Gantikan Prijono, Djony Bunarto resmi diangkat jadi presiden direktur Astra Internasional. Simak sepak terjangnya melalui artikel berikut ini.

Informasi selengkapnya, dapat dibaca dalam artikel Finansialku di bawah ini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Sepak Terjang Djony Bunarto, Direktur Baru Astra

Pada Selasa kemarin (16/06) PT Astra International Tbk. (ASII) resmi mengangkat Djony Bunarto Tjondro sebagai presiden direktur menggantikan Prijono Sugiarto.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) itu Djony menyatakan akan mengedepankan kedisiplinan finansial sebagai langkah penting menghadapi periode pandemi virus corona.

“Mengenai capex, kami melakukan revisit kembali, tentu dalam situasi seperti ini di mana semua bisnis turun, konservasi cash itu sangat penting. Makanya kami melakukan re-priotising terhadap belanja modal,” kata Djony mengutip dari katata.co.id, Rabu (17/06).

Djony Bunarto Resmi Jadi Direktur Baru Astra, Ini Rekam Jejaknya 2

[Baca Juga: Weekly Update 8-12 Juni 2020 IHSG, Emas, Reksa Dana, Saham, Kurs]

 

Selain itu juga, Djony pun menyatakan akan menekan pengeluaran biaya yang tak perlu dan berupaya menjaga kelancaran arus kas di seluruh unit anak usaha Astra.

“Kami juga selalu berusaha menjaga bisnis yang dimiliki Astra untuk mempertahankan cost leadership,” pungkasnya.

Sekedar informasi, Djony menjadi salah satu kandidat kuat direktur utama Astra Internasional selain Direktur Astra Internasional Gidion Hasan. Konon, kabar dua nama ini beredar di kalangan pelaku pasar saham.

 

Profil Djony Bunarto

Djony Bunarto sebelumnya telah menjabat Wakil Direktur Astra International sejak April 2019. Sebelumnya, dia juga telah menjadi Direktur selama 2015-2019.

Pria kelahiran tahun 1964 ini bergabung dengan Astra pada tahun 1990 dan tercatat memegang beberapa jabatan di Group Astra antara lain;

Presiden Komisaris PT Toyota-Astra Motor dan PT Pamapersada Nusantara serta Komisaris PT Astra Agro Lestari Tbk., PT United Tractors Tbk., PT Astra Honda Motor dan PT Astra Sedaya Finance.

 

Sebelumnya, Djony menjabat antara lain sebagai Presiden Direktur PT Astra Sedaya Finance (2009-2013), Chief Executive PT Astra International Tbk. – Daihatsu Sales Operation (2013-2018), Presiden Komisaris PT Astra Otoparts Tbk. (2015-2018), Wakil Presiden Komisaris PT Astra Daihatsu Motor dan PT Isuzu Astra Motor Indonesia (2016-2018).

Dia pernah mengenyam pendidikan di Fakultas Teknik Mesin Universitas Trisakti pada tahun 1989 dan Institut Pengembangan Manajemen Indonesia (IPMI)/Monash Mt. Eliza Business School – Australia pada tahun 1996.

Sementara itu, Prijono yang lengser dari posisi Direktur Utama akan mengisi posisi Komisaris Utama Astra International. Dia menggantikan Budi Setiadharma yang telah mengisi posisi tersebut sejak 2005.

Adapun, daftar susunan lengkap Direktur dan Komisaris Astra International terbaru adalah sebagai berikut, melansir dari bisnis.com:

 

Direksi Perseroan

  • Presiden Direktur: Djony Bunarto Tjondro
  • Direktur: Johannes Loman
  • Direktur: Suparno Djasmin
  • Direktur: Chiew Sin Cheok
  • Direktur: Gidion Hasan
  • Direktur: Henry Tanoto
  • Direktur: Santosa
  • Direktur: Gita Tiffani Boer
  • Direktur: FXL Kesuma

 

Dewan Komisaris Perseroan

  • Presiden Komisaris: Prijono Sugiarto
  • Komisaris Independen: Sri Indrastuti Hadiputranto
  • Komisaris Independen: Rahmat Waluyanto
  • Komisaris Independen: Apinont Suchewaboripont
  • Komisaris: Anthony John Liddell Nightingale
  • Komisaris: Benjamin William Keswick
  • Komisaris: Mark Spencer Greenberg
  • Komisaris: John Raymond Witt
  • Komisaris: Stephen Patrick Gore
  • Komisaris: Benjamin Birks

 

Melansir situs resminya, Astra Internasional bergerak dalam berbagai sektor dan lintas industri.

Kegiatan usaha yang dapat dijalankan perusahaan tersebut mencakup perdagangan umum, perindustrian, pertambangan, pengangkutan, pertanian, pembangunan, jasa dan konsultasi.

Kini, perseroan ini memiliki tujuh segmen usaha, yakni: otomotif; jasa keuangan; alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi; agribisnis, infrastruktur dan logistik; teknologi informasi; dan properti.

Dengan seluruh segmen bisnis tersebut, Astra memiliki 237 anak perusahaan, ventura bersama dan entitas asosiasi, dengan total karyawan 216.425 orang.

Nilai kapitalisasi pasar Astra pada akhir 2019 mencapai Rp 280,3 triliun dan menjadikannya salah satu perusahaan terbesar di Indonesia.

 

GRATISSS Download!!! Ebook Perencanaan Keuangan Entrepreneur & Freelance

Mockup ebook entrepreneur dan freelancer

Download Ebook Sekarang

 

Sebarkan informasi ini seluas-luasnya lewat berbagai platform yang tersedia, agar kawan atau sanak-saudara tahu apa yang kamu ketahui. Semoga bermanfaat, ya.

 

Sumber Referensi:

  • Muhammad Ahsan Ridhoi. 16 Juni 2020. Profil Djony Bunarto, Presiden Direktur Astra yang Baru. Katadata.co.id – https://bit.ly/3ftvRUU
  • Kiki Safitri. 16 Juni 2020. Gantikan Prijono, Djony Bunarto Tjondro Jadi Presdir Baru Astra International. Kompas.com – https://bit.ly/3d5KLix
  • Syahrizal Sidik. 16 Juni 2020. Jadi Bos Baru Astra, Ini Sepak Terjang Djony Bunarto Tjondro. Cnbcindonesia.com – https://bit.ly/2AHAk7L
  • Ilman A. Sudarwan. 16 Juni 2020. Bergabung Sejak 1990, Ini Profil Bos Baru Astra (ASII) Djony Bunarto. Bisnis.com – https://bit.ly/30P5dBW

 

Sumber Gambar:

  • Direktur Utama Astra 01 – https://bit.ly/37MU3zb
  • Direktur Utama Astra 02 – https://bit.ly/3fv16ih