Bagaimana prosedur yang dilakukan untuk melakukan eklaim BPJS Ketenagakerjaan? Apa saja dokumen yang diperlukan untuk itu? Kali ini, Finansialku akan membahas panduan e-klaim BPJS Ketenagakerjaan atau Jamsostek.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Pengertian e-Klaim BPJS

E-klaim BPJS merupakan sebuah aplikasi yang dibuat untuk mengajukan permohonan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) serta Jaminan Kematian (JK). E-klaim BPJS diperuntukkan bagi tenaga kerja yang telah menjadi peserta BPJS.

 

E-Klaim BPJS Ketenagakerjaan atau Jamsostek

Pada tampilan halaman resmi BPJS Ketenagakerjaan atau Jamsostek, registrasi akun dilakukan dengan mengisi form dengan kolom nomor KPJ aktif, nama, tanggal lahir, nomor e-KTP, nama ibu kandung, nomor handphone, email, dan kode keamanan.

 

Panduan E-Klaim BPJS Ketenagakerjaan atau Jamsostek

Layanan e-klaim BPJS Ketenagakerjaan atau Jamsostek disediakan pada peserta yang tertera namanya di Kartu BPJS Ketenagakerjaan, IKS, dan telah mengisi persyaratan security system, sehingga nama dan password adalah tanggung jawab peserta. Peserta juga harus menaati seluruh prosedurnya. Setelah terdaftar, berikut ini adalah panduan e-klaim BPJS Ketenagakerjaan atau Jamsostek.

E-Klaim BPJS Panduan Klaim BPJS Ketenagakerjaan atau Jamsostek 02 - Finansialku

[Baca Juga: Siapkan Syarat Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan dan Kenali Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan Sekarang]

 

Panduan 1: Melengkapi Dokumen Syarat

Dokumen syarat yang harus dilengkapi peserta untuk melakukan klaim adalah Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kartu ini adalah bukti paling primer bahwa pemohon e-klaim adalah benar-benar peserta BPJS Ketenagakerjaan. Meskipun sudah di PHK maupun akan melakukan mutasi kerja, kartu ini sudah harus dimiliki di tempat bekerja yang lama.

Jika kartu belum dimiliki, maka pemohon bisa memintanya ke bagian HRD. Setelah itu, kartu BPJS Ketenagakerjaan difotokopi sebanyak 4 kali.

Ada beberapa kategori untuk e-klaim yaitu memundurkan diri dibawah usia pensiun seharusnya, meninggal dunia, pindah domisili ke luar negeri, mengalami kecelakaan yang mengakibatkan cacat permanen, dan PHK. Nilai kepesertaan 10 tahun adalah sebesar 10%. Selain Kartu BPJS Ketenagakerjaan, KTP asli dan fotokopi juga dibutuhkan agar data bisa sinkron.

bagaimana-cara-cek-tagihan-bpjs-kesehatan-finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Cara Cek Tagihan BPJS Kesehatan yang Paling Mudah?]

 

Dokumen berikutnya yaitu kartu keluarga (KK). KK yang sudah ditandatangani kepala keluarga diperlukan sebagai dokumen penunjang pencairan dana. Pemohon tidak memerlukan KK jika pengurusannya untuk WNI atau WNA yang akan berpindah domisili di luar negeri.

 

Panduan 2: Surat Keterangan Berhenti Bekerja dari Perusahaan (Parklaring)

Parklaring adalah dokumen yang dibutuhkan apabila peserta BPJS Ketenagakerjaan ingin mencairkan dana 100% dengan kondisi sudah resign sebelum usia pensiun atau telah pensiun di usia 56 tahun atau bagi pemohon dengan agenda pindah domisili ke luar negeri. Parklaring memiliki standar isi yang terdiri dari nama pekerja, tempat tanggal lahir, alamat, serta sudah berapa lama mengabdi di perusahaan tersebut. Selain itu, secara teknis surat harus ditandatangani pemimpin dan distempel resmi.

lebih-pilih-bpjs-kesehatan-kantor-atau-bpjs-kesehatan-perorangan-2-finansialku

[Baca Juga: Lebih Pilih BPJS Kesehatan Kantor atau BPJS Kesehatan Perorangan?]

