Kamu freelancer? Masih bingung soal pengaturan keuangan kamu? Apakah freelancer perlu punya dana darurat? Bagaimana cara menyisihkannya?

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Ketidakpastian Menjadi Teman Dekat Freelancer

Sebagai seorang freelancer, kamu pasti paham betul bahwa ketidakpastian menjadi teman akrab dari bulan ke bulan. Terlebih lagi soal keuangan, ketidakpastian keuangan menjadi sesuatu yang sudah tidak aneh lagi.

Lalu, bagaimana caranya untuk seorang freelancer yang selalu dekat dengan ketidakpastian bisa mengubahnya menjadi seuah kepastian?

Tenang, sekarang kamu bisa lho mengubah ketidakpastian menjadi kepastian dengan menggunakan perencanaan keuangan yang tepat.

Freelance vs Kantoran, Kerja Mana yang Cocok untuk Kamu 01 - Finansialku

[Baca Juga: Pegang Kendali Penuh Keuangan Kamu Sebagai Seorang Freelancer]

 

Dalam perencanaan keuangan untuk freelancer, kamu harus memiliki sebuah keamanan dalam hidupnya dan juga keuangannya. Coba bayangkan, jika kejadian ini terjadi, apa yang akan kamu lakukan?

  • Jika pendapatan kamu tidak bisa mencapai target bulanan kamu?
  • Jika kamu tiba-tiba kehilangan pendapatan, karena adanya sebuah kejadian luar biasa terjadi, seperti pandemi corona?
  • Jika ada pengeluaran yang tidak terduga, seperti gadget yang rusak, kendaraan yang harus diperbaiki, rumah yang harus direnovasi?
  • Jika ada anggota keluarga yang sakit atau butuh pinjaman mendadak?

 

Apakah kamu sudah mempersiapkan jika keadaan di atas terjadi terhadap kamu?

Jika belum, maka kamu harus melangkah ke keamanan keuangan, di mana keamanan keuangan ini berfungsi untuk mengamankan keuangan kamu ketika terjadi kejadian di atas.

Dalam keamanan keuangan, saya biasanya membahas mengenai:

  • Bagaimana caranya memiliki cash flow yang tepat untuk freelancer
  • Bagaimana caranya bisa memiliki dana darurat
  • Bagaimana caranya melindungi diri sendiri dan keluarga dengan manajemen proteksi yang tepat

 

Di artikel sebelumnya, saya sudah cerita soal bagaimana caranya memiliki cash flow yang tepat untuk freelancer. Di artikel kali ini, saya akan membahas mengenai dana darurat untuk freelancer.

Sebelum saya bahas soal dana darurat untuk freelancer ini, kamu bisa men-download Aplikasi Finansialku terlebih dahulu.

Karena di Aplikasi Finansialku ini, kamu tidak hanya bisa mencatat keuangan kamu tapi kamu pun bisa dibantu untuk merencanakan dana darurat kamu juga lho.

 

Ebook Perencanaan Keuangan ENTREPRENEUR & FREELANCE

Download Sekarang, GRATISSS!!!

3 Ebook Perencanaan Keuangan Entrepreneur dan Freelancer

 

Apa Itu Dana Darurat?

Dana darurat ini disimpan sebagai dana cadangan kamu atau ketika ada pengeluaran yang tidak terduga. Lebih tepatnya, jika ada pengeluaran yang tidak bisa kamu rencanakan sama sekali.

Jadi, pengeluaran ini tidak ada di rencana pengeluaran kamu dan tidak ada juga di tujuan keuangan kamu. Ketika ada kejadian tersebut, maka dana darurat bisa kamu gunakan.

Jangan sampai kamu salah mengartikan dana darurat ini, karena masih banyak orang di luar sana menggunakan dana darurat untuk liburan atau membeli gadget yang baru keluar.

Para Freelancer, Ini Cara Mudah Mendapatkan Uang! Lakukan Sekarang Juga 01 - Finansialku

[Baca Juga: Penting! Begini Cara Menghitung Pajak Penghasilan Freelancer]

 

Tetapi, mereka menggunakan liburan bukan untuk keadaan yang urgent, misalnya kamu kerja di luar kota, jauh dari orang tua.

Lalu, ternyata terjadi apa-apa dengan orang tua dan kamu harus pulang lebih cepat dari yang sudah kamu rencanakan, maka kamu bisa menggunakan dana darurat untuk memenuhi biaya pulang kampung kamu.

Selain itu, ada juga yang membeli gadget baru, meskipun gadget lamanya masih bisa digunakan.

Jika seperti ini, kamu belum tahu fungsi dana darurat. Kamu boleh beli gadget baru, asal gadget lama tiba-tiba mati total dan kamu membutuhkannya cepat.

Kalau kamu masih bisa merencanakannya tanpa harus terburu-buru membelinya, jangan sekali-sekali menggunakan dana darurat ya.

 

Berapa Besaran Dana Darurat Yang Disarankan?

Berapa besar sih dana darurat yang sebaiknya kamu miliki?

Besaran dana darurat ini tergantung dari status kamu dan juga pengeluaran bulanan kamu.

Maka, penting untuk kamu membuat pengeluaran bulanan kamu, supaya memudahkan kamu untuk menghitung dana darurat yang kamu butuhkan.

Berikut adalah besaran dari dana darurat yang harus kamu miliki:

  • Jika kamu single, maka besaran dana darurat kamu adalah sebesar 6 kali dari pengeluaran bulanan kamu
  • Jika kamu sudah menikah dan belum memiliki anak, maka besaran dana darurat kamu adalah sebesar 9 kali dari pengeluaran bulanan.
  • Jika kamu sudah menikah dan punya anak, maka besaran dana darurat kamu adalah sebesar 12 kali pengeluaran bulanan.

 

Jadi, bisa disimpulkan bahwa setiap individu memiliki kebutuhan dana darurat yang berbeda-beda ya. Misalkan, pengeluaran kamu per bulan di Rp 5.000.000, kamu bisa langsung menghitung kebutuhan dana darurat kamu di aplikasi.

Fitur 'Dana Darurat' Rencana Keuangan di Aplikasi Finansialku

Fitur ‘Dana Darurat’ Rencana Keuangan di Aplikasi Finansialku

Form Dana Darurat

Form Dana Darurat

Hasil Perhitungan Dana Darurat

Hasil Perhitungan Dana Darurat

 

Bisa dilihat di gambar di atas, kalau pengeluaran kamu per bulan di Rp 5.000.000 dan kamu sudah menikah, maka dana darurat yang kamu butuhkan adalah sebesar Rp 45.000.000 yang harus siap sedia sebagai dana cadangan kamu.

 

Disimpan Di Mana Ya?

Pertanyaan selanjutnya adalah dimana kamu harus menyimpan dana darurat kamu? Kamu harus menyimpan dana darurat kamu di instrument investasi yang likuid, aman dan mudah dijangkau.

Maka, pilihlah instrumen investasi berikut:

  • Rekening
  • Deposito
  • Reksa Dana Pasar Uang
  • Emas

 

Berapa persen dari pendapatan per bulan kamu yang harus kamu alokasikan untuk dana darurat?

Jika kamu single, maka alokasikan semua anggaran nabung per bulan kamu untuk dana darurat, minimal 20% dari pendapatan bulanan.

Kalau lebih besar, tentu akan lebih baik. Jika kamu sudah memiliki tujuan keuangan yang urgent dan tidak bisa dinantikan, seperti dana pendidikan anak, maka setidaknya 10% dari pendapatan kamu bisa kamu alokasikan untuk dana darurat. Lebih besar tentu akan lebih baik.

Jadi, jangan lupa untuk membuat keamanan keuangan kamu terlebih dahulu. Karena memiliki dana darurat sama seperti memiliki pahlawan super di keuangan kamu.

 

Ubah Ketidakpastian Menjadi Kepastian

Untuk kamu, seorang freelancer yang masih bingung bagaimana caranya mengubah ketidakpastian menjadi kepastian, kamu bisa memulainya dari memiliki dana darurat terlebih dahulu.

Dana darurat ini harus menjadi fokus utama kamu, ketika kamu belum memiliki keamanan keuangan sama sekali. Jangan sampai tahap ini kamu lewati ya, karena bisa memberikan efek yang cukup serius terhadap keuangan kamu.

Tenang, kalau kamu baru sadar tentang pentingnya keamanan keuangan, kamu bisa memulainya dari sekarang. Mulai rencanakan keuangan kamu dan buatlah prioritas keuangan kamu mulai dari sekarang.

Kalau kamu masih bingung bagaimana caranya mengatur keuangan kamu sebagai seorang freelancer dan juga bagaimana caranya memiliki dana darurat, kamu bisa menanyakan langsung ke perencana keuangan loh.

Caranya:

  1. Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store ataupun Apple Apps Store
  2. Gunakan menu Konsultasi Keuangan
Cara Konsultasi Keuangan dengan aplikasi Finansialku

Cara Konsultasi Keuangan dengan aplikasi Finansialku

 

Setelah membaca artikel ini, saya yakin kamu telah mengetahui bagaimana cara memiliki dana darurat yang tepat untuk freelancer.

Bagikan informasi ini kepada temen atau saudara kamu yang belum mengetahui tentang bagaimana cara memiliki dana darurat yang tepat untuk freelancer. Semoga bermanfaat!