digunakan saat satu perusahaan asuransi melindungi dirinya terhadap risiko kebangkrutan dengan memanfaatkan jasa dari perusahaan asuransi lain.

 

#3 Pahami dan Pilih Sistem Klaim Asuransi

Umumnya, ada tiga jenis sistem pembayaran klaim asuransi kesehatan yang ditawarkan, yaitu:

 

Sistem Cashless

Dengan sistem cashless, tertanggung tak perlu mengeluarkan dana titipan terlebih dahulu ketika dirawat di rumah sakit.

Tertanggung hanya perlu membayar kelebihan dana yang tidak di-cover oleh asuransi kesehatan tersebut pada saat keluar dari rumah sakit.

Asuransi dengan sistem ini akan memberikan kartu anggota asuransi yang harus dibawa ke rumah sakit dan ditunjukkan apabila terjadi sesuatu.

 

Sistem Reimbursement

Asuransi kesehatan dengan sistem reimbursement artinya tertanggung harus membayar terlebih dahulu semua biaya yang terjadi pada saat sakit.

Setelah tertanggung keluar dari rumah sakit, barulah semua biaya tersebut dapat diklaim ke perusahaan asuransi dengan menyertakan kuitansi dan bukti pembayaran.

Pihak asuransi akan mengganti uang sesuai dengan manfaat asuransi kesehatan yang dibeli oleh nasabah, yang tertera di dalam perjanjian polis asuransi tersebut.

 

Sistem Santunan

Sistem pembayaran ini dilakukan oleh perusahaan asuransi dengan santunan harian selama klien dirawat di rumah sakit.

Biasanya, besar santunan ini telah disepakati dalam polis Anda dengan perusahaan asuransi.

 

#4 Ketahui Mitra Rumah Sakit

Cari tahu rumah sakit mana saja yang menerima klaim dari perusahaan asuransi tersebut. Pilih perusahaan asuransi yang bermitra dengan rumah sakit yang kredibilitasnya baik.

Semakin banyak pilihan rumah sakit yang bekerja sama dengan perusahaan asuransi, semakin bagus juga produk asuransi tersebut. Terlebih lagi jika produk asuransi itu diterima di semua rumah sakit di kota Anda.

Dengan begitu, Anda bisa dengan tenang mengandalkan produk asuransi itu bila terjadi risiko yang tidak diinginkan.

 

#5 Bandingkan Beberapa Produk Asuransi

Poin ini memang agak ribet, tapi dengan ini Anda bisa mendapatkan produk yang terbaik.

Setelah mencari informasi tentang produk yang membuat tertarik, buatlah tabel perbandingan kelebihan dan kekurangan masing-masing produk. Poin-poinnya mulai dari manfaat perlindungan, besaran premi, sistem klaim asuransi, mitra rumah sakit, dan poin-poin yang telah disampaikan di atas.

Selain membuat secara manual, Anda juga bisa menggunakan jasa situs aggregator asuransi misalnya Futuready.com.

 

Cermat dalam Memproteksi

Sebelum membeli suatu produk asuransi, luangkanlah waktu untuk mencari produk yang tepat dengan saksama.

Jangan tergesa-gesa dalam memutuskan ataupun termakan dengan omongan sales asuransi.

Pilih asuransi yang menawarkan banyak keuntungan, tapi juga sesuai dengan kebutuhan serta budget Anda.

 

Apakah Anda sudah memiliki asuransi kesehatan? Bagikan pengalaman serta rekomendasi Anda bagi pembaca lainnya. Berikan juga tanggapan terhadap artikel ini pada kolom di bawah, terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Aulia Adam. 9 April 2018. Sengketa Allianz Life Versus Alvin Lim Berbuntut Panjang. Tirto.id – https://goo.gl/TAFb3G
  • Aufi Ramadhania Pasha. 28 Agustus 2018. Waspada Penipuan! Ini 5 Cara Cerdas Pilih Asuransi Kesehatan yang Tepat. https://goo.gl/UyAbCB
  • Admin. 7 September 2015. Asuransi Kesehatan: Perhatikan 12 Hal Ini Sebelum Membeli. https://goo.gl/ahMUWY

 

Sumber Gambar:

  • Penipuan asuransi kesehatan – https://goo.gl/Qr9B8b
  • Asuransi kesehatan – https://goo.gl/SmdgA8
  • Asuransi kesehatan 2 – https://goo.gl/t3vh3j
Summary
Cara Pilih Asuransi Kesehatan yang Benar Supaya Terhindar Penipuan Asuransi Kesehatan
Article Name
Cara Pilih Asuransi Kesehatan yang Benar Supaya Terhindar Penipuan Asuransi Kesehatan
Description
Bukan hanya investasi yang rawan penipuan, asuransi kesehatan juga lho. Yuk ketahui cara pilih asuransi kesehatan supaya Anda mendapatkan produk terbaik yang bisa melindungi Anda dari berbagai risiko!
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo