Dana Pendidikan

Pendidikan terbaik adalah salah satu kunci kesuksesan di masa yang akan datang. Para orang tua rencanakan yang terbaik untuk buah hati Anda

frequently asked questions

Dana pendidikan yang perlu dipersiapkan setiap orang tua berbeda, bergantung pada beberapa hal berikut:

  • Level atau tingkat pendidikan yang ingin diambil kelak.
  • Sekolah atau tempat pendidikan.
  • Biaya lain-lain, misalnya saja biaya kehidupan sehari-hari, biaya asrama atau kos, biaya ekstrakurikuler dan berbagai biaya lainnya

Di Indonesia, tingkat kenaikan biaya masuk sekolah dan iurannya bervariasi antara 6 hingga 20 persen per tahun.

Beberapa faktor yang mempengaruhi kenaikan biaya pendidikan ini bermacam-macam, antara lain:

  • Inflasi menjadi pemacu kenaikan berbagai biaya, termasuk biaya pendidikan. Dibutuhkan kenaikan gaji guru seiring meningkatnya inflasi, sehingga berdampak pada kenaikan biaya pendidikan.
  • Keinginan masyarakat untuk memberikan pendidikan yang berkualitas. Tidak ada orang tua yang menginginkan hal buruk bagi anak-anak mereka, tidak peduli berapa pun harga yang harus dibayar mereka akan mengupayakan pendidikan terbaik bagi buah hatinya.

Perubahan standar pendidikan. Seiring waktu, lembaga pendidikan tentunya berupaya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikannya karena permintaan masyarakat. Untuk meningkatkan standar kualitas pendidikan, tentu perlu biaya tambahan yang tidak sedikit. Maka dari itu, sekolah membebankannya pada para orangtua melalui uang pangkal dan iuran sekolah.

Terdapat beberapa alternatif dalam mempersiapkan dana pendidikan, misalnya saja kamu bisa memilih instrumen investasi mulai dari tabungan pendidikan, reksa dana, dan sebagainya. Jika terpaksa kamu pun dapat memanfaatkan kredit pendidikan (student loan).

Selain itu juga, kamu bisa menggunakan Aplikasi Finansialku untuk perhitungan dana yang dibutuhkan. (download di Google Play Store atau Apple App Store).

Adapun beberapa penyebab terjadinya kekurangan dana pendidikan adalah sebagai berikut:

  • Terlambat memulai persiapan dana pendidikan
  • Kesalahan mengestimasi dana pendidikan
  • Lupa mempertimbangkan biaya-biaya yang mungkin muncul dalam tabungan atau investasi pendidikan
  • Tidak disiplin dalam menyetor tabungan dan investasi pendidikan, dan sebagainya.

Umumnya disarankan untuk memilih instrumen keuangan dengan karakteristik sebagai berikut:

  • Likuid (dapat dicairkan sewaktu-waktu dibutuhkan)
  • Tingkat risikonya rendah (sehingga kamu bisa dengan tenang menabung setiap bulan tanpa harus takut nilainya berkurang)

Umumnya dana rata-rata yang ideal untuk dialokasikan adalah sekitar 10 hingga 20 persen dari pendapatan.

 

Tetapi perlu diingat apakah alokasi dana setiap bulannya dapat mencapai tujuan biaya pendidikan di lembaga pendidikan yang diinginkan? Jika tidak, maka kamu dapat melakukan hal-hal berikut:

  • Meningkatkan jumlah dana yang dialokasikan setiap periodenya
  • Memilih alternatif lembaga pendidikan lain

Persiapan dana pendidikan sebaiknya dimulai sedini mungkin. Semakin cepat semakin baik dan semakin ringan bebanmu. Tidak pernah ada kata terlambat.

Tabungan pendidikan, atau dengan sebutan lain tabungan rencana, termasuk dalam tabungan berjangka yang merupakan produk keuangan. Produk ini dikeluarkan oleh bank.

Kredit pendidikan (student loan) merupakan sebuah skema pinjaman yang ditujukan bagi mahasiswa yang mana di dalamnya termasuk biaya pendidikan dan juga biaya hidup (pada umumnya).

