Pernah tahu mengenai Asosiasi Dana Pensiun Indonesia atau ADPI? Apa yang mereka lakukan? Apa hubungannya dengan dana pensiun kita?

Tahukah Anda bahwa pemberian pensiun kepada karyawan bukan hanya dapat memberikan kepastian penghasilan di masa depan, namun juga ikut memberikan motivasi bagi karyawan untuk lebih giat bekerja?

ADPI menjadi organisasi yang sehat dan terpercaya dalam mengemban fungsinya sebagai wadah berhimpunnya Dana Pensiun Pemberi Kerja.

Ingin tahu ADPI lebih lengkap, yuk simak artikel dibawah ini! Selamat membaca.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Pengertian Dana Pensiun

Dengan memberikan program jasa pensiun, para karyawan diharapkan bisa merasa aman. Terlebih bagi mereka yang menganggap usia pensiun merupakan usia yang tidak produktif lagi.

Sedangkan untuk sebagian masyarakat yang masih produktif juga akan memberikan motivasi bahwa jasa-jasa mereka masih dihargai perusahaannya.

Ini Dia yang Perlu Anda Tahu Tentang Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) 04

[Baca Juga: Yuk Mulai Hitung Perkiraan Dana Pensiun Yang Kamu Butuhkan, Guys!]

 

Dana pensiun merupakan lembaga keuangan non-bank yang menyelenggarakan program pensiun. Dana pensiun dapat didirikan oleh perusahaan, lembaga sosial, atau orang perorangan yang mempekerjakan karyawan.

Dana pensiun merupakan badan hukum dengan manajemen, kegiatan operasional dan kekayaan yang terpisah dari pendirinya.

Fungsinya mengumpulkan dan mengelola dana untuk pemenuhan pembayaran manfaat pensiun bagi peserta program pensiun.

Dana pensiun ialah hak seseorang untuk memperoleh penghasilan setelah bekerja sekian tahun dan telah memasuki usia pensiun atau terdapat sebab-sebab lain sesuai dengan perjanjian yang telah ditetapkan.

Penghasilan dalam hal ini biasanya diberikan dalam bentuk uang dan besarnya tergantung dari peraturan yang ditetapkan.

Sedangkan, menurut Undang–undang nomor 11 tahun 1992 dana pensiun adalah badan hukum yang mengelola dan menjalankan program yang menjanjikan manfaat pensiun.

Dengan demikian, jelas bahwa yang mengelola dana pensiun adalah perusahaan yang memiliki badan hukum seperti bank umum atau asuransi jiwa.

Jadi kegiatan perusahaan dana pensiun adalah memungut dana dari iuran yang dipotong dari pendapatan karyawan suatu perusahaan.

Iuran ini kemudian di investasikan lagi kedalam berbagai kegiatan usaha yang memberikan keuntungan

 

Manfaat Dana Pensiun

Setelah kita membahas tentang pengertian dari dana pensiun, alangkah baiknya jika Anda mengetahui manfaat dari dana pensiun.

Manfaat atau tujuan penyelenggaraan dana penerima pensiun dapat dilihat dari dua atau tiga pihak yang terlibat. Jika hanya dua pihak berarti antara pemberi kerja dengan karyawannya sendiri.

Sedangkan jika tiga pihak, yaitu pemberi kerja, karyawan dan lembaga pengelola dana pensiun, dimana kemudian masing-masing pihak memiliki tujuan tersendiri.

Ini Dia yang Perlu Anda Tahu Tentang Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) 02

[Baca Juga: Nunggu Terlambat? Yu Mulai Menyiapkan Dana Pensiun dengan Investasi]

 

Bagi pemberi kerja tujuan atau manfaat penyelenggaraan dana pensiun bagi karyawan adalah sebagai berikut:

  1. Memberikan penghargaan kepada para karyawan yang telah mengabdi di perusahaan tersebut.
  2. Agar di masa usia pensiun karyawan tersebut tetap dapat menikmati hasil yang diperoleh setelah bekerja di perusahaannya.
  3. Memberikan rasa aman dari segi batiniah sehingga dapat menurunkan turn over
  4. Meningkatkan motivasi karyawan dalam melaksanakan tugas sehari–sehari
  5. Meningkatkan citra perusahaan di mata masyarakat dan pemerintah

Sedangkan, bagi karyawan yang menerima pensiun, manfaat yang diperoleh dengan adanya dana pensiun yaitu:

  1. Kepastian memperoleh penghasilan di masa yang akan datang setelah memasuki masa pensiun
  2. Memberikan rasa aman dan dapat meningkatkan motivasi untuk bekerja.

 

Selanjutnya, bagi lembaga pengelola dana pensiun tujuan penyelenggaraan dana pensiun yaitu:

  1. Mengelola dan pensiun untuk memperoleh keuntungan dengan melakukan berbagai kegiatan investasi
  2. Turut membantu dan mendukung program pemerintah.

Ini Dia yang Perlu Anda Tahu Tentang Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) 03

[Baca Juga: Tentu Bisa! Berinvestasi Saham untuk Dana Pendidikan dan Dana Pensiun]

 

Meskipun demikian, menerima dana pensiun bukan berarti memiliki kepastian keamanan dana hari tua Anda. Anda tetap harus mengumpulkan dana hari tua Anda agar dana pensiun bisa digunakan secara maksimal.

Untuk itu, Anda bisa menggunakan fitur Dana Hari Tua untuk merencanakan dana kebutuhan di hari tua di aplikasi Finansialku.

Caranya cukup mudah. Setelah Anda mengunduh aplikasi Finansialku dan melakukan registrasi, Anda bisa klik garis tiga yang terletak di pojok kiri atas lalu ikuti cara di bawa ini:

  • Pilih ‘Rencana Keuangan’
  • Klik tanda ‘+’
  • Pilih ‘Dana Hari Tua’
  • Isi Formnya hingga lengkap sampai akhir. Jika Anda tidak mengerti besar persenan investasi maupun inflasi, Anda tidak perlu mengubah angkanya karena angka tersebut adalah angka umum.
  • Klik ‘Hitung’

 

Anda akan mendapat jumlah uang yang harus Anda kumpulkan untuk menunjang hari tua Anda per bulannya.

Jika masih bingung, Anda bisa mengikuti tutorial di bawah ini.

 

Jenis-jenis Pensiun

Secara umum jenis pensiun yang dapat dipilih oleh karyawan yang akan menghadapi pensiun sebagai berikut:

  1. Pensiun Normal. Pensiun normal yaitu pensiun yang diberikan untuk karyawan yang usianya telah mencapai masa pensiun seperti yang ditetapkan perusahaan. Sebagai contoh, rata-rata usia pensiun di Indonesia adalah telah berusia 55 tahun dan 60 tahun untuk profesi tertentu.
  2. Pensiun Dipercepat. Jenis pensiun ini untuk kondisi tertentu, misalnya karena adanya pengurangan pegawai di perusahaan tertentu.

  1. Pensiun Ditunda. Pensiun ditunda merupakan pensiunan yang diberikan kepada para karyawan yang meminta pensiun sendiri, namun usia pensiun belum memenuhi syarat untuk pensiun. Dalam hal tersebut karyawan yang mengajukan tetap keluarnya dan pensiunnya baru dibayar pada saat usia pensiun tercapai.
  2. Pensiun Cacat. Pensiun yang diberikan bukan karena usia, tetapi lebih disebabkan peserta mengalami kecelakaan sehingga dianggap tidak mampu lagi untuk dipekerjakan. Pembayaran pensiun biasanya dihitung berdasarkan formula manfaat pensiun normal dimana masa kerja diakui seolah-olah sampai usia pensiun normal.

 

Sejarah Asosiasi Dana Pensiun Indonesia

Asosiasi Dana Pensiun Indonesia atau biasa disebut ADPI didirikan pada tanggal 27 Agustus 1985. Disahkan dengan akte notaris Haji Gunung Tua Alamsyah Harahap, SH No. 15 tanggal 5 Februari 1986.

ADPI memiliki anggota sebanyak 230 Dana Pensiun yang tersebar di seluruh Indonesia. Gagasan mendirikan ADPI bermula dari pengurus sepuluh Yayasan Dana Pensiun terkemuka pada masa itu.

Apakah Dana Pensiun di Luar BPJS TK Dibutuhkan 01 - Finansialku

[Baca Juga: Patut Ditiru! Begini Cara Freelance Menyiapkan Dana Pensiun]

 

Pendirian Asosiasi Dana Pensiun Indonesia bermula dari pengurus sepuluh Yayasan Dana Pensiun terkemuka pada masa itu yang kemudian didukung oleh Drs. Marzuki Usman, MA dan Drs. Oscar Suryaatmaja, yang waktu menjadi pejabat pada Departemen Keuangan. Ke-10 pengurus Dana Pensiun itu adalah:

