Berawal dari sekedar peduli pada peternak kecil, siapa sangka kini nama “Cimory” menjadi sangat populer dan dikenal luas.

Kamu harus tahu kisah sukses Cimory, berawal dari keinginan pendiri perusahaan untuk membantu penjualan para peternak sapi? Baca kisah lengkapnya di sini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Success Story

 

Cimory, dari Bisnis Kecil ke Bisnis Nasional

Produk Cimory yang kini dapat kamu temukan di minimarket manapun, dulu hanya berawal dari bisnis susu sederhana di Cisarua. Jadi dulu, untuk menikmati berbagai olahan susu produk Cimory, kamu harus rela datang ke Cisarua terlebih dahulu.

Cukup repot memang. Tapi jangan salah, rasa susu murninya yang segar membuat setiap orang yang mencoba ketagihan. Oleh karena itu, produk Cimory pun terus dicari hingga distribusinya kini merambah ke segala pasar.

Bambang Sutantio merupakan founder yang bekerja keras untuk membangun bisnis susu sapi ini. Penasaran seperti apa ceritanya? Yuk disimak!

 

Niat Membantu Berbuah Kesuksesan

Jika kebanyakan bisnis berawal dari minat dan peluang pasar, lain halnya dengan pebisnis ini. Bambang Sutantio selaku pendiri Cimory mengawali bisnisnya dengan bentuk tindakan kepedulian terhadap peternak sapi di Cisarua.

Cimory 1

[Baca Juga: Kisah Sukses Eka Tjipta Widjaja, Pendiri Sinarmas Group]

 

Bambang dengan perusahaannya yang bernama Grup Marco melakukan Corporate Social Responsibility atau CSR di mana ia memahami benar keluh kesah para peternak yang kesulitan dalam memasarkan produk yang mereka hasilkan.

Bambang pun ingin membantu dengan mengolah susu para peternak sapi tersebut menjadi produk olahan yang siap untuk dikonsumsi seperti yoghurt dan susu segar siap minum. Tujuannya agar produk susu dapat lebih terjual dengan maksimal.

Tak hanya itu, untuk alasan meningkatkan taraf hidup peternak, Bambang juga membeli susu dengan harga 10% lebih tinggi dibandingkan dengan harga pasar. Siapa menduga bahwa berawal dari kebaikan, ternyata apa yang dilakukan Bambang membawa kisah sukses!

 

Perjuangan di Balik Kesuksesan

Bambang Susantio memulai bisnis olahan susunya dengan mendirikan sebuah pabrik susu kecil yang diberi nama Cisarua Mountain Dairy pada 2006 silam.

Bekerja sama dengan Koperasi Produsen Susu (KPS) Giri Tani yang menaungi peternak, Bambang merintis bisnis olahan susu tersebut.

Tak disangka-sangka bahwa pabrik kecilnya membawa penghasilan yang memuaskan baik untuk dirinya maupun para peternak sapi di Cisarua, Bogor. Berdasarkan kesepakatan kerja sama, Bambang mendapatkan harga jual dari produk susu olahan yang dihasilkannya.

Cimory 2

[Baca Juga : Kisah Sukses Sabana Prawirawidjaja, Pendiri Ultramilk]

 

Melalui kesepakatan itu pula, Bambang berkomitmen untuk meningkatkan kualitas produk olahan susu yang dibuat. Untuk memberikan kepuasan kepada konsumen, Bambang selalu memegang komitmennya dalam membuat produk susu berkualitas tinggi dengan penetapan standar bahan baku susu yang baik.

Maka dari itu, Cisarua Mountain Dairy mulai menerapkan praktek Good Farming. Praktek inilah yang menjadi acuan peningkatan kualitas produk olahan susu siap konsumsi miliknya.

Strategi pemasaran pun dimulai dari nol. Demi menggaet banyak konsumen, Bambang tak segan-segan menjajakan dagangannya ke beragam lembaga bahkan sekolah-sekolah di sekitar pabrik.

Kerap kali, ia juga memberikan tester secara cuma-cuma. Supaya para calon konsumen dapat merasakan terlebih dahulu cita rasa produk olahan susu miliknya.

Strategi pemasaran open door inilah, yang membuat produk ini banyak disukai oleh masyarakat dan diyakini sebagai produk olahan susu dengan kualitas terbaik.

 

Perkembangan Bisnis Cimory Hingga Sukses

Nyatanya Cimory menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Mengetahui hal tersebut, KPS Giri Tani melakukan peningkatan produksi hingga akhirnya berkembang semakin pesat dari waktu ke waktu.

Variasi produk pun kian diperluas dengan membuat produk yoghurt dan susu segar kemasan aneka rasa. Target pasar yang tadinya hanya sekelompok kecil kalangan saja, kini telah meluas di seluruh Indonesia.

