Dividen SAHAM

Pembagian laba kepada pemegang saham yang cocok untuk dijadikan pendapatan pasif

frequently asked questions

Dividen saham adalah laba perusahaan yang dibagikan kepada para pemegang saham dalam bentuk saham.

Setidaknya ada 3 cara atau mekanisme pembagian dividen kepada pemegang saham, antara lain adalah berupa uang tunai, aktiva (selain kas dan saham sendiri) dan saham baru.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam dividen saham, antara lain besarnya rasio dividen yang akan dibagikan, laba ditahan atau Retained Earnings, yang dicatat di bagian ekuitas di laporan keuangan perusahaan dan besarnya dividen per lembarnya.

Dividen saham dibagikan ketika sebuah perusahaan mendapat laba dalam satu periode tertentu, biasanya minimal 1 tahun.

Karena dividen saham merupakan hak dari para investor saham.

Pada saat payment date, tanggal dimana dividen akan ditransfer ke rekening para investor.

Perusahaan tidak wajib membagikan dividen, terutama pada saat rugi. Perusahaan biasanya akan membagikan dividen saat mengalami keuntungan.

Besaran dividen tergantung pada putusan para pemegang saham mengenai berapa persen laba bersih yang akan dibagikan kepada para pemegang saham.

Investor dalam perdagangan saham ada kalanya mengalami kerugian atau capital lost atas saham yang dijual. Kerugian atau capital lost terjadi saat harga saham yang dijual lebih rendah dari harga belinya. Dengan demikian sang investor mengalami kerugian modal.

Dalam perdagangan saham, ada istilah capital gain atau keuntungan yang didapat investor ketika harga saham yang dijual lebih tinggi dari pada harga belinya.

Dalam perhitungan dividen saham, ada beberapa data yang perlu diketahui para investor, antara lain: Laba bersih perusahaan ataupun laba bersih per saham (EPS), Dividend Payout Ratio (DPR) & Jumlah saham beredar (jika perusahaan terkait bukan perusahaan go public)

Tata cara penggunaan laba dan pembagian dividen diatur dalam Pasal 15 ayat (1) huruf i Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (“UUPT”) yang diatur dalam anggaran dasar (“AD”) perusahaan. Selain itu, peraturan pembagian saham juga terdapat dalam Pasal 71 UUPT

Beberapa faktor yang mempengaruhi kebijakan Dividen Saham, antara lain adalah utang perusahaan, laba perusahaan, likuiditas perusahaan dan tingkat pertumbuhan perusahaan.

Dividen tunai atau cash dividen merupakan pembagian uang tunai secara merata kepada para pemegang saham, sedangkan Dividen saham atau stock dividen adalah pembagian saham suatu perusahaan secara merata kepada pemegang sahamnya.

  • Dividen Final: sebuah pernyataan terakhir dalam satu tahun buku tertentu.
  • Dividen Interim: dividen yang dibagikan dalam suatu tahun berjalan sebelum pembukuan keuangan ditutup.
  • Dividend Payout Ratio: rasio antara dividen yang dibayarkan sebuah perusahaan (dalam satu tahun buku) dibagi dengan keuntungan bersih perusahaan (net income), pada tahun buku tersebut.
  • Dividen Yeild: rasio antara dividen per saham (dalam satu tahun buku) dengan harga saham (dividen/harga saham), dinyatakan dalam persentase.
  • Cum-Dividend Date: hari terakhir (dalam satu hari perdagangan) sebelum ex-dividend, dimaksudkan sebagai hari terakhir kepemilikan saham yang diakui untuk mendapat dividen.
  • Ex-Dividend Date: hari yang tidak termasuk mendapatkan dividen. Biasanya satu hari bursa setelah cum-dividend. Bila kita membeli saham pada hari ex-dividend tidak akan mendapatkan dividen.
  • Recording Date atau batas hari pencatatan kepemilikan saham dalam rekening efek, biasanya tiga hari kerja setelah cum-dividend date.
  • Pay/Distribution Date atau hari dividen akan dibayarkan ke rekening efek.

Finansialku Podcast

Mau tau gimana caranya merencanakan keuangan? Dengerin aja Finansialku Talk Podcast bersama Melvin Mumpuni

Video Saham Terbaru

Berbagi cara memaksimalkan investasi saham yang menguntungkan

Kumpulan Webinar Saham audiobook

Webinar Saham

Membahas secara detail cara berinvestasi saham dengan metode value investing. Daftar sekarang juga.

Artikel

© Finansialku.com 2020

Saham

Investasi jangka panjang dengan potensi keuntungan yang BESAR dan RISIKO yang besar

frequently asked questions

Dividen saham adalah laba perusahaan yang dibagikan kepada para pemegang saham dalam bentuk saham.

Setidaknya ada 3 cara atau mekanisme pembagian dividen kepada pemegang saham, antara lain adalah berupa uang tunai, aktiva (selain kas dan saham sendiri) dan saham baru.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam dividen saham, antara lain besarnya rasio dividen yang akan dibagikan, laba ditahan atau Retained Earnings, yang dicatat di bagian ekuitas di laporan keuangan perusahaan dan besarnya dividen per lembarnya.

Dividen saham dibagikan ketika sebuah perusahaan mendapat laba dalam satu periode tertentu, biasanya minimal 1 tahun.

Karena dividen saham merupakan hak dari para investor saham.

Pada saat payment date, tanggal dimana dividen akan ditransfer ke rekening para investor.

Perusahaan tidak wajib membagikan dividen, terutama pada saat rugi. Perusahaan biasanya akan membagikan dividen saat mengalami keuntungan.

Besaran dividen tergantung pada putusan para pemegang saham mengenai berapa persen laba bersih yang akan dibagikan kepada para pemegang saham.

Investor dalam perdagangan saham ada kalanya mengalami kerugian atau capital lost atas saham yang dijual. Kerugian atau capital lost terjadi saat harga saham yang dijual lebih rendah dari harga belinya. Dengan demikian sang investor mengalami kerugian modal.

Dalam perdagangan saham, ada istilah capital gain atau keuntungan yang didapat investor ketika harga saham yang dijual lebih tinggi dari pada harga belinya.

Dalam perhitungan dividen saham, ada beberapa data yang perlu diketahui para investor, antara lain: Laba bersih perusahaan ataupun laba bersih per saham (EPS), Dividend Payout Ratio (DPR) & Jumlah saham beredar (jika perusahaan terkait bukan perusahaan go public)

Tata cara penggunaan laba dan pembagian dividen diatur dalam Pasal 15 ayat (1) huruf i Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (“UUPT”) yang diatur dalam anggaran dasar (“AD”) perusahaan. Selain itu, peraturan pembagian saham juga terdapat dalam Pasal 71 UUPT

Beberapa faktor yang mempengaruhi kebijakan Dividen Saham, antara lain adalah utang perusahaan, laba perusahaan, likuiditas perusahaan dan tingkat pertumbuhan perusahaan.

Dividen tunai atau cash dividen merupakan pembagian uang tunai secara merata kepada para pemegang saham, sedangkan Dividen saham atau stock dividen adalah pembagian saham suatu perusahaan secara merata kepada pemegang sahamnya.

  • Dividen Final: sebuah pernyataan terakhir dalam satu tahun buku tertentu.
  • Dividen Interim: dividen yang dibagikan dalam suatu tahun berjalan sebelum pembukuan keuangan ditutup.
  • Dividend Payout Ratio: rasio antara dividen yang dibayarkan sebuah perusahaan (dalam satu tahun buku) dibagi dengan keuntungan bersih perusahaan (net income), pada tahun buku tersebut.
  • Dividen Yeild: rasio antara dividen per saham (dalam satu tahun buku) dengan harga saham (dividen/harga saham), dinyatakan dalam persentase.
  • Cum-Dividend Date: hari terakhir (dalam satu hari perdagangan) sebelum ex-dividend, dimaksudkan sebagai hari terakhir kepemilikan saham yang diakui untuk mendapat dividen.
  • Ex-Dividend Date: hari yang tidak termasuk mendapatkan dividen. Biasanya satu hari bursa setelah cum-dividend. Bila kita membeli saham pada hari ex-dividend tidak akan mendapatkan dividen.
  • Recording Date atau batas hari pencatatan kepemilikan saham dalam rekening efek, biasanya tiga hari kerja setelah cum-dividend date.
  • Pay/Distribution Date atau hari dividen akan dibayarkan ke rekening efek.

Finansialku Podcast

Mau tau gimana caranya merencanakan keuangan? Dengerin aja Finansialku Talk Podcast bersama Melvin Mumpuni

Video Saham Terbaru

Berbagi cara memaksimalkan investasi reksa dana yang menguntungkan

Webinar Saham

Kumpulan Webinar Saham audiobook

Membahas secara detail cara berinvestasi saham dengan metode value investing. Daftar sekarang juga.

Artikel

Mau Investasi Saham?

Tanyakan langsung pada perencana keuangan di Aplikasi Finansialku

© Finansialku.com 2020