Apakah Anda sudah melakukan diversifikasi portofolio? Apa keuntungan dari diversifikasi portofolio?

Yuk, cek pembahasannya pada artikel berikut ini! Selamat membaca.

 

Sponsored Article

ICDX Group PNG

 

Diversifikasi Portofolio

Setiap instrumen investasi pasti ada risikonya. Ada yang memiliki risiko besar, dan ada juga yang risikonya kecil. Biasanya, semakin tinggi potensi keuntungannya, semakin tinggi juga risikonya (high risk high return). Oleh karena itu, kita harus pandai-pandai dalam mengelola risiko agar investasi kita bisa berkembang.

Seperti kata Robert Arnott yang berkata “In investing, what is comfortable is rarely profitable” yang artinya: dalam berinvestasi, apa yang nyaman jarang menguntungkan.

Sebenarnya risiko bukanlah sesuatu yang perlu Anda takuti. Namun, Anda perlu mengelolanya dengan baik. Salah satu hal yang dapat Anda lakukan untuk mengelola risiko adalah dengan diversifikasi portofolio.

Saatnya Diversifikasi Portofolio dengan Alternatif Investasi 02 - Finansialku

[Baca Juga: Saatnya Diversifikasi Portofolio dengan Alternatif Investasi]

 

Diversifikasi portofolio merupakan strategi dalam meracik portofolio dengan menempatkan berbagai sektor dan instrumen investasi lainnya yang dapat memberikan imbal hasil yang berimbang. Hal ini dikarenakan risiko kerugian akan lebih besar, jika Anda hanya memiliki satu jenis investasi.

Kalau ada hal buruk yang terjadi pada investasi Anda, maka Anda bisa kehilangan seluruh harta Anda lho. Jadi, sebaiknya Anda berinvestasi di beberapa jenis investasi misalnya di forex, saham, reksa dana, logam mulia, properti ataupun pada alternatif investasi seperti produk derivatif.

 

Keuntungan Diversifikasi Portofolio

Tentu saja setiap orang menginginkan berinvestasi pada investasi yang memiliki imbal hasil atau keuntungan yang tinggi sehingga, tidak sedikit orang yang meletakkan seluruh dana investasinya pada 1 jenis investasi atau ibaratnya meletakkan seluruh telur dalam satu keranjang.

Padahal, berdasarkan penilaian basis risiko–pendapatan (risk-return basis), besarnya risiko yang Anda tanggung akan setara atau jauh lebih besar dari besarnya potensi pendapatan. Oleh karena itu, keuntungan dari diversifikasi portofolio adalah dapat mengurangi risiko investasi serta mengurangi tingkat volatilitas.

Jadi, ketika Anda menginvestasikan dana di beberapa jenis investasi, kemudian salah satunya sedang turun, maka Anda tidak akan mengalami kerugian yang terlalu besar. Hal ini dikarenakan Anda masih memiliki berbagai jenis investasi lainnya.

Sebagai contoh, Anda berinvestasi dengan memiliki emas fisik. Lalu, harga emas fisik sedang turun. Nah, jika Anda juga menaruh modal untuk trading produk derivatif (sebagai alternatif investasi), Anda bisa trading kontrak spot emas untuk meraih peluang keuntungan saat harga emas sedang turun.

 

Kerugian Diversifikasi Portofolio

Selain keuntungan dari diversifikasi portofolio, tentunya ada kerugiannya juga.

Apabila Anda terlalu sering atau terlalu berlebihan menerapkan strategi diversifikasi, maka akan mengurangi peluang keuntungan. Misalnya, Anda memiliki 5 saham yang kinerjanya baik, sedangkan 45 lainnya tidak stabil maka hal tersebut mengurangi keuntungan yang direalisasikan dari pilihan saham terbaik Anda.

 

Ebook Perencanaan Keuangan ENTREPRENEUR & FREELANCE

Download Sekarang, GRATISSS!!!

3 Ebook Perencanaan Keuangan Entrepreneur dan Freelancer

 

Contoh Melakukan Diversifikasi

Misalnya Anda membeli saham di sektor perbankan, kemudian Anda juga membeli beberapa saham lain di sektor konsumer. Hal ini akan membantu Anda untuk mengurangi dampak fluktuasi pasar. Selain itu, juga bisa meminimalisasi kerugian pada portofolio investasi.

Misalnya, ketika sektor perbankan sedang turun sedangkan sektor konsumer sedang naik, maka nilai investasi tetap akan berimbang atau bahkan naik karena tertolong oleh kinerja sektor konsumer.

Alternatif lainnya, Anda bisa mencoba trading emas, forex, atau komoditi lainnya dalam bentuk derivatif. Misalnya produk GOFX dari ICDX (Indonesia Commodity and Derivatives Exchange).

 

Cara Menerapkan Diversifikasi

Berikut ada beberapa langkah yang bisa Anda ikuti ketika ingin melakukan diversifikasi, yaitu:

 

#1 Memahami Tingkat Toleransi Terhadap Risiko Anda

Tingkat tolerasi terhadap risiko yang dimaksud adalah batasan tingkat risiko yang bisa Anda terima. Selain itu, juga batas minimum risiko yang bisa Anda ambil.

 

#2 Menentukan Target Aset yang Siap Diinvestasikan

Apabila tujuan keuangan dan tingkat toleransi Anda terhadap risiko itu seimbang maka dapat membantu Anda untuk menentukan target investasi dalam memperluas portofolio Anda.

Pada umumnya, investor yang memiliki tingkat toleransi risiko yang tinggi, akan berinvestasi pada investasi yang memiliki pengembalian yang lebih tinggi.

Sedangkan investor dengan tingkat toleransi yang rendah, akan mencari instrumen investasi yang aman. Misalnya ORI (Obligasi Ritel Indonesia), reksa dana pasar uang, hingga saham dengan volatilitas rendah.

apakah-investasi-di-p2p-lending-aman-dan-terdiversifikasi-2-finansialku

[Baca Juga: WOW! Ada 8 Keuntungan Transaksi di Bursa Berjangka yang Kamu Dapatkan]

 

Agar Anda bisa mencapai keuntungan yang maksimal dari diversifikasi, maka sebaiknya investor menempatkan sebagian dari portofolio mereka ke aset yang tidak berhubungan atau tidak berkaitan.

 

#3 Rutin Melakukan Rebalancing

Rebalancing adalah suatu proses dimana investor menyeimbangkan bobot aset yang diinvestasikan dalam suatu portofolio investasi.

Misalnya, target alokasi portofolio Anda adalah 50% saham dan 50% obligasi. Apabila, suatu ketika harga saham naik dan menambah bobot saham menjadi 70%, maka Anda dapat memutuskan untuk menjual sebagian saham miliknya atau membeli obligasi. Tujuannya untuk membuat bobot portofolio investasinya seimbang yaitu 50% obligasi dan 50% saham.

Dengan menyesuaikan target alokasi portofolio Anda, maka akan membantu Anda  memastikan bahwa portofolio Anda sesuai dengan tingkat toleransi Anda terhadap risiko, kebutuhan investasi, serta tujuan keuangannya.

Di sisi lain, jika Anda tidak menyesuaikan bobotnya, maka justru akan meningkatkan risiko investasi Anda.

 

#4 Memahami Kapasitas Risiko

Kapasitas risiko setiap orang berbeda-beda. Ada yang bisa menanggung risiko yang besar sehingga lebih agresif, ada juga yang memiliki kapasitas risiko yang rendah sehingga lebih konservatif.

Ada berbagai faktor yang menentukan kapasitas risiko seperti jumlah dana dalam tabungan, nilai aset dalam investasi, sampai tujuan keuangan. Oleh karena itu, Anda perlu memahami sejauh mana kapasitas risiko yang Anda miliki.

apakah-investasi-di-p2p-lending-aman-dan-terdiversifikasi-1-finansialku

[Baca Juga: Kenali Dulu Definisi, Alur dan Produk Transaksi Multilateral]

 

#5 Fokus Terhadap Tujuan Keuangan Jangka Panjang

Sebaiknya, apapun instrumen investasi yang Anda pilih, pastikan investasi tersebut dapat mencapai tujuan keuangan Anda. Apabila tujuan keuangan Anda adalah untuk jangka panjang, maka fokuslah memilih investasi yang cocok untuk jangka panjang.

Jangan mudah tergiur oleh instrumen investasi yang bisa menghasilkan keuntungan dalam waktu singkat. Ini akan berbahaya untuk Anda sendiri.

 

Melakukan Diversifikasi Portofolio

Melakukan diversifikasi portofolio merupakan hal yang penting untuk dilakukan oleh investor.

Dengan melakukan diversifikasi portofolio maka akan mengurangi risiko dari investasi. Namun, sebaiknya Anda melakukan diversifikasi portofolio yang secukupnya ya. Diversifikasi portofolio yang berlebihan atau terlalu sering dapat mengurangi keuntungan yang bisa Anda peroleh.

 

Jadi, apakah Anda sudah melakukan diversifikasi portofolio? Silahkan berikan komentar dan pendapat Anda di kolom yang telah tersedia. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

 

Sumber Referensi:

  • ICDX Group. 6 Oktober 2020. Takut Ambil Risiko? Anda Tidak Sendirian. Instagram.com – https://bit.ly/2IXB9wW
  • Syailendra. 2020. Bagaimana Diversifikasi Portofolio Membantu Mengurangi Risiko Investasi. Syailendracapital.com – https://bit.ly/370DdMY
  • Walter P. Permudah Diversifikasi Portofolio Investasi dengan 5 Langkah Penting Berikut. Koinworks.com – https://bit.ly/3922w3Q

 

Sumber Gambar:

  • Diversifikasi Portofolio – https://bit.ly/3fEq7sD