Cimory 3

[Baca Juga : Dita Soedarjo: Putri Soetikno Soedarjo, Pemilik Haagen Dazs]

 

Karena permintaan pasar yang meningkat signifikan, diputuskan untuk menggandeng lebih banyak lagi koperasi. Lima koperasi yang digandeng tersebar di Kabupaten Bogor, Cianjur, dan Sukabumi. Keputusan ajakan kerja sama ini dilakukan dengan alasan banyaknya permintaan produksi.

Sehingga mau tidak mau, Bambang harus mencari supplier susu sapi segar dengan kualitas yang sama baiknya. Bayangkan saja bahwa setiap minggunya, Cimory menggunakan 120 ton untuk memenuhi permintaan pasar. Keren, ya?


Untuk memenuhi permintaan pasar maka Bambang juga membangun pabrik susu Cimory dengan skala yang lebih besar lagi di kawasan Sentul. Demi menguatkan kinerja produksi, Bambang berencana untuk mendirikan beberapa pabrik susu lainnya di berbagai wilayah mulai dari Jawa Barat sampai Jawa Timur.

Cimory juga telah merambah ke bidang usaha lain seperti restoran. Cimory Riverside dan Cimory Mountain View merupakan restoran milik Cimory di Bogor, yang menawarkan produk susu khusus olahan Cimory.

Kedua restoran ini selalu ramai pengunjung, loh! Selain restoran, ada juga tempat wisata miliki Cimory di Semarang. Perusahaan ini terus mengembangkan bisnisnya hingga pengolahan makanan seperti daging, telur, hingga kacang kedelai. Salut!

 

Cimory dan Pemberdayaan Masyarakat

Berawal dari niat baik membantu para peternak sapilah maka Cimory dapat sukses. Bambang selaku founder memiliki tekad untuk terus membantu para peternak.

Maka ia membangun banyak pabrik susu skala kecil yang berdekatan dengan peternakan susu yang ada di seluruh pelosok Pulau Jawa. Hingga akhirnya Bambang mendapat tanggapan baik dari Bupati Sumatera untuk membangun pabrik susu di kabupatennya.

Selain membuat pabrik, membeli susu peternak dengan harga lebih mahal, pihak Cimory juga tidak segan-segan memberi bantuan finansial kepada peternak susu agar proses kerja sama dapat berjalan dengan lancar.

Dengan begitu, peternak susu dari kalangan apapun dapat mengajukan kerja sama ke pihak Cimory asalkan dapat memproduksi susu perahan berkualitas baik. Cimory juga turut memberdayakan taraf hidup kaum perempuan Indonesia.

Dengan mengadakan program Miss Cimory, Cimory mengajak wanita Indonesia menjadi pribadi yang mandiri dan dapat membantu meningkatkan kualitas ekonomi keluarga. Tercatat 1200 wanita yang tergabung sebagai Miss Cimory.

Di mana setiap wanita dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya mengonsumsi produk susu. Pembinaan Miss Cimory gencar dilakukan di Cimory Center untuk saling berbagi pengalaman dan kemampuan.

 

GRATISSS Download!!! Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

DOWNLOAD EBOOK SEKARANG

 

Usaha dan Kebaikan Akan Selalu Membawa Hasil yang Positif

Melalui niat baik, Bambang Susantio dapat mengembangkan bisnisnya sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar. Dari kisah sukses Cimory dapat diketahui bahwa kesuksesan dapat berawal dari sebuah tujuan yang mulia.

Kecerdasan dan kerja keras memang dibutuhkan. Namun ketulusan, niat baik, dan kebahagiaan mengerjakan sesuatu untuk kebaikan diri dan orang lain akan selalu membawa hasil yang positif. Sudahkah kamu memiliki pola pikir serupa?

 

 

Sekarang kamu tahu bahwa nama Cimory yang kamu kenal ternyata sudah melalui proses perjuangan yang tidak sebentar. Jadi, apa tanggapanmu untuk produk olahan susu yang satu ini? Bagikan tanggapanmu di kolom komentar dan jangan lupa bagikan artikel ini. 

Semoga bermanfaat dan terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Irene Radius Saretta. 9 Oktober 2019. Cimory, Berawal dari Keinginan Membantu Peternak Sapi Hingga Jadi Perusahaan Sukses. – https://bit.ly/2W2ySnb

 

Sumber Gambar:

  • Cimory 1 – https://bit.ly/2xNYUlS
  • Cimory 2 – https://bit.ly/35QcdPh
  • Cimory 3 – https://bit.ly/2ST3zdw
  • Cimory 4 – https://bit.ly/2Z0Q3J1