 

Panduan 3: Surat Keterangan Pengunduran Diri dari Perusahaan ke Dinas Ketenagakerjaan

Dokumen yang satu ini adalah surat dari perusahaan yang dulu menjadi lokasi kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Secara teknis, standar isinya mencakup status pekerja dan lamanya pengabdian yang dilengkapi tanda tangan atasan serta stempel resmi. Dokumen ini harus difotokopi dan digunakan untuk mengurus pencairan dana BPJS Ketenagakerjaan.

Jangan Cairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan, Kalau Anda Masih Muda Jaminan Hari Tua bukan Jaminan Hari Muda 01 - Finansialku

[Baca Juga: Program Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan]

 

 

Panduan 4: Rekening Bank

Fotokopi halaman depan buku rekening bank harus dilampirkan apabila pilihan transfer adalah melalui rekening bank apa saja. Apabila peserta pemohon sudah meninggal dunia, maka dokumen tambahan berupa fotokopi KTP ahli waris dan dokumen aslinya, surat kematian yang dilegalisir serta surat keterangan ahli waris perlu dicantumkan. Lain halnya dengan peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan hingga kondisinya cacat permanen. Pemohon harus melampirkan surat keterangan cacat total tetap dari dokter serta surat keterangan tidak mampu bekerja disebabkan oleh kecacatan.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial di Indonesia BPJS Ketenagakerjaan - Jamsostek - Finansialku

[Baca Juga: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial: BPJS Ketenagakerjaan]

 

Panduan 5: Akta Penetapan PHK dari Pengadilan Hubungan Industrial (PHI)

Untuk pemohon e-klaim dengan riwayat mengalami PHK, maka Akta Penetapan PHK dari Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) harus dicantumkan. Jika belum ada, surat perjanjian bersama ke PHI juga bisa dijadikan pengganti sementara. Kesimpulannya, seluruh berkas syarat harus dilengkapi baik dalam bentuk asli maupun fotokopi-nya. Setelah semuanya lengkap, datangilah kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat untuk pengisian formulir.

Untuk melihat perkembangan pencairan dana bisa dilakukan dengan membuka website. Namun, pemohon tetap harus datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan dengan agenda pengambilan foto baik peserta maupun ahli waris. Waktu penyetujuan pencairan dana tidak lama, yakni hanya berkisar antara 1 – 2 jam saja.

BPJS Ketenagakerjaan Menggaet Banyak Peserta Melalui Agen Perisai

[Baca Juga: Investasi untuk Pensiun di Program JHT BPJS Ketenagakerjaan]

 

Prosedur Yang Mudah Jika Dilaksanakan Sesuai Alur

Kesimpulannya, proses e-klaim BPJS Ketenagakerjaan atau Jamsostek tidaklah rumit. Namun, agar pendataannya valid baik secara fisik maupun online, semua peserta harus menaati alurnya, begitu pula dengan Anda.

 

Apakah Anda akan mulai mempersiapkan segala datanya saat ini? Mengapa demikian? Uraikan pemikiran Anda tentang pertanyaan di atas sambil melakukan diskusi dengan teman atau keluarga yang juga terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Ruisa Khoiriyah. 23 Januari 2017. Mau Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan 100%? Lengkapi Dulu Dokumen Ini!. Halomoney.co.id – https://goo.gl/LkApLM
  • Admin. 07 Februari 2017. Cara Mencairkan Dana BPJS Ketenagakerjaan JHT Terbaru 2017. Ekonomibisnis.net – https://goo.gl/EnQc9r
  • Admin. Cara Pengajuan Klaim Jamsostek Secara Online e-Klaim. Caraklaim.com – https://goo.gl/Yd8NmL

 

Sumber Gambar:

  • BPJS Ketenagakerjaan – https://goo.gl/Y9Aqoo
  • Klaim BPJS Ketenagakerjaan – https://goo.gl/4xjBAW

 

Download Ebook Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula Finansialku.com

Download Ebook Reksa Dana