Moms, bagaimana caranya cegah kebiasaan belanja bulanan yang menghabiskan keuangan Anda?

Seringkali ketika berbelanja bulanan kita mudah tergoda untuk membeli banyak barang di supermarket. Terlebih lagi ketika supermarket yang kita kunjungi sedang mengadakan diskon. Padahal barang yang didiskon sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.

Supaya tidak menyesal setelah berbelanja, ikuti tips di bawah ini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Jenis Shopper Apakah Anda?

Sebelum masuk ke tips mencegah kebiasaan belanja barang yang tidak dibutuhkan, ketahui dulu jenis shopper apakah Anda?

Perusahaan riset pemasaran terkenal, The Nielsen Company mengadakan studi tentang perilaku yang berbeda pada pembeli grosir.

Berdasarkan studi tersebut, konsumen dibagi dalam empat kelompok yaitu:

  1. Pembeli merek setia dan biasanya membeli produk yang sama tanpa melihat harga.
  2. Pembeli yang ingin mencoba produk-produk baru dan tetap mementingkan merek. Harga menjadi pertimbangan kedua.
  3. Pembeli yang ingin membeli produk keluaran terbaru dan tidak peduli tentang harga.
  4. Pembeli yang membeli produk berdasarkan harga.

 

Cara Cegah Kebiasaan Belanja Bulanan yang Menghabiskan Keuangan Anda

Ketika Anda pergi berbelanja, apakah Anda merasa seperti menghabiskan uang atau menghemat uang Anda?

Jika jawaban Anda adalah menghabiskan uang, maka saatnya untuk mengubah sistem belanja Anda.

Kita perlu belajar bagaimana mengeluarkan uang secara bijak dan mencegah kebiasaan belanja bulanan yang menghabiskan keuangan kita. Berikut ini strategi yang tepat:

 

#1 Ciptakan Anggaran

Anda perlu membuat anggaran bulanan agar Anda memiliki gambaran situasi keuangan yang akurat.

Dimulai dengan mencatat pengeluaran dan pemasukan Anda. Bila perlu, simpan setiap bon belanjaan agar Anda tidak lupa mencatatnya.

Anda juga perlu meninjau tagihan bulanan dan menambahkan biaya tersebut ke anggaran.

Setelah itu, Anda perlu mengatur anggaran belanja berdasarkan kategori masing-masing, seperti makanan, pakaian, hiburan, dan lain sebagainya.

Kategori dengan jumlah pengeluaran tertinggi merupakan sasaran yang tepat untuk menghemat uang.

Membuat Anggaran dan Catatan Pengeluaran - Perencana Keuangan Indpenden Finansialku

[Baca Juga: Moms, Kalau Ingin Keuangan Keluarga Teratur, Gunakan Anggaran Ini Dengan Aplikasi Finansialku]

 

Setelah Anda mencatat pembelian untuk sementara waktu, buatlah batas bulanan untuk setiap kategori.

Pastikan total anggaran untuk periode itu lebih kecil daripada penghasilan Anda, jika memungkinkan tersisa cukup uang untuk ditabung.

Jika Anda merasa kerepotan untuk mencatat secara manual, sekarang sudah banyak lho, tools keuangan di smartphone Anda.

Salah satunya adalah aplikasi Finansialku yang dapat membantu Anda membuat anggaran bulanan hingga mencatat pengeluaran serta pemasukan Anda.

Download aplikasinya sekarang juga, Moms!

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

#2 Manfaatkan Diskon

Pemilihan waktu yang tepat juga dapat menjadi jalan untuk menghemat pengeluaran belanja bulanan Anda.

Rajin-rajinlah melihat iklan program diskon, menggunakan program diskon kartu kredit, dan promo lainnya.

Setiap toko, supermarket, dan tempat belanja lainnya akan menggelar diskon besar-besaran pada waktu-waktu tertentu, misalnya saat ulang tahun toko.

Anda bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk membeli kebutuhan-kebutuhan yang memang sudah diprioritaskan.

Namun, Anda tetap harus ingat untuk membeli barang-barang yang sesuai dengan kebutuhan, dan bukan keinginan semata.

 

#3 Membeli dalam Jumlah Besar

Harga barang grosir tentu akan lebih murah dibanding harga satuan.

Membeli dalam jumlah besar juga akan mengefisiensi waktu Anda, sehingga tidak harus belanja sering-sering.

Sebagai contoh, Jane melihat sabun mandi di supermarket mendapatkan diskon dari harga Rp10.000 menjadi Rp5.000.