 

Pinjaman dana pendidikan biasanya diberikan oleh negara (pemerintah) baik dari bank/ lembaga keuangan swasta maupun badan usaha non-bank lainnya.

 

Karena ditujukan untuk memperbaiki taraf pendidikan di dalam negeri, umumnya skema bunga pinjaman pendidikan cenderung rendah (bahkan hingga 0 persen di beberapa negara) dan juga jangka waktu pembayarannya cukup panjang.

Produk ini merupakan bagian dari asuransi unitlink. Asuransi unitlink merupakan asuransi dengan skema proteksi dan investasi. Uang premi yang nasabah bayarkan digunakan untuk membayar proteksi dan investasi pada reksa dana dalam bentuk unitlink.

Produk asuransi pendidikan bukan keluaran bank, melainkan produk keluaran perusahaan asuransi.

Adapun tabungan pendidikan merupakan sebuah cara untuk mempersiapkan dana pendidikan dari jauh-jauh hari, dimana kamu mengalokasikan sebagian penghasilan per bulannya untuk disimpan dan dikembangkan.

Sementara itu kredit pendidikan merupakan merupakan sebuah cara untuk mempersiapkan dana pendidikan yang terburu-buru, dimana kamu akan meminjam dana pendidikan dan kemudian perlahan-lahan mengembalikannya dengan bentuk angsuran.

Sebenarnya, tabungan pendidikan dan asuransi pendidikan sama-sama bertujuan untuk mempersiapkan dana pendidikan bagi buah hatimu.

Pada tabungan pendidikan, tetap ada asuransi, tetapi yang dijamin hanya untuk target dana yang akan diperoleh. Jadi, jika nasabah meninggal, ahli waris akan mendapatkan dana yang menjadi tujuan si nasabah.

Sedangkan pada asuransi pendidikan, jika tertanggung meninggal, maka si ahli waris akan mendapatkan dana sebesar uang pertanggungannya serta hasil investasinya.

 

Selain itu, perbedaan keduanya tampak pada lama tidaknya perencanaanmu. Tabungan pendidikan cocok dipakai untuk mempersiapkan dana pendidikan dalam jangka waktu pendek (antara 2-5 tahun), karena hasil yang diberikan hanya sekitar 3-7 persen (gross).

Sedangkan asuransi pendidikan memberikan hasil yang lebih besar jika digunakan dalam jangka waktu panjang, karena ditempatkan pada reksa dana. Asuransi pendidikan juga biasanya lebih mahal karena dikenakan biaya asuransi, sedangkan pada tabungan pendidikan biaya asuransinya ditanggung oleh bank.

Tentu bisa, namun perhatikan apakah imbal hasilnya dapat menyaingi kenaikan biaya pendidikan per tahunnya.

Suku bunga yang ditawarkan deposito berkisar pada angka 4% hingga 8%, namun jangan lupa suku bunga tersebut belum dipotong pajak sebesar 20%.

Bisa, dimana sebenarnya asuransi pendidikan itu mirip dengan reksa dana, dimana sebagian uangnya ditempatkan pada reksa dana dalam bentuk unitlink. Namun bedanya, tidak ada asuransi atau proteksi dari produk reksa dana.

Reksa dana bahkan menawarkan imbal hasil yang cukup besar dengan biaya yang lebih kecil dibandingkan asuransi pendidikan, dimana imbal hasilnya berkisar di antara 10% – 25%.

