Film Enron The Smartest Guys in The Room (2005): Hampir putus asa karena bisnis dan usaha tak kunjung mencapai kesuksesan?

Santaikan sejenak pikiran Anda dengan menonton film Enron: The Smartest Guys in The Room (2005) sekaligus ambil nilai positifnya dalam artikel Finansialku berikut ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

Pentingnya Motivasi Untuk Sukses Melalui Film

Kesuksesan tentu tidak didapatkan dengan cara yang mudah dan instan, tetapi Anda bisa memperolehnya melalui banyak jalan sesuai dengan kriteria Anda sendiri untuk menempuhnya.

Bahkan banyak orang yang saat ini telah menuai kesuksesan telah mengalami banyak kegagalan sebelumnya, namun yang mereka lakukan untuk bisa mencapai sukses di akhir yakni terus berupaya tanpa menyerah. Mereka  mencari jalan dengan menggali ide-ide menarik sebagai solusi untuk terlepas dari kegagalan.

Orang-orang tersebut tentu sangat membutuhkan motivasi di saat mengalami kegagalan agar tidak frustasi dan putus asa untuk berjuang.

Motivasi bisa diperoleh melalui banyak jalan, mulai dari saran dan dukungan keluarga, beristirahat menjernihkan pikiran, atau bahkan dengan menonton film sambil bersantai.

Apabila Anda termasuk ke dalam salah satu orang yang sedang mengalami kegagalan di tengah jalan menuju sukses, sebaiknya jangan menyerah.

Bisa jadi, hal itu merupakan tahap awal sebelum Anda benar-benar mendapatkan kesuksesan dalam usaha Anda.

Pelajaran Berharga dari Film Enron The Smartest Guys in The Room (2005) 02 - Finansialku

[Baca Juga: 5+ Pelajaran Penting dari Film Cinderella Dalam Menambah Kualitas Hidup]

 

Seperti dalam film Enron The Smartest Guys yang rilis di tahun 2005, film ini sangat membantu Anda untuk mempelajari hal-hal penting yang menyebabkan kegagalan terjadi, sekaligus dapat menjadi motivasi Anda.

 

Bersantai Sambil Belajar Sukses dengan Film Enron (2005)

Film memang dibuat dengan tujuan untuk menghibur para pemirsa sehingga tidak heran genre-nya kebanyakan mengarah kepada hiburan saja.

Namun, seiring berkembangnya zaman, film kemudian dibuat dengan memasukkan nilai-nilai penting dalam kehidupan manusia yang menjadikan film lebih berbobot. Berbagai unsur nilai seperti agama, politik, ekonomi, sosial, maupun budaya.

Sudah banyak dimasukkan ke dalam film-film terkemuka dan populer sedunia, salah satunya film Enron: The Smartest Guys (2005).

Di dalam film tersebut terkandung nilai ekonomi seperti yang terjadi di kehidupan nyata, antara lain tentang kerugian yang dialami oleh perusahaan Enron.

Kerugian tersebut ternyata sangat berpengaruh bagi sistem ekonomi Amerika Serikat.

Film ini tidak hanya memiliki unsur yang menarik, dan cocok ditonton saat sedang bersantai, tetapi juga sangat sesuai untuk ditonton oleh orang-orang yang sedang mengembangkan bisnis namun mengalami banyak kendala sulit di tengah jalan.

Selain itu, penggambaran keadaan ekonomi dalam film ini juga sesuai dengan realitas yang sedang terjadi di Amerika.

 

7 Pelajaran Berharga Tentang Kesuksesan dalam Film Enron: The Smartest Guys (2005)

The Smartest Guys dibuat berdasarkan krisis ekonomi yang melanda Amerika dan menyangkut kemajuan perusahaan Enron di Amerika Serikat.

Enron adalah sebuah perusahaan besar yang bergerak di bidang pengembangan sumber daya alam, khususnya energi bumi, seperti gas alam, kertas, pulp, listrik, sistem jaringan komunikasi, dan lain-lain.

Selain terkenal dengan kemajuannya, Enron juga sangat populer dengan kebangkrutan yang dialaminya pada tahun 2002, dan pada akhirnya direpresentasikan menjadi sebuah film.

Berikut pelajaran penting yang bisa diambil melalui kejadian Enron yang dikisahkan dalam Film Enron: The Smartest Guys (2005).

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Pelajaran 1: Menghindari Penipuan Untuk Mencapai Keuntungan

Kepopuleran Enron adalah skandal penipuannya yang sangat berkelas, dan hanya melibatkan para petinggi Enron saja. Perusahaan Enron mendapatkan banyak keuntungan melalui berbagai jalan yang dilalui oleh petingginya, mulai dari melakukan pertaruhan terkait perdagangan pasar minyak dunia.

Kemudian ia juga menjalin kerja sama yang dilakukan dengan menggandeng presiden George Bush, dan lain-lain. Permasalahan terpenting yang dilakukan oleh petinggi perusahaan ini adalah penipuan, yakni dilakukan dengan memanipulasi laporan data keuntungan serta banyak cara licik lainnya.

Pelajaran Berharga dari Film Enron The Smartest Guys in The Room (2005) 03 - Finansialku

[Baca Juga: 5+ Pelajaran Berharga dari Film Other People’s Money (1991) Tentang Bisnis]

 

Pelajaran 2: Berpikir Ulang Ketika Melakukan Pemecatan Rutin

CEO Enron menumbuhkan rasa persaingan yang tinggi dan ketat di kalangan para pegawainya, semuanya didorong untuk menaikkan pendapatan dan pada akhirnya kekayaan perusahaan tersebut dicapai dengan segala cara.

Namun, ketika cara negatif yang dilakukan para karyawan tersebut terungkap, maka mereka semua pada akhirnya dipecat.

Hingga pada pergantian pemimpin baru, nyatanya kebijakan lebih ketat dan licik daripada pegawai sebelumnya. Bahkan sampai 15 persen pegawai yang dianggap tidak mampu menyukseskan perusahaan pun dipecat tiap tahunnya.

Karyawan adalah komunitas penting bagi perusahaan yang kinerjanya sangat mempengaruhi kesuksesan perusahaan.

Pemecatan yang kurang beralasan sebaiknya dihindari agar tenaga perusahaan semakin kuat dan mampu bersaing dengan perusahaan terkenal lainnya.

Pelajaran Berharga dari Film Enron The Smartest Guys in The Room (2005) 04 - Finansialku

[Baca Juga: Para Pebisnis, Beberapa Hal Ini Bisa Anda Pelajari dari The Greatest Showman!]

 

Pelajaran 3: Hindari Mencapai Kekayaan dengan Keserakahan

Sejalan dengan dipilihnya pemimpin baru bagi Enron, sistem ekonomi perusahaan tersebut mengalami kemajuan yang pesat. Namun, cara-cara yang dilakukan oleh para petinggi Enron bersifat sangat licik karena mereka memanipulasi banyak data dan proyek fiktif.

Kemudian mereka juga menciptakan kutipan baru untuk mendorong para karyawannya, yakni “untuk memperoleh kesuksesan yang menguntungkan berbuat serakah pun tidak menjadi masalah.”

 

Dari situ membuat perusahaan Enron semakin bernuansa brutal dan sangat kompetitif. Pencapaian dari jalan yang ditempuh tersebut pun bisa menghasilkan banyak keuntungan bagi perusahaan.

Adakalanya sikap serakah memang dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan kompetitif, namun menjadi buruk ketika sikap tersebut diterapkan melalui cara-cara yang tidak benar.

Pada akhirnya dapat merugikan badan perusahaan itu sendiri.

Pelajaran Berharga dari Film Enron The Smartest Guys in The Room (2005) 05 - Finansialku

[Baca Juga: Guys, Ini Cara Sukses dan Kaya Ala Film Crazy Rich Asians]

 

Pelajaran 4: Pelajari Model Kepemimpinan CEO Enron

Kebanyakan skandal yang menimpa Enron dan membuatnya bangkrut disebabkan ulah buruk para penguasa Enron. Model kepemimpinannya mengarah pada jalan tujuan secara negatif, tanpa memberikan motivasi secara positif bagi para karyawannya.

Pelajaran penting yang perlu diambil dari sini adalah mengetahui dan memahami tipe-tipe kepemimpinan leader yang cocok untuk bekerja di perusahaan.

 

Pelajaran 5: Tidak Melulu Menghitung Keuntungan Tanpa Memperkirakan Kegagalan

Tujuan utama ketika sedang membangun perusahaan memang untuk mencapai keuntungan sebesar-besarnya. Namun, keuntungan tersebut sebenarnya masih bisa diperoleh dengan cara yang tepat tanpa membuat skandal yang merugikan.

Kegagalan tentu selalu dialami oleh pengusaha tetapi jika kegagalan tersebut diperoleh karena pencapaian keuntungan yang bersifat manipulatif. Tentu pada akhirnya sangat merugikan bagi Anda dan perusahaan.

Pelajaran Berharga dari Film Enron The Smartest Guys in The Room (2005) 06 - Finansialku

[Baca Juga: Belajar Bisnis dari Pengusaha Lumpuh di Film The Intouchables (2011)]

 

Pelajaran 6: Menggunakan Jalan Tepat Untuk Mencapai Sukses Meskipun Kendala Berat Harus Dihadapi

Hampir mirip seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa kerugian yang berakibat sangat fatal bagi sebuah usaha bisa dialami ketika jalan yang ditempuh tidak sesuai nilai-nilai yang benar.

Menempuh sebuah usaha dengan jalan yang tepat pasti memberikan hasil yang baik di akhir perjalanan bisnis Anda.

 

Pelajaran 7: Melakukan Evaluasi Perusahaan Secara Rutin

Pada film Enron, satu-satunya hal yang sangat diunggulkan adalah sebuah keuntungan. Para petinggi Enron memiliki solusi yang tidak tepat, yakni bersikap terus maju dengan menimbun kekurangan dari permasalahan sebelumnya.

Mereka tidak meninjau ulang dan mengevaluasi masalah-masalah penting yang sebelumnya dialami oleh perusahaan dan menciptakan solusi yang membangun.

Pelajaran Berharga dari Film Enron The Smartest Guys in The Room (2005) 07 - Finansialku

[Baca Juga: Para Entrepreneur, Ambil Hikmah dan Pelajaran dari Film The Social Network (2010)]

 

Menerapkan Nilai Penting yang Telah Direpresentasikan dalam Film Enron: The Smartest Guys (2005)

Mempelajari kiat-kiat untuk sukses memang sangat diperlukan, namun yang lebih penting adalah mempelajari nilai yang tertanam dengan baik untuk mendapatkan kesuksesan.  

Film Enron memberikan pelajaran berharga bagi Anda, pembaca sekalian untuk menghindari jalan yang buruk dalam mencapai kesuksesan.

 

Ketujuh nilai yang telah disebutkan di atas tentu sangat bermanfaat untuk dipelajari para pengusaha yang sedang berproses menuju kesuksesan.

Alangkah baiknya ketujuh nilai tersebut disebarluaskan, khususnya bagi para rekan pekerja agar bisa saling menjalankan nilai positif untuk bisnis.

 

Sumber Referensi:

  • Tijok. 11 November 2010. Enron: The Smartest Guys in the Room – Ketika Amerika Diambil Alih oleh Ketamakan. Etnobudaya.net – https://goo.gl/RHbJyY

 

Sumber Gambar:

  • Enron: The Smartest Guys in The Room (2005) 1 – https://goo.gl/4Rpaog
  • Enron: The Smartest Guys in The Room (2005) 2 – https://goo.gl/7aYwnK
  • Enron: The Smartest Guys in The Room (2005) 3 – https://goo.gl/qXvyUB
  • Enron: The Smartest Guys in The Room (2005) 4 – https://goo.gl/XKjTKm
  • Enron: The Smartest Guys in The Room (2005) 5 – https://goo.gl/hgMa9U
  • Enron: The Smartest Guys in The Room (2005) 6 – https://goo.gl/NFKhN4
  • Enron: The Smartest Guys in The Room (2005) 7 – https://goo.gl/LYFUsH