  1. Marzuki Usman, MA
  2. Oentoeng Soetomo, SH
  3. Oskar Suryaatmaja
  4. Mahmud Ahmad, SH
  5. Kadarisman, MBA
  6. RM. Moedjadi
  7. Indra Hattari, Ph.D.,FSAI
  8. Rasfairil Rasyidin
  9. Soerojo
  10. Bahruddin Saleh
  11. Imam Soepardjo
  12. Soekarwandi
  13. Godam Supriyono
  14. Kristian, SH

Adapun 10 (sepuluh) Yayasan Dana Pensiun yang mendirikan ADPI adalah:

  1. Yayasan Dana Pensiun Karyawan PT Krakatau Steel
  2. Yayasan Dana Pensiun dan Tunjangan Hari Tua Bank Indonesia
  3. Yayasan Jaminan Sosial Karyawan Bank Pembangunan Indonesia
  4. Yayasan Dana Pensiun Pegawai Perum Astek
  5. Yayasan Dana Pensiun Pegawai Bank Dagang Negara
  6. Yayasan Dana Pensiun Perkebunan
  7. Yayasan Dana Pensiun Karyawan PT Semen Gresik
  8. Yayasan Dana Pensiun Bank Rakyat Indonesia
  9. Yayasan Dana Pensiun Karyawan Semen Padang
  10. Yayasan Dana Pensiun Karyawan PT Pupuk Sriwijaya

 

Kepengurusan Asosiasi Dana Pensiun Indonesia

Ketua Pengurus Asosiasi Dana Pensiun Indonesia pertama kali adalah Ir. Kadarisman, MBA dari Dana Pensiun Krakatau Steel dengan pelaksana sehari-hari (Direktur Eksekutif) Indra Hattari PhD, FSAI.

Sampai dengan tahun 1997 anggota ADPI masih terbatas pada Dana Pensiun yang sebagian besar berada di Jakarta.

Ketahui Dana dan Usia Pensiun Ideal 01 - Finansialku

[Baca Juga: Tak Perlu Takut Hadapi Masa Tua, Ini Produk Dana Pensiun yang Bisa Dipertimbangkan!]

 

Pada tanggal 3-4 Desember 1997, ADPI menyelenggarakan rapat anggota yang pertama dengan mengundang Pengurus Dana Pensiun seluruh Indonesia, baik yang sudah terdaftar menjadi anggota maupun yang belum.

Rapat yang dihadiri oleh ± 200 Dana Pensiun berhasil memutuskan adanya perubahan AD/ART yang dapat mewadahi Dana Pensiun seluruh Indonesia, serta terpilih pengurus masa bakti 1997-2001 dengan Ketua Umum Drs. Sardjono, Ak, MM (Dana Pensiun Krakatau Steel) dan Direktur Eksekutif Paul Sri Laksono.

Anggota ADPI adalah Dana Pensiun Pemberi Kerja

  1. Persyaratan

Anggota ADPI adalah Dana Pensiun Pemberi Kerja.

Untuk menjadi Anggota, Dana Pensiun Pemberi Kerja harus mengajukan permohonan kepada Dewan Pimpinan ADPI.

  1. Iuran Anggota
  2. Anggota ADPI Menurut Komisariat Daerah (KOMDA)
  • KOMDA I Sumatera Bagian Utara
  • KOMDA II Sumatera Bagian Selatan
  • KOMDA III Jakarta 1 (Jak-Bar, Jak-Ut & Jak-Pus)
  • KOMDA III Jakarta 2 (Jak-Sel & Jak-Tim)
  • KOMDA IV Jabar & Banten
  • KOMDA V Jateng & DIY
  • KOMDA VI Jatim, Bali & Sekitarnya
  • KOMDA VII Kalimantan
  • KOMDA VIII Sulawesi & Indonesia Bag Timur

 

Kini Anda tahu ‘kan apa itu Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI)? Anda bisa bagikan tanggapan Anda melalui kolom komentar di bawah ini.

Anda juga bisa menjadi teman yang informatif dengan membagikan informasi ini ke grup komunitas Anda.

 

Sumber Referensi:

  • Pengertian Dana Pensiun, Manfaat dan Perhitungannya. Karyaone.co.id – http://bit.ly/36JqrSb
  • Adpi.or.id – http://bit.ly/2ClBzqx

 

Sumber Gambar:

  • Dana Pensiun 01 – http://bit.ly/2JZgMgu
  • Dana Pensiun 02 – http://bit.ly/2Q4VO3T
  • Dana Pensiun 03 – http://bit.ly/2rpfW6o
  • Dana Pensiun 04 – http://bit.ly/2NrhghG