Sudah berapa minggu COVID-19 mampir Indonesia? Masih Work From Home? Utang dan cicilan aman?

Tidak bisa jawab pertanyaan terakhir? Finansialku punya jawabannya di artikel satu ini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Dampak COVID-19: Work From Home: Potong Gaji

“Saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah.”

 

Apakah Sobat Finansialku masih ingat kutipan dari Presiden Jokowi di atas?

Ya, adalah kutipan dari ucapan Presiden Jokowi pada konferensi pers yang pada Senin (16/03) dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di Indonesia.

Kira-kira sudah satu bulan lebih kita mengurung diri di rumah, menjadi pahlawan untuk kita dan lingkungan sekitar untuk memutus rantai penyebaran.

Bukan hanya para karyawan yang terpaksa harus melakukan kegiatan kerja di rumah, tapi juga anak sekolah, mahasiswa, hingga para pengusaha, tidak sedikit dari mereka yang terpaksa harus diam di rumah dan kehilangan penghasilan harian.

COVID-19 datang seperti sebuah badai yang menghancurkan semua kegiatan dan rencana kita di masa mendatang.

Tidak ada yang berhasil mengalahkan masifnya penyebaran COVID-19 terhadap kelangsungan hidup kita.

Bahkan, ekonomi Indonesia juga berhasil dilumpuhkan, membuat pemerintah mau tidak mau harus mengeluarkan kebijakan-kebijakan sementara agar ekonomi tidak sepenuhnya lumpuh.

Begitu juga dengan kita, bekerja dari rumah memang salah satu jawaban dan upaya yang tepat untuk mengurangi penyebaran virus corona ini, tapi tidak dengan pengeluaran kita.

Pengeluaran tetap seperti biasanya, bahkan pada beberapa momen, justru lebih banyak daripada saat kita bekerja di kantor.

Bukan cuma itu, pendapatan juga ikut berkurang 20-50 persen untuk setiap karyawan yang mengikuti aturan work from home.

Berbagai alasan disertakan, mulai dari pasar yang menurun, hingga fasilitas-fasilitas yang hilang selama bekerja dari rumah.

Ikhsan Raharjo, Sekretaris Jenderal SINDIKASI (Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi) melalui laman asumsi.co, Jumat (20/03), mengatakan:

“Pekerja dibuat berada dalam posisi yang sulit. Ketika dia bekerja dari rumah, mengikuti imbauan pemerintah, justru ada pemotongan upah. Ketika mengabaikan imbauan kerja dari rumah, mereka terappar dan berpotensi tinggi tertular virus corona di tempat kerja atau transportasi umum.”

 

Dilema ini tentu banyak dirasakan oleh semua karyawan, ingin hati menaati demi keamanan diri, tapi kewajiban dan cicilan enggan diajak kompromi.

Meski sebenarnya sudah ada kebijakan dari pemerintah soal kelonggaran pembayaran cicilan, nyatanya tidak semudah itu untuk dapatkan keringanan.

Mulai dari kualifikasi kita yang tidak memenuhi syarat dan ketentuan, hingga alasan-alasan lain yang membuat kita menghela nafas berat.

Ternyata kebijakan itu belum cukup untuk buat kita bisa bernafas sedikit lega selama bekerja dari rumah, dan mengumpulkan pundi-pundi yang diterima.

 

Kuasai Kemampuan Lunasi Utang saat Work From Home dan Gaji Dipotong Selama Pandemi

Pada akhirnya, diperlukan sebuah jalan keluar dan taktik untuk kita bisa bertahan pada keadaan pandemi Covid-19 ini.

Karena hidup terus berjalan, utang terus mengejar, kewajiban minta dibutuhi, kebutuhan minta dipenuhi.

Kita tidak bisa terus-terusan menyalahkan pihak ketiga sementara kita hanya berpasrah pada keadaan dan berdiam diri tanpa ada rencana jelas.

Ayo, Finansialku bantu!

Kita sama-sama menyusun rencana, membentuk sebuah strategi jitu dan efektif untuk bertahan dengan gaji sementara tanpa harus sesak ketika membayar utang.

Mari sama-sama bangkit, menerima keadaan dan manfaatkan dana yang ada untuk membayarkan utang dan kewajiban setiap bulan.

Bersama dengan dua orang ahli perencana keuangan Finansialku, Melvin Mumpuni dan Widya Yuliarti, kita buat strategi aplikatif untuk tetap bertahan hidup dan bisa membayar utang.

Semua ini, bisa Sobat Finansialku dapatkan dan ketahui secara mendalam melalui acara Productive WFH Workshop: Work From Home, Gaji Terpotong, dan Cara Lunasi Utang yang Terus Berjalan.”

online class 2

Daftar Productive WFH Workshop

 

Hanya dengan Rp 50 ribu, Sobat Finansialku bisa mendapatkan taktik dan strategi cerdas untuk memenuhi kebutuhan dan kewajiban dengan gaji yang sudah dipangkas.

Bukan cuma itu, Sobat Finansialku juga bisa punya rencana finansial yang matang di tengah kondisi yang tidak pasti ini.

Kelas online akan dilaksanakan pada Sabtu, 18 April 2020 pukul 14.00 mendatang. Jangan lupa untuk kosongkan kegiatan dan lingkari kalender, dan bersiaplah untuk jadi yang paling cerdas dan terencana secara finansial, ya!

Untuk pendaftaran dan pertanyaan lebih lanjut, Sobat Finansialku bisa menghubungi Lucia: 0813-1587-7037.

 

Sobat Finansialku, tahukah Anda bahwa ada begitu banyak masyarakat yang mengalami kesulitan untuk bertahan hidup selama pandemi ini? Benar! Mereka membutuhkan uluran tangan Anda…

Anda bisa memberikan sedikit harta Anda kepada mereka dengan menekan tombol di bawah ini. Donasi bersama Finansialku!

Finansialku Bangun Empati Di Tengah Pandemi(1)

KLIK DI SINI UNTUK DONASI

 

Percayalah, donasi yang Anda berikan bisa menyelamatkan hidup masyarakat yang terkena dampak COVID-19. Terima kasih untuk Sobat Finansialku!

 

Sampai jumpa Sabtu nanti!

 

Sumber Referensi:

  • Permata Adinda. 20 Maret 2020. Working From Home Berujung Potong Gaji: “Kantor Nggak Mau Tahu”. Asumsi.co – https://bit.ly/2JXry6A