Finansialku Podcast

Mau tau gimana caranya merencanakan keuangan? Dengerin aja Finansialku Talk Podcast bersama Melvin Mumpuni

Video Dana Pendidikan Terbaru

Berbagi cara memilih asuransi terbaik dan cocok untuk Anda miliki

mockup audio book 01

Audiobook Asuransi

Tambah literasi keuangan Anda dengan mendengarkan audiobook album pertama dengan bahasan “Asuransi” di aplikasi Finansialku

Artikel

© Finansialku.com 2020

Dana Pendidikan

Pendidikan terbaik adalah salah satu kunci kesuksesan di masa yang akan datang. Para orang tua rencanakan yang terbaik untuk buah hati Anda

frequently asked questions

Dana pendidikan yang perlu dipersiapkan setiap orang tua berbeda, bergantung pada beberapa hal berikut:

  • Level atau tingkat pendidikan yang ingin diambil kelak.
  • Sekolah atau tempat pendidikan.
  • Biaya lain-lain, misalnya saja biaya kehidupan sehari-hari, biaya asrama atau kos, biaya ekstrakurikuler dan berbagai biaya lainnya

Di Indonesia, tingkat kenaikan biaya masuk sekolah dan iurannya bervariasi antara 6 hingga 20 persen per tahun.

Beberapa faktor yang mempengaruhi kenaikan biaya pendidikan ini bermacam-macam, antara lain:

  • Inflasi menjadi pemacu kenaikan berbagai biaya, termasuk biaya pendidikan. Dibutuhkan kenaikan gaji guru seiring meningkatnya inflasi, sehingga berdampak pada kenaikan biaya pendidikan.
  • Keinginan masyarakat untuk memberikan pendidikan yang berkualitas. Tidak ada orang tua yang menginginkan hal buruk bagi anak-anak mereka, tidak peduli berapa pun harga yang harus dibayar mereka akan mengupayakan pendidikan terbaik bagi buah hatinya.

Perubahan standar pendidikan. Seiring waktu, lembaga pendidikan tentunya berupaya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikannya karena permintaan masyarakat. Untuk meningkatkan standar kualitas pendidikan, tentu perlu biaya tambahan yang tidak sedikit. Maka dari itu, sekolah membebankannya pada para orangtua melalui uang pangkal dan iuran sekolah.

Terdapat beberapa alternatif dalam mempersiapkan dana pendidikan, misalnya saja kamu bisa memilih instrumen investasi mulai dari tabungan pendidikan, reksa dana, dan sebagainya. Jika terpaksa kamu pun dapat memanfaatkan kredit pendidikan (student loan).

Selain itu juga, kamu bisa menggunakan Aplikasi Finansialku untuk perhitungan dana yang dibutuhkan. (download di Google Play Store atau Apple App Store).

Adapun beberapa penyebab terjadinya kekurangan dana pendidikan adalah sebagai berikut:

  • Terlambat memulai persiapan dana pendidikan
  • Kesalahan mengestimasi dana pendidikan
  • Lupa mempertimbangkan biaya-biaya yang mungkin muncul dalam tabungan atau investasi pendidikan
  • Tidak disiplin dalam menyetor tabungan dan investasi pendidikan, dan sebagainya.

Umumnya disarankan untuk memilih instrumen keuangan dengan karakteristik sebagai berikut:

  • Likuid (dapat dicairkan sewaktu-waktu dibutuhkan)
  • Tingkat risikonya rendah (sehingga kamu bisa dengan tenang menabung setiap bulan tanpa harus takut nilainya berkurang)

Umumnya dana rata-rata yang ideal untuk dialokasikan adalah sekitar 10 hingga 20 persen dari pendapatan.

 

Tetapi perlu diingat apakah alokasi dana setiap bulannya dapat mencapai tujuan biaya pendidikan di lembaga pendidikan yang diinginkan? Jika tidak, maka kamu dapat melakukan hal-hal berikut:

  • Meningkatkan jumlah dana yang dialokasikan setiap periodenya
  • Memilih alternatif lembaga pendidikan lain

Persiapan dana pendidikan sebaiknya dimulai sedini mungkin. Semakin cepat semakin baik dan semakin ringan bebanmu. Tidak pernah ada kata terlambat.

Tabungan pendidikan, atau dengan sebutan lain tabungan rencana, termasuk dalam tabungan berjangka yang merupakan produk keuangan. Produk ini dikeluarkan oleh bank.

Kredit pendidikan (student loan) merupakan sebuah skema pinjaman yang ditujukan bagi mahasiswa yang mana di dalamnya termasuk biaya pendidikan dan juga biaya hidup (pada umumnya).