7 Cara Memotong Anggaran Makan tapi Tetap Sehat 2 - Finansialku

[Baca Juga: Moms Bisa Bahagia Dengan Belajar Mengurus Keuangan]

 

Jane dan anaknya selalu rutin menggunakan sabun mandi tersebut. Daripada Jane hanya membeli satu atau dua, Jane memutuskan untuk membeli 10, dengan biaya Rp50.000.

Harga ini memang terlihat besar di awal, namun sebenarnya Jane telah menghemat Rp10.000 dari pembelian rutin yang seharusnya dia beli setiap bulannya.

Dan Jane dapat membeli lagi dengan jumlah besar saat diskon di waktu yang akan datang.

 

#4 Hati-hati oleh Pemasaran Produk

Iklan dirancang untuk mendorong Anda menghabiskan uang.

Iklan juga seringkali tidak memberikan gambaran yang akurat tentang suatu produk.

Sadarilah juga trik harga. Harga Rp19.900 sebenarnya adalah Rp20.000. Pertimbangkan harga sebuah produk atas manfaatnya, bukan karena menawarkan “harga lebih untung” daripada yang lain.

 

#5 Membeli apa yang Dibutuhkan

Jika Anda tidak yakin tentang pembelian tertentu, tanyakanlah pada diri sendiri:

  1. Apakah Anda menggunakan produk ini secara teratur? Pastikan Anda menghabiskan semua makanan sebelum menjadi basi, atau pastikan produk kecantikan ini memang cocok di kulit Anda.
  2. Apakah Anda kekurangan sesuatu untuk tujuan yang sama? Waspadai produk khusus yang fungsinya bisa digantikan oleh produk dasar yang sudah Anda miliki. Misalnya membeli panci yang berukuran besar, padahal Anda sudah memiliki panci ukuran yang sedang.
  3. Apakah produk ini menjadikan hidup Anda lebih baik? ini sebuah pertanyaan yang dapat mendorong Anda untuk menghindari “kebiasaan buruk” dalam pembelian atau menyebabkan Anda
  4. Apakah Anda akan merindukan produk ini jika tidak membelinya?
  5. Apakah produk ini membuat Anda senang?

 

Jika banyak jawaban “tidak”, ini pertanda yang kuat bagi Anda untuk tidak membeli barang tersebut.

Sebelum Tergiur, Ketahui 4 Fakta Gelap Barang Diskonan! 01 - Finansialku

[Baca Juga: Ketahui Perbedaan Kebutuhan dan Keinginan Dalam Mengatur Keuangan Keluarga]

 

#6 Membagi Belanja Bulanan

Anda bisa membagi belanja bulanan menjadi 2 jenis belanja.

Yang pertama adalah belanja bulanan, yang khusus untuk bahan-bahan bukan makanan.

Yang kedua adalah belanja mingguan, di mana khusus untuk bahan-bahan makanan.

Anda sebaiknya membawa daftar belanjaan agar tidak melenceng dari rencana belanja yang sudah ditentukan.

Memisahkan dua jenis belanjaan ini bisa Anda coba, karena biasanya barang-barang bukan makanan yang dibeli tanpa direncanakan biasanya merupakan dorongan impulsif saja.

Inilah yang biasanya akan mengacaukan belanja bulanan Anda.

 

Berpikir Bijak dan Menahan Kebiasaan Belanja Bulanan yang Boros

Sebelum membeli barang yang tidak penting, Anda harus berpikir bijak dan tahan dorongan untuk boros.

Dengan berhemat sebisa mungkin, Anda dapat menciptakan sebuah tabungan maupun investasi.

Semakin banyak uang yang Anda hemat setiap bulan, semakin baik pula kesehatan keuangan Anda secara keseluruhan.

Selamat mencoba, Moms!

 

Mom, cara seperti apa yang biasanya Anda lakukan untuk mencegah kebiasaan belanja bulanan berlebihan?

Yuk berikan komentar Moms pada kolom di bawah ini.

 

Sumber Referensi:

  • Donna Angelina. 2 Desember 2017. Ini Tips Belanja Bulanan dengan Hemat. Suara.com – https://goo.gl/FRccPz
  • Donna L. Montaldo. 2 Juni 2017. Are your Grocery Shopping Habits Costing You Money. Thebalance.com – https://goo.gl/TwEua5

 

Sumber Gambar:

  • Kebiasaan Belanja Bulanan 1 – https://goo.gl/jENTXj
  • Kebiasaan Belanja Bulanan 2 – https://goo.gl/qJE74N

 

Free Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang