Membeli furniture bekas memang menjadi pilihan yang baik ketika Anda ingin berhemat sekaligus memaksimalkan fungsi barang di rumah.

Furniture memang merupakan salah satu bagian perlengkapan rumah yang perlu dimiliki. Namun, jika tidak disiapkan dengan baik, pembelian furniture ini juga bisa mengambil budget yang cukup besar.

Untuk menghemat biaya, beberapa orang memilih untuk menggunakan furniture bekas sebagai alternatif.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Membeli Furniture Bekas

Furniture second seringkali menjadi solusi untuk melengkapi perlengkapan rumah dengan budget yang terbatas.

Membeli furniture bekas seringkali memungkinkan Anda menghemat sampai dengan setengah biaya jika dibandingkan dengan membeli furniture baru.

Karena lebih hemat inilah banyak orang akhirnya memilih untuk membeli furniture bekas dibandingkan dengan furniture baru. Akan tetapi, membeli furniture bekas bukannya tanpa risiko.

Jika tidak pintar-pintar memilih barang, bisa jadi bukannya menghemat, Anda malah menjadi semakin boros karena biaya perbaikan atau biaya-biaya lainnya yang tidak terduga.

Selain itu, furniture bekas juga memiliki pilihan yang cenderung lebih sedikit dibandingkan furniture baru

Karena itu, untuk menghindari kerugian yang tidak diharapkan, perlu kejelian dan ketelitian dari Anda untuk bisa menemukan furniture yang tepat.

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk membeli sebuah furniture bekas.

 

#1 Periksa Kualitas Furniture Bekas

Memeriksa kualitas furniture bekas adalah hal pertama yang harus Anda lakukan sebelum melakukan pembayaran furniture yang Anda pilih.

Tetapkan standar layak yang baik sebelum Anda memilih furniture bekas. Usahakan untuk tetap mencari furniture dengan kualitas yang sama dengan furniture baru.

Hal ini penting, karena furniture pada dasarnya merupakan investasi jangka panjang. Karena itu, penting bagi Anda untuk memilih furniture yang masih bisa digunakan dalam jangka waktu yang panjang.

Anti Rugi! Perhatikan 5 Hal Berikut Saat Membeli Furniture Bekas 02

[Baca Juga: Tips Memilih Furniture Rumah Minimalis]

 

Kerusakan-kerusakan kecil dalam furniture bekas memang merupakan hal yang wajar. Namun, perhatikan juga ketahanan, kenyamanan, dan juga kualitas dari furniture tersebut.

Jangan sampai Anda malah membeli furniture dengan kondisi kerusakan yang cukup fatal.

Furniture bekas memang memiliki harga yang jauh lebih murah dibandingkan dengan furniture baru.

Namun, perlu disadari juga bahwa mengeluarkan sejumlah biaya yang terasa murah pada furniture yang masa pakainya hanya sebentar sama saja dengan pemborosan dan biaya tambahan.

Karena bagaimana pun, Anda tetap harus membeli furniture sejenis lagi.

 

#2 Hati-hati Dengan Furniture Bekas Dalam Kondisi Tertentu

Tak jarang furniture bekas yang dijual memang dalam keadaan yang kurang baik. Dan hal ini memang sudah umum terjadi. Namun, Anda tetap memiliki hak untuk bisa mendapatkan barang dengan kualitas terbaik.

Perhatikan seberapa parah kerusakan yang ada pada furniture incaran Anda, dan bagaimana Anda akan menghadapi kerusakan tersebut? Apakah bisa Anda tutupi? Ataukah memerlukan perbaikan terlebih dahulu?

Jika memang membutuhkan perbaikan, pertimbangkan berapa lama waktu perbaikannya, dan apakah biayanya masih masuk akal?

Jangan sampai setelah Anda menghitung biaya beli ditambah biaya perbaikan, harga justru lebih mahal dibandingkan dengan membeli baru. Jika hal ini terjadi, maka akan lebih baik bagi Anda untuk membeli furniture baru saja sejak awal.

Berikut ini adalah beberapa kerusakan yang perlu Anda perhatikan. Jika Anda menemukan furniture dengan kerusakan seperti ini, akan lebih baik jika Anda tidak membelinya sama sekali.

  • Matras bekas dengan bau yang buruk dan berbahaya bagi kesehatan.
  • Terdapat komponen penting yang rusak. Seperti kaki pada kursi atau meja yang patah.
  • Furnitur dengan masa penggunaan yang tinggi. Misalnya sofa yang sudah sering diduduki oleh orang lain.

 

#3 Tetap Ketat pada Budget Awal

Tips lain agar tetap hemat dan anti rugi saat membeli furniture bekas adalah dengan tetap terpaku pada budget yang Anda siapkan. Jangan sampai Anda kalap karena melihat berbagai barang yang terlihat murah.

Karena itu, ada baiknya Anda membuat daftar furniture yang mau Anda beli terlebih dahulu. Cara ini dapat membantu Anda menjaga pengeluaran Anda agar tetap sesuai budget.

Anti Rugi! Perhatikan 5 Hal Berikut Saat Membeli Furniture Bekas 03

[Baca Juga: 8 Cara Indah Dekorasi Kamar Tidur Di Bawah Ini Bisa irit Anggaranmu, Lho!]

 

Anda juga bisa gunakan aplikasi perencanaan keuangan untuk tetap memantau budget dan pengeluaran Anda, seperti aplikasi Finansialku.

Pastikan Anda membeli barang sesuai dengan kebutuhan Anda dan sesuai dengan budget yang Anda tetapkan.

Jangan membeli barang di luar yang Anda butuhkan dan pastikan barang yang Anda beli memang sudah sesuai dengan konsep interior rumah Anda, baik secara fungsi atau pun ukurannya.

Jangan membeli barang yang terlalu besar secara ukuran. Meskipun sesuai secara fungsi, namun barang yang terlalu besar bisa menghabiskan space kosong di rumah.

 

#4 Memoles Furniture Bekas Agar Terlihat Baru

Membeli furniture bekas belum tentu pasti sesuai dengan tema atau tampilan yang Anda inginkan. Sering kali, warna furniture-nya terlihat cukup pudar dan jadi kurang menarik.

Furniture seperti ini membutuhkan sedikit sentuhan ulang untuk membuatnya jadi kembali cerah dan terlihat seperti baru.

Untuk furniture yang bahan dasarnya kayu, Anda bisa melakukan refinishing, varnish, atau pengecatan ulang. Cara ini akan cukup membantu untuk membuat furniture kayu Anda jadi terlihat seperti baru lagi.

Orang yang melihatnya pun tidak akan menyadari bahwa furniture Anda bukanlah furniture baru.

Sedangkan untuk sofa, Anda bisa membersihkan atau mengganti sofa bekas yang Anda beli supaya terlihat baru.

Jika dibutuhkan, saat mengganti sofa, Anda juga bisa meminta untuk menggantinya dengan motif tertentu yang sesuai dengan tema ruangan Anda.

 

#5 Kombinasi Furniture Bekas dan Baru

Furniture bekas biasanya memberikan kesan vintage yang menarik. Karena itu, biasanya penggemar furniture bekas memilih untuk menciptakan kesan vintage di rumahnya.

Bagi penggemar nuansa vintage tentu saja hal ini tidak masalah dan bahkan menyenangkan.

Anti Rugi! Perhatikan 5 Hal Berikut Saat Membeli Furniture Bekas 04

[Baca Juga: Mengintip 10 Desain Interior Apartemen Minimalis Super Nyaman]

 

Akan tetapi, bagi sebagian orang suasana vintage ini terasa terlalu suram dan kaku. Bagi Anda yang menyukai suasana yang lebih cerah dan santai, Anda bisa mencoba menggabungkan furniture baru dengan furniture bekas.

Penggunaan furniture bekas dan furniture baru dalam satu ruangan dapat memberikan kesan ruangan yang lebih dinamis juga modern.

Sesuaikan juga penyusunan dan tata ruangnya agar terasa lebih nyaman untuk Anda dan keluarga.

Nah, itulah 5 hal yang perlu Anda perhatikan saat membeli furnitur bekas. Hal – hal tersebut membantu Anda untuk membeli furnitur bekas dengan lebih mudah.

Karena itu, Anda tidak perlu ragu atau khawatir lagi saat memilih furnitur bekas.

Dengan cara yang tepat, furnitur bekas dapat memberikan kesan yang menarik bagi ruangan Anda.

Di samping itu, harganya yang murah juga dapat menjaga pengeluaran Anda agar tidak menjadi terlalu besar. Sehingga, dana yang Anda miliki bisa dialihkan kepada hal-hal lain yang lebih urgent.

 

Apakah Anda pernah membeli furnitur bekas? Anda bisa membagikan pengalaman Anda tersebut dengan menuliskannya di kolom komentar.

Anda juga bisa menjadi rekan komunitas yang baik dengan membagikan artikel ini dalam komunitas Anda.

 

Sumber Referensi:

  • Kania Dekoruma. 1 Februari 2019. Jangan Sampai Rugi, Perhatikan 5 Hal Ini Saat Membeli Furniture Bekas!. Dekoruma.com

 

Sumber Gambar:

  • Furnitur Bekas 01 – http://bit.ly/35Tfehg
  • Furnitur Bekas 02 – http://bit.ly/2P0yaF4
  • Furnitur Bekas 03 – http://bit.ly/2BseIsH
  • Furnitur Bekas 04 – http://bit.ly/2o1C3hO

 

Bagaimana CARA AMPUH Membeli Rumah Pertama?

Download ebook-nya, GRATIS!!!

ebook rumah pertama

Download Ebook Sekarang