 

Pinjaman dana pendidikan biasanya diberikan oleh negara (pemerintah) baik dari bank/ lembaga keuangan swasta maupun badan usaha non-bank lainnya.

 

Karena ditujukan untuk memperbaiki taraf pendidikan di dalam negeri, umumnya skema bunga pinjaman pendidikan cenderung rendah (bahkan hingga 0 persen di beberapa negara) dan juga jangka waktu pembayarannya cukup panjang.

Produk ini merupakan bagian dari asuransi unitlink. Asuransi unitlink merupakan asuransi dengan skema proteksi dan investasi. Uang premi yang nasabah bayarkan digunakan untuk membayar proteksi dan investasi pada reksa dana dalam bentuk unitlink.

Produk asuransi pendidikan bukan keluaran bank, melainkan produk keluaran perusahaan asuransi.

Adapun tabungan pendidikan merupakan sebuah cara untuk mempersiapkan dana pendidikan dari jauh-jauh hari, dimana kamu mengalokasikan sebagian penghasilan per bulannya untuk disimpan dan dikembangkan.

Sementara itu kredit pendidikan merupakan merupakan sebuah cara untuk mempersiapkan dana pendidikan yang terburu-buru, dimana kamu akan meminjam dana pendidikan dan kemudian perlahan-lahan mengembalikannya dengan bentuk angsuran.

Sebenarnya, tabungan pendidikan dan asuransi pendidikan sama-sama bertujuan untuk mempersiapkan dana pendidikan bagi buah hatimu.

Pada tabungan pendidikan, tetap ada asuransi, tetapi yang dijamin hanya untuk target dana yang akan diperoleh. Jadi, jika nasabah meninggal, ahli waris akan mendapatkan dana yang menjadi tujuan si nasabah.

Sedangkan pada asuransi pendidikan, jika tertanggung meninggal, maka si ahli waris akan mendapatkan dana sebesar uang pertanggungannya serta hasil investasinya.

 

Selain itu, perbedaan keduanya tampak pada lama tidaknya perencanaanmu. Tabungan pendidikan cocok dipakai untuk mempersiapkan dana pendidikan dalam jangka waktu pendek (antara 2-5 tahun), karena hasil yang diberikan hanya sekitar 3-7 persen (gross).

Sedangkan asuransi pendidikan memberikan hasil yang lebih besar jika digunakan dalam jangka waktu panjang, karena ditempatkan pada reksa dana. Asuransi pendidikan juga biasanya lebih mahal karena dikenakan biaya asuransi, sedangkan pada tabungan pendidikan biaya asuransinya ditanggung oleh bank.

Tentu bisa, namun perhatikan apakah imbal hasilnya dapat menyaingi kenaikan biaya pendidikan per tahunnya.

Suku bunga yang ditawarkan deposito berkisar pada angka 4% hingga 8%, namun jangan lupa suku bunga tersebut belum dipotong pajak sebesar 20%.

Bisa, dimana sebenarnya asuransi pendidikan itu mirip dengan reksa dana, dimana sebagian uangnya ditempatkan pada reksa dana dalam bentuk unitlink. Namun bedanya, tidak ada asuransi atau proteksi dari produk reksa dana.

Reksa dana bahkan menawarkan imbal hasil yang cukup besar dengan biaya yang lebih kecil dibandingkan asuransi pendidikan, dimana imbal hasilnya berkisar di antara 10% – 25%.

Finansialku Podcast

Mau tau gimana caranya merencanakan keuangan? Dengerin aja Finansialku Talk Podcast bersama Melvin Mumpuni

Video Dana Pendidikan Terbaru

Berbagi cara merencanakan pendidikan yang terbaik untuk anak Anda

Audiobook Asuransi

mockup audio book 01

Tambah literasi keuangan Anda dengan mendengarkan audiobook album pertama dengan bahasan “Asuransi” di aplikasi Finansialku

Artikel

Mau Konsultasi Seputar Dana Pendidikan?

Tanyakan langsung pada perencana keuangan di Aplikasi Finansialku

© Finansialku.com 2020